Oso_Securities's Profile

Your Profile Pic

OSO Securities


Birth Date : -

Website : http://www.oso-securities.com/

Point : 1376

About me
OSO SECURITIES Cyber 2 Tower 22nd Floor Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 No. 13 Kuningan Jakarta 12950 Indonesia Tel. +62-21 2991 5300 Fax. +62-21 2902 1497

Badges

Citizen Journalist
PyoBie
Journalist
Paparazzi
PyoMe
PyoTastic

Articles

  • Trading Idea

    BRPT Harga membentuk pola bullish flag dengan konfirmasi stochastic golden cross. Harga sudah menyentuh support ...

    created on: 16 Aug 2017

    1 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review  Kemarin (15/08), IHSG ditutup menguat 0.58% ke level 5,835.04 ...

    created on: 16 Aug 2017

    1 comments

  • Trading Idea

    ADRO Harga bergerak uptrend dengan volume netral. Harga sudah menyentuh support dynamic di area moving ...

    created on: 15 Aug 2017

    1 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review  Kemarin (14/08), IHSG ditutup menguat 0.61% ke level 5,801.49 ...

    created on: 15 Aug 2017

    1 comments

  • Trading Idea

    BSDE Harga di dalam minor trend bergerak uptrend. Harga ditutup menguat dan mengalami break up ...

    created on: 11 Aug 2017

    1 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review  Pada perdagangan kemarin (10/08), IHSG  ditutup pada kenaikan terbatas 0.03% ke ...

    created on: 11 Aug 2017

    0 comments

  • Trading Idea

    ACES Harga di dalam medium trend bergerak Uptrend. Harga ditutup menguat dan mengalami false breakdown ...

    created on: 10 Aug 2017

    0 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review  Akhir perdagangan kemarin (09/08), IHSG ditutup menguat 0.23% ke level 5 ...

    created on: 10 Aug 2017

    0 comments

  • Trading Idea

    ASII Harga di dalam medium trend bergerak downtrend. Harga sudah membentuk swing. Stochastic dan RSI ...

    created on: 09 Aug 2017

    0 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review Akhir perdagangan kemarin (08/08), IHSG berhasil ditutup menguat 1.066% ke level ...

    created on: 09 Aug 2017

    3 comments

  • Trading Idea

    ASII Harga di dalam medium trend bergerak downtrend. Harga sudah membentuk swing dengan konfirmasi stochastic ...

    created on: 08 Aug 2017

    0 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review Akhir perdagangan kemarin (07/08), IHSG ditutup melemah 0.49% ke level 5 ...

