Senokuncoro's Profile

Your Profile Pic

Seno Kuncoro


Birth Date : July 19, 1988

Website : http://www.stocom88.blogspot.co.id/

Point : 1260

About me

Economics Enthusiast

Badges

Citizen Journalist
PyoBie
Journalist
Paparazzi
PyoMe
PyoTastic

Articles

  • Sentimen Pasar

    Berkat Resep Jitu, Ekonomi RI MelajuIMF menyatakan pemulihan perekonomian global tengah menemukan momentum sehingga ...

    created on: 20 Apr 2017

    0 comments

  • Trade Recommendations

    INDYSaham PT Indika Energy Tbk (INDY) di level Rp700. Secara fundamental, Return on Equity ...

    created on: 20 Apr 2017

    0 comments

  • Market Summary

    Pada perdagangan Selasa (18/4/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 29,030 ...

    created on: 18 Apr 2017

    0 comments

  • Aksi Emiten

    PPRO Bukukan Rp 600 Miliar. PT PP Properti Tbk. membukukan realisasi marketing sales selama 3 ...

    created on: 18 Apr 2017

    0 comments

  • Trade Recommendations

    BBNISaham PT Bank Negara Indonesia (BBNI) di Rp6.250. Secara fundamental, Return on Equity ...

    created on: 18 Apr 2017

    0 comments

  • Market Break

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi 1 Senin siang (17/04) bergerak turun ...

    created on: 17 Apr 2017

    0 comments

  • Sentimen Pasar

    Data EksporPertumbuhan ekspor nasional diyakini tetap menembus dua digit hingga kuartal I/2017. Namun ...

    created on: 17 Apr 2017

    0 comments

  • Trade Recommendations

    ERAASaham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) di posisi Rp700. Secara fundamental, Return on Equity ...

    created on: 17 Apr 2017

    0 comments

  • Market Close

    IHSG Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbenam di zona merah pada penutupan perdagangan hari Kamis ...

    created on: 13 Apr 2017

    0 comments

  • Market Break

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi 1 Kamis siang (13/04) bergerak turun ...

    created on: 13 Apr 2017

    0 comments

  • Aksi Emiten

    AGROPT Bank BRI Agro Tbk (AGRO) berencana membagikan dividen sebesar Rp 19,57 miliar ...

    created on: 13 Apr 2017

    0 comments

  • Trade Recommendations

    ROTISaham PT Nippon Indosari Corpindo (ROTI) di level Rp1.545. Return on Equity (RoE ...

