Ipotnews's Profile

Your Profile Pic

Franky Kurniawan


Birth Date : -

Website : http://www.IPOTNEWS.com/

Point : 3611

About me

Brand Manager of IPOTNEWS

Badges

Citizen Journalist
PyoBie
Journalist
Paparazzi
PyoMe
PyoTastic
1500 Points
2000 Points
3000 Points

Articles

Posts

Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (13/12) dibuka cenderung menguat berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, seiring dimulainya rapat kebijakan Federal Reserve AS, yang akan dilanjutkan oleh Bank Sentral Eropa, di tengah melemahnya harga minyak. Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan tipis indeks ASX 200, Australia sebesar 0,06% dimotori oleh kenaikan harga saham pusat perbelanjaan Westfield sebesar 14,41%. Pergerakan indeks berlanjut naik 0,21% (12,60 poin) ke level 6.025,80 pada pukul 8:15 WIB. Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak turun 0,14% (-31,28 poin) ke posisi 22.834,89, setelah dibuka melemah 0,04% kendati terjadi kenaikan pada harga saham sektor otomotif dan keuangan. Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka naik 0,35%, diwarnai pelemahan harga saham teknologi di tengah kenaikan harga saham otomotif dan manufaktur, dan berlanjut naik 0,40% menjadi 2.470,74. Lanjutkan tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat 0,22% (62,90 poin) ke level 28.856,78 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka turun 0,07% menjadi 3.278,40. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah berhasil mengakhiri sesi perdagangan yang fluktuatif sepanjang hari kemarin dengan menguat 0,10% di level 6.032,371. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan berusaha mengekor penguatan di bursa global dan regional hari ini. Namun secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensibullish continuationdengan sinyal momentum yang cenderung mendatar.Adanyagapdengan indikasibearishdi sesi penutupan perdagangan kemarin, berpotensi menekan laju IHSG . Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan beberapa komoditas seperti bataubara dan CPO diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu investor juga akan menunggu hasil rapat the Fed yang kemungkinan akan menaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengansupportdi level 6.005 danresistancedi 6.055. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:[url=]KAEF[/url](Buy, Support: Rp2.510, Resist:Rp2.420),[url=]EXCL[/url](Spec Buy, Support: Rp2.900, Resist: Rp3.240),[url=]ELSA[/url](Spec Buy, Support: Rp336, Resist: Rp38smile,[url=]PGAS[/url](Spec Buy, Support: Rp1.660, Resist: Rp1.720). Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan di bursa saham Wall Street pagi tadi berakhir cenderung menguat didukung oleh meningkatnya optimisme bahwa anggota parlemen dari Partai Republik mampu mengubah sistem perpajakan AS. Indeks Dow dan SP 500 mencatatkan rekorintradaytertinggi di tengah penantian investor terhadap hasil rapat kebijakan Federal Reserve yang berlangsung pada pertengahan pekan ini. Adanya potensi perubahan sistem perpajakan AS diperkirakan akan memaksa The Fed untuk mengubah penilaiannya tentang perekonomian dan tingkat suku bunga AS. Dow Jones Industrial Average melaju 0,49% (118,77 poin) ke level 24.504,80. StandardPoor's 500 naik 0,15% (4,12 poin) menjadi 2.664,11. Nasdaq Composite turun 0,19% (-12,76 poin) ke posisi 6.862,32. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange anjlok 0,70% menjadi USD26,92. Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir menguat di tengah penantian investor akan hasil pertemuan kebijakan The Fed AS dan Bank Sentral Eropa (ECB). Indeks European Stoxx 600 melaju 0,66% menjadi 391,63 dipimpin lonjakan harga saham sektor teknologi sebesar 1,6% dan didukung kenaikan harga minyak sebesar 1,5%. Rilis data Badan Statistik Nasional menunjukkan laju inflasi Inggris menyentuh level tertinggi lima tahun, sebesar 3,1% persen pada Selasa, menurut data yang dikeluarkan oleh FTSE 100 London melaju 0,63% (46,93 poin) ke posisi 7.500,41. DAX 30 Frankfurt naik 0,49% (59,88 poin) menjadi 13.183,53. CAC 40 Paris melesat 0,75% (40,36 poin) ke level 5.427,19. Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi berakhir menguat seiring dimulainya pertemuan kebijakan dua hari The Fed yang diprediksi akan menaikkan suku bunga. Investor mencari pertanda apakah The Fed akan semakin optimis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi, terkait upaya perlemen AS untuk memangkas pajak. Rilis data indeks harga produsen AS, periode November naik 0,4%, atau naik 3,1% dibading 12 bulan lalu. Indeks Dolar AS, yang mengukur kursgreenbackterhadap enam mata uang negara maju naik 0,25% menjadi 94,101. Nilai tukar dolar AS di pasar spot CurrencyValueChange%ChangeTime(ET)Euro (EUR-USD)1.17-0.0001-0.01%6:18 PMPoundsterling (GBP-USD)1.331800.00%6:18 PMYen (USD-JPY)113.560.01+0.01%6:18 PMYuan (USD-CNY)6.620.0029+0.04%10:29 AMRupiah (USD-IDR)13574.0022.00+0.16%3:59 AMSumber : Bloomberg.com,21/11 /2017 (ET) Komoditas Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak melemah, dihantam aksi ambil untung paratradermemanfaatkan lonjakan hargaakibat penutupan pipa minyak mentah mentah terbesar di North Sea.Penutupan tersebut mendorong harga Brent menguat ke atas USD65 per barel untuk kali pertama sejak Juni 2015.Volume transaksi minyak mentah WTI relatif cukup tinggi, dengan lebih dari 700.000 kontrak berpindah tangan, dibandingkan rata-rata pergerakan 200 hari yakni 626.000 kontrak.Stok minyak mentah AS diperkirakan turun sebesar 3,8 juta barel,jelang laporan dari kelompok industri American Petroleum Institute dan Badan Informasi Energi AS. Harga minyak WTI untuk penyerahan Januari, turun 85 sen (-1,5%) menjadi USD57,14 per barel. Harga minyak Brent untuk pengiriman Februari, turun USD1,354 (-2,1%) menjadi USD63,35 per barel. Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga berakhir melemah, jatuh ke level terendah lima bulan, tertekan oleh ekspektsi kenaikan suku bunga dolar AS. Analis Standard Chartered mencatat bahwa emas kemungkinan akan pulih dengan cepat dari posisi terendah, jika hasil pertemuan The Fed hanya menetapkan perubahan suku bunga yang tidak terlalu tinggi. Kenaikan bunga akan membuat boaya pemilikan emas menjadi semakin mahal karena tidak memberi bunga. Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi USD1.240,64 per ounce. Harga emas untuk pengiriman Februari turun USD5,20 (-0,4%) menjadi USD1.241,70 per ounce. (AFP, CNBC , Reuters)
Ipotnews- Saham Amerika Serikat menguat, Selasa, di tengah meningkatnya optimisme bahwa anggota parlemen dari Partai Republik mampu mengubah sistem pajak perusahaan. Wall Street juga melihat Federal Reserve saat pertemuan dua hari kebijakannya dimulai. Dow Jones Industrial Average melonjak 118,77 poin atau sekitar 0,49 persen menjadi 24.504,80, didorong oleh kenaikan Boeing dan Verizon, demikian laporanCNBCdanReuters, di New York, Selasa (12/12) atau Rabu (13/12) pagi WIB. Indeks Dow juga mencatat rekorintradaydan penutupan tertinggi. Sementara itu, indeks berbasis luas SP 500 naik 0,15 persen (4,12 poin) menjadi ditutup pada posisi 2.664,11, rekorintradaydan penutupan tertinggi sepanjang masa, dengan kinerja telekomunikasi dan keuangan lebih unggul. Sedangkan Indeks Komposit Nasdaq tergelincir, ditutup menyusut 12,76 poin atau sekitar 0,19 persen menjadi 6.862,32. DilaporkanBloomberg News, Senator Republik John Cornyn mengatakan bahwa anggota parlemen mungkin memiliki kesepakatan pajak tentatif saat ini. Indeks utama melonjak ke sesi tertinggi tak lama kemudian. "Saya pikir itu adalah katalisator untuk kenaikan pasar," kata Anthony Conroy, Presiden Abel Noser. Dia juga mencatat bahwa sektor perbankan menguat menjelang pengumuman kebijakan moneter The Fed, Rabu waktu setempat atau Kamis (14/12) pagi WIB. Anggota parlemen dari Partai Republik--yang menguasai DPR dan Senat--mendorong dilakukannya perombakan kode pajak Amerika pada akhir tahun ini, yang secara signifikan akan menurunkan pajak perusahaan. Tetapi setelah mendapati RUU pajak yang berbeda, anggota DPR dan Senat harus menyetujui sebuah RUU bersama untuk dikirim ke Presiden Donald Trump. Prospek pajak perusahaan yang lebih rendah menjadi pendorong bagi saham Wall Street sepanjang tahun ini, setelah naik ke rekor tertinggi. Sehubungan dengan potensi perubahan tersebut, The Fed mungkin terpaksa harus menaikkanoutlookekonomi dan tingkat suku bunga. Peter Cardillo, Kepala Ekonom First Standard Financial, mengatakan bahwa dia tidak memperkirakan ada kejutan besar dari The Fed minggu ini. Dia mencatat, bagaimanapun, bahwa jika bank sentral menerapkan sikap yang lebihhawkish, itu dapat "menakut-takuti pasar". The Fed sebagian besar diperkirakan mengumumkan kenaikan suku bunga, Rabu pukul 14.00 waktu New York. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin berada pada 87 persen, menurut alat FedWatch CME Group. "Saya pikir investor akan mencari panduan seputar 2018 mengingat adanya perubahan kepemimpinan," kata Eric Stein, analis dari Eaton Vance. Gubernur The Fed Jerome Powell akan mengambil alih jabatan sebagai ketua menggantikan Janet Yellen setelah masa jabatannya berakhir pada Februari. Dalam berita perusahaan, saham Boeing melonjak 2,4 persen setelah emiten itu menaikkan dividennya dan menyetujuibuybacksenilai USD18 miliar. Saham Verizon, sementara itu, melambung 2,6 persen setelah Nomura meng-upgradejadi "beli" dari "netral." Nomura juga menaikkan target harga Verizon menjadi USD61 per saham dari USD47, mewakili kenaikan 17,7 persen dari penutupan Senin. (ef)
