Goku-San's Profile

Your Profile Pic

goku-san


Birth Date : -

Website : -

Point : 882

About me
-

Badges

1500 Points

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

WON TERTEKAN HEBAT, PERLUKAH KUATIR DENGAN RUPIAH??

 Closed
0 123 08 Dec, 2014 04:42

Indonesia Sebagai Suatu Perusahaan

 Closed
0 46 08 Dec, 2014 04:42

The 5-10 bagger that you MISSED!

pages: 1 2 3 4 ... 8
71 2001 27 Nov, 2012 08:03

MENEGAKKAN UU LARANGAN EKSPOR TAMBANG 2014

pages: 1 2 3
25 428 21 Dec, 2013 23:40

Member tidak bisa kirim message

pages: 1 2 3 4
31 76243 03 Dec, 2019 05:16

KSC Business Case Review

Sticky pages: 1 2
11 335 03 Oct, 2019 12:10

PARADIGMA BISNIS PADA BI RATE @ RECORD LOW 6%

pages: 1 2
11 175 24 Apr, 2012 16:01

PENGETAHUAN SEPUTAR PASAR SAHAM

9 216 01 Jan, 2012 01:26

KDFA - Kursus Dasar Fundamental Analysis (by ER)

pages: 1 2 3 4
38 2912 today, 09:35

PEFINDO 25 - alternative value investing strategy?

pages: 1 2
20 374 31 May, 2011 04:42

DIVERSIFIKASI (Risk Management)- binatang apa pula itu??

Sticky pages: 1 2 3
24 438 02 Nov, 2019 07:36

KALO AMERIKA KELUARIN JURUS INI, DOW BISA 15000 (at least)