    created on: 13 Apr 2017

    0 comments

Topics

Topic Posts Views Last post

Sentimen Pasar

1 20 17 Apr, 2017 02:07

Trade Recommendations

1 20 17 Apr, 2017 01:05

Market Close

1 19 13 Apr, 2017 09:57

Market Break

1 24 13 Apr, 2017 05:49

Aksi Emiten

1 32 13 Apr, 2017 01:51

Trade Recommendations

1 24 13 Apr, 2017 00:35

Market Break

1 19 12 Apr, 2017 06:38

Aksi Emiten

1 3 12 Apr, 2017 02:30

Aksi Emiten

1 29 12 Apr, 2017 02:30

Market Update

1 25 12 Apr, 2017 01:46

Trade Recommendations

1 22 12 Apr, 2017 01:19

IHSG Ditutup Menurun 0,29% Akibat Aksi Profit Taking

1 40 11 Apr, 2017 10:07

Posts

28 Apr, 2017 02:15
Jasa Marga (JSMR) Korporasi infrastruktur milik negara PT Jasa Marga (Persero) Tbk. merealisasikan belanja modal sebesar Rp3,35 triliun per kuartal I/2017, atau sekitar 60% dari alokasi sebesar Rp5,55 triliun pada tahun ini. Semen Baturaja (SMBR) Perusahaan semen pelat merah PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. mencatatkan laba bersih Rp32 miliar selama kuartal pertama tahun ini, atau meningkat 13% dibandingkan dengan Rp28 miliar pada periode sama tahun lalu. Sampoerna Agro (SGRO) PT Sampoerna Agro Tbk turut menikmati kenaikan hargacrude palm oil(CPO). Hal ini terjadi sepanjang kuartal 1 2017. HM Sampoerna (HMSP) PT HM Sampoerna Tbk akan mengejar ketertinggalannya di pasar digaret kretek mesin (SKM). Sebab, kepemimpinan pasar HMSP di segmen ini secara perlahan tergerus. Indika Energy (INDY) Di awal tahun ini, PT Indika Energy Tbk mencatatkan kinerja positif. Pada kuartal I 2017, INDY membukukan pendapatan sebesar US$222,5 juta, tumbuh 14% dibandingkan pendapatan tahun lalu sebesar US$195,1 juta.
28 Apr, 2017 02:18
Sensus Ekonomi Dominasi sektor perdagangan di dalam struktur perekonomian RI pada dua dekade terakhir ternyata belum bergeser. Selain itu, konsentrasi perusahaan di Pulau Jawa juga relatif tidak berubah. Pengelolaan Perbankan Risiko kredit perbankan pada kuartal I/2017 sudah mulai menunjukkan arah perbaikan. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/ NPL) sampai dengan akhir tahun ini pun diperkirakan bisa ditekan hingga di bawah 3% seiring dengan pertumbuhan kredit yang bisa lebih menggeliat ketimbang tahun lalu. Persaingan Kredit Mikro Perlahan, bank-bank swasta pemain bisnis kredit mikro mulai tersisih karena kalah bersaing dengan bank pelat merah. Terlebih, bank milik negara seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri, mendapatkan amunisi tambahan lewat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Risiko Global Indonesia harus mewaspadai dan memperhatikan tantangan dan risiko global meski fondasi ekonomi domestic kuat. Pertumbuhan ekonomi global bisa lebih rendah daripada proyeksi jika konsolidasi ekonomi negara besar tidak seperti yang diharapkan. Emiten Batu Bara Rasio kredit bermasalah (non performing loan/ NPL) sampai dengan akhir tahun ini pun diperkirakan bisa ditekan hingga di bawah 3% seiring dengan pertumbuhan kredit yang bisa lebih menggeliat ketimbang tahun lalu. IPO Saham Respons investor terhadap penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tercatat sangat baik yang ditandai dengan demand yang membludak atauoversubscribed.
28 Apr, 2017 06:08
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi 1 Jumat siang (28/04) bergerak turun 11,35 poin atau 0,20 persen, pada 5695,67. Pergerakan lemah IHSG terpicu pelemahan bursa Asia. Pasar saham Asia tertekan siang ini, disebabkan meningkatnya ketegagangan geopolitik di Semenanjung Korea. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada hari Kamis (27/04) sebuah konflik besar dengan Korea Utara dalam kebuntuan mengenai program nuklir dan rudalnya, namun Trump lebih memilih hasil diplomatik terhadap perselisihan tersebut sekalipun sangat sulit, demikian isi wawancara yang dilansir Reuters. Trump mengatakan Korea Utara adalah tantangan global terbesarnya. Dia memberikan pujian pada Presiden Tiongkok Xi Jinping atas bantuan Tiongkok dalam usaha pengendalian Pyongyang. Kedua pemimpin ini bertemu di Florida akhir bulan ini. Terpantau siang ini 122 saham menguat, 169 saham melemah. Tercatat transaksi sebesar Rp3,17 triliun dari 44,64 juta lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak 137.022 kali.IHSG siang ini tertekan oleh 7 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Industri Dasar yang merosot 0,71 persen.Namun siang ini aksi bargain hunting investor asing masih terjadi. Terpantau dana asing yang masuk pasar modal mencapai net Rp 183,63 miliar. Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau masih melemah 0,16% atau 21 poin ke Rp13.335 per dolar AS. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi akan bergerak lemah jika pelemahan bursa Asia berlanjut. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5676-5656, dan kisaran Resistance 5716-5736.
28 Apr, 2017 09:48
Pada penutupan perdagangan Jumat sore (28/04), Indeks Harga Saham Gabungan berakhir turun 0,38 persen pada 5685,30. Sedangkan indeks LQ 45 berakhir turun 0,56 persen pada 940,76. Indeks JII -0,81% ke 738 poin. IDX30 -0,34% ke level 513 poin. Indeks SM Infra18 +0,06% ke level 373 poin.Indeks Sri Kehati -0,19% ke posisi 338 poin. Pelemahan IHSG terpicu pelemahan mata uang Rupiah.Mata uang Rupiah melemah sore ini. Pasangan kurs USDIDR berakhir kuat 0,11 persen pada 13,329. Sore ini terpantau 131 saham menguat dan 206 saham melemah. Transaksi saham terjadi sebanyak 101,80 juta saham dengan nilai nominal Rp.12,60 triliun, dengan frekuensi sebanyak 269,482 kali.Sore ini IHSG tertekan oleh 8 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Konsumer yang merosot 1,21 persen.Aksi bargain hunting investor asing sore ini kembali terjadi. Terpantau dana asing yang masuk pasar modal mencapai net Rp 418,15 miliar. Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah: INDY, BUMI, DOID, BIPI, TRAM, PBRX, TLKM, ASII, UNTR dan KREN. Untuk minggu ini IHSG berakhir positif 0,4 persen. Kenaikan tipis IHSG ini terdorong hasil menggembirakan pada Rabu (26/04) dimana IHSG berhasil mencetak rekor baru sepanjang masa menembus level 5700, naik 0,81 persen pada 5726,53. Namun pelemahan dalam 2 hari terakhir ini mengurangi keuntungan IHSG pekan ini. Diperkirakan untuk perdagangan selanjutnya IHSG akan bergerak positif jika dollar AS terealisir melemah dan menguatkan Rupiah. Secara teknikal IHSG akan bergerak dalam kisaran Support 5665-5645, dan kisaran Resistance 5705-5725.
02 May, 2017 01:05
BJBR Saham PT Bank Jabar Banten Tbk (BJBR) di Rp2.010. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 11.93%; Price to Earnings Ratio (PER): 16.88x; Price to Book Value (PBV): 2.01x; dan Beta: 2.11. Adapun tren membentuk fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. Selain itu, adanya candle yang membentuk bullish doji star candle sehingga peluang adanya stimulus beli masih terbuka. Rekomendasi “Akumulasi Beli” pada kisaran level Rp1.990-2.010, dengan target harga di level Rp2.240, 2450 dan 2760. Di lain sisi, support berada di level Rp1.910. BJTM Saham PT BPD Jawa Timur (BJTM) di Rp685. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 14.26%; Price to Earnings Ratio (PER): 9.64x; Price to Book Value (PBV): 1.37x; dan Beta: 1.85. Secara teknikal, candle membentuk pola bullish harami yang mengindikasikan potensi stimulus beli. Rekomendasi “Akumulasi Beli” pada level Rp665-685, dengan target harga di level Rp720 dan 750. Di lain sisi, support berada di level Rp645 dan Rp630. JPFA Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) di Rp1.465. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 22.03%; Price to Earnings Ratio (PER): 8.17x; Price to Book Value (PBV): 1.80x; dan Beta: 2.39. Adapun harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan kemungkinan akan menyentuh level psikologis di area Rp1.430-1.460. Rekomendasi “Buy on Weakness” pada level Rp1.430-1.460, dengan target harga di level Rp1.575, 1690, 1725, 1975 dan 2050. Di lain sisi, support di level Rp1.405 dan 1.385. CPIN Saham PT Chareon Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) di Rp3.190. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 15.68%; Price to Earnings Ratio (PER): 23.86x; Price to Book Value (PBV): 3.74x; dan Beta: 1.7. Adapun tren membentuk fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. Selain itu, harga juga bertahan di atas garis bawah dari Bollinger. Rekomendasi “Akumulasi Beli” pada level Rp3.160-3.190, dengan target harga di level Rp3.270, 3400, 3550 dan Rp3.800. Di lain sisi, support berada di level Rp3.140 dan 3.020. BSDE Saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) di Rp1.790. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 7.38%; Price to Earnings Ratio (PER): 19.24x; Price to Book Value (PBV): 1.42x; dan Beta: 2.03. Secara teknikal, candle membentuk pola bullish harami yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi “Akumulasi Beli” pada level Rp1.780-1.790, dengan target harga di level Rp1.920 dan Rp2.180. Di lain sisi, support di level Rp1.700. AALI Saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) di Rp14.400. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 16.83%; Price to Earnings Ratio (PER): 8.58x; Price to Book Value (PBV): 1.46x; dan Beta: 0.28. Secara teknikal, candle membentuk pola bullish inverted hammer yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi “Akumulasi Beli” pada level Rp14.225-14.400, dengan target harga di level Rp14.700, Rp15.175 dan Rp16.025. Di lain sisi, support berada di level Rp14.000.
02 May, 2017 02:20
Aturan Controlled Foreign Company, Membidik Transfer Pricing Praktiktransfer pricingdan penghindaran pajak terus disasar oleh Kementerian Keuangan. Dalam hitungan hari, institusi itu segera menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan yang merevisi beleid tentangcontrolled foreign companyatauCFC rules. Smelter Amman Dibangun PT Amman Mineral Industri menyiapkan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian atau smelter berkapasitas 2 juta ton konsentrat tembaga per tahun dengan investasi US$1,6 miliar. Deflasi Berpeluang Berlanjut Kebijakan Harga Eceran Tertinggi yang dijalankan pemerintah sejak bulan lalu diperkirakan membantu relatif rendahnya pergerakan indeks harga konsumen pada April 2017. Mayoritas Korporasi Meraih Kenaikan Laba Mayoritas korporasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) meraih kinerja positif selama kuartal pertama tahun ini. Ini sinyal positif ekonomi Indonesia. Pertumbuhan Ekonomi Harus Diakselerasi ke 7-8% Indonesia kini terancam masukmiddle income trap,karena dalam lima tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo rata-rata pertumbuhan ekonomi diperkirakan di bawah 5,5%. Agar dapat terhindar dari jebakan pendapatan menengah ini, pemerintah harus segera melakukan terobosan guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi ke level 7-8%. Asing Agresif Beli Saham Pergerakan pasar saham Indonesia pekan ini diperkirakan masih didukung aksi investor asing yang agresif membeli saham. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diprediksi bergerak pada kisaran 5.680-5.765, atau masih berpeluang menguat dari level 5.685 pada penutupan perdagangan Jumat lalu.
02 May, 2017 04:27
Laba BUMI Naik 291% Menjadi US$ 88,04 juta di kuartal I 2017 Kinerja PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terangkat oleh prospek batubara yang lebih baik sepanjang Kuartal I-2017. Pada periode itu, BUMI mencetak kenaikan pendapatan 59% year on year (yoy) menjadi US$ 10,3 juta. Beban usaha yang tinggi sejatinya membuat perseroan mencetak rugi usaha sebesar US$ 4,5 juta dari sebelumnya untung US$ 841.845. Namun, margin laba bersih BUMI tertolong oleh adanya laba entitas asosiasi yang naik 214% menjadi US$ 27,6 juta dan penyusutan beban bunga dan keuangan sebesar 73% menjadi US$ 44,53 juta. Karena itu, laba bersih BUMI pun melonjak 291,81% menjadi US$ 88,04 juta. Pada periode yang sama tahun lalu, laba bersih BUMI hanya sebesar US$ 22,46 juta. Laba per 1.000 saham perseroan sebesar US$ 2,44 per saham naik dari sebelumnya US$ 0,62 per saham. Laba kuartal pertama LPCK susut 17,13% PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan pendapatan kuartal I-2017 sebesar Rp 447,36 miliar. Angka