Ipotnews's Profile

Your Profile Pic

Franky Kurniawan


Birth Date : -

Website : http://www.IPOTNEWS.com/

Point : 3611

About me

Brand Manager of IPOTNEWS

Badges

Citizen Journalist
PyoBie
Journalist
Paparazzi
PyoMe
PyoTastic
1500 Points
2000 Points
3000 Points

Articles

Posts

Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (21/1), dibuka sedikit melemah, melanjutkan tren pergerakan indeks acuan di bursa saham utama Eropa, di tengah aktivitas perdagangan yang relatif sepi karena libur Martin Luther King di bursa saham Wall Street. IMF menyatakan prospek ekonomi global "tetap lamban" dan memangkas perkiraan pertumbuhan 2019 dan 2020 menjadi 2,9% dan 3,3%. Investor menunggu rilis laporan kuartalan dan keputusan suku bunga Bank of Japan, siang ini. IndeksMSCI Asiaex-Jepang dibuka mendatar. Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan pelemahan indeksASX 200, Australia sebesar 0,2%. Indeks berlanjut menyusut 0,29% (-20,20 poin) menjadi 7.059,30 pada pukul 8:15 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang sedikit melemah 0,09% (-20,58 poin) di posisi 24.062,93, setelah dibuka sedikit berkurang di kisaran level 24.050, Topix juga dibuka mendatar. IndeksKospi, Korea Selatan dibuka sedikit melemah di kisaran level 2.260, dan berlanjut menguat tipis 0,08% di level 2.264,51. Mempertegas tren penurunan Asia, indeksHang Seng, Hongkong dibuka turun tajam 1,20% (-346,53 poin) ke level 28.449,38 pada pukul 8:35 WIB. IndeksShanghai Composite, China turun 0,32% ke posisi 3.085,79. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Asia yang cenderung melemah, setelah gagal mempertahankan posisinya di teritori positif pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup anjlok 0,74% ke level 6.245. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakanIHSGhari ini cenderung masih akan mengalami tekanan penurunan, meskipun tetap memiliki peluang kenaikan di rentang konsolidasi. Beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi pelemahan lanjutan, cenderung bearish. Tim Riset Indo Premier berpendapat menguatnya sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel, timah, emas diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. Sementara itu melemahnya indeks bursa regional serta tertekannya nilai tukar rupiah diprediksi akan menjadi katalis negatif di pasar. IHSGdiprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan supportdi level 6.215 dan resistancedi level 6.275. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain; [list][li]Saham:[url=]KLBF[/url](Buy, Support: Rp1.600, Resist: Rp1.640),[url=]UNTR[/url](Buy on Weakness, Support: Rp21.125, Resist: Rp21.875),[url=]TOWR[/url](Buy, Support: Rp775, Resist: Rp795),[url=]TPIA[/url](Buy, Support: Rp9.500, Resist: Rp9.850).[/li][li] [/li][li]ETF:[url=]XBLQ[/url]( SELL , Support: Rp486, Resist: Rp496),[url=]XIIT[/url]( SELL , Support: Rp565, Resist: Rp576), [url=]XIIC[/url]( SELL , Support: Rp1.145, Resist: Rp1.15smile. [/li][/list] Bursa Eropa dan AS Bursa saham utama Eropatadi malam ditutup cenderung melemah. Perdagangan saham agak kurang bergairah karena para pembuat kebijakan dan pemimpin bisnis menghadiri konferensi tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF)di Davos, Swiss, dan bursa saham Wall Street tutup memperingati Hari Martin Luther King. IndeksSTOXX 600melemah 0,14% menjadi 423,98, dipimpin penurunan harga saham produsen peralatan rumah tangga sebesar 0,9%, sementara saham asuransi menguat 0,5%. Sementara itu, PM Inggris Boris Johnson menjadi tuan rumah pertemuan 21 pemimpin Afrika di London, dalam upaya untuk meningkatkan hubungan perdagangan Inggris dengan benua itu sebelum Brexit. Bank Rakyat China mempertahankan suku bunga pinjaman mendorong kenaikan harga saham Asia. [list][li]FTSE 100 London turun 0,30% (-23,12 poin) menjadi 7.651,44.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Paris menyusut 0,36% (-22,18 poin) ke posisi 6.078,54.[/li][li] [/li][li]DAX 30 Frankfurt naik 0,17% (22,81 poin) ke level 13.548,94.[/li][li] [/li][/list] Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia tadi malam melejit ke level terkuat tahun 2020, setelah data pekan lalu mengonfirmasi bahwa ekonomi AS bertahan dengan baik. Investor menunggu rilis sejumlah data ekonomi serta rapat kebijakan Bank of Japan, Selasa, dan rapat Bank Sentral Eropa (ECB), Kamis. Volatilitas valas berada di dekat posisi terendah sepanjang masa, dengan volume perdagangan relatif tipis karena pasar Asia akan merayakan Tahun Baru Imlek dan pasar keuangan AS tutup karena libur Hari Martin Luther King. Data yang diumumkan Jumat menunjukkan pembangunan rumah di AS melonjak ke level tertinggi 13 tahunpada Desember. Penjualan ritel juga naik dan indeks aktivitas manufaktur melambung ke level tertinggi dalam delapan bulan. Indeks dolar, ukuran kurs greenbackterhadap enam mata uang negara maju menguat 0,1% menjadi 97,606. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.10950.000.00%6:41 PMPoundsterling (GBP-USD)1.3004-0.0006-0.05%6:40 PMYen (USD-JPY)110.16-0.02-0.02%6:40 PMYuan (USD-CNY)6.86700.0072+0.10%10:29 AMRupiah (USD-IDR)13,639.00-6.00-0.04%3:59 AM Sumber : Bloomberg.com, 20/1/2020 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea hingga dini hari tadi bergerak menguat, melejit ke level tertinggi dalam lebih dari satu pekan, setelah dua basis produksi minyak mentah terbesar di Libya ditutup karena blokade militer. Penutupan itu, yang mengikuti blokade pelabuhan minyak besar di sebelah timur, berisiko menghentikan hampir semua output minyak Libya. Kenaikan harga minyak mereda setelah beberapa analis mengatakan gangguan pasokan di Libya hanya akan berumur pendek dan bisa diimbangi oleh produsen lain. Aktivitas pasar relatif sepi karena libur Martin Luther King Jr di Amerika Serikat [list][li]Harga minyak mentah berjangka Brent naik 37 sen (0,6%), menjadi USD65,22 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah berjangka WTI naik 24 sen (0,4%), menjadi USD58,78 per barel.[/li][/list]Harga emas ditutup di level tertinggi lebih dari sepekan, setelah serangan rudal di Yaman akhir pekan lalu yang menimbulkan kekhawatiran geopolitik di kawasan tersebut. Pembelian emas menjelang Tahun Baru Imlek ikut mendongkrak harga emas. Pasar mencermati isu menjelang rapat kebijakan Federal Reserve AS bulan ini yang diekspektasikan akan mempertahankan suku bunga acuan. Data menunjukkan, para spekulan di bursa berjangka COMEX, memangkas posisibullish mereka terhadap emas pada 14 Januari lalu. Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar dunia naik 2,20% menjadi 898,82 ton pada akhir pekan lalu. Harga paladium melonjak 0,9% menjdi USD2.502 per ounce, perk bertambah 0,4% menjadi USD18,07, dan platinum meningkat 0,8% menjadi USD1.026,53. [list][li]Harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.560,89 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas di pasar berjangka mendatar di posisi USD1.560,50 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters) #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound tipis pada sesi I perdagangan hari Selasa (21/1).IHSGnaik tipis +0,03 persen (+1 poin) ke level 6.246. Indeks LQ45 +0,07% ke 1.022. Indeks IDX30 +0,17% ke level 558. Indeks IDX80 +0,07% ke 143. Indeks JII -0,05% ke posisi 687. Indeks Kompas100 +0,06% ke 1.278. Indeks Sri Kehati +0,17 persen ke 403. Indeks SMInfra18 -1,20 persen ke level 317. Saham-saham teraktif:[url=]MNCN[/url],[url=]FIRE[/url],[url=]PPRO[/url],[url=]ACES[/url],[url=]BBNI[/url],[url=]HMSP[/url],[url=]INAF[/url] Saham-saham top gainers LQ45:[url=]TLKM[/url],[url=]INKP[/url],[url=]BBNI[/url],[url=]BMRI[/url],[url=]INTP[/url],[url=]TKIM[/url],[url=]BRPT[/url] Saham-saham top losers LQ45:[url=]SMGR[/url],[url=]TPIA[/url],[url=]ASII[/url],[url=]ITMG[/url],[url=]ERAA[/url],[url=]AKRA[/url],[url=]KLBF[/url] Nilai transaksi mencapai Rp2,79 triliun. Volume trading sebanyak 57,09 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp421,77 miliar. Nilai tukar rupiah melemah -0,26 persen ke level Rp13.660 terhadap USD (12.00 PM). Bursa Asia Pasar saham Asia beralih arah ke zona merah secara tiba-tiba di sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (21/1). Hal ini terjadi seiring memuncaknya kekhawatiran tentang virus jenis baru, Coronavirus di China yang mengirimkan gelombang penghindaran risiko melalui pasar. "Ini adalah perkembangan yang esensial sehingga pasar akan terus memantau risikonya. Jika keadaan berubah kritis, itu jadi pukulan besar bagi industri penerbangan dan pukulan mematikan bagi pariwisata lokal," ujar Stephen Innes, Analis pada lembaga AxiCorp seperti dikutip Reuters. