The_Turtle's Profile

Your Profile Pic

The_Turtle


Birth Date : -

Website : -

Point : 0

About me
-

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

ETRADING PARAH !!!!

pages: 1 2
12 431 25 Jun, 2008 14:17

BNII mesti tender offer ?

pages: 1 2 3 4
37 1001 17 Apr, 2008 14:28

Posts

Saya menggunakan Fastnet sudah sekitar 3 bulan, sejauh ini uptime 95%, speed stabil kalo download di sekitar 40-45KBps, lebih cepat dibanding speedy…. Soal CS, pernah sekali saja telpon ke CS nya, gara-gara koneksi putus, dan di saranin cabut kabel data fastnet, tunggu 15 menit… ternyata bisa .. gitu aja..
19 Mar, 2008 06:31
Ada view soal BNII ini, di kontan sempat di tulis MayBank nawar dengan harga kurang lebih rp480 per lembar…\r\n\r\nIni penjualan 55% mesti tender offer kan ya?\r\n\r\nBank Internasional Indonesia Laris Manis\r\nSelasa, 18 Maret 2008 15.30 WIB\r\nOleh: Chaerul\r\n\r\n(Vibiznews – Stocks) – Penjualan Saham PT Bank Internasional Indonesia (BNII) oleh Temasek tampaknya akan menjadi persaingan yang sengit. Hal ini karena berbagai pihak telah menyatakan kesediaannya untuk membeli BNII. Persaingan tidak hanya dilihat dari sisi domestik tapi juga dari sisi regional asia. Hal ini karena ada beberapa bank raksasa Asia yang menyatakan ketertarikannya membeli BNII\r\n\r\nPihak Temasek akan menjual BNII karena regulasi yang dikeluarkan BI mengenai kepemilikan tunggal bank (Single Presence Policy). Temasek lebih memilih menjual BNII merger dengan Bank Danamon kemungkinan tidak akan dilaksanakan. Grup Temasek saat ini memiliki Bank Danamon (BDMN) dan BNII. Temasek melalui anak perseroannya , Fullerton, memiliki 68,09% saham BDMN. Lalu Fullerton mengendalikan Sorak Financial Holding Ltd memiliki 56,13% saham BNII. Dalam aturan BI, kepemilikan silang dilarang, oleh karena itu Temasek mempunyai opsi untuk merger atau menjual salah satunya\r\n\r\nBank Lokal dengan Aset terbesar di Indonesia Bank Mandiri (BMRI) telah menyatakan keseriusannya membeli BNII. Saat ini BMRI sedang menyeleksi 3 bank Investasi untuk menjadi penasehat keuangan dalam akuisisi tersebut. Ketiga bank investasi tersebut adalah ABN Amro, Merrill Lynch dan UBS Securities. Kabarnya Merrill Lynch sudah mundur dalam seleksi tersebut akibat adanya benturan kepentingan.\r\n\r\nSelain itu Bank Raksasa asal Korea, Kookmin Bank juga menyatakan ketertarikannya membeli saham BNII Kookmin bank sendiri telah menawarkan proposal ke Temasek untuk membeli saham BNII. Sebelumnya 2 bank asal China juga menyatakan minatnya membeli saham Temasek di BNII. Kedua bank itu ialah Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) dan China Construction Bank (CCB), mereka sudah menyatakan minatnya kepada BI untuk membeli BNII.\r\n\r\nDikabarkan juga bahwa bank terbesar Malaysia, MayBank juga tertarik untuk membeli saham BNII, akan tetapi pihak Maybank belum mengkonfirmasi hal tersebut secara resmi.\r\n\r\nLalu beberapa hari yang lalu tersiar kabar bahwa Temasek Holdings dikabarkan telah menetapkan 3 calon pembeli BNII. Ketiga calon pembeli tersebut dikabarkan ialah HSBC, Bank of China dan Maybank. Akan tetapi hal tersebut belumlah menjadi jawaban resmi dari Temasek .\r\n\r\nDampak dari laris manisnya BNII membuat saham BNII terkerek naik. Selama periode 28 Februari – 14 Maret , Saham BNII terkerek naik. Hal ini karena investor menanggapi positif langkah divestasi Temasek di BNII. Pada 28 Februari saham BNII berada pada level harga Rp 330. Sedangkan pada 14 Februari saham BNII ditutup pada harga Rp 375, atau telah meningkat Rp 45 atau sebesar 13,63% selama 2 minggu saja.\r\n\r\nKita akan terus menunggu siapakah yang akan menjadi pembeli dari BNII kedepan dan yang terpenting ialah pembeli baru tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim industri perbankan nasional yang semakin efektif dan efisien sehingga mampu mendorong perekonomian nasional lebih jauh. Semoga saja! (CH)
Siapin peluru untuk berburu smile Apa yang bisa diburu nih… bisa tolong jelasin? Thanks sebelumnya
Dianggap blm naik krn harga cuma muter2 aja smile) Bnyk yg modalnya diatas 4rb, 5rb, dll :evil Beberapa waktu lalu bukannya Mitsubishi beli di harga 5.000-an ya? Waktu itu belinya berapa % ya? Mestinya mitsubishi ngerti medc donk, kalo tidak masak mau beli di 5.000 ya?
27 Mar, 2008 14:43