    created on: 08 Aug 2017

    0 comments

Topics

Topic Posts Views Last post

Trading Idea

2 43 26 Nov, 2017 12:34

Market Review And Prediction

2 27 04 Sep, 2017 08:16

Trading Idea

2 41 17 Aug, 2017 07:56

Market Review And Prediction

2 28 17 Aug, 2017 07:57

Trading Idea

2 26 17 Aug, 2017 07:57

Market Review And Prediction

1 39 11 Aug, 2017 01:24

Trading Idea

1 23 10 Aug, 2017 01:30

Market Review And Prediction

1 18 10 Aug, 2017 01:28

Trading Idea

1 19 09 Aug, 2017 01:34

Market Review And Prediction

4 43 28 Aug, 2018 14:16

Trading Idea

1 19 08 Aug, 2017 01:22

Market Review And Prediction

1 17 08 Aug, 2017 01:21

Posts

07 Apr, 2017 01:43
BBTN Pada perdagangan kemarin saham BBTN berhasil rebound pasca beberapa hari terakhir mengalami koreksi. Kemarin saham ini membentuk candle bullish belt hold dan terlihat break di atas MA 5 Harian. Buying volume juga mulai meningkat. Indikator MACD Histogram masih flat dan RSI berpotensi melemah. Namun, Stochastic Oscillator masih bergerak menguat. Recommendation : BOW Target Price : 2340 Support : 2280 Cutloss : 2260 BMRI Pada perdagangan kemarin saham BMRI berakhir di zona hijau dengan kenaikan sangat signifikan. Candle bullish belt hold terbentuk atas saham ini dan candle terlihat menembus batas upper Bollinger band. Buying volume atas saham ini meningkat. Indikator MACD Histogram, RSI dan Stochastic Oscillator kompak bergerak menguat. Recommendation : BOW Target Price : 12600 Support : 12225 Cutloss : 12175 PTPP Pada perdagangan kemarin saham PTPP ditutup menguat dengan candle membentuk inverted hammer setelah dua hari sebelumnya mengalami pelemahan. Kemarin saham ini masih bergerak di bawah MA 5 Harian. Namun, buying volume atas saham ini terlihat cukup besar. Indikator MACD Histogram sideways, namun RSI menguat diikuti Stochastic Oscillator yang juga berpotensi melakukan pembalikkan arah. Recommendation : BOW Target Price : 3290 Support : 3190 Cutloss : 3170
10 Apr, 2017 01:33
[url=][/url] Market Review Menutup pekan kemarin IHSG ditutup terkoreksi 0.47% ke level 5,653.49. Koreksi yang terjadi merupakan koreksi sehat mengingat IHSG sudah menguat cukup signifikan dalam beberapa pekan terahir ini. Selama sepekan kemarin IHSG menguat 1.53%. Beberapa katalis positif yang menjadi penguat indeks yaitu, rilisnya data inflasi pada bulan Maret yang stabil, dimana tercatat deflasi sebesar 0.02%.Akhir pekan kemarin mayoritas indeks sektoral ditutup terkoreksi. Koreksi terdalam dipimpin oleh sektor aneka industri yang turun 1.69% diikuti oleh sektor infrastruktur yang melemah 0.98%. Sementara itu sektor pertambangan masih mencatatkan kenaikan yang siginifikan sebesar 1.30% diikuti oleh sektor perkebunan yang menguat 0.55%. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 1.35 triliun. Global Market Indeks utama bursa Wall Street ditutup terkoreksi tipis pada akhir pekan kemarin ditengah kondisi geopolitik yang memanas seiring dengan rudah AS yang ditembakkan ke Suriah. Indeks Dow Jones terkoreksi 0.03% ke level 20.656.10, SP 500 melemah 0.08% ke level 2,355.54 dan Nasdaq turun 0.02% ke level 5,877.81. Ditengah ketegangan geopolitik tersebut, pelaku pasar nampaknya cukup tenang, sehingga tidak terjadi penjualan saham dalam jumlah besar. Selain itu, rilisnya kinerja keuangan saham energi dan real estate yang lebih tinggi mampu mengimbangi pelemahan pada sektor keuangan dan konsumen. Beberapa data ekonomi AS yang rilis pada akhir pekan kemarin yaitu, indeks non farm payroll AS bulan Maret hanya tumbuh 98.000 dibawah ekspektasi pasar 180.000 atau lebih rendah dibandingkan bulan Februari sebesar 219.000. Ini merupakan terendah sejak Mei 2016 dikarenakan beberapa pegawai retail beralih menjadi pekerja profesional, sementara itu pengangguran AS pada bulan Maret turun ke level 4.5% dari sebelumnya 4.7% di bulan Februari . JCI Prediction Kami perkirakan hari ini IHSG akan kembali melanjutkan koreksi. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator sudah membentuk deadcross pada area overbought, dengan Relative Strength Index yang lemah. Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak dikisaran 5,602-5,687. Highlight News Economic Industry News •BI: Konsumsi Rumah Tangga Q1 2017 Melambat •Belanja Pemerintah Lambat Lagi •Kemkeu Akan Sederhanakan Aturan Pajak Dan Cukai •Awal 2017 Tren Hapus Kredit Meningkat •KPPU Minta Kemdag Tetapkan HET Unggas Corporates News •EXCL Terbitkan Sukuk Rp 2,18 Triliun •Laba Bersih KIJA Tumbuh 29% Di 2016 •SMBR Akan Menambah Pabrik Lagi •Damai, BRMS Akan Konversi Utang Wexler •MDLN Akan Terbitkan Obligasi Global US$ 240 Juta •Bisnis Hotel Surya Semesta Internusa Tumbuh 3,43% •WSKT Cari Pinjaman Bank Rp15 Triliun •PGAS Proyeksi Mulai Stabil •IGAR Bidik Pertumbuhan 15%
10 Apr, 2017 01:35
AKRA Akhir pekan kemarin saham AKRA berhasil ditutup bullish di atas 3% dengan candle membentuk bullish belt hold. Tekanan jual atas saham ini sudah mulai berkurang dan harga saham mampu break di atas MA 10 Harian. Indikator Stochastic Oscillator bergerak menguat, RSI dan MACD Histogram juga mulai terlihat positif. Recommendation : BOW Target Price : 6450 Support : 6250 Cutloss : 6200 ELSA Akhir pekan kemarin saham ELSA ditutup menguat di atas 4% dengan candle membentuk inverted hammer dan berhasil break di atas MA 20 Harian. Buying volume terlihat naik signifikan. Indikator Stochastic Oscillator, RSI dan MACD Histogram kompak bergerak menguat. Recommendation : BOW Target Price : 402 Support : 388 Cutloss : 384 WIKA Akhir pekan kemarin saham WIKA masih bergerak di area lower bollinger band dan berakhir stagnan di level 2260. Saham ini ditutup membentuk candle doji. Tekanan jual atas saham ini terlihat sudah mulai berkurang. Indikator Stochastic Oscillator berpotensi membentuk goldencross. Sementara RSI dan MACD Histogram masih nampak bergerak negatif. Recommendation : BOW Target Price : 2300 Support : 2210 Cutloss : 2190
11 Apr, 2017 01:34
[url=][/url] Market Review Awal pekan ini (10/01) IHSG ditutup terkoreksi 0.16% ke level 5,644.30 setelah bergerak dikisaran 5,628.99-5,677.07. Koreksi yang terjadi pada IHSG merupakan koreksi wajar mengingat IHSG sudah berada pada area jenuh beli. Mayoritas indeks sektoral ditutup dalam teritori negatif, sektor perkebunan memimpin penurunan dengan anjlok sebesar 1.72% diikuti oleh sektor properti yang turun 1.18%. Sementara itu, sektor yang berhasil ditutup menguat yaitu, industri dasar, manufaktur dan aneka industri. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 896.72 miliar. Global Market Akhir perdagangan semalam (10/04), indeks utama bursa Wall Street ditutup lebih tinggi seiring dengan rally saham energi yang mengimbangi kerugian di sektor keuangan menjelang rilisnya laporan keuangan kuartal pertama. Indeks Dow Jones menguat 0.07% ke level 20,662.95, SP 500 naik 0.19% ke level 2,357.49 dan Nasdaq terangkat 0.25%. Kenaikan yang terjadi pada saham energi inline dengan naiknya komoditas minyak mentah sebesar 0.2% ke level US$ 53.18 yang didukung oleh ketegangan serangan rudal AS di Suriah dan ladang minyak terbesar di Libya. Sementara itu, dalam pidato Janet Yellen semalam, dikatakan bahwa rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga AS secara bertahap ditujukan untuk mempertahankan kesempatan kerja penuh dan inflasi mendekati 2% tanpa membiarkan perekenomian overhating (memanas). Yellen mengatakan bahwa saat ini AS memiliki perekonomian yang sehat, dimana pengangguran sebesar 4.5% dan inflasi sudah mendekati 2%. JCI Prediction Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator bearish, relative strength index lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 5,601-5,655. Highlight News Economic Industry News •Penjualan Eceran Februari Maret Akan Melambat •Mendagri Cari Celah Agar Deregulasi Bisa Jalan •Perppu Keterbukaan Pasar Uang Untuk Pajak Rampung •HET Tiga Komoditas Tidak Sentuh Pasar Tradisional •Minyak Terangkat Dipicu Penutupan Ladang Libya •Kemtan Tidak Gentar Hadapi Resolusi Sawit Uni Eropa Corporates News •ACST Genjot Target Jadi Rp7,5 Triliun •PDES Bidik Pertumbuhan 20% •BEST Rambah Bisnis Perkantoran •PPRO Tambah 2,2 Hektare •ANTM Anggarkan Rp1,2 Triliun •SAME Akan Ekspansi Dua Rumah Sakit •CARS Kantongi Rp 260 Miliar Dari IPO •TOBA Jual Listrik 2x50 MW ke PLN
11 Apr, 2017 01:35
AISA Pada perdagangan kemarin saham AISA ditutup menguat setelah sebelumnya mengalami pelemahan. Candle bullish belt hold terbentuk atas saham ini dan terlihat break di atas MA 5 Harian. Buying volume naik signifikan. Indikator Stochastic Oscillator, RSI dan MACD Histogram bergerak menguat. Recommendation : BOW Target Price : 2240 Support : 2170 Cutloss : 2150 SIDO Pada perdagangan kemarin saham SIDO berakhir bullish dengan candle membentuk long white body dan ditutup di atas MA 5 Harian. Buying volume mulai meningkat. Indikator Stochastic Oscillator dan RSI kompak menguat di area netral. Sementara MACD Histogram terlihat sideways. Recommendation : BOW Target Price : 585 Support : 565 Cutloss : 555 SMRA Pada perdagangan kemarin saham SMRA kembali ditutup menguat setelah sebelumnya ditutup dengan adanya gap. Candle bullish belt hold terbentuk atas saham ini dan berhasil break di MA 5 Harian. Buying volume masih terlihat lebih rendah. Indikator Stochastic Oscillator bergerak menguat, RSI juga terlihat positif, namun MACD Histogram bergerak flat. Recommendation : BOW Target Price : 1370 Support : 1330 Cutloss : 1310
12 Apr, 2017 01:23
[url=][/url] Market Review IHSG kembali ditutup terkoreksi pada akhir perdagangan kemarin (11/04) dengan turun 0.29% ke level 5,627.93. Mayoritas indeks sektoral berada dalam tertitori negatif, Koreksi terdalam dipimpin oleh sektor consumer goods yang turun 0.91% diikuti oleh sektor keuangan yang melemah 0.85%. Sementara itu, sektor yang berhasil ditutup menguat yaitu, sektor properti, pertambangan dan infrastruktur. Beberapa saham yang menjadi pemberat indeks pada perdagangan semalam yaitu : BMRI, HMSP, BBRI,dan UNVR. Adapun pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 558.78 miliar dan nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0.04% ke level 13,281. Global Market Akhir perdagangan semalam (11/04), indeks utama bursa Wall Street ditutup terkoreksi seiring dengan kekhawatiran investor atas risiko geopolitik ditengah penantian rilisnya laporan keuangan emiten AS pada kuartal I. Kekhawatiran terhadap ketegangan antara AS dan Rusia, Suriah dan Korea Utara membuat investor mengalihkan investasinya kepada aset safe haven seperti emas . Harga emas gold di pasar spot naik 0,25% menjadi US$1.257,82 per troy ounce. Pada saat yang bersamaan, harga emas di bursa Comex untuk kontrak Juni 2017 tumbuh 0,38% menjadi US$1.258,8 per troy ounce. Sementara itu dari gedung putih, presiden Donald Trump mengatakan kepada sekelompok kepela eksekutif bahwa pemerintahannya saat ini sedang dalam tahap pembenahan hukum reformasi yang dikenal dengan "Dodd Frank" sehingga dimungkinkan ada beberapa peraturan yang akan dihilangkan atau digantikan dengan peraturan baru. Indeks Dow Jones melemah 0.03% ke level 20,651.30, SP 500 turun 0.14% ke level 2,353.78 dan Nasdaq terkoreksi 0.24% ke level 5,866.77. JCI Prediction Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, stochastic oscillator bearish, RSI lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 5,598-5,669. Highlight News Economic Industry News •Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Masih Terbatas •Menkeu Waspadai Investigasi Trump Soal 'Curang' •Mengejar Tax Ratio 20% Dengan Keterbukaan Data •Bank Memupuk Likuditas Valas •Pajak Progresif Apartemen Dibatalkan Sementara •Kenaikan Harga Batubara Teredam Isu Dari Australia Corporates News •TOTL Raih Kontrak Baru Rp813 Miliar atau 20.35% •Moody’s Naikkan Rating INDY ke B2 dengan outlook stabil dari Caa1 •BOGA Bidik Pertumbuhan Pendapatan 15% Seiring Dengan Pasar Otomotif Yang Positif •BEST Incar Pertumbuhan Pendapatan 20% •IPO, Bintraco Capai Target Rp260 Miliar •PPRO, PTPP, JSMR, dan Taman Wisata Borobudur Bentuk Usaha Patungan •Pefindo Tegaskan Peringkat idA untuk BNTT dengan Prospek Stabil •AALI bagikan dividen 45% dari laba bersih
12 Apr, 2017 01:24
PTPP Pada perdagangan kemarin saham PTPP berhasil ditutup menguat setelah terloreksi beberapa hari dengan candle membentuk bullish belt hold. Saham ini mampu break di atas MA 5 Harian diikuti buying volume yang naik signifikan. Indikator RSI menguat dan Stochastic Oscillator juga bergerak naik. Sementara MACD Histogram masih terlihat sideways. Recommendation : BUY Target Price : 3210 Support : 3110 Cutloss : 3100 SILO Pada perdagangan kemarin saham SILO ditutup rebound setelah hampir sepekan lebih mengalami pelemahan dengan candle membentuk white marubozu. Saham ini berhasil break di atas MA 5 Harian diikuti adanya buying power. Indikator RSI bergerak menguat, Stochastic Oscillator berpotensi membentuk goldencross, namun MACD Histogram masih terlihat negatif. Recommendation : BUY Target Price : 13900 Support : 13500 Cutloss : 13275 CTRA Pada perdagangan kemarin saham CTRA berhasil ditutup bullish dengan candle membentuk belt hold pasca sebelumnya berakhir flat. Saham ini mampu break di atas MA 5 Harian didukung aksi beli investor yang meningkat. Indikator RSI dan Stochastic Oscillator kompak bergerak menguat. Di sisi lain, MACD Histogram masih negatif. Recommendation : BUY Target Price : 1175 Support : 1135 Cutloss : 1125
13 Apr, 2017 01:39
[url=][/url] Market Review Pada perdagangan kemarin (12/04) IHSG ditutup menguat 0.29% ke level 5,644.15. Mayoritas indeks sektoral ditutup naik, penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor properti yang menguat 2.78% diikuti oleh sektor perkebunan yang naik 1.14%. Beberapa saham yang menjadi penggerak indeks pada perdagangan hari ini yaitu, LPKR, PTPP, ADHI, dan WIKA. Adapun sentimen yang menjadi penggerak IHSG yaitu, mulai masuknya investor kepada saham properti, seiring dengan dibatalkannya pungutan apartmen menganggur yang sebelumnya menjadi kekhawatiran pelaku pasar. Hal ini tercermin dari pergerakan sektor properti pekan lalu yang melemah 3.3%. Selain itu juga untuk saham-saham konstruksi, mayoritas sudah berada dalam area supportnya dengan harga yang sudah undervalued, sehingga dimanfaatkan oleh investor untuk melangsungkan akumulasi beli. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 1.59 triliun. Global Market Akhir perdagangan semalam (12/04) indeks utama bursa Wall Street ditutup terkoreksi seiring dengan kekhawatiran pelaku pasar terhadap geopolitik yang berlarut-larut. Meningkatnya ketegangan AS dengan Rusia, Korea utara dan Suria pasca serangan rudal di Suriah pada pekan lalu membuat investor lebih berhati-hati. Investor khawatir ketegangan tersebut akan mengalihkan perhatian Trump terhadap kebijakan pro-bisnis seperti pemotongan pajak, pemangkasan kebijakan dan belanja infrastruktur yang lebih tinggi. Selain itu komentar dari Donald Trump juga ikut menjadi faktor penekan indeks. Trump mengatakan dalam sebuah wawancara pada Wall Street Journal bahwa saat ini dollar sudah terlalu kuat. Penguatan dollar tersebut seiring dengan prospek terhadap kinerja perusahaan multinasional AS yang lebih tinggi. Sektor yang mengalami penurunan terbesar pada perdagangan semalam yaitu, industri dasar dan keuangan. Indeks Dow Jones turun 0.29% ke level 20,591.86, SP 500 terkoreksi 0.38% ke level 2,344.93 dan Nasdaq terkoreksi 0.52% ke level 5,836.16. JCI Prediction Kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas ditengah penantian investor terhadap rilisnya data penjualan mobil dan motor pada bulan Maret. Secara teknikal, indikator stochastic oscillator membentuk crossover dan berusaha melakukan reversal. Sementara itu indikator RSI flat. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 5,602-5,683. Highlight News Economic Industry News •Menyokong daya beli untuk pertumbuhan ekonomi 5,2% •Pemerintah janji proyek LRT tidak akan mangkrak •PLB berkontribusi Rp 10,28 miliar di tahun pertama •Kredit bermasalah sektor konstruksi dekati 5% •Mentan akan evaluasi ekspor sawit ke Eropa Corporates News •PANR Incar Pertumbuhan Penjualan Meningkat 30% •Penjualan SMBR Pada Kuartal I Naik 10% •AMRT Tawarkan Kupon 8,6% Untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap I 2017 •AUTO Bagikan Dividen 40% •EMTK gandeng Alibaba berbisnis pembayaran online •ENRG cetak penjualan US$ 500 juta di 2016 •RUPS ENRG hanya dihadiri 45,09% pemegang saham •DILD mengecap manis kawasan industri •BNI Catat Kenaikan Laba Bersih sebesar 8.5% di Kuartal I 2017
13 Apr, 2017 01:41
WIKA Pada perdagangan kemarin saham WIKA berhasil rebound dengan kenaikan yang sangat signifikan. Candle bullish belt hold terbentuk atas saham ini dan mampu break di atas MA 10 Harian. Buying volume juga meningkat. Indikator Stochastic Oscillator dan RSI kompak bergerak menguat diikuti MACD Histogram yang juga terlihat mulai positif. Recommendation : Buy On Weakness Target Price : 2400 Support : 2310 Cutloss : 2290 WSKT Pada perdagangan kemarin saham WSKT berakhir menguat cukup tinggi dengan candle membentuk bullish belt hold dan mampu break di MA 10 Harian. Buying volume atas saham ini sudah mulai meningkat. Indikator Stochastic Oscillator bergerak menguat inline dengan RSI yang juga naik. Sementara MACD Histogram masih terlihat sideways. Recommendation : Buy On Weakness Target Price : 2390 Support : 2290 Cutloss : 2270 ERAA Selama dua hari berturut-turut saham ERAA berhasil menutup perdagangan di teritori positif diikuti buying volume yang terus meningkat. Kemarin saham ini membentuk candle bullish belt hold dan berhasil menembus batas upper bollinger band. Indikator Stochastic Oscillator, RSI dan MACD Histogram kompak bergerak menguat. Recommendation : Buy On Weakness Target Price : 720 Support : 690 Cutloss : 680
18 Apr, 2017 01:21
[url=][/url] Market Review Mengawali pekan ini (17/04) IHSG ditutup terkoreksi 0.70% ke level 5,577.49. Mayoritas indeks sektoral ditutup turun, penurunan terdalam dipimpin oleh sektor infrastrukr yang melemah 1.45% diikuti oleh sektor keuangan yang terkoreksi 1.28%. Koreksi yang terjadi pada perdagangan kemarin seiring dengan sikap pelaku pasar yang sudah mulai wait and see ditengah penantian Pilkada DKI, meskipun pengaruhnya tidak terlalu signifikan namun hal tersebut kami perkirakan akan mempengaruhi pergerakan market dalam sepekan ini. Adapun kestabilan politik di Indonesia saat ini dinilai sudah cukup baik sehingga pelaku pasar asing masih tercatat membukukan aksi beli bersih. Pelaku pasar asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 884.41 miliar. Adapun dari dalam negeri kemarin rilis beberapa data ekonomi yaitu : surplusnya neraca perdagangan Indonesia bulan Maret sebesar US$ 1.23 miliar, lebih tinggi dibanding perkiraan sebelumnya US$ 1.22 miliar, dimana ekspor bulan Maret naik 23.55% yang mampu mengimbangi kenaikan impor sebesar 18.19%. Sementara itu data penjualan automotif yang rilis kemarin tercatat bahwa