ini menurun 18,02% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yang tercatat sebesar Rp 546,11 miliar. Beban pajak final kuartal I-2017 tercatat sebesar Rp 5,18 miliar. Angka ini sejatinya turun tajam sebesar 66,9%, bila dibandingkan dengan beban pajak final periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 15,66 miliar.Atas beban pajak tersebut, pendapatan neto sejak Januari-Maret tercatat sebesar Rp 442,18 miliar. Angka ini lebih kecil 16,63% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp 530,44 miliar. Dari sisi bottom line, laba bersih kuartal I-2017 tercatat sebesar Rp 184,87 miliar. Angka ini juga lebih rendah 17,13% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp 223,09 miliar. MERK mengerek kapasitas produksi PT Merck Tbk,(MERK) terus memperkuat pasar ekspor. Kali ini perseroan ini merambah pasar Timur Tengah dan Afrika. Untuk mendukung ekspansinya ke pasar ekspor baru, MERK akan meningkatkan kapasitas produksi dan memperbaharui mesin pabrik. Saat ini, MERK telah mengekspor produknya ke Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Asia Tenggara, Panama, Yunani, Turki, dan Srilanka. Tahun lalu, pasar ekspor menopang 37% terhadap pendapatan perusahaan tersebut. Sedangkan penjualan dalam negeri berkontribusi 63% terhadap total pendapatannya. Direktur Utama MERK Martin Feulner, menyatakan, pabrik Merck saat ini berada di daerah Pasar Rebo, Jakarta. Penambahan kapasitas pabrik telah dilakukan sejak tahun 2015 dan ditargetkan akan rampung pada 2018. Penjualan semen SMCB turun 12,1% kuartal 1 Perusahaan semen, PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mencetak penjualan kuartal 1-2017 sebesar Rp 2,15 triliun. Angka ini turun 12,1% dibandingkan dengan penjualan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,45 triliun. Penurunan penjualan tersebut langsung berdampak pada rugi periode berjalan kuartal 1-2017, yang tercatat Rp 116,48 miliar. Sementara, pada periode yang sama tahun lalu, emiten ini masih mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp 66,98 miliar. Penurunan permintaan semen tersebut lantaran dipengaruhi oleh perubahan cuaca, dan tertundanya proyek infrastruktur serta perumahan. Laba ADRO triwulan I-2017 naik 69,7% PT Adaro Energy Tbk (ADRO) membukukan kenaikan laba bersih hingga 69,75% menjadi US$ 97,13 juta pada kuartal I 2017. Sementara, laba inti atau laba yang dihasilkan bisnis inti setelah pajak naik 63% year on year (yoy) menjadi US$ 132 juta. Harga jual batubara rata-rata yang naik 39% dibandingkan periode yang sama tahun lalu membuat pendapatan ADRO melambung 24% yoy menjadi US$ 727 juta. Padahal, pada periode itu, produksi batubara perseroan turun 6% yoy menjadi 11,86 juta ton. Sementara itu, volume penjualan turun 13% menjadi 12,03 juta ton. Garibaldi Thohir, Presiden Direktur ADRO mengatakan, profitabilitas yang didukung kenaikan harga batubara membuat EBITDA perseroan naik 44% menjadi US$ 276 juta. Perseroan membidik target EBITDA US$ 900 juta sampai US$ 1,1 miliar pada tahun ini. TINS bagikan dividen Rp 10,14 per saham PT Timah Tbk (TINS) membagikan dividen tahun buku 2016. Pembagian dibiden ini telah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Jumat (28/4). RUPS TINS memutuskan membagikan dividen sebesar Rp 75,55 miliar atau setara Rp 10,14 per saham. Besaran dividen itu setara dengan pay out ratio sebesar 30% dari laba bersih TINS tahun lalu yang mencapai Rp 251,83 miliar. Dari segi pay out ratio tidak berubah, masih sama 30% jika dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tapi dari besarannya, dividen kali ini jauh lebih besar dibanding dividen tahun buku 2016 yang hanya Rp 30,47 miliar. Laba bersih tercatat sebesar Rp 251,83 miliar, melompat 147% dibandingkan laba bersih 2015 yang sebesar Rp 101 miliar. Laba TKIM kuartal I 2017 tergerus 20,1% PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) mencatatkan penjualan US$ 271,27 juta pada kuartal I-2017. Kinerja penjualan turun tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 271,27 juta. Penghasilan diperoleh dari penjualan