Antangin's Profile

Your Profile Pic

antangin


Birth Date : -

Website : -

Point : 209

About me
-

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

Classic2 Stories !

10 137 07 Nov, 2019 18:42

Posts

24 May, 2013 07:38
lumpur diperhitungkan
Hilangkan kekotoran batin dan pikiran Perbuat ribuan kebaikan Selamat hari waisak pancaran dhama budha menyertai semua mahkluk. Budha Bless all people.
24 May, 2013 07:45
ojk apa tuh, otoritas jual kentut, brani obok-obok bakrie life ga ? Disclaimer on ya smile smile smile pawangnya dukun jadi sama-sama dukun rampok
cprot buat terasi…………..
24 May, 2013 11:08
Sebut Ahok Cina, Farhat Abbas Jadi Tersangka Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menetapkan Farhat Abbas sebagai tersangka atas kicauannya di media sosial Twitter yang menyebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok dengan kata-kata Cina. "Farhat Abbas sudah diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi wartawan, Jumat (24/5/2013). Tweet Farhat soal Ahok itu diunggah dalam akun twitter @farhatabbaslaw, isinya "Ahok protes, Dasar Ahok plat Aja diributin! Apapun plat nya tetap Cina!" Kicauan suami Nia Daniati itu lantas menimbulkan reaksi pengguna twitter di tweetland. Bahkan, Ramdan Alamsyah yang mewakili Komunitas Interlektual Masyarakat Betawi (KIMB) dan Anton Medan yang mewakili PITI melaporkan Farhat ke Polda Metro Jaya, kemarin, atas kicauannya itu. Dalam laporan resmi bernomor LP/82/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 10 Januari 2013, Farhat dilaporkan atas tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU ITE jo Pasal 4 jo 16 UU No 40 tahun 2008. Anton Medan juga melaporkan Farhat dalam laporan resmi bernopol LP/86/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus dengan tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE. Farhat telah meminta maaf atas kicauannya dan berharap laporan ke polisi tidak berlanjut. http://images.detik.com/customthumb/2013/01/13/157/baleho-3.jpg
27 May, 2013 07:03
Strategi PDI-P ternyata sungguh luar biasa, JOKOWI dicalonkan jadi Presiden NKRI 2014 Tentu Megawati tidak perlu bersusah payah memajukan JOKOWI jadi Presiden RI. Karena dukungan dan kemurahan Hati Jokowi sudah terkenal dan dikagumi orang. Sedang Ahok bersiap-siap jadi Gubernur DKI, Keberanian dan kejujuran Ahok bisa membawa DKI lebih baik dan transparan serta memangkas dan menghilangkan semua korupsi.
27 May, 2013 07:06
Megawati tidak perlu maju pasti kalah… anak megawati apalagi pasti kalah telak… Yang diperlukan Megawati hanya partai pdi-p yang kuat semua itu telah terbukti dengan mengandeng JOKOWI. PDI-P pun kembali bersinar hanya dengan sentuhan Jokowi. Sedang AHOK gubernur DKI adalah prestasi dalam memberantas korupsi dan memperbaiki kerusakan mental bobrok pegawai pemerintahan DKI, sebagai kerjasama erat antar jokowi-ahok.. Ayo Jokowi jadi presiden NKRI kapan lagi, apa mo tunggu kiamat smile
27 May, 2013 07:18
Jadi Tersangka, Farhat Abbas Dicoret dari Caleg PD? Ahmad Toriq - detikNews Jakarta - Pengacara Farhat Abbas ditetapkan Polda Metro Jaya sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik karena menyebut Ahok dengan kata Cina. Dengan adanya pakta integritas, akankah dia dicoret dari daftar caleg Partai Demokrat? "Semua itu kan terkait dengan Pakta Integritas ya, kalau sudah jadi tersangka harus mundur," kata Wakil Ketua Umum PD, Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2013). Farhat Abbas adalah caleg PD yang maju di Dapil DKI 3. Sebagai caleg PD, seharusnya Farhat telah menandatangani pakta integritas. "Sudah tertulis di pakta integritas, seharusnya Pak Farhat juga sudah menandatangani," ujarnya. Penetapan tersangka Farhat berawal dari sebuah tweet bernada SARA. Tweet Farhat soal Ahok itu diunggah dalam akun twitter @farhatabbaslaw, isinya "Ahok protes, Dasar Ahok plat Aja diributin! Apapun plat nya tetap Cina!" Kicauan suami Nia Daniati itu lantas menimbulkan reaksi pengguna twitter di tweetland. Bahkan, Ramdan Alamsyah yang mewakili Komunitas Interlektual Masyarakat Betawi (KIMB) dan Anton Medan yang mewakili PITI melaporkan Farhat ke Polda Metro Jaya, kemarin, atas kicauannya itu. Dalam laporan resmi bernomor LP/82/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 10 Januari 2013, Farhat dilaporkan atas tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU ITE jo Pasal 4 jo 16 UU No 40 tahun 2008. Anton Medan juga melaporkan Farhat dalam laporan resmi bernopol LP/86/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus dengan tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE. belum selesai dengan cabulan Lufti-fathanah, kali ini farhan ktp agama kesenangan berulah sama ahok smile
27 May, 2013 09:52