Maybank menyatakan akan melakukan tender offer untuk 44% sisa saham bnii seharga $1,2m. Dengan kurs 9.200, harga perlembarnya sekitar rp518. Aneh di thread satunya lagi (yang entah mengapa di lock, ada moderator mau mengemukakan alasan mengapa thread itu dilock ? kok diam-diam gitu ….) di suruh DUMP, alasannya SON … Aneh yach? dari 465 ke 510 itu masih dapat 9% -an net, apa alasannya disuruh buang ??? Proses tender offer ini menurut beritanya paling lama 6 bulan.. Mungkin penulis thread yang suruh buang bisa menceritakan di sini alasan suruh DUMP bnii yang sudah seperti tabungan ber bunga 9% net dalam 6 bulan … Apa supaya bisa beli lebih murah di bawah? supaya bisa ikutan menabung di BNII ? ha.ha
27 Mar, 2008 14:47
Ada yang tau , apa pihak pemenang tender harus t.o berapa banyak ???? Jika membeli dari Konsorsium sorak sekitar 55%-56%, apakah harus melakukan t.o untuk saham yang tersisi (44%) ??/ Atau kurang dari itu ? Misalkan hanya untuk 20% lagi…. N klo di t.o untuk 44% berarti juga bnii akan go private …. Kalau semuanya bersedia jual ke Maybank sih harus Go Private kali yach? Atau mungkin, bisa mirip kasus tender offer nya LSIP.. harga dipasar > harga tender offer, akibatnya tidak ada yang mau jualan ke INDF… apa mungkin BNII dikerek juga tinggi tinggi supaya MayBank tidak perlu "membeli" (karena tidak ada yang mau jual ke maybank, orang harga di pasar lebih tinggi dari harga tender offer)…
27 Mar, 2008 14:48
Maybank menyatakan akan melakukan tender offer untuk 44% sisa saham bnii seharga $1,2m. Dengan kurs 9.200, harga perlembarnya sekitar rp518. Aneh di thread satunya lagi (yang entah mengapa di lock, ada moderator mau mengemukakan alasan mengapa thread itu dilock ? kok diam-diam gitu ….) di suruh DUMP, alasannya SON … Aneh yach? dari 465 ke 510 itu masih dapat 9% -an net, apa alasannya disuruh buang ??? Proses tender offer ini menurut beritanya paling lama 6 bulan.. Mungkin penulis thread yang suruh buang bisa menceritakan di sini alasan suruh DUMP bnii yang sudah seperti tabungan ber bunga 9% net dalam 6 bulan … Apa supaya bisa beli lebih murah di bawah? supaya bisa ikutan menabung di BNII ? ha.ha
30 Mar, 2008 11:37
Sesama saham BOLOT, rasanya lebih tepat ngebandinginnya mana yang turun duluan bukan naik duluan ye?
OUT NOW :getar: dari tetangga sebelah : ALERT: Big Brothers HAVE come back DEFINITELY !!! Malam ini embah BERANI memastikan bahwa para Big Brothers HAVE COMEBACK to BEI secara pasti dan meyakinkan. Jadi jika minggu lalu, embah bilang : - THE HORROR IS OVER , Maka malam ini embah bilang : - THE MARKET CONFIDENCE IS RESTORED. Artinya: - Saat ini anda AMAN invest di BEI… - Jika ada gejolak baru di US, maka IHSG sudah dalam kondisi siap untuk BERTAHAN (tidak jatuh ancur-ancuran). Intinya bukan saatnya keluar sekarang…. :getar: Justru di saat para tetangga KSC begitu YAKIN, justru jadi MINGGU TERBURUK…serem… tapi sekarang jadinya tetangga sebelah bisa jadi indikator ya…. Kalau tetangga sebelah YAKIN, sebaiknya kabur? (jadi ingat AALI mau ke 40K by April 2008, ngak pakai kurang pula he.he). Gimana mood para tetangga sebelah yach?
apabila di harga sekarang hitung aja konservatif pe aali 10x dan pe lsip 10x … untuk 2008 … tahun 2010 pe berapa … ? bisa ke bawah terus karena ane yakin peak oil udah sampai. bandingkan dengan saham2 di amrik … ada saham potash maker yang pe 2008 46x .. atau lihat pe bisi dan pe mosanto yang bikin jantungan … makanya saya overweight di sektor cpo … kalau turun mau avg down terus ……… Bisa tolong sharing bagaimana caranya menghitung PE LSIP = 10x ? tahun 2007 PE nya cuman 400-an kan? btw, om Fund dah avg dari harga berapa nih AALI dan LSIP, kalau dari rp35K & 14K, dah parah juga ya Om?
Serius gw blon nemu di situs bei… beritana dimana? ato kasi aja link langsung IDX jobless data US jelek….cut 80.000…. ampun deh… siap-siap aja buang barang hari senin :#-o :#-o :#-o CL lg smile( apa hubungannya? data jobless us jelek , impactnya lebih besar ke market us atau bei? Lho, S & P aja masih ijo kok indo yang kaga ada urusan sama urusan tenaga kerja di US yang mesti ancur? Lagian kemarin saham2 tambang di us sono naik, di indo masa mau turun?
06 Apr, 2008 12:17
vol spike harga naik : bos blg bagus.. vol spike harga turun : bos blg jelek.. Berarti ASII ini lagi jelek ? karena harga turun, sementara vol naik?

Comments