produk kertas sebesar US$ 252,32 juta, dan penjualan produk pengemas dan lainnya sebesar US$ 18,94 juta. Di sisi lain, beban pokok penjualan pada tiga bulan pertama tahun ini tercatat US$ 246,6 juta, naik tipis 0,09% dari periode yang sama tahun lalu. Sehingga, laba bruto TKIM turun tipis 0,93% menjadi US$ 24,66 juta. Kemudian, beban usaha pada kuartal I 2017 turun 13,73% year on year (yoy) menjadi US$ 18,89 juta. Namun, laba usaha Tjiwi Kimia mampu naik 92,78% year on year (yoy) menjadi US$ 5,76 juta. Laba GJTL turun 36,15% di triwulan I-2017 PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) membukukan penjualan sejumlah Rp 3,77 triliun pada kuartal I-2017. Angka ini naik 9,77% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 3,43 triliun. Penjualan pada pihak berelasi lokal berkontribusi sebesar Rp 10,2 miliar, sementara penjualan dengan pihak berelasi ekspor sebesar Rp 886,89 miliar. Sedangkan penjualan pada pihak ketiga lokal memberi kontribusi Rp 2,07 triliun, dan dengan pihak ketiga ekspor berkontribusi Rp 804,27 miliar. Keterbukaan informasi GJTL kepada BEI, Jumat (28/4) mencatat, pada tiga bulan pertama tahun ini, beban pokok penjualan sebesar Rp 3,02 triliun. Artinya terjadi kenaikan sebesar 15,71% dari periode yang sama tahun lalu yakni Rp 2,61 triliun. Sehingga, laba kotor perseroan pada triwulan I 2017 menjadi sebesar Rp 752,13 miliar, atau turun 8,54% year on year (yoy). MINA kantongi dana IPO Rp 27,56 miliar Perusahaan pengembang properti dan perhotelan, PT Sanurhasta Mitra Tbk resmi melantai di bursa pada Jumat (28/4). Emiten dengan kode saham MINA ini mencatat 1,31 miliar saham. Terdiri dari hasil IPO (initial public offering) sebanyak 262,5 juta saham dengan penawaran Rp 105, dan saham pendiri sebanyak 1,05 miliar saham. PT Jasa Utama Capital Sekuritas menjadi Penjamin Pelaksana Emisi Efek (Lead Underwriter).Jumlah saham yang ditawarkan oleh MINA dalam proses IPO tersebut, setara dengan 20% jumlah seluruh modal emiten. Dana yang terkumpul dari IPOtersebut sebesar Rp 27,56 miliar. Nantinya, sekitar 65,04% akan digunakan untuk membeli 41,5% pada entitas anak yaitu PT Minna Padi Resort sehingga kepemilikan saham menjadi 99,6.
02 May, 2017 06:32
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi 1 Selasa siang (02/05) bergerak naik 11,03 poin atau 0,19 persen, pada 5696,33. Pergerakan positif IHSG terdorong penguatan mata uang Rupiah.Terpantau siang ini mata uang Rupiah menguat. Pasangan kurs USDIDR melemah -0,18 persen pada 13,305. Indeks LQ45 +0,29% ke level 943 poin. Indeks JII +0,05% ke 738 poin. IDX30 +0,36% ke level 513 poin. Indeks SM Infra18 -0,40% ke level 370 poin. Indeks Sri Kehati +0,37% ke posisi 339 poin. Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah: BUMI, SRIL, TLKM, LPPF, PBRX, INDY, INKP, BBCA, UNTR dan PTPP. Terpantau siang ini 142 saham menguat, 177 saham melemah. Tercatat transaksi sebesar Rp 3,64 triliun dari 49,70 juta lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak 162.066 kali.IHSG siang ini terdukung oleh 5 sektor yang positif, dengan penguatan tertinggi sektor Aneka Industri Dasar yang naik 0,93 persen.Siang ini aksi bargain hunting investor asing masih terjadi. Terpantau dana asing yang masuk pasar modal mencapai net Rp 225,20 miliar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi akan bergerak positif jika penguatan Rupiah berlanjut. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5676-5656, dan kisaran Resistance 5716-5736.
02 May, 2017 10:21
Pada perdagangan Selasa (2/5/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 9,490 poin (0,17%) ke posisi 5.675,808. Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya di 5.714,344 atau menguat 29,046 poin dan mencapai level terendahnya di angka 5.675,808 atau melemah 9,490 poin. Sebanyak 139 saham ditransaksikan menguat, 219 saham turun, 92 saham stagnan, dan 134 saham tidak ditransaksikan sama sekali. Mayoritas sektor saham mendukung pelemahan IHSG. Saham-saham di sektor pertambangan memimpin pelemahan 1,95%, disusul properti 1,34%, industri dasar 1,17%, perkebunan 1,06%, dan pertambangan 0,83%. Di lain sisi, empat sektor mendarat di zona positif, seperti aneka industry yang menguat 0,64%, disusul keuangan 0,44%, infrastruktur 0,28%, dan konsumer 0,13%. Nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp5,91 triliun dan Rp1,67 triliun di pasar negosiasi. Total transaksi mencapai Rp7,58 triliun. Sementara itu, investor asing mencatatkan pembelian saham senilai Rp3,6 triliun dan penjualan saham senilai Rp2,76 triliun. Alhasil, investor asing mencatatkan pembelian saham bersih (net foreign buy) senilai Rp848,4 miliar.