Ipotnews- Harga emas jatuh ke level terendah lima bulan pada perdagangan Selasa, karena investor bersiap untuk kenaikan suku bunga Amerika yang diperkirakan secara luas, pekan ini, dan mencari petunjuk tentang kenaikan lebih lanjut dari Federal Reserve. Harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD1.240,64 per ounce, setelah mencapai level terendah sejak 20 Juli di posisi USD1.235,92, demikian laporanReuters, di Chicago, Selasa (12/12) atau Rabu (13/12) dini hari WIB. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Februari menyusut USD5,20 atau sekitar 0,4 persen, menjadi USD1.241,70 per ounce. Pasar global terus mencermati pertemuan dua hari bank sentral Amerika untuk mencari petunjuk mengenai jalur suku bunga The Fed di masa mendatang. "Kenaikannya (suku bunga) sudah diperhitungkan (price-in), sehingga ini lebih pada prospek The Fed," kata analis strategi komoditas ABN Amro, Georgette Boele. Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga The Fed, karena ini meningkatkan biaya peluang untuk menahanbullionyang tidak memberikan imbal hasil. Selain itu, kenaikan suku bunga juga cenderung melambungkan nilai tukar dolar AS, sehingga membuat logam mulia yang dihargakan dalamgreenbackmenjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Analis di Standard Chartered mencatat bahwa emas kemungkinan akan pulih dengan cepat dari posisi terendah baru-baru ini jika hasil pertemuan tersebut hanya kenaikan kecil. Di pasar yang lebih luas, bursa ekuitas global terhenti mengikuti kenaikan selama tiga sesi berturut-turut, sementara dolar menguat. Minyak naik di atas USD65 per barel untuk kali pertama sejak pertengahan 2015 karena penutupan jalur pipa minyak terbesar di Inggris, di North Sea, mendukung pasar yang telah mengetat oleh penurunan produksi OPEC. "Opportunity costmenahan emas naik karena jika kita memegang emas, kita kehilangan kesempatan untuk memiliki harga ekuitas yang lebih tinggi atau mungkin harga bitcoin yang lebih tinggi," ungkap Kepala Riset Logam Societe Generale, Robin Bhar. Bhar menunjukkan bahwa ini adalah pertemuan terakhir Kepala The Fed, Janet Yellen, dan karena itu dia cenderung menyimpan pernyataan berwawasan ke depan yang sesuai dengan komentar sebelumnya. Sementara itu, harga perak turun 0,39 persen menjadi USD15,65 per ounce. Platinum melorot untuk delapan sesi berturut-turut, anjlok satu persen menjadi USD876 ounce, setelah sebelumnya menyentuh titik terendah sejak Februari 2016 di posisi USD871,10 per ounce.Platinum lebih banyak digunakan pada kendaraan diesel, yang mulai ditinggalkan sejak skandal penggelembungan emisi Volkswagen. Namun, paladium mendapat manfaat dari peralihan ke mesin bensin dan ekspektasi untuk pertumbuhan kendaraan bensin-listrik. Harga paladium naik 0,17 persen menjadi USD1.011,70 per ounce. (ef)
Ipotnews - Tim analis Indo Premier Securities merekomendasikan beli (buy) saham PT Mega Manunggal Property Tbk ([url=]MMLP[/url]), sejalan dengan pertumbuhan fasilitas gudang (net leasable area/NLA) yang sesuai dengan perkiraan. "[url=]MMLP[/url]akan memiliki tiga fasilitas baru yang beroperasi pada kuartal I 2018 dengan total NA 106 ribu meter persegi, sehingga total NLA menjadi 300 ribu meter persegi yang setara pertumbuhan NLA 53%. Pertumbuhan ini sejalan dengan perkiraan kami, sehingga tetap beli[url=]MMLP[/url]dengan target price 655," demikian catatan tim analis yang dirilis Rabu (13/12). Pada Selasa (12/12), manajemen[url=]MMLP[/url]mengungkapkan perseroan akan segera membangun tiga gudang baru pada tahun 2018. Ketiga gudang baru itu akan menambah kapasitas pergudangan perseroan seluas 100.000 meter persegi dari total saat ini seluas 194.468 meter persegi. Untuk proyek itu,[url=]MMLP[/url]memperkirakan belanja modal (capex) perseroan tahun 2018 bisa mencapai Rp1 triliun hingga Rp1,3 triliun. "Dari Rp1,3 triliun sepertiganya akan dipakai beli lahan," ujar Timothy Eugene Alamsyah, Direktur Independen PT Mega Manunggal Property Tbk di Jakarta. Timothy menyebutkan bahwa penyerapan capex itu bukan hanya untuk tahun depan saja, akan tetapi bisa sampai 2019. Menurut dia, penyerapan capex pada tahun depan akan bergantung pada kecepatan pengerjaan konstruksinya. "Proyek selesai tahun depan di atas 60%-70%, dari 18 bulan pengerjaan proyek ada yang selesai kuartal 4 ada yang kuartal 3," jelas Timothy. Head of Corporate Finance Investor Relations PT Mega Manunggal Property, Asa Siahaan menambahkan, perseroan merencanakan akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan tiga gudang baru pada kuartal I atau kuartal II 2018 dan diharapkan akan rampung pada tahun 2019. "Satu [gudang] di Depok seluas 30.000 meter persegi, sedangkan dua gudang baru lainnya masih dalam penjajakan," jelas dia. "Sumber dana berasal dari pelepasan saham baru (right issue sebelumnya dan pinjaman)," Asa menambahkan. Sebelumnya,[url=]MMLP[/url]telah melakukan penawaran umum terbatas dalam rangka penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue. [url=]MMLP[/url]melepas 1.857.142.625 saham baru bernomimal Rp 100.- per lembar saham dengan harga pelaksanaan Rp580 per lembar saham, sehingga perseroan meraup dana hingga Rp1.077.142.722.500.(ha)