6 190 16 Jul, 2010 03:18

Posts

16 Mar, 2008 17:18
hallloo2 !! salam kenal buat temen2 di KSC. selama ini saya hanya baca2 saja, cuman liat kondisi terakhir jadi pengin ngobrol jg… Situasi sekarang buat temen2 yang masih ‘'heavily invested’' memang seperti ‘'maju masuk mulut buaya, mundur masuk mulut harimau’'. Saya sempat berpikir bahwa semua ini memang permainan banker top di amrik, kalau emang ada resesi, dan udah jelas bahwa emang ada resesi, saham di amrik udah pada hancur semua. The Fed ngucurin dana $200 billion, dow rally 400 points, padahal semua analyst juga tau $200 billion gak cukup buat nutup subprime crisis yang ada. Tambahan lagi, sekarang dow masih di kisaran 12000 an, padahal nikkei dan hangseng udah rontok semua. Kalo mau CL sekarang, gimana kalo ada rally? Kalo gak CL sekarang gimana kalo turun lagi? Semua analyst pada ngomongin hari kiamat financial udah deket, padahal kalo mau kiamat sekarang aja juga bisa, sampai2 ada satu artikel yang ngomong''nya menarik juga, "biasanya kalo semua orang pada teriak kiamat, malah gak ada kiamat". Saya pikir kita malah harus extra hati2 kalo gak ada berita apa2, atau kalo keliatan masalah udah beres. The media plays a very huge part in driving the market psychology, and especially, playing the investor fear. CNBC kaya gosip kolom aja. Whoever behind this mess, is a very powerful figure, bayangin sampe2 dubai fund yang beli citigroup aja ketipu, mereka masuk di kisaran $30, sekarang citi ada di $20 an, bahkan bisa turun lagi. Orang2 yang ada di level seperti Dubai fund kurang tenaga research apa? Mereka manage ratusan miliar dollar, yang kerja semua pada top financial advisor, tapi masih bisa ketipu. Temasek juga kena kan? Saya lupa mereka beli UBS atau mungkin juga masuk di citi…. Two hard facts remains interesting : 1. Pak Dahlan benar waktu dia berkata bahwa sekarang banyak likuiditas di dunia. 2. Jangan lupa bahwa ‘'US remains the most powerful economy in the world’' no matter what happens, and semua equity di US is now heavily (compoundly) discounted by the US dollar plunge and the subprime mess. US adalah gudangnya company2 terbaik dunia, with the best brains, the most money, and the most power. So… this crisis may not turn out to be what we''re all expected. Little downturn, somebody buys…, some more dips, another buyer swoops in. So… keep your heads up guys! Masih ada kesempatan buat unload your shares. Saya malah agak kuatir dengan kondisi lokal. Terasa gak sih kalo sekarang cari duit susah banget?? Kerja apa aja sepi… what do you guys think? Malah indo nih yang kaya''nya udah resesi sejak beberapa taun lalu. Reksadana rame karena orang2 pada gak bisa kerja…, ya udah uang parkir aja di reksadana.
24 Mar, 2008 02:06
Halloo temen2 semua…, salam kenal! First, very good point bung art, buat analisisnya. Tapi apa yang melandasi bung art yakin sekali bahwa IHSG akan tembus 3000 pada tahun ini? Semua pergerakan saham di dunia kaya2nya pada ngikutin US market, udah gak peduli ama local fundamental. Belum lagi dengan semua doom-and-gloom scenario about the US economy. Jepang jelas2 udah keok karena mata uang''nya menguat demikian besar, korea juga. Saya memang melihat ada beberapa saham indonesia yang sangat menarik, cuma saya tidak melihat bagaimana saham2 ini bisa mengerek IHSG ke level 3000. Bahkan untuk level sekarang, malah banyak saham yang baru aja mulai fair-value (jadi tidak mahal, namun pastinya tidak murah juga). Belum lagi kalo commodity bener2 sell-off, para pemain tambang dan agrobis bakal ancur semua (yang kemarin cuma start aja keliatan''nya). Yah emang this is a two-way street…, anything can happen… Commodity sell-off yang terjadi pas setelah the Fed potong suku bunga juga merupakan kejadian yang sangat menarik sekali. Logika''nya kalo suku bunga Fed turun, dollar melemah, commodity naik. Tapi yang terjadi malah kebalikan''nya. Ini kan keliatan bahwa harga commodity kebanyakan di support ama spekulan…, nah the bigger question is, berapa persen dari harga commodity yang disupport ama spekulan? 10% 20% 30%?
yoo guys… apa yang terjadi beberapa hari terakhir mungkin gak ada hubungan''nya dengan earning performance dari bumi atau perusahaan2 lain. It''s tough to choose side in the market when both regional and local factor are driving the trades. maybe the best thing for now is capital preservation. don''t get lured by the cheap price and short rally, we don''t really know what''s happening. The bad thing about indonesia market is…, you got a crash then one day later (when it''s really too late) the news got out… so… it''s really a good environment for bandar. Food for thought: GDP is projected at 6%, but inflation is at 8.17% and BI rate is at 8%. What does this number tell us? If you keep your money in Indonesian treasury, you will lose .17% annually, not to mention the tax you gotta pay for the interest. So… where does that leave the value of our currency? Which means, the GDP number is probably bullshit, and we have recession in our backyard while we''re worrying about US economy. BI mungkin juga tdk bisa naikin suku bunga karena beban bunga mereka akan naik, which in turn will put pressure on APBN and the GDP growth. So…, I guess we''re in a deep shit that nobody have a clue about…