03 May, 2017 00:29
PTBA Saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) di Rp12.350. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 19.01%; Price to Earnings Ratio (PER): 14.36x; Price to Book Value (PBV): 2.73x; dan Beta: 1.15. Candle membentuk pola bullish inverted hammer yang mengindikasikan potensi stimulus beli. Rekomendasi “Akumulasi Beli” pada level Rp12.250-12.350, dengan target harga di level Rp12.825, Rp13.100, Rp13.775 dan Rp14.200. Di lain sisi, support berada di level Rp12.050. SMGR Saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di Rp8.000. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 14.79%; Price to Earnings Ratio (PER): 11.48.x; Price to Book Value (PBV): 1.71x; dan Beta: 1.42. Candle membentuk pola bullish spinning top yang mengindikasikan potensi rebound. “Akumulasi Beli” pada level Rp8.750-8.800, dengan target harga di level Rp8.925, Rp9.225 dan Rp9.500. Di lain sisi, support berada di level Rp8.650. BEST Saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) di Rp290. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 9.91%; Price to Earnings Ratio (PER): 8.46.x; Price to Book Value (PBV): 0.84x; dan Beta: 2.52. Adapun harga berada di antara level psikologis di area Rp286-290. Sementara itu, tren membentuk fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend ke depannya. Rekomendasi “Akumulasi Beli” pada level Rp286-290, dengan target harga di level Rp304, Rp316, Rp324, Rp332 dan Rp342. Di lain sisi, support berada di level Rp276. MIKA Saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) di Rp2.490. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 19.12%; Price to Earnings Ratio (PER): 52.28x; Price to Book Value (PBV): 9.96x; dan Beta: N/A. Candle membentuk pola bullish harami yang mengindikasikan potensi stimulus beli. Rekomendasi “Akumulasi Beli” pada level Rp2.470-2.490, dengan target harga di level Rp2.600, Rp2.700, Rp2.800 dan Rp2.900. Di lain sisi, support berada di level Rp2.400. GJTL Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) di Rp1.015. Secara fundamental, Return on Equity (RoE): 10.71%; Price to Earnings Ratio (PER): 5.75x; Price to Book Value (PBV): 0.61x; dan Beta: 2.05. Candle membentuk pola bullish harami doji star yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi “Buy on Weakness” pada level Rp980-1.005, dengan target harga di level Rp1.080, Rp1.160 dan Rp1.295. Di lain sisi, support berada di level Rp980.
03 May, 2017 03:52
BBTN Mencatatkan EBA-SP 03 Senilai Rp 1 T Setelah sukses melakukan sekuritisasi aset dengan skema Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) selama dua tahun berturut-turut, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mencatatkan EBA-SP 03 di BEI senilai Rp1 triliun. Adapun, nilai EBA-SP yang berhasil diserap mencapai Rp1 triliun dengan rincian di kelas A, untuk seri A 1 senilai Rp200 miliar, sedangkan Seri A2 mencapai Rp713 miliar. Sementara kelas B, nilainya mencapai Rp87 miliar. EBA-SP 03 tersebut diterbitkan menggunakan jaminan KPR BTN. Sebagai jaminan kualitas kredit, EBA SP-03 kelas A memiliki rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). BUMI Optimis Target Produksi Naik 5%-7% Akan Tercapai Meskipun produksi batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada kuartal I/2017 masih sama seperti pada kuartal I/2016, tetapi perseroan tetap optimistis target produksi batu bara yang meningkat 5% hingga 7% bisa dicapai. Pada kuartal I/2017, perseroan memproduksi batu bara sebesar 20,2 juta