Ipotnews- Harga minyak menguat di sesi awal perdagangan Asia, Rabu, setelah data industri menunjukkan penarikan yang lebih besar dari perkiraan dalam stok minyak mentah Amerika. Minyak mentah Brent--patokan Eropa dan internasional--naik 50 sen atau sekitar 0,8 persen menjadi USD63,84 per barel pada pukul 01.52 GMT, demikian laporanReuters, di Singapura, Rabu (13/12). Harga Brent anjlok USD1,35 atau sekitar 2,1 persen, menjadi USD63,34 per barel pada pentupan Selasa karena gelombang aksi ambil untung setelah berita tentang penutupan pipa utama Laut Utara membantu pengiriman patokan global itu melampaui USD65 untuk kali pertama sejak pertengahan 2015. Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangkaligh sweetatau West Texas Intermediate, bertambah 36 sen atau 0,6 persen menjadi USD57,50 per barel, setelah sebelumnya turun 85 sen menjadi USD57,14 per barel. Setelah penutupan Selasa, kelompok industri American Petroleum Institute mengatakan bahwa stok minyak mentah di Amerika Serikat turun 7,4 juta barel pekan lalu. Angka itu hampir dua kali lipat dari ekspektasi sejumlah analis yang memperkirakan penurunan 3,8 juta barel. Stok bensin melonjak sebesar 2,3 juta barel, di bawah ekspektasi analis dalam jajak pendapatReuters, yakni kenaikan 2,5 juta barel. Stok bahan bakar distilasi, yang meliputi minyak solar dan pemanas, naik 1,5 juta barel, dibandingkan estimasi untuk kenaikan 902.000 barel, menurut data API. Badan Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan minyak mingguannya Rabu waktu setempat atau Kamis (14/12) dini hari WIB. Penjualan menguat pada perdagangan Selasa setelah EIA mengatakan dalam prospek energi bulanannya bahwa produksi minyak mentah Amerika akan naik 780.000 barel per hari (bph) menjadi rekor tertinggi 10,02 juta bph pada 2018. Namun beberapa analis mengatakan meski produksi Amerika diprediksi meningkat, harga minyak cenderung akan melihat momentumupwardlebih lanjut mengingat pembatasanoutputyang dilakukan Organisasi Negara Eksportir Minyak dan kenaikan permintaan global. (ef)
Ipotnews- Sepanjang Januari hingga pertengahan Desember 2017 ini, PT Benakat Integra Tbk ([url=]BIPI[/url]) fokus untuk meningkatkan pendapatan. Salah satu yang jadi andalan perseroan adalah dari sektor batubara. Pada periode tersebut,[url=]BIPI[/url]melakukan penanganan aktual batubara sebesar 77,32 juta ton. Rinciannya, sebesar 19,28 juta ton dikerjasamakan dengan PT Mitratama Perkasa dan sebesar 58,04 juta ton dikerjakan oleh PT Nusa Tambang Pratama. "Tahun depan, kita berharap bisa menangani 83 juta ton batubara. Angka ini naik 5 persen dibanding target penanganan batubara yang dikerjakan tahun ini. Tahun ini, pengerjaan batubara bisa sampai 79 juta ton," kata Michael Wong, Direktur Keuangan[url=]BIPI[/url]seperti dikutip dari kontan. Hingga kuartal III-2017,[url=]BIPI[/url]membukukan laba bersih USD34,51 juta. Angka ini naik dari periode yang sama di 2016 sebesar USD2,46 juta. Kenaikan ini didorong laba dari ventura bersama. Meski tahun 2017 akan segera berakhir, Michael optimistis pengambilalihan saham Mitratama bisa rampung di tahun ini dan mulai terkonsolidasi pada tahun depan. [url=]BIPI[/url]optimistis perolehan laba bersih bisa membaik.[url=]BIPI[/url]juga yakin bisa mengantongi pertumbuhan pendapatan dua digit. Hal ini karena[url=]BIPI[/url]berencana menambah kepemilikan di PT Mitratama Perkasa dengan mengakuisisi 30 persen saham dari PT Sumber Energi Andalan dengan nilai sekitar USD120 juta. Untuk mendanai ekspansinya,[url=]BIPI[/url]akan membidik pendanaan dari private placement. Sebelumnya,[url=]BIPI[/url]juga berniat menerbitkan medium term notes (MTN) sebesar Rp100 miliar. Namun, penerbitan MTN ini akan ditunda. [url=]BIPI[/url]memilih menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) dengan menerbitkan maksimal 3,65 miliar saham biasa seri B di harga pelaksanaan Rp86 per saham.[url=]BIPI[/url]berharap bisa meraih dana segar sebesar Rp313,97 miliar. Dana ini akan digunakan untuk modal kerja dan ekspansi perusahaan.[url=]BIPI[/url]juga mematok capex tahun 2018 sebesar Rp70 miliar hingga Rp80 miliar. "Kami akan lihat kondisi tahun depan. Proyeksi kami, laba bersih tahun depan sekitar USD42 juta," kata Michael. (Marjudin)
Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tergerus pada jeda perdagangan hari Rabu (13/12). IHSG melemah -0,17 persen (-10,34 poin) ke level 6022,17. Indeks Kompas100 drop -0,16% ke posisi 1267. Indeks LQ45 -0,34% ke level 1015 poin. Indeks JII +0,07% ke 722 poin. IDX30 -0,39% ke level 556 poin. Indeks SM Infra18 +0,70% ke posisi 353. Indeks Sri Kehati -0,23% ke posisi 371. Saham-saham yang teraktif diperdagangkan antara lain:[url=]INDY[/url],[url=]BUMI[/url],[url=]SIMA[/url],[url=]BMTR[/url],[url=]AISA[/url],[url=]PBRX[/url],[url=]WIKA[/url],[url=]KREN[/url],[url=]ADRO[/url], dan[url=]MNCN[/url] Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,08 triliun dengan volume trading sebanyak 56,29 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual (net sell) senilai -Rp215,61 miliar. Nilai tukar rupiah -0,20% di posisi Rp13.585 per USD. (12.00 p.m.). Sector% ChangeTop GainerLast (Rp)Change (+Rp)Top LoserLast (Rp)Change (-Rp)CONSUMER-0,82[url=]DWGL[/url] 254104 [url=]FIRE[/url] 1.2-245AGRI-0,88 [url=]GOLD[/url] 63085 [url=]ERTX[/url] 121-17MINING0,55 [url=]BMSR[/url] 23230 [url=]INCF[/url] 238-32MANUFACTUR-0,51 [url=]BUVA[/url] 52058 [url=]CSIS[/url] 720-85MISC -IND-1,14 [url=]SMDR[/url] 40238 [url=]ATIC[/url] 755-80INFRASTRUC-0,15 [url=]BGTG[/url] 767 [url=]NELY[/url] 110-11TRADE-0,19 [url=]BIPI[/url] 746 [url=]APLI[/url] 73-7FINANCE0,73 [url=]IMJS[/url] 28422 [url=]SDPC[/url] 110-10BASIC-IND0,95 [url=]KRAS[/url] 36626 [url=]PALM[/url] 302-26PROPERTY-0,13 [url=]PTSN[/url] 19914 [url=]PSDN[/url] 