Ahok Mau Jadi Presiden, Ogah Gantikan Jokowi metropolitan - Rabu, 22 Mei 2013 | 13:32 WIB INILAH.COM, Jakarta - Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi dalam survei yang digelar beberapa lembaga, cukup tinggi sebagai kandidat calon presiden. Banyak yang memprediksikan Jokowi akan diusung di Pemilu 2014. Jika pencalonan Jokowi sebagai capres benar terjadi, artinya jabatan gubernur DKI Jakarta mau tidak mau harus ditanggalkannya. Dan kemungkinan besar, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menjabat sebagai wakil gubernur, akan menjabat gubernur atau setidaknya Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta. Menanggapi kemungkinan-kemungkinan tersebut, Ahok menegaskan dirinya tidak mau menjadi gubernur DKI Jakarta menggantikan Jokowi jika dicalonkan sebagai presiden. "Aku mau jadi presiden, bukan gubernur. Lu tulis tuh, aku mau jadi presiden, bukan gubernur," kata Ahok di Balai Kota DKI, Rabu (22/5/2013). Keinginan itu juga terlihat saat media menanyakan apakah dirinya akan memilih Jokowi jika dipasangkan dengan Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subiyanto, Ahok pun mengatakan," Kok kamu gak tanya aku mau nyalon jadi presiden apa gak sih." Setuju banget Ahok jadi presiden NKRI. Kenapa tidak kalau Ahok jadi presiden atau bila perlu, JOKOWI dan AHOK naik jadi presiden dan wakil presiden, karena kedua orang ini lebih jujur dan peduli sama semua rakyat Indonesia. smile
27 May, 2013 09:58
Ahok sebaiknya memberikan Amanat Presiden kepada Jokowi, tapi sebaiknya prabowo tidak perlu ikut-ikutan jadi presiden. Sebaiknya Jokowi sendiri yang maju dan bila PDI-P mau jadi mayoritas di kepempinan NKRI 2014 terbaik ada mengangkat JOKOWI jadi presiden dan wakil presiden bolehlah Maharani putri megawati disitu lebih cocok dan terbaik. http://images.detik.com/content/2013/05/27/10/162059_jokowis.jpg Sampaikan kepada Megawati Sukarnoputri. PDI-P tidak perlu keluar uang lagi untuk promosi. Presiden : Jokowi. jika Megawati mau : Wakil Presiden : Puan maharani (anak megawati). Dijamin sukses, tanpa perlu promosi berlebihan dan rakyatpun senang. Free KKN dan korupsi serta memiara betina manapun alias poligamy PDI-P sebaiknya segera mempromosikan JOKOWI supaya pemilihan partai nanti rakyat mencoblos PDI-P tanpa susah payah, go quickly vote for JOKOWI Obama mirip-miriplah smile :rofl:
Kompolnas: Aiptu Labora Mengadu Ada Aliran Dana ke Petinggi Polri Rivki - detikNews Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyambangi Bareskrim Mabes Polri. Kompolnas meminta Polri profesional dalam menangani kasus Aiptu Labora Sitorus (LS). "Kita minta Polri tangani secara transparan," tutur Anggota Kompolnas, Edi Saputra Hasibuan, di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2013). Edi mengatakan, saat pertemuan Kompolnas dengan Aiptu LS, pihak LS menyebutkan ada sejumlah aliran dana yang mengalir ke petinggi Polisi. "LS mengadukan seperti itu (aliran dana ke petinggi polisi), hanya membenarkan laporan itu. Makanya informasi itu akan kami klarifikasi ke Bareskrim Mabes Polri," jelas Edi. Kompolnas meminta agar polisi mengusut tuntas kasus Aiptu LS hingga ke akar-akarnya. "Untuk itu kami datang ke sini (Bareskrim) untuk klarifikasi informasi tersebut dan juga kami ingin proses hukum LS dilakukan secara profesional," ucapnya. Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar sudah mempersilakan agar Labora buka-bukaan soal kasusnya. Silakan dia mengungkap siapa saja yang terlibat.
28 May, 2013 13:37
Ketua PDIP: Megawati Pantau Lonjakan Elektabilitas Jokowi Ahmad Toriq - detikNews Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani Jakarta - Sepak terjang Jokowi selama memimpin Jakarta meraih simpati rakyat. Hasilnya, elektabilitas Pria asal Solo itu melambung di berbagai survei. Megawati juga disebut memantau peningkatan elektabilitas Jokowi. "Jelas ini akan ditangkap dengan bijak oleh Ketua Umum, tapi keputusannya ada di Ketua Umum," kata Ketua DPP PDIP, Mayjen (Purn) Sidarto Danusubroto, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5/2013). Sidarto mengatakan PDIP sejak lama konsisten mengusung sosok idealis untuk dimajukan sebagai pemimpin. Hal ini bisa terlihat dari beberapa kader muda yang diajukan sebagai calon pimpinan daerah. "Rakyat membaca kita partai yang ingin perubahan," ujarnya. Lebih jauh mengenai sosok Jokowi, Sidarto mengatakan sepak terjang Jokowi selama memimpin Jakarta sangat baik dan disukai oleh rakyat. Jokowi memiliki potensi untuk maju sebagai calon pimpinan nasional. "Dia (Jokowi -red) sosok yang muda, yang jujur dan humble merakyat. Sampai ada interpelasi pun dia layani dan akhirnya mundur juga. DPRD yang menginterpelasi bubar sendiri. Ini tanda rakyat mendambakan perubahan," tuturnya. selamat bung obama jokowi smile selamat juga buat Gubernur DKI Jakarta Ahok purnama. :rofl: :rofl: :rofl:

Comments