03 Apr, 2008 09:27
hmmm… someone says be careful what you wish for… selama beberapa tahun terakhir, US dollar telah melemah terhadap berbagai mata uang utama dunia, tetapi US dollar rate dengan indonesia malah melemah dari kisaran 8000 an ke 9000an dan terus stabil di kisaran tersebut. Tetapi kaya''nya berita mengenai rupiah yang melemah terhadap Euro, poundsterling, canadian dollar, australian dollar tidak terlalu populer (Teman2 KSC yang senior pasti udah aware banget dengan hal ini). What happen to rupiah? Keliatan''nya pemerintah sengaja untuk devalue rupiah daripada me-realize gain dari melemahnya dollar amrik. Tujuan''nya apa? Karena sebagian besar utang RI adalah dollar-denominated dan yen-denominated, maka sebenarnya pemerintah ada dalam situasi yang menguntungkan. Hutang yang dalam bentuk US-dollar akan terpangkas karena nilai tukar rupiah yang menguat. Tetapi sepertinya pemerintah kita memilih jalan lain yang lebih praktis (maklum mental birokrat), yaitu dengan men-devalue rupiah sehingga pemerintah bisa menikmati currency-gain itu secara kontan/cash! Keuntungan: 1. Bisa dapet uang sekarang, ngapain buat bayar utang? 2. ekspor Indonesia lebih murah (saya gak yakin ini motivasi mereka, cuma pemanis mulut aja). 3. Bisa naikin BBM dengan tanpa rasa salah…, kan yang salah ekonomi dunia? Kerugian: 1. Kalo US dollar rally balik, nilai tukar kita ancur, dan pemerintah bisa salahin ekonomi dunia. 2. Kalo US dollar rally balik, inflasi bakal naik dan APBN jebol. Lha wong minyak pake USD. Beberapa fakta penunjang: 1. BI rate 8% 2. inflasi 8.2% Apabila nilai tukar kita kuat, kan tidak mungkin inflasi di 8%? Kalo inflasi 8.2% dan BI rate 8% berapa value rupiah kita? Ini kan negative rate.
03 Apr, 2008 10:34
wah… bung seng-chi kaya''nya org kuat nih! ini masih kurang dalem atau udah nyampe? mohon petunjuk''nya mbah!
22 Apr, 2008 04:31
krisis subprime amrik kaya''nya juga belum abis, so regional masih tanda tanya besar. Kondisi lokal juga agak bahaya mengingat harga minyak yang begitu tinggi''nya. So… it''s a two headed-snake that we''re fighting here my friend. The best idea so far has been capital-preservation alias simpen modal. Mau trade ok juga, tapi jangan sampe lebih dari 50% dari capital. Resiko ke atas ama ke bawah sama besar, jadi yang penting jangan sampe kecantol when the market move againts you. The fight is long. Percuma kalo menang pertempuran tapi perang''nya kalah. Kita tidak akan bisa tahu ke mana arah market, bandar indo tidak terkecuali kalo mengenai regional. Bayangkan temasek yang punya modal segitu gede dengan analyst2 top''nya aja ketipu pas beli citigroup dan UBS, padahal ini kan transaksi puluhan trilliun rupiah. safe investing to all
melihat laporan keuangan''nya herald, keliatan''nya tidak bagus. kaya''nya tidak pernah untung, rugi melulu. Posisi cash yang besar di balance sheet juga karena tambahan dana investasi di thn 2006. gua cuman heran aja, ngapain perusahaan kaya gini diburu-buru. mungkin senior2 di ksc bisa kasih masukan?
melihat laporan keuangan''nya herald, keliatan''nya tidak bagus. kaya''nya tidak pernah untung, rugi melulu. Posisi cash yang besar di balance sheet juga karena tambahan dana investasi di thn 2006. gua cuman heran aja, ngapain perusahaan kaya gini diburu-buru. mungkin senior2 di ksc bisa kasih masukan? Makanya BUMI ngga maksain naikin bid soalnya emang Herald katanya investasi rugi euy. Direksi ANTM bingung mau bikin aksi korporat yg bisa bikin saham nyangkutnya keluar di 5000…akhirnya ya dipaksain aja bikin langkah akuisisi yg keliatannya heboh tapi kesannya gegabah ini. Moga2 bentar lagi ANTM bisa diangkat soalnya gw dah ngeri ma nih saham..mau cepet2 kuar aja. Aksi korporatnya agresif tapi aneh2 thx bung fxjhh atas info''nya.
kalo ngomongin antm atau INCO, bisa dilihat aja pergerakan harga nikel. Harga saham antm/INCO biasa''nya mengikuti pergerakan harga nikel, walau mungkin tidak langsung banget. Ini juga ada untung''nya, karena kita bisa action dulu. anyway…, bukan''nya gua pasukan short, tapi outlook buat antm lumayan buram nih. gua udah keluar pas di 3700an. Waktu antm berharga 4000 an, average harga nikel masih dihitung 30.000 an, sekarang udah di 18000-19000. Average expected P/E yang bagus untuk pertambangan (kecuali growth stock kaya batubara) should be around 8-10, sedangkan tahun ini mungkin antm cuma dapet 200 perak per saham. Jadi downside risk masih lebih tinggi dari upside reward, walaupun di harga 2400. Itu sih cuman pendapat gua.
FY08 P/E 4.3x dan P/BV .5 untuk TKIM itu data bulan berapa bung? Harga TKIM sekarang 3000an, 1Q eps=Rp 70.
from the grave, the boss send a nice middle finger buat pasukan short ggrm
01 Aug, 2008 10:30
masuk akal sekali kalo memang astra memutuskan untuk mem-float kan saham auto. lagian waktunya udah tiba. laporan keuangan kinclong, eps semester I sekitar 500, book value semester I 3500an, tunggu apa lagi? kalo masalah mau dikerek sampe 7000, wah anything is possible. yang pasti 4500 masih murah banget bok.

Comments