282-22source: idx.co.id Bursa Asia Market saham Asia bergerak variatif pada perdagangan hari Rabu (13/12) pagi. Para pemodal wait and see kesimpulan hasil meeting the Fed. Investor juga memonitor pelemahan kurs dolar AS. Indeks Nikkei 225 turun di garis negatif meski saham-saham otomotif dan finansial bergerak menguat. Saham terkait energi tertekan dan saham tekno mixed. Harga saham SOftBank drop 0,78 persen. Saham Sharp turun 0,93 persen. Pasar saham Korsel bergerak positif setelah indeks Kospi menguat 0,54 persen. Presiden Korsel Moon Jae in memulai kunjungan 4 hari ke China. Masalah senjata nuklir Korut dan rencana penempatan sistem pertahanan anti rudal milik Korsel diperkirakan akan jadi agenda pertemuan. Adapun indeks SP/ASX200 melepaskan zona hijau, melemah 0,03 persen. Harga saham Santos turun 1,08 persen. Saham Oil Search drop 0,47 persen. Bursa utama Asia seperti Hang Seng bergerak positif. Namun pasar saham Tiongkok melemah setelah indeks Shanghai di zona negatif dan indeks Shenzhen drop 0,1 persen. Bursa saham Wall Street menguat seiring optimisme pada tax reform. Indeks Dow Jones naik 0,49 persen ke level rekor 24.540,80 poin. Versi terkini tax reform pajak korporasi ditetapkan sebesar 21 persen. Pelaku pasar menunggu hasil meeting the Fed terutama tentang perubahan sistem perpajakan USA ke depan. Keputusan bank sentral Eropa dan bank sentral Inggris juga diperkirakan dirilis pada pekan ini. Indeks dolar AS melemah di posisi 93,933 (pukul 12.00 pm) setelah bergerak menguat yang terjadi tadi malam.Kurs USD terhadap yen di posisi 113,27 yen. Dolar Australia melanjutkan penguatan ke posisi $0,7574 (pukul 12.02 pm) setelah pada sesi sebelumnya menguat di posisi $0,7580. Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,38% ke level 22.779,42. (11.54 am) Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,28% ke level 28.873,21. Indeks Shanghai (China) -0,12% ke level 3.276,83. Indeks Straits Times (Singapura) -0,37% ke level 3.452,56. (12.00 pm) Oil Market komoditas minyak melaju positif pada trading hari Rabu (13/12 pagi. Stok minyak USA dalam posisi turun. Sementara ekspektasi perpanjangan penghentian operasional pipa Laut Utara juga terus mendorong pasar. Harga minyak Brent berada di posisi USD63,98 per barel pada pukul 04.13 GMT, naik 64 sen. Sementara minyak WTI berada di USD57,56 per barel, menguat 42 sen atau 0,7 persen. (cnbc/awsj/reuters)
Ipotnews- Emas relatif stabil di pasar Asia, Rabu, setelah mencapai level terendah dalam hampir lima bulan di sesi sebelumnya, dengan investor dalam pola bertahan menjelang hasil pertemuan dua hari Federal Reserve. Harga emas di pasar spot stabil di posisi USD1.243,78 per ounce pada pukul 04.27 GMT, setelah menandai level terendah sejak 20 Juli, yakni USD1.235,92 di sesi sebelumnya, demikian laporanReuters, Rabu (13/12). Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat menguat 0,3 persen menjadi USD1.245,60 per ounce, dari sebelumnya USD1.241,70 per ounce. Bursa berjangka Amerika, imbal hasil US Treasury dan dolar AS jatuh pada perdagangan Rabu waktu setempat, setelah Doug Jones dari Partai Demokrat mengalahkan andalan Partai Republik, Roy Moore, dalam perburuan kursi Senat di Alabama, yang menghadapi pukulan politis terhadap Trump dalam sebuah kontestasi yang ditandai dengan tudingan pelecehan seksual terhadap Moore. Kemenangan Jones bisa menjadi sentimenbullishbagi emas danbearishuntuk dolar, tuturtraderyang berbasis di Hong Kong, sambil menambahkan bahwa apresiasigreenbackbaru-baru ini bisa memicuprofit taking(ambil untung), yang pada gilirannya membantu emas. "Ini (emas) baru berkonsolidasi saat ini sampai pernyataan Komite Pasar Terbuka Federal dirilis. Kami memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga," kata pedagang tersebut. Data inflasi membantu mendongkrak dolar AS ke level tertinggi empat pekan, Selasa, sementara emas turun ke posisi terendah hampir lima bulan, kata dia. The Fed telah menaikkan suku bunga acuan dua kali sepanjang tahun ini dan analis mengatakan kenaikan ketiga sudah hampir pasti, sebesar 25 basis poin menjadi antara 1,25 dan 1,50 persen, pada akhir pertemuannya, Rabu waktu setempat atau Kamis (14/12) pagi WIB. Pasar juga akan terfokus pada pernyataan The Fed untuk mendapatkan petunjuk mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut di 2018. Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga Amerika karena ini meningkatkanopportunity costmenahanbullionyang tidak memberikan imbal hasil. Selain itu, kenaikan suku bunga juga cenderung melambungkan nilai tukar dolar AS, sehingga membuat logam mulia yang dihargakan dalamgreenbackmenjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Harga emas di pasar spot mungkin terpental ke resisten USD1.250 per ounce sebelum jatuh lagi, karena stabil di kisaran support USD1.239, ungkap analis teknikalReuters, Wang Tao. Sementara itu, harga perak turun 0,1 persen menjadi USD15,71 per ounce, diperdagangkan mendekati level terendah lima bulan USD15,61 tadi malam. Harga platinum naik 0,2 persen menjadi USD878,20 per ounce, setelah menyentuh level terendah sejak Februari 2016 di posisi USD868,80 pada sesi sebelumnya. Sedangkan harga paladium diperdagangkan turun 0,2 persen menjadi USD1.010,50 per ounce. (ef)