ton atau sama dengan jumlah produksi pada kuartal I/2016. Sementara itu, pada periode tersebut, perseroan mampu menjual batu bara sebanyak 21 juta ton atau mendekati angka penjualan pada kuartal I/2016. Namun kondisi tersebut tidak mengubah target produksi dan penjualan perseroan pada tahun ini. BUMI masih menargetkan peningkatan volume produksi batu bara antara 5% hingga 7% sepanjang 2017. Selain itu, perseroan juga tetap menargetkan peningkatan harga penjualan batu bara lebih dari 30% pada tahun ini. Kuartal I, NRCA Bukukan Kontrak Baru Rp530 Miliar PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) membukukan kontrak baru Rp530 miliar per kuartal I/2017 atau meningkat 52% dibandingkan dengan Rp347 miliar per kuartal I/2016. NRCA telah memperoleh sejumlah proyek konstruksi pada periode Januari-Maret 2017. Proyek itu antara lain Stasiun Cisauk (Tangerang), Yogya Sumber Sari Juncion (Bandung), Mason Pine Hotel (Padalarang), Apsara Tower-The Kahyangan (Solo), Cerestar (Medan), arsitektur Apartemen Tentrem (Semarang). Sepanjang 2017, perusahaan menargetkan kontrak baru Rp3,3 triliun atau meningkat dibandingkan dengan Rp2,81 triliun pada 2016. MYRX Tidak Bukukan Pendapatan Hingga Triwulan I 2017 PT Hanson International Tbk (MYRX) belum membukukan pendapatan sama sekali pada kuartal pertama tahun ini, atau turun 100% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp104,6 miliar. Pendapatan MYRX pada kuartal pertama tahun ini hanya disumbang dari pendapatan operasional lainnya sebesar Rp1,84 miliar, turun 70% dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun lalu Rp6,24 miliar. Beban penjualan meningkat dari Rp2,98 miliar menjadi Rp14,31 miliar. Rugi tahun berjalan perseroan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk mencapai Rp63,88 miliar, dari laba bersih pada kuartal pertama 2016 Rp8,93 miliar. MAPI Bukukan Kenaikan Laba 282% PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sepanjang kuartal I-2017 mencatat pendapatan bersih meningkat 14,2% menjadi Rp3,6 triliun dari Rp3,2 triliun di periode yang sama pada tahun 2016. Sedangkan untuk laba usaha meningkat 39% menjadi Rp183 miliar dan laba bersih meningkat 282% menjadi Rp59 miliar, dibandingkan periode kuartal pertama tahun 2016. Laba Bersih PTBA Tumbuh 161% PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) berhasil mencatat laba bersih Rp870,83 miliar di kuartal I-2017, meningkat 161% dibanding tahun sebelumnya diperiode yang sama, yakni Rp332,57 miliar. Peningkatan raihan laba bersih di kuartal I ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan perseroan sebesar 28,27%. Tercatat sepanjang kuartal I-207 pendapatan yang dibukukan oleh perseroan sebesar Rp4,55 triliun, sementara di periode sama tahun lalu hanya mencapai Rp3,54 triliun
03 May, 2017 06:04
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi 1 Rabu siang (03/05) bergerak datar, turun tipis 2,71 poin atau 0,05 persen, pada 5673,10. Pergerakan lemah IHSG terpicu upaya profit taking investor lokal. Indeks LQ45 +0,01% ke level 940 poin. Indeks JII -0,31% ke 733 poin. IDX30 +0,02% ke level 512 poin. Indeks SM Infra18 -0,68% ke level 365 poin. Indeks Sri Kehati -0,25% ke posisi 338 poin. Terpantau siang ini 121 saham menguat, 185 saham melemah. Tercatat transaksi sebesar Rp3,65 triliun dari 49,70 juta lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak 146.929 kali.IHSG siang ini tertekan oleh 6 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi sektor Infrastruktur yang turun 0,87 persen.Siang ini aksi bargain hunting investor asing masih terjadi. Terpantau dana asing yang masuk pasar modal mencapai net Rp 202,86 miliar. Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah: INDY, SRIL, TMPI, KBLI, MEDC, PBRX, DOID, BUMI, MYRX dan RIMO. Siang ini mata uang Rupiah menguat. Pasangan kurs USDIDR melemah -0,12 persen pada 13,296. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi akan bergerak positif jika penguatan Rupiah berlanjut. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5653-5633, dan kisaran Resistance 5693-5713.

Comments