Slametjaja's Profile

Your Profile Pic

slametjaja


Birth Date : -

Website : -

Point : 0

About me
-

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

Posts

http://pemilu.detiknews.com/read/2009/06/05/114325/1143230/700/jk-membangun-bangsa-jangan-hanya-pidato Jumat, 05/06/2009 11:43 WIB JK: Membangun Bangsa Jangan Hanya Pidato Gunawan Mashar - detikPemilu Palu - Penyelesaian permasalahan bangsa dibutuhkan kesigapan pemimpin untuk turun langsung ke lapangan. Masalah ataupun konflik tidak akan selesai bila pemimpin cuma berpidato dan bersembunyi di Jakarta. Hal tersebut dikatakan Wakil Presiden yang juga menjadi capres Jusuf Kalla (JK), saat membuka Rapat Kerja Nasional I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Swiss Bell Hotel, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/6/2009). "Untuk membangun bangsa ini jangan hanya cita-cita, pidato, dan hanya pidato. Semua orang bisa pidato. Jangan hanya bicara persatuan bangsa. Tiap hari hanya bilang perlu adanya persatuan bangsa, tapi kalau ada konflik, malah sembunyi di Jakarta," imbuh JK yang hadir bersama dengan Ibu Mufidah. JK lalu bercerita pengalamannya menyelesaikan konflik Poso, Ambon, dan Aceh. Saat konflik Poso terjadi, JK menceritakan 3 kali ke sana untuk langsung bertemu para pemuka-pemuka agama dan memediasi konflik di daerah tersebut. Demikian halnya ketika konflik Ambon dan Aceh terjadi. "Ambon saya selesaikan dalam 17 hari, dan Aceh dalam waktu 6 bulan," cerita JK. Lebih lanjut JK juga mengingatkan, pentingnya persatuan bangsa harus dipahami dari dalam hati. Bukan hanya lewat mulut saja. "Ini bisa saya selesaikan karena saya memahami persatuan dari hati yang dalam. Karena yang tidak memahami persatuan itu lewat mulut saja," ucap JK mengakhiri. ( amd / iy )
http://pemilu.detiknews.com/read/2009/06/05/112434/1143224/700/jk-peragu-tak-bisa-majukan-bangsa Jumat, 05/06/2009 11:24 WIB JK: Peragu Tak Bisa Majukan Bangsa Gunawan Mashar - detikPemilu Palu - Untuk mewujudkan kemandirian bangsa diperlukan keyakinan dan tidak ragu. Karena, menurut Wakil Presiden (wapres) yang juga maju menjadi capres Jusuf Kalla (JK), pemimpin peragu tidak bisa memajukan bangsa ini. "Soal panser TNI, saya yang meminta. Bahwa, kita mampu membuat panser sendiri. Dan alhamdulillah itu terwujud. Saya bilang, kita bisa, karena jangan ragu. Karena hanya peragulah yang tidak bisa memajukan bangsa ini," kata JK disambut tepuk tangan hadirin. Hal ini disampaikan JK saat membuka Rapat Kerja Nasional I KNPI di Swiss Bell Hotel, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/6/2009).
08 Jun, 2009 06:00
Lembar Kertas Suara dibuka dan terpampang No. 2 SBY, dilihat-lihat, LANJUTKAN ! oke CONTRENG Nomor 3 JK-WIN
19 Jun, 2009 06:25
Politisasi UMROH Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan menilai ajakan Tifatul Sembiring kepada Boediono tgl 5 juli 2009 agar menunaikan ibadah Umroh merupakan sesuatu yang positif. Hanya saja momentumnya kurang tepat karena dilakukan menjelang Pilpres 2009.. "Itu positif, kalau benar ngajak umroh berarti mengajak kebaikan, persoalannya kenapa sekarang dan baru dilansir di tengah masa pilpres, tentu ada maksud tertentu semacam memoles citra diri Boediono agar lebih baik," katanya Jumat (19/06/2009). Dia menilai ajakan Tifatul bisa diartikan sebagai politik Umroh yang dapat memengaruhi masyarakat awam yang menjadikan simbol agama sebagai patokan ketaatan beragama seseorang. Ya Allah SWT, UMROH kok dijadikan komoditas Politik
19 Jun, 2009 06:27
19 Jun, 2009 06:34
Selasa, 02/06/2009 14:26 WIB Tim Pemenangan SBY-Boediono Kediri Gelar Larung Sesaji Samsul Hadi - detikPemilu Larung Sesaji SBY-Boediono Kediri - Berbagai cara bisa dilakukan untuk mengawali kegiatan kampanye. Tim Pemenangan SBY-Boediono yang tergabung dalam ‘'Indonesia Bisa Cabang Kediri’' memilih menggelar larung sesaji di Sungai Brantas, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota. Dalam kegiatan tersebut, sesaji yang dilarung terdiri dari kembang setaman, kembang mayang, telur ayam kampung, dupa dan kemenyan serta 2 ekor itik yang dib agian sayapnya ditempeli stiker bertuliskan ‘'SBY for President.’' "Untuk itik yang berjumlah 2 ekor ini sekaligus sebagai simbol nomor urut dari pasangan SBY-Boediono," kata juru bicara Indonesia Bisa Cabang Kediri, Heri Tanadi, saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (2/5/2009). Untuk tujuan digelarnya larung sesaji secara keseluruhan, Heri mengaku hanya sebagai wujud penghormatan adat istiadat yang ada di tengah masyarakat. "Kita kan hidup di Pulau Jawa yang memang adat istiadat semacam ini sangat kental. Nah karena memang kita memiliki hajat untuk menggelar kampenye, makanya kegiatan ini kami adakan," jelas Heri. Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Indonesia Bisa Cabang Kediri, Kemi Winarto. Menurut dia, Sungai Brantas dipilih sebagai lokasi larung sesaji dengan dasar simbol Eks Karesidenan Kediri. "Kenapa dilakukan di Sungai Brantas, karena kami berkeinginan apa yang kami larung bisa membawa berkah untuk masyarakat di Eks Karesidenan Kediri dan Jawa Timur," ungkap Kemi. Usai dilakukannya larung sesaji, puluhan anggota Indonesia Bisa Cabang Kediri langsung mendirikan 3 buah banner raksasa bergambar pasangan ‘'SBY-Budiono for President’' lengkap dengan angka 2 di bagian atasnya. Sayang, dalam banner itu ada kesalahan penulisan nama Boediono. ( bdh / asy ) ada yang bisa menampilkan gambar di web tsb ? SBY Kastria yang religius…??????????? Sesaji atau sesajen yang dilarung itu terdiri dari 2 ekor itik (sesuai dengan nomor urut pasangan EsBeYe Berbudi) yang dibagian sayap itik itu ditempeli stiker yang bertuliskan ‘SBY for President’. Sebagaimana lumrahnya, sesajen tentu ditambahi dengan ‘ubo rampe’ lainnya, seperti kembang setaman, kembang mayang, telur ayam kampung, dupa dan kemenyan

Comments