Ipotnews- Dolar AS tergelincir dari level tertinggi empat pekan terhadap sekeranjang mata uang, Rabu, setelah Demokrat memenangkan pertarungan sengit untuk kursi Senat di Alabama yang sangat konservatif, mengurangi mayoritas Republik di lembaga tersebut. Mayoritas Senat yang berkurang bisa lebih menyulitkan Presiden Donald Trump untuk mendorong RUU pemotongan pajak dan agenda ekonomi lainnya. Indeks Dolar AS--yang mengukurgreenbackterhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya--menyusut 0,15 persen menjadi 93,941 setelah naik menjadi 94,219 pada perdagangan Selasa, tingkat tertinggi sejak 14 November, demikian laporanReuters, di Tokyo, Rabu (13/12). Terhadap yen, dolar AS melemah 0,2 persen menjadi 113,35 yen, setelah melesat ke level tertinggi empat pekan di posisi 113,75 yen, Selasa. Di sisi lain, euro menguat 0,15 persen menjadi USD1,1757, setelah jatuh ke level terendah tiga pekan, yakni USD1,17175 pada hari sebelumnya. Sebelumnya dolar AS terkatrol oleh data harga produsen Amerika yang lebih kuat dari perkiraan, dipublikasikan Selasa, dan menjelang hampir secara bulat bahwa Federal Reserve diperkirakan menaikkan suku bunga pada akhir pertemuan penetapan kebijakan moneter dua hari, Rabu waktu setempat atau Kamis (14/12) pagi WIB. Investor lebih fokus pada proyeksi The Fed mengenai laju kenaikan suku bunga tahun depan dan pandangan para pembuat kebijakan mengenai prospek inflasi. The Fed akan mengumumkan keputusan mengenai suku bunga pada pukul 19.00 GMT, Rabu, dilanjutkan pernyataan resmi bank sentral. Kepala The Fed, Janet Yellen, akan menggelar konferensi pers pada pukul 19.30 GMT. Kendati proyeksi pembuat kebijakan The Fed, September lalu, menyebutkan mereka memperkirakan kenaikan suku bunga sebanyak tiga kali pada 2018, pasar hanya memperhitungkan (price-in) dua kali, dengan banyak investor memperkirakan inflasi yang lembut akan mengarah pada jalur pengetatan yang lebih lambat. "Meski tren harga tampaknya membaik, tidak jelas apakah itu cukup untuk meyakinkan anggotadovishThe Fed mengenai kebutuhan untuk memperhatikan inflasi," tutur Shinichiro Kadota, analis di Barclays. Data harga produsen Amerika untuk periode November menunjukkan kenaikan inflasi grosir sebesar 0,4 persen dari bulan sebelumnya. Dari tahun lalu, indeks harga produsen melonjak 3,1 persen, kenaikan terbesar sejak Januari 2012 dan diikuti peningkatan 2,8 persen pada Oktober. Jika data harga konsumen Amerika yang akan dirilis pada pukul 13.30 GMT, Rabu, juga menunjukkan kenaikan serupa, itu dapat memicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang lebih cepat, kata para analis. (ef)
Ipotnews - Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher, memproyeksikan pertumbuhan investasi di sektor hulu migas pada tahun 2018 mendatang akan meningkat sekitar 10 persen, didorong perbaikan harga minyak dunia. Menurut Wisnu, sampai akhir tahun ini realisasi di hulu migas bakal tembus di level USD10,5 miliar - USD11 miliar. Diperkirakan tahun 2018 walaupun belum final di dalam pembahasan rencana anggaran akan meningkat menjadi USD12 miliar. "Ini didominasi oleh produksi karena kita ditutut untuk menjaga produksi tetap optimum, nah tantangannya saat ini blok migas kita terus menurun karena sudah tua," kata Wisnu dalam Seminar Outlook Ketahanan Energi Untuk Mendukung Pertumbuhan Industri Nasional 2018 di hotel Fairmont Jakarta, Rabu (13/12). Selain karena faktor harga minyak yang semakin membaik, perbaikan iklim investasi di sektor hulu migas karena adanya perbaikan regulasi pemerintah dari sebelumnya dengan skema cost recovery ke skema gross split. Walaupun saat ini para investor masih menunggu revisi terkait dengan rancangan peraturan pemerintah (RPP) terkait pajak gross split tersebut. Dia optimistis target realisasi investasi akan tercapai sampai akhir tahun ini. Per November kemarin realisasi investasi di sektor ini baru sekitar USD8 miliar. "Kita optimistis tahun depan meningkat, itu mayoritas porsinya untuk produksi yang hampir mencapai 50 persen," pungkasnya.(Marjudin)
Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit dari area negatif pada akhir perdagangan hari Rabu (13/12). IHSG melaju +0,37 persen (+22,23 poin) ke level 6054,60. Indeks Kompas100 naik 0,43% ke posisi 1274. Indeks LQ45 +0,24% ke level 1021 poin. Indeks JII +0,49% ke 725 poin. IDX30 +0,17% ke level 560 poin. Indeks SM Infra18 +1,40% ke posisi 355. Indeks Sri Kehati +0,18% ke posisi 373. Saham-saham yang teraktif diperdagangkan antara lain:[url=]BUMI[/url],[url=]PBRX[/url],[url=]INDY[/url],[url=]AISA[/url],[url=]SIMA[/url],[url=]KREN[/url],[url=]SRIL[/url],[url=]UNTR[/url],[url=]WIKA[/url]dan[url=]BMTR[/url] . Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp6,57 triliun dengan volume trading sebanyak 125,68 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual (net sell) senilai -Rp530,76 miliar. Nilai tukar rupiah -0,23% di posisi Rp13.589 per USD. (16.00 p.m.). Sector% ChangeTop GainerLast (Rp)Change (+Rp)Top LoserLast (Rp)Change (-Rp)CONSUMER-0,10[url=]DWGL[/url] 254104 [url=]VOKS[/url] 214-62AGRI-0,31 [url=]KONI[/url] 30654 [url=]FIRE[/url] 1.15-295MINING1,01 [url=]PEGE[/url] 30048 [url=]INCF[/url] 230-40MANUFACTUR0,20 [url=]GOLD[/url] 63085 [url=]ERTX[/url] 122-16MISC -IND-1,29 [url=]KRAS[/url] 39050 [url=]ARTA[/url] 220-24INFRASTRUC0,43 [url=]CANI[/url] 29436 [url=]SIMA[/url] 212-22TRADE0,10 [url=]SMDR[/url] 41450 [url=]SDPC[/url] 111-9FINANCE1,42 [url=]AISA[/url] 42648 [url=]NIPS[/url] 370-30BASIC-IND2,35 [url=]BGTG[/url] 778 [url=]ECII[/url] 745-60PROPERTY0,26 [url=]PORT[/url] 39040 [url=]SDMU[/url] 302-24source: idx.co.id Bursa Asia Sebagian besar market saham Asia menguat pada perdagangan sesi sore hari Rabu (13/12). Para pemodal wait and see kesimpulan hasil meeting the Fed. Investor juga memonitor pelemahan kurs dolar AS menyusul kemenangan kursi Senat Partai Demokrat di negara bagian Alabama. Indeks Nikkei 225 turun di garis negatif, turun 108,10 poin. Namun saham-saham otomotif dan finansial bergerak menguat. Saham terkait energi tertekan dan saham tekno mixed. Harga saham SOftBank drop 0,84 persen. Saham Sharp naik 1,59 persen. Pasar saham Korsel bergerak positif setelah indeks Kospi menguat 0,79 persen. Presiden Korsel Moon Jae in memulai kunjungan 4 hari ke China. Masalah senjata nuklir Korut dan rencana penempatan sistem pertahanan anti rudal milik Korsel diperkirakan akan jadi agenda pertemuan. Adapun indeks SP/ASX200 menguat 0,14 persen di tengah tekanan yang terjadi pada saham energi. Harga saham Santos turun 1,18 persen. Saham Oil Search bergerak flat. Pelemahan juga terjadi pada saham utilitas dan tambang emas. Bursa utama Asia seperti Hang Seng bergerak positif. Pasar saham Tiongkok bangkit setelah sempat melemah di sesi pagi. Indeks Shanghai di zona positif dan indeks Shenzhen up 0,77 persen. Bursa saham Wall Street melaju positif seiring optimisme pada tax reform. Indeks Dow Jones naik 0,49 persen ke level rekor 24.540,80 poin. Versi tax reform yang ada pajak korporasi sebesar 21 persen. Pelaku pasar menunggu hasil meeting the Fed terutama menyangkut perubahan sistem perpajakan USA ke depan. Keputusan bank sentral Eropa dan bank sentral Inggris juga diperkirakan dirilis pada pekan ini. Indeks dolar AS melemah di posisi 93,975 (pukul 3.21 pm) setelah bergerak melemah yang terjadi tadi malam.Kurs USD terhadap yen di posisi 113,43 yen. Dolar Australia melanjutkan penguatan ke posisi $0,7566 (pukul 3.22 pm) setelah pada sesi sebelumnya menguat di posisi $0,7580. Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,47% ke level 22.758,07. Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,49% ke level 29.222,10. Indeks Shanghai (China) +0,68% ke level 3.303,04. Indeks Straits Times (Singapura) -0,08% ke level 3.462,73. Bursa Eropa Market saham Eropa dibuka di zona merah pada trading hari Rabu (13/12). Para pemodal menunggu hasil meeting the Fed. Indeks acuan, the Stoxx Europe 600 melemah 0,2 persen pasca pembukaan perdagangan. Sebagian besar sektor saham berada di zona negatif. Indeks FTSE (Inggris) -0.06% 7496.23 Indeks DAX (Jerman) -0.27% 13148.31 Indeks CAC (Perancis) -0.25% 5413.41 Oil Market komoditas minyak melaju positif pada trading hari Rabu (13/12 pagi. Stok minyak USA dalam posisi turun. Sementara ekspektasi perpanjangan penghentian operasional pipa Laut Utara juga terus mendorong pasar. Harga minyak Brent berada di posisi USD64,03 per barel pada pukul 07.43 GMT, naik 69 sen. Sementara minyak WTI berada di USD57,59 per barel, menguat 45 sen atau 0,8 persen. (cnbc/awsj/reuters)
Ipotnews -Perdagangan saham hari ini, Rabu (14/12), dibuka menguat menyambut keputusan kenaikan suku bunga Federal Reserve AS, yang gagal mendongkrak indeks dolar. Indeks saham acuan Wall Street pagi tadi ditutup menguat, namun indeks saham utama Eroparontok menunggu hasil rapat kebijakan Bank Sentral Eropa. Perdagangan saham global hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,13% didorong oleh kenaikan harga saham sektor energi dan sumber daya alam. Penguatan indeks berlanjut, naik 0,21% (12,50 poin) ke level 6.034,30 pada pukul 8:25 WIB. Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melemah 0,06% (-13,21 poin) ke posisi 22.744,86, setelah dibuka menguat 0,06% di tengah penurunan harga saham otomotif, dan sejumlah sahamblue-chips. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melaju 0,56% didukung kenaikan harga saham peritel dan konsumer, dan berlanjut melesat 0,68% ke level 2.497,43. Lanjutkan tren kenaikan indeks Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,39% ke level 29.335,76 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka cenderung mendatar, -0,11 poin, di posisi 3.302,93. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks yang bervariasi di bursa global dan cenderung menguat di bursa regional, setelah kemarin berhasil mengakhiri sesi perdagangaan dengan menguat 0,37% ke level 6.054,604. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan kembali menguat, didukung rilis suku bunga Bank Indonesia dancapital inflow, mencari peluang untuk mencatatkan rekor baru. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensibullish continuation,menguji level tertinggi baru. Tim Riset Indo Premier berpendapat, keputusan bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin di level 1,25%-1,50% - sesuai dengan ekspektasi pasar - serta kembali naiknya harga barubara dan nikel, diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. Tambahan sentimen positif juga datang dari penguatan nilai tukar rupiah. IHSG diprediksi akan melanjuatkan penguatannya dengansupportdi level 6.025 danresistancedi 6.085. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:[url=]MEDC[/url](Spec Buy, Support: Rp845, Resist: Rp920),[url=]JPFA[/url](Spec Buy, Support: Rp1.210, Resist: Rp1.310),[url=]SCMA[/url](Spec Buy, Support: Rp2.370, Resist: Rp2.440),[url=]BBTN[/url](Spec Buy, Support: Rp3.300, Resist: Rp3.450). Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan di bursa saham Wall Street pagi tadi berakhir dengan mencatatkan rekor baru indeks Dow Jones, setelah The Fed memutuskan kenaikan suku bunga dan pembahasan RUU pemotongan pajak ASmendekati tahap akhir. The Fed menaikkan suku bunga 0,25 poin menjadi 1,25-1,5 persen. Kepala Federal Reserve Janet Yellen, mengaku tidak mengkhawatirkan lonjakan nilai ekuitas yang "berada pada kisaran historis yang tinggi."The Fed juga menaikkan perkiraan PDB AS 2018 menjadi 2,5% dari perkiraan sebelumnya 2,1%. Para pemimpin Senate dan DPR dari Partai Republik mencapai kesepakatan prinsip RUU pajak. Dow Jones Industrial Average naik 0,33% (80,63 poin) menjadi 24.585,43. StandardPoor's 500 melemah 0,05% (-1,26 poin) ke posisi 2.662,85. Nasdaq Composite menguat 0,2% (13,48 poin) ke level 6.878,80. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melesat 1,67% menjadi USD27,37. Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir di zona merah, jelang akhir rapat dua hari kebijakan The Fed AS pagi tadi, dan Bank Sentral Eropa hari ini. Indeks European Stoxx 600 turun 0,24% menjadi 390,70, setelah melewati sesi perdagangan yang fluktuatif. Sektor utilitas muncul sebagai sektor berkinerja terburuk, anjlok 2,11%, dipimpin kejatuhan harga sahan Innogi Jerman sebesar 13,23%. Di sektor komoditas, harga saham sektor peminyakan turun karena kejatuhan harga "emas hitam", sedangkan sektorbasic resourcesditutup melaju 0,64 persen. FTSE 100 London melemah 0,05% (-3,90 poin) di posisi 7.469,51. CAC 40 Paris melorot 0,51% (-27,74 poin) ke level 5.399,45. DAX 30 Frankfurt turun 0,44% (-57,89 poin) menjadi 13.125,64. Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi juga berakhir melemah merespon Rilis indeks harga konsumen (IHK) AS periode November yang naik 0,1 persen, namun kenaikan IHK inti tahunan melambat menjadi 1,7 persen, dari 1,8 persen di Oktober. Dolar masih melemah setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga, tanpa mengubah prospek suku bunga untuk beberapa tahun mendatang. The Fed mengakui bahwa perekonomian AS mengalami peningkatan pada 2017, dengan menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2018 menjadi 2,5%, serta menurunkan prediksi tingkat pengangguran untuk tahun-tahun mendatang. The Fed memproyeksikan tiga kenaikan lagi pada 2018 dan 2019 sebelum mencapai tingkat bunga jangka panjang sebesar 2,8% persen tercapai. Tidak berubah dari perkiraan terakhir yang dirilis September lalu. Indeks Dolar AS, turun 0,71% menjadi 93,429. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange%ChangeTime(ET)Euro (EUR-USD)1.1824-0.0002-0.02%6:12 PMPoundsterling (GBP-USD)1.3411-0.0009-0.07%6:12 PMYen (USD-JPY)112.690.15+0.13%6:12 PMYuan (USD-CNY)6.6195-0.002-0.03%10:29 AMRupiah (USD-IDR)13590.0016.00+0.12%3:59 AM Sumber : Bloomberg.com,13/12/2017 (ET) Komoditas Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi masih bergerak melemah, mencatatkan penurunan selama dua hari berturut-turut. Rilis data penurunan stok AS terbebani oleh kenaikan persediaan bensin yang lebih besar dari perkiraan, danoutputminyak AS yang terus tumbuh ke rekor tertinggi. Persediaan minyak mentah AS pekan lalu turun 5,1 juta barel, lebih besar dari prediksi, namun produksi mencapai rekor tertinggi sebesar 9,78 juta barel per hari (bph). Badan Informasi Energi AS memperkirakan produksi minyak mentah domestik akan meningkat sebesar 780.000 bph menjadi rekor tertinggi 10,02 juta bph pada 2018. Stok bensin melonjak 5,7 juta barel, lebih dari dua kali lipat ekspektasi analis untuk kenaikan 2,5 juta barel. Harga minyak WTI di bursa berjangka turun 54 sen (-1,0%) menjadi USD56,60 per barel. Harga minyak Brent di bursa berjangka turun 92 sen (-1,5%) menjadi USD62,42 per barel. Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir menguat tajam, meinggallkan level terendah dalam 5 bulan terakhir, setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin (25 basis poin) menjadi 1,25%-1,5%. Namun laju inflasi yang lemah diprediksikan akan mempengaruhi upaya The Fed untuk menaikkan suku bunga pada tahun depan, sehingga menekan indeks dolar. Harga emas di pasar spot naik 0,93% menjadi USD1.255 per ounce. Harga emas di bursa berjangka naik 1,34% menjadi USD1.258,50 per ounce. (AFP, CNBC , Reuters)

Comments