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) melemah -1.13 persen. Di bursa Hong Kong, IndeksHang Sengtertekan signifikan seiring koreksi tajam saham unggulan AIA yang jatuh sebesar 3 persen. Pelemahan AIA menyusul sikap Moody's yang memangkas rating perusahaan tersebut pada Senin awal pekan ini yang mana lembaga rating tersebut juga mengubah prospek investment Hong Kong dari negatif menjadi stabil. Sementara itu pasar saham Tiongkok juga dalam keadaan tertekan. Indeks Shenzhen Component drop 1 persen dan Indeks Shenzhen Composite turun 0,754 persen. IndeksNikkei 225di bursa Tokyo ke zona negatif dan Indeks Topix turun 0,54 persen. Bank of Japan (bank sentral Jepang) mempertahankan tingkat suku bunga acuan tetap di level -0,1 persen. Yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun ditargetkan 0 persen. Pelemahan juga terjadi pada Indeks SP/ASX200 di bursa Australia. Koreksi turun tersebut juga diikuti oleh Indeks Kospi di bursa saham Korsel. Indeks Bursa Asia Nilai Tukar Oil Harga minyak melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (21/1) karena para investor tampaknya mengabaikan lebih awal faktor ketakutan terhadap pasokan menyusul deklarasi pos mayor oleh Libya pada dua ladang minyak utama di tengah adanya blokade militer. Minyak Brent melemah 30 sen ke harga USD64,90 per barel (03.18 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 14 sen ke level USD58,40 per barel. (cnbc/reuters/awj/idx) Sumber : admin #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (22/1) dibukamixed, berusaha melepaskan tekanan penurunan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang tersengat oleh kekhawatiran penyebaran wabah virus korona dari China. Indeks MSCI Asia ex-Jepang bergerak relatif mendatar. Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeksASX 200, Australia yang menguat 0,3%, dan berlanjut melaju 0,64%(45,50 poin) ke level 7.111,80 pada pukul 8:30 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang bergerak menguat 0,20% (47,63 poin) ke posisi 23.912,19, setelah dibuka cenderung mendatar di kisaran level 23.880, dan Topix sedikit melemah di tengah kejatuhan harga saham Fast Retailing sebesar 1,29%. IndeksKospi, Korea Selatan, juga dibuka mendatar di kisaran level 2.240, dan berlanjut naik 0,40% menjadi 2.248,74. Lanjutkan tren kenaikan Asia, indeksHang Seng, Hongkong dibuka naik, mencapai 0,43% (121,63 poin) menjadi 28.106,96 pada pukul 8:45 WIB. Namun indeksShanghai Composite, China merosot 0,84% ke level 3.026,36. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah tertekan di teritori negatif pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup melemah 0,11% menjadi 6.238. Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange anjlok 1.88% menjadi USD26,06. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakanIHSGhari ini masih akan mengalami tekanan pelemahan, namun berpotensi mengalamitechnical rebound.Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya sinyal bearishmenuju area jenuh jual yang mengindikasikan adanya potensirebound. Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya indeks bursa global seiring dengan kekhawatiran investor tentang kemungkinan wabah virus corona, serta kesepakatan dagang fase kedua AS-China yang kemungkinan tidak akan menghapus tarif, diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu tertekannya harga sejumlah komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel, timah, emas dan batu bara juga diprediksi akan menambah katalis negatif di pasar.IHSGdiprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan supportdi level 6.210 dan resistancedi level 6.270. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain; [list][li]Saham:[url=]BBNI[/url](Buy, Support: Rp7.450, Resist: Rp7.700),[url=]ASII[/url](Buy, Support: Rp6.925, Resist: Rp7.100), [url=]INKP[/url](Buy, Support: Rp7.900, Resist: Rp8.250),[url=]TBIG[/url](Buy, Support: Rp1.095, Resist: Rp1.195). [/li][li]ETF:[url=]XDIF[/url](Buy, Support: Rp504, Resist: Rp509),[url=]XPLC[/url](Buy, Support: Rp501, Resist: Rp507), [url=]XPID[/url](Buy, Support: Rp550, Resist: Rp557). [/li][/list] Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursaWall Streetpagi tadi berakhir turun, setelah Pusat Pengendalian Penyakit AS mengatakan seorang pelancong dari China didiagnosis dengan kasus pertama virus korona di Seattle, AS. Kekhawatiran tentang virus korona, mengingatkan para pedagang akan kejatuhan ekonomi akibat krisis Sindrom Pernafasan Akut Parah ( SARS ) yang mematikan pada periode 2003. Saham perusahaan kasino dan hotel, serta penerbangan berguguran karena mengkhawatirkan dampak virus korona terhadap sektor perjalanan dan pariwisata internasional. Sentimen juga memburuk setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan, kesepakatan perdagangan fase dua AS-China mungkin tidak menghapus semua tarif yang ada. Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif pada mobil-mobil Eropa jika kesepakatan perdagangan tidak dapat dicapai. IMF menurunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi global 2020 dari 3,4% menjadi 3,3%, Ekonomi AS diproyeksikan tumbuh 2%, turun 0,1% dari perkiraan sebelumnya. [list][li]Dow Jones Industrial Average turun 0,52% (-152,06 poin) ke level 29.196,04.[/li][li] [/li][li]SP 500 melemah 0,27% (-8,83 poin) menjadi 3.320,79.[/li][li] [/li][li]Nasdaq Composite berkurang 0,19% (-18,14 poin) di posisi 9.370,81.[/li][/list]Bursa saham utama Eropatadi malam juga ditutup melemah, karena kekhawatiran tentang jenis baru pneumonia di China.IndeksSTOXX600 turun 0,14% menjadi 423,39, dipimpin kejatuhan harga saham sektor sumber daya dasar sebesar 1,2%, sementara sektor jasa keuangan naik 0,6%. Fokus pasar bergeser ke acara WEF tahunan di Davos, dimana perubahan iklim dan bisnis yang berkelanjutan akan menjadi fokus utama dan risiko perdagangan internasional dan ketidakstabilan geopolitik juga akan menjadi agenda. Kekhawatiran penyebaran virus korona juga menghantui bursa saham Eropa, mengingatkan para pelaku pasar akan wabah SARS yang menewaskan 800 orang pada periode 2002/2003.Saham UBS anjlok 4,5% karena gagal melampaui target laba 2019. Saham Hugo Boss melambung 6,8% setelah melaporkan pertumbuhan penjualan kuartal keempat lebih baik dari perkiraan. Saham Lonza melesat 7,5% ke rekor tertinggi setelah melaporkan lonjakan laba bersih 15% untuk 2019. [list][li]DAX 30 Frankfurt naik tipis 0,05% (6,93 poin) menjadi 13.555,87.[/li][li] [/li][li]FTSE 100 London turun 0,53% (-40,74 poin) ke posisi 7.610,70.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Paris menyusut 0,54% (-32,55 poin) ke level 6.045,99.[/li][/list] Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir melemah, bersamaan dengan turunnya nilai tukar yuan dan yen, tersengatberitapenyebaran virus korona di China yang mengurangi sminat berisiko di pasar keuangan. Mata uang yang terkait dengan perdagangan dan pariwisata China juga menyusut. China melaporkan kematian keempat akibat virus korona dan pejabat AS mengonfirmasi kasus pertama virus tersebut di AS. Sebaliknya, euro sedikit menguat terhadap dolar. Survei dari lembaga riset ZEW Jerman menunjukkan bahwa mooddi antara investor Jerman jauh lebih cerah dari perkiraan pada Januari. Bank Sentral Eropa diperkirakan juga akan menawarkan pandangan yang lebih cerah tentang ekonomi Eropa. Poundsterling juga menguat, karena ekonomi Inggris menciptakan lapangan kerja pada tingkat tercepat dalam hampir satu tahun pada periode September-November. Indeks Dolar AS melemah 0,08% menjadi USD97,531. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.10840.0002+0.02%6:34 PMPoundsterling (GBP-USD)1.3047-0.0003-0.02%6:34 PMYen (USD-JPY)109.880.01+0.01%6:33 PMYuan (USD-CNY)6.89950.0325+0.47%10:29 AMRupiah (USD-IDR)13,669.0030.00+0.22%3:59 AM Sumber : Bloomberg.com, 21/1/2020 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak melemah. Pasar mengekspektasikan pasokan yang lebih besar akan menyerap gangguan yang memangkas produksi minyak mentah Libya. Hampir semua kapasitas ekspor minyak mentah Libya berada di bawah kondisi force majeuresetelah blokade jaringan pipa di kawasan timur dan barat negara itu. Gelombang protes anti-pemerintah di Irak, pada awalnya juga mendukung harga minyak, tetapi para pejabat di Baghdad mengatakan, output ladang minyak di sebelah selatan tidak terpengaruh kerusuhan itu. ING mengatakan kapasitas cadangan OPEC , yang lebih dari 3 juta bph, cukup meyakinkan pasar. Dana Moneter Internasional (IMF), memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global 2020 sekitar 0,1% menjadi 3,3% karena perlambatan di India dan emerging market lainnya. Tetapi IMF mengatakan kesepakatan perdagangan AS-China menjadi sinyal kebangkitan aktivitas perdagangan dan manufaktur. Barclays memperkirakan permintaan minyak pada 2020 akan naik 1,4 juta bph, atau 50.000 bph lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya, naik dari 900.000 bph pada 2019. [list][li]Harga minyak mentah berjangka Brent, turun 65 sen menjadi USD64,55 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah berjangka WTI, turun 20 sen menjadi USD58,34 per barel.[/li][/list]Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga ditutup menurun, di tengah perdagangan yang fluktuatif. Investor mengambil keuntungan (profit taking) setelah harga emas mencapai level tertinggi dua pekan di awal sesi. Kejatuhan harga ekuitas akibat kekhawatiran wabah virus di China, menahan harga emas. Fokus pasar cenderung beralih ke The Fed yang akn menggelar rapat kebijakan pertama tahun ini pada akhir Januari. Harga logam mulia lainnya; palladium anjlok 4% menjadi USD2.400,12 per ounce, perak menyusut 1,3% menjadi USD17,83, dan platinum merosot 1,1% menjadi USD1.004,17. [list][li]Harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi USD1.558,60 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas berjangka juga turun 0,14% menjadi USD1.558,10 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters) #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis pada sesi I perdagangan hari Rabu (22/1).IHSGmelemah -0,11 persen (-7 poin) ke level 6.231. Indeks LQ45 -0,14% ke 1.021. Indeks IDX30 -0,08% ke level 558. Indeks IDX80 -0,20% ke 142. Indeks JII -0,59% ke posisi 683. Indeks Kompas100 -0,18% ke 1.275. Indeks Sri Kehati +0,05 persen ke 404. Indeks SMInfra18 -0,24 persen ke level 317. Saham-saham teraktif:[url=]LUCK[/url],[url=]PURE[/url],[url=]TLKM[/url],[url=]BWPT[/url],[url=]BJTM[/url],[url=]BTPS[/url],[url=]PSAB[/url] Saham-saham top gainers LQ45:[url=]BTPS[/url],[url=]AKRA[/url],[url=]PTPP[/url],[url=]WIKA[/url],[url=]SMGR[/url],[url=]WSKT[/url],[url=]BBNI[/url] Saham-saham top losers LQ45:[url=]GGRM[/url],[url=]CTRA[/url],[url=]TLKM[/url],[url=]UNVR[/url],[url=]ASII[/url],[url=]INDF[/url],[url=]TKIM[/url] Nilai transaksi mencapai Rp2,98 triliun. Volume trading sebanyak 37,59 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp192,52 miliar. Nilai tukar rupiah melemah -0,07 persen ke level Rp13.660 terhadap USD (12.00 PM). Bursa Asia Pasar saham Asia naik tipis di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (22/1). Para investor terbebani kekhawatiran atas penyebaran virus corona yang telah menelan korban 9 orang meninggal di China. Otoritas China telah mengkonfirmasi bahwa lebih dari 400 kasus penyakit tersebut, membangkitkan ingatan tentang wabah sindrom pernapasan akut yang parah pada tahun 2003 atau yang dikenal wabah virus SARS di China. Juga telah dikonfirmasi temuan kasus di Thailand, Korsel, Jepang dan Taiwan. "Sentimen pasar berubah agak negatif karena investor berhati-hati setelah pemberitaan penyebaran virus seperti SAR," kata Rodrigo Catrill, Analis pada National Australia Bank seperti dikutip CNCB. Menurut dia meskipun masih awal, risiki wabah dapat menekan sentimen dan belanja konsumen termasuk sektor pariwisata serta bisnis terkait travel dan transportasi. IndeksHang Sengberhasil rebound setelah pada perdagangan kemarin menjadi lokomotif pelemahan market Asia. Sementara koreksi pasar saham Tiongkok perlahan terhambat setelah sempat terkoreksi lebih 1 persen di sesi pagi. Indeks Shenzhen Composite naik sebagian. Indeks Shenzhen Component naik 0,3 persen.Di bursa Tokyo, IndeksNikkei 225ke zona hijau pada sesi siang yang masih berlangsung. Indeks Topix naik 0,4 persen.Sedangkan di bursa Korsel, Indeks Kospi juga ke zona penguatan. Bank of Korea pada Rabu hari ini mengumumkan pertumbuhan ekonomi Korsel sebesar 1,2 persen di kuartal IV. Angka ini adalah pertumbuhan tercepat sejak kuartal III tahun 2017.Adapun Indeks SP/ASX200 di bursa Australia bergerak positif. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang), menguat 0,52 persen.Pergerakan market Asia hari ini juga akan mencermati beberapa sentimen di antaranya bank sentral Malaysia akan mengumumkan kebijakan moneter. Dari Taiwan, akan dirilis angka pengangguran dan data produksi industri periode bulan Desember. OilHarga minyak kembali melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (22/1) seiring proyeksi International Energy Agency (IEA) bahwa surplus market akan terjadi pada semester I tahun ini, membantu pelonggaran kekhawatiran terhadap gangguan pasokan yang mana produksi minyak Libya terpangkas.Minyak Brent melemah 24 sen ke harga USD64,35 per barel (03.09 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 29 sen ke level USD58,09 per barel. (cnbc/reuters/awj/idx) Sumber : admin#YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews- Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan hingga finis perdagangan hari Rabu (22/1).IHSGmelemah tipis -0,08 persen (-5 poin) ke level 6.233. Indeks LQ45 -0,18% ke 1.020. Indeks IDX30 -0,09% ke level 558. Indeks IDX80 -0,23% ke 142. Indeks JII -0,69% ke posisi 683. Indeks Kompas100 -0,16% ke 1.275. Indeks Sri Kehati +0,02 persen ke 404. Indeks SMInfra18 -0,54 persen ke level 316. Saham-saham teraktif:[url=]TOWR[/url],[url=]LUCK[/url],[url=]MNCN[/url], ENVY,[url=]PURE[/url],[url=]ANTM[/url],[url=]PURE[/url]-W Saham-saham top gainers LQ45:[url=]BTPS[/url],[url=]SMGR[/url],[url=]BMRI[/url],[url=]BBRI[/url],[url=]TPIA[/url],[url=]BBNI[/url],[url=]AKRA[/url] Saham-saham top losers LQ45:[url=]UNVR[/url],[url=]SCMA[/url],[url=]PTPP[/url],[url=]ASII[/url],[url=]LPPF[/url],[url=]JPFA[/url],[url=]TLKM[/url] Nilai transaksi mencapai Rp6,91 triliun. Volume trading sebanyak 86,44 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp290,13 miliar. Nilai tukar rupiah melaju +0,073 persen ke level Rp13.640 terhadap USD (04.00 PM). Bursa Asia Pasar saham Asia naik tipis pada perdagangan hari Rabu (22/1). Para investor terbebani kekhawatiran atas penyebaran virus corona yang telah menelan korban 9 orang meninggal di China. Otoritas China telah mengkonfirmasi bahwa lebih dari 400 kasus penyakit tersebut, membangkitkan ingatan tentang wabah sindrom pernapasan akut yang parah pada tahun 2003 atau yang dikenal wabah virus SARS di China. Juga telah dikonfirmasi temuan kasus di Thailand, Korsel, Jepang dan Taiwan. "Sentimen pasar berubah agak negatif karena investor berhati-hati setelah pemberitaan penyebaran virus seperti SAR," kata Rodrigo Catrill, Analis pada National Australia Bank seperti dikutip CNCB. Menurut dia meskipun masih awal, risiki wabah dapat menekan sentimen dan belanja konsumen termasuk sektor pariwisata serta bisnis terkait travel dan transportasi. Pasar saham Tiongkok berubah arah finis menguat setelah drop lebih dari 1 persen di sesi pagi. Indeks Shenzhen Component naik 1,08 persen ke 11.072. Indeks Shenzhen Composite naik 0,724 persen di level 1.819. IndeksHang Sengberhasil rebound saat akhir perdagangan setelah pada perdagangan kemarin menjadi lokomotif pelemahan market Asia. Di bursa Tokyo, IndeksNikkei 225ke zona hijau pada saat tutup sesi. Begitu pula dengan Indeks Topix naik 0,53 persen ke posisi 1.744.Sedangkan di bursa Korsel, Indeks Kospi juga berakhir ke zona penguatan. Bank of Korea pada Rabu hari ini mengumumkan pertumbuhan ekonomi Korsel sebesar 1,2 persen di kuartal IV. Angka ini adalah pertumbuhan tercepat sejak kuartal III tahun 2017.Adapun Indeks SP/ASX200 di bursa Australia bergerak positif. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang), menguat 0,73 persen. Indeks Bursa Asia Nilai Tukar Asia Bursa EropaPasar saham Eropa mengarah ke area penguatan saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (22/1) pagi waktu setempat setelah China mengungkapkan tindakan untuk mengendalikan penyebaran coronavirus. Ini adalah suatu virus jenis baru yang telah menelan korban meninggal 9 orang di China.Indeks DAX (Jerman) +0,43% pada posisi 13.614.Indeks FTSE (Inggris) +0,14% ke level 7.621.Indeks CAC (Perancis) +0,24% di posisi 6.060. OilHarga minyak kembali melemah pada perdagangan hari Rabu (22/1) seiring proyeksi International Energy Agency (IEA) bahwa surplus market akan terjadi pada semester I tahun ini, membantu pelonggaran kekhawatiran terhadap gangguan pasokan yang mana produksi minyak Libya terpangkas.Minyak Brent melemah 30 sen ke harga USD64,29 per barel (07.31 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 33 sen ke level USD58,05 per barel. (cnbc/reuters/awj/idx) Sumber : admin#YukNabungETF#IPOTKaryaAnakBangsa#BanggaPakeIPOT#IPOTPionner
Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (23/1), dibuka menurun tajam merespon kenaikan jumlah korban virus korona di China, meski kehawatiran akan kemungkinan pandemi sempat mereda di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. WHO menunda keputusan untuk mengumumkan apakah penyebaran virus tersebut sudah menimbulkan situasi darurat kesehatan global. IndeksMSCIAsia ex-Jepang turun 0,1%. Mengawali perdagangan saham hari ini, indeksASX 200, Australia dibuka turun 0,3%, di tengah penantian rilis data keternagakerjaan periode Desember. Indeks berlanjut turun tajam 0,69% (-49,00 poin) ke posisi 7.083,70 pada pukul 8:20 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang masih meluncur 0,75% (-175,34 poin) ke level 23.852,01, setelah dibuka anjlok 0,75%, dan Topix melorot 0,54%. Rilis data ekpor Jepang pada Desember memperlihatkan penurunan 6,3% (yoy), lebih tinggi dari ekspektasi penurunan 4,2%. IndeksKospi, Korea Selatan dibuka merosot 0,52% dan berlanjut terpangkas 0,72% menjadi 2.251,01. Memperkuat tekanan penurunan Asia, indeksHang Seng, Hongkong dibuka terpenggal 0,82% (-231,29 poin) ke posisi 28.109,75 pada pukul 8:35 WIB. IndeksShanghai Composite, China terjungkal 0,96% ke level 3.031,32. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks yang bervariasi di bursa saham global dan regional, setelah gagal mempertahankan manuvernya di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup melemah 0,08% menjadi 6.233. Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange naik 0,42% menjadi USD26,17. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakanIHSGhari ini masih berpeluang mencatatkan technical rebound meski kemarin tertahan di zona merah jelang akhir penutupan bursa. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya peluang reversal jangka pendek yang mengindikasikan adanya potensi rebounddi area jenuh jual. Tim Riset Indo Premier berpendapat, mulai dirilisnya laporan keuangan tahun lalu emiten dan menguatnya harga CPO, serta keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia diprediksi akan menjadi katalis positif untuk indeks harga saham. Sementara itu masih turunnya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, nikel, timah dan batu bara diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. IHSGdiprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan supportdi level 6.200 dan resistancedi level 6.265. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain; [list][li]Saham:[url=]HMSP[/url](Buy, Support: Rp2.110, Resist: Rp2.210),[url=]GGRM[/url](Buy, Support: Rp56.100, Resist: Rp58.375),[url=]MIKA[/url](Buy, Support: Rp2.500, Resist: Rp2.630),[url=]CPIN[/url](Buy, Support: Rp6.925, Resist: Rp7.150).[/li][li] [/li][li]ETF:[url=]XISC[/url]( SELL , Support: Rp701, Resist: Rp70smile,[url=]XPDV[/url]( SELL , Support: Rp484, Resist: Rp489), [url=]XIJI[/url]( SELL , Support: Rp685, Resist: Rp695). [/li][/list] Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursaWall Streetpagi tadi mengakhiri sesi volatile dengan cenderung mendatar, meski lonjakan harga saham IBM sebesar 3% mendongkrak indeks sektor teknologi. Kekhawatiran penyebaran virus korona masih menghantui investor, meski Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia percaya Beijing akan menangani krisis tersebut. Saham Apple menguat 0,4%, dan Tesla melesat 4,1% mencatatkan level tertinggi baru. Namun, Netflix 3,6%, dan Boeing turun lebih dari 1%. Data FactSet menunjukkan lebih dari 10% emiten SP 500 telah melaporkan kinerja kuartalan, 75% diantaranya membukukan laba lebih baik dari perkiraan, data FactSet menunjukkan. Secara keseluruhan, harga saham mengawali tahun ini dengan penguatan, selama 14 sesi, SP 500 hanya lima kali ditutup lebih dan melonjak 2,8% [list][li]Dow Jones Industrial Average melemah 0,1% (-9,77 poin) menjadi 29.186,27.[/li][li] [/li][li]SP 500 menguat tipis 0,03% (0,96 poin) di posisi 3.321,75.[/li][li] [/li][li]Nasdaq Composite menguat 0,14% (12,96 poin) ke level 9.383,77.[/li][/list]Bursa saham utama Eropatadi malam juga bergerak lebih rendah, di tengah berkurangnya kekhawatiran kemungkinan pandemi virus korona. China mengungkapkan sejumlah langkah untuk mengendalikan penyebaran virus korona yang telah menewaskan 17 orang. IndeksSTOXX 600melemah 0,08% menjadi 423,04, di tengah kejatuhan harga saham perbankan Italia yang melemahkan harga saham sektor perbankan. Harga saham otomotif juga turun, namun harga saham jasa keuangan menguat memimpin kenaikan. DAX sempat mencapai rekor tertinggi setelah survei sentimen ekonomi ZEW mencatatkan indeks "ekspektasi" tertinggi sejak Juli 2015, sementara indeks "situasi saat ini" naik dua digit. Indeks bergerak melemah, setelah Trump menyebutkan bahwa Uni Eropa "tidak punya pilihan" selain menyetujui kesepakatan perdagangan baru dalam wawancara di Davos. Dalam pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Trump juga mengancam akan mengenakan tarif impor mobil Eropa jika tak adakomitmen perdagangan baru dengan Uni Eropa. [list][li]FTSE 100 London melorot 0,51% (-38,78 poin) ke posisi 7.571,92.[/li][li] [/li][li]DAX 30 Frankfurt turun 0,30% (-40,12 poin) menjadi 13.515,75.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Paris merosot 0,58% (-35,01 poin) ke level 6.010,98.[/li][/list] Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolarAS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup cenderung mendatar, seiring menyusutnya minat terhadap aset safe-haven,seiring berkurangnya kekhawatiran akan kemungkinan pandemi virus korona. China menutup jaringan transportasi di kota pusat penyebaran virus tersebut dan mendesak warganya agar tinggal di rumah. Langkah tersebut menenangkan investor yang mengkhawatirkan kemungkinan krisis global seperti terjadi ketika SARS mewabah pada 2002-2003 lalu. Franc tertekan setelah data mengindikasikan bahwa Swiss National Bank meningkatkan intervensi untuk menghentikan apresiasi mata uangnya. Poundsterling naik tinggi terhadap dolar, di tengah perdebatan investor apakah Bank of England akan memotong suku bunga pekan depan. Indeks dolar, yang mengukur kursgreenbackterhadap enam mata uang negara maju bergeming di kisaran 97,527. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.10960.0003+0.03%6:25 PMPoundsterling (GBP-USD)1.3140-0.0002-0.02%6:24 PMYen (USD-JPY)109.81-0.03-0.03%6:25 PMYuan (USD-CNY)6.90340.0039+0.06%10:29 AMRupiah (USD-IDR)13,646.00-23.00-0.17%3:50 AM Sumber : Bloomberg.com, 22/1/2020 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi meluncur turun lebih dari 2%. Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan pasar akan mengalami surplus sebesar 1 juta barel per hari (bph) pada semester pertama tahun ini, di tengah merebaknya isu virus korona di China yang melebihi kekhawatiran akibat gangguan produksi minyak mentah Libya. Secara keseluruhan, IEA memperkirakan pasokan global akan terus meningkat, produksi shale-oil AS diperkirakan melejit ke rekor tertinggi pada Februari. Goldman Sachs menyebutkan, jika virus korona berkembang secara dramatis menjadi pandemi akan memukul indutri perjalanan dan pertumbuhan ekonomi, permintaan minyak bisa turun 260.000 bph. [list][li]Harga minyak mentah berjangka Brent turun USD1,39 (-2,2%) menjadi USD63,20 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,64 (-2,8%) menjadi USD56,74 per barel.[/li][/list]Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah, di tengah memulihnya sentimen risiko. Respons China dan updateyang cepat tentang virus korona meningkatkan optimisme bahwa penyebarannya akan terkendali. Namun ekspektasi kebijakan moneter yang dovish dari bank sentral global membatasi penurunan harga emas sehingga tidak kurang dari USD1.550 per ounce. Investor akan mencermati rapat kebijakan pertama Bank Sentral Eropa (ECB) tahun ini, Kamis, dan rapat pertama Federal Reserve pada 28-29 Januari. Kedua bank sentral itu diperkirakan dovish,di tengah tren penguatan dolar yang sudah melonjak 1,2% sejak awal tahun ini. Harga logam lain; palladium melambung 2,2% menjadi USD2.455,33 per ounce, perak naik 0,2% menjadi USD17,81, dan platinum melejit 1,4% menjadi USD1.013,37. [list][li]Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi USD1.556,67 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas berjangka juga berkurang 0,1% menjadi USD1.556,7 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters) #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound pada sesi I perdagangan hari Kamis (23/1).IHSGnaik tipis +0,14 persen (+8 poin) ke level 6.241. Indeks LQ45 +0,28% ke 1.023. Indeks IDX30 +0,13% ke level 558. Indeks IDX80 +0,17% ke 143. Indeks JII +0,34% ke posisi 685. Indeks Kompas100 +0,19% ke 1.277. Indeks Sri Kehati +0,10 persen ke 404. Indeks SMInfra18 -0,08 persen ke level 316. Market saham regional kembali bergerak melemah seiring sikap hati-hati para investor terhadap virus Corona di China. Sementara pasar saham domestik rebound di tengah ekspektasi para analis bahwa BI diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga. BI dijadwalkan akan mengumumkan tingkat suku bunga acuan pada hari ini, Kamis (23/1). Saham-saham teraktif:[url=]LMAS[/url],[url=]PGAS[/url],[url=]NATO[/url],[url=]UNTR[/url],[url=]BBNI[/url],[url=]PTPP[/url],[url=]BTPS[/url] . Saham-saham top gainers LQ45:[url=]BTPS[/url],[url=]BSDE[/url],[url=]ERAA[/url],[url=]INDY[/url],[url=]CTRA[/url],[url=]BRPT[/url],[url=]CPIN[/url] Saham-saham top losers LQ45:[url=]TLKM[/url],[url=]EXCL[/url],[url=]BBNI[/url],[url=]ADRO[/url],[url=]TKIM[/url],[url=]WIKA[/url],[url=]JSMR[/url] Nilai transaksi mencapai Rp2,62 triliun. Volume trading sebanyak 48,91 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp28,67 miliar. Nilai tukar rupiah menguat +0,169 persen ke level Rp13.617 terhadap USD (12.00 PM). Bursa Asia Pasar saham Asia ke zona merah di sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (23/1) karena para investor tetap cemas terhadap penyebaran jenis virus baru di China ketika jutaan orang bersiap melakukan perjalanan seiring libur Tahun Baru Imlek. "Pasar mengekspresikan kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan," kata Michael McCarthy, Analis pada CMC Market seperti dikutip Reuters. Menurutnya virus Corona memunculkan sikap kehati-hatian. "Tidak ada alasan untuk ekspektasi pandemi global saat ini tetapi ada banyak penetapan valuasi kembali di pasar finansial," tambahnya. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) turun -0,83 persen. Pasar saham Tiongkok ke zona merah. Indeks Shenzhen Component drop 1,86 persen. Indeks Shenzhen Composite juga melemah, sebesar 1,719 persen. Pelemahan juga terjadi di bursa saham Hong Kong dimana IndeksHang Sengbergerak dalam tekanan. Sementara itu IndeksNikkei 225dan Indeks Topix di bursa Tokyo takluk. Indeks Topix turun 0,73 persen. Data ekspor Jepang periode Desember turun lebih besar dari perkiraan, yakni turun 6,3 persen. Penurunan tersebut jauh lebih buruk dari perkiraan sebesar 4,2 persen.Indeks SP/ASX200 di bursa Australia melemah seiring rilis data lapangan kerja. Angka lapangan kerja Australia periode Desember sebesar 28.900 yang berarti jauh di atas perkiraan sebesar 15.000. Seiring hal tersebut mengantarkan apresiasi terhadap dolar Australia ke level $0,6867, bangkit dari pelemahan di sesi sebelumnya pada posisi $0,6836. Nilai Tukar Asia Pasifik Indeks Bursa Asia OilHarga minyak melemah pada perdagangan hari Kamis (23/1) di sesi pagi. Harga minyak ke posisi terendah dalam 7 pekan terakhir di tengah kekhawatiran bahwa virus corona sudah menyebar luas dari China akan menurunkan demand terhadap BBM.Di saat yang sama, data yang dirilis menunjukkan persediaan minyak di AS meningkat.Minyak Brent melemah 1,7 persen ke harga USD62,16 per barel (01.25 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 1,7 persen ke level USD55,78 per barel. (cnbc/reuters/awj/idx) Sumber : admin#YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju positif pada akhir perdagangan hari Kamis (23/1).IHSGmenguat +0,25 persen (+15 poin) ke level 6.249. Indeks LQ45 +0,37% ke 1.024. Indeks IDX30 +0,36% ke level 560. Indeks IDX80 +0,34% ke 143. Indeks JII +0,55% ke posisi 686. Indeks Kompas100 +0,31% ke 1.279. Indeks Sri Kehati +0,24 persen ke 405. Indeks SMInfra18 +0,20 persen ke level 317. Pasar saham China menjadi penghela pelemahan indeks saham regional seiring sikap hati-hati para investor terhadap virus Corona di China. Sementara pasar saham domestik rebound setelah BI mempertahankan suku bunga acuan tetap di level 5 persen. Selain itu pernyataan BI bahwa pertumbuhan ekonomi mulai merambat naik juga menjadi sentimen positif bagiIHSG. Saham-saham teraktif:[url=]TOWR[/url],[url=]KPIG[/url],[url=]LUCK[/url],[url=]MNCN[/url],[url=]TCPI[/url],[url=]DMND[/url],[url=]GMFI[/url] Saham-saham top gainers LQ45:[url=]ERAA[/url],[url=]BSDE[/url],[url=]BRPT[/url],[url=]PWON[/url],[url=]JSMR[/url],[url=]CTRA[/url],[url=]CPIN[/url] Saham-saham top losers LQ45:[url=]TKIM[/url],[url=]AKRA[/url],[url=]BMRI[/url],[url=]ICBP[/url],[url=]WIKA[/url],[url=]SRIL[/url],[url=]KLBF[/url] Nilai transaksi mencapai Rp6,36 triliun. Volume trading sebanyak 89,07 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp297,16 miliar. Nilai tukar rupiah menguat +0,073 persen ke level Rp13.630 terhadap USD (04.00 PM). Bursa Asia Market saham Tiongkok menjadi lokomotif koreksi tajam pasar saham Asia melemah pada perdagangan hari Kamis (23/1). Bursa Tiongkok ke level terlemah jika dihitung dalam 8 bulan terakhir. Para investor cemas terhadap penyebaran jenis virus baru Corona di China ketika jutaan orang bersiap melakukan perjalanan seiring libur Tahun Baru Imlek. "Pasar mengekspresikan kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan," kata Michael McCarthy, Analis pada CMC Market seperti dikutip Reuters. Menurutnya virus Corona memunculkan sikap kehati-hatian. "Tidak ada alasan untuk ekspektasi pandemi global saat ini tetapi ada banyak penetapan valuasi kembali di pasar finansial," tambahnya. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) turun -1,02 persen. Pasar saham Tiongkok makin tergelincir ke zona merah, turun signifikan. Indeks Shenzhen Component drop 3,52 persen ke 10.681. Indeks Shenzhen Composite juga melemah, sebesar 3,451 persen ke 1.756. Pelemahan juga terjadi di bursa saham Hong Kong dimana IndeksHang Sengbergerak dalam tekanan saat final trading. Sementara itu IndeksNikkei 225dan Indeks Topix di bursa Tokyo takluk ke teritori pelemahan. Indeks Topix turun 0,78 persen ke 1.730. Data ekspor Jepang periode Desember turun lebih besar dari perkiraan, yakni turun 6,3 persen. Penurunan tersebut jauh lebih buruk dari perkiraan sebesar 4,2 persen.Indeks SP/ASX200 di bursa Australia melemah seiring rilis data lapangan kerja. Angka lapangan kerja Australia periode Desember sebesar 28.900 yang berarti jauh di atas perkiraan sebesar 15.000. Seiring hal tersebut mengantarkan apresiasi terhadap dolar Australia ke level $0,6869, bangkit dari pelemahan di sesi sebelumnya pada posisi $0,6836. Indeks Bursa Asia Nilai Tukar Bursa EropaMarket saham Eropa melemah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Kamis (23/1) pagi waktu setempat. Pelemahan ini terjadi di tengah naiknya kekhawatiran terhadap penyebaran virus Corona di China serta kecemasan bahwa Uni Eropa adalah daftar target perang dagang selanjutnya President Donald Trump.Indeks DAX (Jerman) -0,33 13.471.Indeks FTSE (Inggris) -0,29 7.550.Indeks CAC (Perancis) -0,38 5.988. OilHarga minyak melemah pada perdagangan hari Kamis (23/1) di sesi sore. Harga minyak ke posisi terendah dalam 7 pekan terakhir di tengah kekhawatiran bahwa virus corona sudah menyebar luas dari China akan menurunkan demand terhadap BBM.Minyak Brent melemah 87 sen ke harga USD62,34 per barel (07.33 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 94 sen ke level USD55,80 per barel. (cnbc/reuters/awj/idx) Sumber : admin #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (28/1), kembali dibuka melemah, melanjutkan tren penurunan tajam indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, di tengah meningkatnya penyebaran virus corona yang sudah menjangkiti sedikitnya 2900 orang. IndeksMSCI Asiaex-Jepang tergelincir 0,7%. Mengawali perdagangan hari ini, bursa saham Australia dibuka kembali setelah libur panjang akhir pekan dengan mencatatkan penurunan indeksASX 200sebesar 1,5%, seiring kejatuhan harga sejumlah komoditas sumber daya dasar pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut meluncur turun 1,30% (-92,20 poin) ke posisi 6.998,30 pada pukul 8:25 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang bergerak turun 0,66% (-155,15 poin) menjadi 23.188,36, setelah dibuka melorot 0,81% dan Topix anjlok 0,92%. Saham Fanuc drop lebih dari 1,6%. IndeksKospi, Korea Selatan juga dibuka kembali setelah libur panjang dengan terperosok 2,4%, saham Samsung Electronics terpangkas hampir 3%, dan berlanjut menukik 2,59% ke level 2.187,89. Bursa saham Hongkong dan China, hari ini masih libur. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tekanan penurunan indeks acuan di bursa saham global dan regional. Indeks terbenam di zona merah sepanjang sesi perdagangan kemarin, dan ditutup menurun tajam 1,78% ke level 6.133. Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange rontok 3,14% menjadi USD25,27. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakanIHSGhari ini akan melanjutkan tren bearish di tengah muramnya bursa ekuitas global. Beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi bearish continuationmenuju jenuh jual, membuka peluangtechnical rebound. Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya indeks bursa global dan regional serta sebagian besar harga komoditas, yang dipicu oleh kekhawatiran penyebaran virus corona diprediksi masih akan menjadi sentimen negatif di pasar.IHSGdiprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan support di level 6.095 dan resistancedi level 6.165. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain; [list][li]Saham:[url=]UNVR[/url](Buy, Support: Rp8.150, Resist: Rp8.400),[url=]INDF[/url](Buy on Weakness, Support: Rp8.050, Resist: Rp8.200),[url=]ICBP[/url](Buy on Weakness, Support: Rp11.575, Resist: Rp11.725),[url=]BBRI[/url](Buy on Weakness, Support: Rp4.600, Resist: Rp4.700).[/li][li] [/li][li]ETF:[url=]XIIF[/url](Buy on Weakness, Support: Rp594, Resist: Rp621),[url=]XIJI[/url](Buy on Weakness, Support: Rp666, Resist: Rp687),[url=]XISC[/url](Buy on Weakness, Support: Rp667, Resist: Rp706).[/li][/list] Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursa Wall Streetpagi tadi kembali ditutup dengan membukukan penurunan tajam, dihantui kekhawatiran dampak virus tersebut terhadap ekonomi dunia, seiring bertambahnya kasus virus corona. Sejauh ini ada 2.862 kasus yang dikonfirmasi di China dan 81 orang meninggal. Indeks Dow Jones mencatatkan penurunan satu hari terbesar sejak Oktober bersama dengan kejatuhan beruntun terpanjang sejak Agustus. Harga saham maskapai penerbangan, agen perjalanan, hotel hiburan, serta terknologi berguguran. United, Delta dan American airlines terjerembab 3-5%. Saham Las Vegas Sands dan Wynn Resorts longsor 6,8% dan 8,1%. Expedia, Carnaval dan Marriott International semuanya anjlok setidaknya 2,1%. Saham konsumen dengan eksposur ke China seperti Apple, Disney, Nike dan Estee Lauder merosot sekitar 2%. Caterpillar terjungkal 3,3%. VanEck Vectors Semiconductor ETF, Nvidia dan Micron Technology terpenggal lebih dari 4%. [list][li]Dow Jones Industrial Average anjlok 1,57% (-453,93 poin) ke level 28.535,80.[/li][li] [/li][li]SP 500 juga terperosok 1,57% (-51,84 poin) ke posisi 3,243.63.[/li][li] [/li][li]Nasdaq Composite rontok 1,89% (-175,60 poin) menjadi 9.139,31.[/li][/list]Bursa saham utamaEropa tadi malam juga terpuruk di zona merah, dihantam isu virus corona, seiring terdeteksinya keberadaan virus tersebut di sejumlah negara di Asia dan lainnya, termasuk Amerika Serikat, Prancis, Australia, dan Kanada. IndeksSTOXX 600anjlok 2,26% menjadi 414,07, dipimpin kejatuhan harga saham-saham di sektor sumber daya dasar hingga 4,3%. Semua sektor dan bursa utama terbenam di teritori negatif. Saham Air France, KLM , British Airways, International Consolidated Airlines Group, dan Easyjet semuanya tergeincir lebih dari 5%. Saham CNH Industrial rontok 7%. Namun saham Wienerberger melonjak 1,5%, dan NMC Health melompat leboh dari 1%. Aset safe-haven tradisional seperti emas dan yen Jepang melonjak karena investor mencari perlindungan dari dampak ekonomi potensial, dengan momok krisis SARS 2003 menghantui pasar. [list][li]FTSE 100 London terperosok 2,29% (-173,93 poin) menjadi 7.412,05.[/li][li] [/li][li]DAX 30 Frankfurt terjungkal 2,74% (-371,91 poin) ke posisi 13.204,77.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Paris terpangkas 2,68% (-161,24 poin) ke level 5.863,02.[/li][/list] Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, bersamaan dengan kenaikan nilai tukar yen Jepang dan franc Swiss. Meluasnya penyebaran virus corona merontokkan yuan dan dolar Australia hingga level terendah empat bulan. Investor mengkhawatirkan dampak virus corona terhadap sektor perjalanan, pariwisata dan kegiatan ekonomi yang lebih luas. Namun kendati asetsafe-haven menguat, pergerakan mata uang relatif terbatas karena ekspektasi bahwa masalah virus corona akan bisa tertangani dengan cepat. Likuiditas yang rendah ikut meredam pergerakan pasar, karena pasar keuangan di China, Hong Kong, Singapura dan Australia tutup. Indeks dolar menguat 0,11% menjadi 97,956. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.10190.000.00%6:51 PMPoundsterling (GBP-USD)1.30580.0001+0.01%6:51 PMYen (USD-JPY)108.940.04+0.04%6:50 PMYuan (USD-CNY)6.9109-0.0317-0.46%-Rupiah (USD-IDR)13,615.0032.00+0.24%3:59 AM Sumber : Bloomberg.com, 27/1/2020 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melanjutkan penurunan, melorot 2% ke posisi terendah tiga bulan. Ketakutan terhadap penyebaran virus korona, membatasi aktivitas perjalanan dan memicu ekspektasi penurunan permintaan minyak mentah.Tahun lalu, China mencatatkan rekor impor minyak sebesar 10,12 juta bph. Banyaknya pembatalan penerbangan di, dari dan ke China mengancam permintaan minyak dari salah satu area pertumbuhan global yang paling stabil. Bahan bakar jet diperkirakan menyumbang sekitar 15% dari pertumbuhan permintaan di China. Merespon kekhawatiran pasar, sumber OPEC mengatakan ada "diskusi awal" di OPEC + untuk perpanjangan pemotongan pasokan minyak saat ini jika ada kebutuhan. [list][li]Harga minyak mentah berjangka Brent turun USD1,53 (-2,5%) menjadi USD59,16 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,05 (-1,9%) menjadi USD53,14 per barel.[/li][/list]Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup di level tertinggi tiga pekan. Investor memburu emas sebagai safe-haven, seiring meningkatnya kekhawatiran penyebaran virus corona yangtelah menyebar ke lebih dari 10 negara, termasuk Amerika Serikat dan Prancis. Investor juga akan mencermati rapat kebijakan pertama Federal Reserve AS tahun ini pada 28-29 Januari, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga. Harga logam mulailainnya; palladium anjlok 5,8% menjadi USD2.287,46 per ounce, platinum merosot 1,8% menjadi USD983,76, dan perak turun 0,2% menjadi USD18,05 per ounce. [list][li]Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.577,31 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas berjangka naik 0,3% menjadi USD1.577,4 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters) #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersandung ke zona merah pada sesi I perdagangan hari Selasa (28/1).IHSGmelemah -0,99 persen (-61 poin) ke level 6.072. Indeks LQ45 -1,08% ke 992. Indeks IDX30 -1,05% ke level 543. Indeks IDX80 -1,06% ke 138. Indeks JII -1,31% ke posisi 659. Indeks Kompas100 -1,08% ke 1.239. Indeks Sri Kehati -0,79 persen ke 395. Indeks SMInfra18 -0,73 persen ke level 307. Saham-saham teraktif:[url=]MNCN[/url],[url=]GGRM[/url],[url=]PPRE[/url],[url=]ITIC[/url],[url=]EXCL[/url] ,[url=]LSIP[/url],[url=]WEGE[/url] Saham-saham top gainers LQ45:[url=]PTBA[/url],[url=]WSKT[/url],[url=]WIKA[/url],[url=]PTPP[/url], WEDC ,[url=]CTRA[/url],[url=]BSDE[/url] Saham-saham top losers LQ45:[url=]ERAA[/url],[url=]BBCA[/url],[url=]UNVR[/url],[url=]INCO[/url],[url=]ICBP[/url],[url=]BMRI[/url],[url=]ASII[/url] Nilai transaksi mencapai Rp2,49 triliun. Volume trading sebanyak 28,39 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp299,51 miliar. Nilai tukar rupiah melemah -0,37 persen ke level Rp13.650 terhadap USD (12.00 PM). Bursa Asia Aksi jual masif terjadi di pasar saham Asia di sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (28/1) seiring ketakutan yang terus meningkat terhadap wabah virus Corona yang terus berlangsung meluas. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) turun 0,91 persen. "Ekonomi China akan terpukul untuk beberapa saat, sektor pariwisata China sedang terkena dampak yang mana market pariwisata China adalah terbesar dalam hal turis personal maupun edukasi," kata David de Garis, analis pada National Australia Bank seperti dikutip CNBC. Indeks Kospi di market saham Korsel melemah hingga 3 persen lebih. Sedangkan Indeks Straits Times di bursa Singapura tumbang nyaris 3 persen. Sementara pasar saham Jepang juga terkoreksi meski tidak setajam indeks utama pasar Asia lainnya. Indeks Topix turun 0,74 persen. Indeks SP/ASX 200 pun demikian bergerak ke zona merah. Pasar saham China dan Hong Kong libur. Otoritas bidang kesehatan pemerintah China seperti dikutip CNBC menyatakan wabah virus Corona telah mengakibatkan 106 orang meninggal dunia dan menginfeksi sebanyak 4.515 orang. Mata dolar AS bergerak menguat. Sementara kurs Yen turun tipis terhadap USD. Dolar Australia terkoreksi terhadap USD. Indeks Bursa Asia Nilai Tukar Asia Pasifik Oil Harga minyak terkoreksi pada perdagangan hari Selasa (28/1) di sesi pagi seiring penyebaran virus jenis baru di China dan beberapa negara meningkatkan kekhawatiran karena tekanan pada pertumbuhan ekonomi dan demand terhadap minyak. Minyak Brent melemah 37 sen ke harga USD58,95 per barel (03.48 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 29 sen ke level USD52,85 per barel. (cnbc/reuters/awj/idx) Sumber : admin #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersandung ke zona merah pada perdagangan hari Selasa (28/1).IHSGmelemah -0,36 persen (-23 poin) ke level 6.111. Indeks LQ45 -0,31% ke 1.000. Indeks IDX30 -0,33% ke level 547. Indeks IDX80 -0,17% ke 139. Indeks JII -0,42% ke posisi 665. Indeks Kompas100 -0,27% ke 1.249. Indeks Sri Kehati -0,14 persen ke 398. Indeks SMInfra18 +0,25 persen ke level 310. Saham-saham teraktif:[url=]TOWR[/url],[url=]LUCK[/url],[url=]BBRI[/url],[url=]BBCA[/url],[url=]ADRO[/url],[url=]TCPI[/url] ,[url=]TLKM[/url] Saham-saham top gainers LQ45:[url=]WIKA[/url],[url=]MEDC[/url],[url=]PTBA[/url],[url=]BSDE[/url],[url=]WSKT[/url],[url=]PTPP[/url],[url=]ADRO[/url] Saham-saham top losers LQ45:[url=]ICBP[/url],[url=]UNTR[/url],[url=]TLKM[/url],[url=]PGAS[/url],[url=]TPIA[/url] ,[url=]UNVR[/url],[url=]EXCL[/url] Nilai transaksi mencapai Rp6,71 triliun. Volume trading sebanyak 62,86 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp469,29 miliar. Nilai tukar rupiah melemah -0,29 persen ke level Rp13.605 terhadap USD (04.00 PM). Bursa Asia Pasar saham Asia terpukul pada perdagangan hari Selasa (28/1) seiring korban jiwa wabah virus Corona di China semakin meningkat sehingga membuat para investor resah terhadap perekonomian akibat wabah. Sebaliknya situasi ini mendorong aset obligasi seiring ekspektasi bank sentral akan menjaga stimulus. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) turun 0,81 persen. "Dampaknya pada ekonomi China mungkin lebih sulit untuk dikelola dibanding yang pernah terjadi seperti epidemi SARS pada 2003 dimana China mengadopsi kebijakan fiskal ekspansif di antaranya pemangkasan pajak untuk membantu upaya pemulihan," kata Matthew Sherwood, Analis pada Perpetual (Sydney) seperti dikutip Reuters. Tim Analis JP Morgan menilai kekhawatiran tentang penularan virus corona telah mendorong imbal hasil surat utang melemah. Risiko terkini telah mendorong yield surat utang AS jauh di bawah dari apa yang terlihat dari fundamentalnya. Yield surat utang tenor 10 tahun ke posisi terendah 1,598 persen, terburuk sejak 10 Oktober. Imbal hasil tenor 2 tahun juga turun tajam. Indeks Kospi di market saham Korsel melemah hingga 3 persen lebih. Sementara pasar saham Jepang juga terkoreksi meski tidak setajam indeks utama pasar Asia lainnya. Indeks Topix turun 0,6 persen ke level 1.692. Indeks SP/ASX 200 pun demikian bergerak ke zona merah. Pasar saham China dan Hong Kong libur. Otoritas bidang kesehatan pemerintah China seperti dikutip CNBC menyatakan wabah virus Corona telah mengakibatkan 106 orang meninggal dunia dan menginfeksi sebanyak 4.515 orang. Saham-saham maskapai penerbangan tumbang. Korean Air Lines tumbang 6,69 persen. Qantas Airways turun 5,22 persen. Singapore Airlines turun 2,95 persen dan Japan Airlines turun 0,38 persen. Mata uang dolar AS bergerak menguat. Sementara kurs Yen turun tipis terhadap USD. Dolar Australia terkoreksi terhadap USD. Indeks Bursa Asia Nilai Tukar Asia Pasifik Bursa Eropa Market saham Eropa menghijau saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (28/1) pagi waktu setempat. Para pemodal memantau perkembangan terkait wabah virus Corona di China setelah market global merosot pada perdagangan awal pekan ini. Indeks DAX (Jerman) +0,4% pada posisi 13.264. Indeks FTSE (Inggris) +0,39% ke level 7.440. Indeks CAC (Perancis) +0,48% di posisi 5.891. Oil Harga minyak variatif pada perdagangan hari Selasa (28/1) di sesi sore seiring penyebaran virus jenis baru di China dapat menekan demand terhadap minyak. Namun beberapa analis menyatakan pelemahan harga minyak mungkin berlebihan. Minyak Brent melemah 4 sen ke harga USD59,28 per barel (05.40 GMT). Sedangkan minyak WTI naik 4 sen ke level USD53,18 per barel. (cnbc/reuters/awj/idx) Sumber : admin #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Ipotnews-Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (29/1), dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wallstreet, yang berusaha pulih dari tekanan aksi jual terbesar dalam tiga bulan terakhir karena kekhawatiran wabah virus korona. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,17%. Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan peningkatan indeksASX 200, Australia sebesar 0,5%, jelang rilis indeks harga konsumen negara itu. Indeks berlanjut naik 0,38% (26,50 poin) menjadi 7.021,00 pada pukul 8:15 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang bergerak sedikit menguat 0,06% (13,50 poin) di posisi 23.229,21, setelah dibuka naik 0,38%, dan Topix bertambah 0,22%. IndeksKospi, Korea Selatan dibuka naik 0,43% dan berlanjut menguat 0,16% menjadi 2.180,12. Bursa saham Hongkong dibuka kembali setelah libur panjang Tahun Baru Imlek dengan mencatatkan kejatuhan indeksHang Senglebih dari 3% (-848,10 poin) ke level 27.101,54 pada pukul 8:35 WIB. Bursa saham China masih tutup melanjutkan libur. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan melemah 0,38% menjadi 6,111. Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange naik 0,91% menjadi USD25,50. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakanIHSGhari ini berpotensi berbalik menguat didukungcapital inflow. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks mengindikasikan adanya potensi technical rebound, membentuk polabullishdi area jenuh jual. Tim Riset Indo Premier berpendapat,reboundindeks bursa global seiring dengan meredanya kekhawatiran investor terkait penyebaran virus corona diprediksi akan menjadi sentimen positif. Sementara itu menguatnya nilai tukar rupiah serta naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah dan timah juga diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif di pasar. IHSGdiprediksi akan bergerak menguat dengan supportdi level 6.070 dan resistancedi level 6.155. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain; [list][li]Saham:[url=]WIKA[/url](Buy, Support: Rp1.905, Resist: Rp2.080),[url=]ASII[/url](Buy, Support: Rp6.675, Resist: Rp6.950), [url=]BBNI[/url](Buy, Support: Rp7.325, Resist: Rp7.600),[url=]SMGR[/url](Buy, Support: Rp12.450, Resist: Rp12.900). [/li][li]ETF:[url=]XMTS[/url](Buy, Support: Rp493, Resist: Rp501),[url=]XPSG[/url](Buy, Support: Rp445, Resist: Rp453), [url=]XPDV[/url](Buy, Support: Rp472, Resist: Rp483). [/li][/list] Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursaWall Streetpagi tadi berakhir menguat, mengakhiri aksi jual terbesar dalam lebih dari tiga bulan karena investor mengkhawatirkan penyebaran wabah virus korona China. Di China, virus corona telah menewaskan lebih dari 100 orang, dan lebih dari 4.500 terinfeksi. Gedung Putih dikabarkan tengah mempertimbangkan pembatasan perjalanan ke China. Tingkat kepercayaan konsumen AS naik lebih tinggi dari perkiraan pada Januari karena sentimen di sekitar pasar tenaga kerja membaik. Saham Apple dan Goldman Sachs naik lebih dari 1,5% memimpin kenaikan Dow Jones. Sektor teknologi dan keuangan mendorong laju SP 500, dengan melesat lebih dari 2%. Sementara itu musim laporan keuangan perusahaan berlanjut dengan rilis kinerja keuangan Pfizer dan 3M yang mengecewakan sehingga rontok 5,1% dan 5,7%. Harley-Davidson juga mengalahkan ekspektasi, tetapi angka pendapatan yang mengecewakan membantu mengirim saham anjlok 3%. Data FactSet menunjukkan 67% emiten di SP 500 yang telah melaporkan kinerjanya, membukukan laba lebih baik dari perkiraan. [list][li]Dow Jones Industrial Average naik 0,66% (187,05 poin) menjadi 28.722,85.[/li][li] [/li][li]SP 500 melaju 1,01% (32,63 poin) ke posisi 3.276,26.[/li][li] [/li][li]Nasdaq Composite melonjak 1,43% (130,37 poin) ke level 9.269,68.[/li][/list]Bursa saham utamaEropa tadi malam juga ditutup lebih tinggi, meskipun investor masih mengkhawatirkan perkembangan penyebaran virus corona di China. Otoritas kesehatan China mengkonfirmasi bahwa 106 orang meninggal dengan 4.515 orang terinfeksi. Inggris memulai periode transisi akan meninggalkan Uni Eropa, Jumat besok, kedua belah pihak berupaya mencapai target untuk menyetujui perjanjian perdagangan bebas yang baru tahun ini. UE menegaskan tidak pernah berkompromi tentang pasar tunggal. IndeksSTOXX 600melaju 0,84% menjadi 417,56, dipimpin lonjakan harga saham sektor telekomunikasi sekitar 1,6%, sementara saham teknologi melemah. Inggris memberikan akses terbatas ke jaringan 5G kepada Huawei, menentang tekanan AS untuk menyingkirkan perusahaan itu karena dugaan masalah keamanan nasional. SAPmelaporkan peningkatan laba bersih pada kuartal keempat, namun harga sahamnya anjlok 2%. Saham Avast longsor 9% menyusul laporan tentang penjualan data pengguna. Saham Swedbank melesat 8% setelah melaporkan laba kuartal keempat lebih baik dari perkiraan. [list][li]FTSE 100 London melaju 0,93% (68,64 poin) ke posisi 7.480,69.[/li][li] [/li][li]DAX 30 Frankfurt meningkat 0,90% (118,92 poin) menjadi 13.323,69.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Paris melonjak 1,07% (62,80 poin) ke level 5.925,82.[/li][/list] Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, di tengah penurunan yen Jepang dan franc Swiss dari level tertinggi. Kekhawatiran kejatuhan ekonomi akibat wabah virus corona mulai mereda, kendati korban terus bertambah. Presiden Xi Jinping meyakini China akan mengalahkan virus "setan" itu, ketika sejumlah negara mulai berupaya membatasi perjalan warganya ke China. Federal Reserve AS memulai rapat kebijakan dua hari, sebagian besar kalangan memperkirakan bank sentral AS itu akan mempertahankan suku bunga. Indeks dolar, ukuran greenbackterhadap enam mata uang negara maju naik 0,4% menjadi 97,995. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.10220.000.00%6:36 PMPoundsterling (GBP-USD)1.3025-0.0003-0.02%6:36 PMYen (USD-JPY)109.170.02+0.02%6:36 PMYuan (USD-CNY)6.9109-0.0317-0.46%--Rupiah (USD-IDR)13,644.0029.00+0.21%3:48 AM Sumber : Bloomberg.com, 28/1/2020 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat, setelah jatuh selama lima sesi, didukung rebounddibursa saham Wall Street. OPEC dan sekutunya dikabarkan membuka kemungkinan memperketat pasar di tengah kekhawatiran bahwa virus corona dapat membebani permintaan minyak. Harga Brent dan WTI mengawali pekan ini dengan kejatuhan ke level terendah sejak Oktober. Brent anjlok 18% dan WTI merosot 21% dari tingkat tertinggi yang dicapai pada awal Januari lalu. Pasar menunggu laporan persediaan minyak mingguan AS dan rilis data American Petroleum Institute (API). Pasar mengekspektasikan peningkatan stok minyak mentah 500.000 barel minggu lalu, dan stok bensin kemungkinan memperpanjang kenaikan untuk pekan ke-12 berturut-turut. [list][li]Harga minyak mentah berjangka Brent, naik 19 sen (0,3%), menjadi USD59,51 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah berjangka WTI, naik 34 sen (0,6%), menjadi USD53,48 per barel.[/li][/list]Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup dengan membukukan penurunan tajam, di tengahreboundharga saham di bursa Eropa dan Wall Street, dan dolar naik mendekati level tertinggi dua bulan menjelang rapat The Fed. Indeks SP 500 melonjak lebih dari 1%, sementara imbal hasil US Treasury 10-tahun bangkit dari dekat level terendah empat bulan.Rilis data pesanan barang tahan lama AS periode Desember memperlihatkan peningkatan 2,4%, jauh di atas ekspektasi kenaikan sebesar 0,4%, mendukung peluang The Fed untuk tidak bersikapdovish. Namun, data pesanan baru barang modal utama AS turun paling tajam dalam delapan bulan, dan pengiriman barang yang lemah menunjukkan investasi bisnis berlanjut mengalami kontraksi pada kuartal keempat. Harga logam mulai lainnya bergerak variatif; palladium melonjak 1,2% menjadi USD2.295,53 per ounce, platinum naik 0,4% menjadi USD986,91, namun perak anjlok 3,5% menjadi USD17,45. [list][li]Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi USD1.570,64 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas berjangka turun 0,46% menjadi USD1.570,10 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters) #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner

Comments