penjualan kendaraan bermotor pada bulan Maret turun sebesar 15.9% (YoY) lebih rendah dari penurunan sebelumnya 13.5% (YoY). Adapun penjualan mobil pada bulan Maret tercatat naik 7.9% (YoY) lebih tinggi dari kenaikan pada bulan sebelumnya 7.5% (YoY). Dari bursa Asia mayoritas indeks ditutup terkoreksi, Indeks ST Times dari bursa Singapura memimpin pelemahan dengan turun 0.98% diikuti oleh indeks Shanghai dari bursa China yang terkoreksi 0.74%. Turunnya indeks Shanghai inline dengan rilisnya data GDP kuartal I China yang hanya tumbuh 1.3% atau dibawah perkiraan pelaku pasar 1.6%. Global Market Akhir perdangangan semalam indeks utama bursa Wall Street ditutup menguat pasca tertekan pada penutupan dipekan sebelumnya. Penguatan yang terjadi pada perdagangan semalam seiring dengan mulai beralihnya fokus pelaku pasar, dari yang sebelumnya terfokus terhadap ketegangan politik, saat ini sudah mulai memperhatikan rilisnya kinerja keuangan emiten di kuartal pertama dimana perbankan mencatatkan kenaikan pendapatan yang signifikan. Sektor perbankan dan teknologi tercatat menguat pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones menguat 0.90% ke level 20,636.92, SP 50 naik 0.86% ke level 2,349.01 dan Nasdaq terangkat 0.89% ke level 5,856.79. JCI Prediction Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, terbentuknya long black candle mengindikasikan potensi pelemahan lanjutan, indikator stochastic oscillator bearish, RSI lemah dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 5,523-5.598. Highlight News Economic Industry News •Utang Luar Negeri Kembali Melambat Februari 2017 •Defisit APBN Tertolong Kinerja Penerimaan Negara •Impor Maret Melonjak Karena Persiapan Lebaran •Kemenperin Keluarkan Kebijakan Untuk Membangun Industri •Gandeng Malaysia, Sawit RI Lawan Uni Eropa •Harga Emas Berpotensi Melanjutkan Penguatan Corporates News •Laba BTN Melesat di Atas Rata-rata Industri •Waskita Toll Road Diincar 5 Investor •PPRO Bukukan Rp600 Miliar •TMAS Siapkan US$10 Juta •Penjualan mobil Astra kuartal I tumbuh 40% •Cahayasakti Investindo bidik IPO Rp 198 miliar •IPO Adhi Persada Gedung bisa mundur
18 Apr, 2017 01:23
INTP Di awal pekan ini saham INTP berhasil ditutup menguat tipis meski aksi jual masih mewarnai perdagangan kemarin. Candle hammer terbentuk atas saham ini dan terlihat break di atas MA 5 Harian. Indikator Dtochastic Oscillator dan RSI masih berusaha bergerak menguat. Sementara, MACD Histogram masih nampak bertahan di teritori negatif. Recommendation : BOW Target Price : 16975 Support : 16325 Cutloss : 16150 HMSP Di awal pekan ini saham HMSP berhasil rebound setelah sepekan kemarin mengalami koreksi. Saham ini ditutup membentuk candle spinning top dan break di MA 5 Harian. Buying volume sudah mulai terlihat. Indikator Stochastic Oscillator berpotensi membentuk goldencross. Sementara, RSI dan MACD Histogram masih bearish. Recommendation : BOW Target Price : 4000 Support : 3850 Cutloss : 3810 ADES Di awal pekan ini saham ADES ditutup menguat signifikan di atas 5% dengan candle membentuk bullish belt hold dan break di atas MA 10 Harian. Buying volume juga terlihat sangat tinggi. Indikator Stochastic Oscillator bergerak menguat di tengah RSI dan MACD Histogram yang masih melemah. Recommendation : BOW Target Price : 1200 Support : 1160 Cutloss : 1150
20 Apr, 2017 01:30
[url=]Market Review[/url] Berjalan kondusif dan Stabilnya kondisi perpolitikan di Indonesia diperkirakan dapat menjadi sentimen positif terhadap iklim investasi. Berdasarkan hasil Quick Count, Anis-Sandi unggul diatas Ahok-Jarot. Hal tersebut tentu menjadi harapan baru untuk warga Jakarta. Sementara itu, sentimen dari pilkada terhadap IHSG kami perkirakan tidak terlalu berpengaruh signifikan, mengingat pelaku pasar saat ini sedang menantikan rilisnya kinerja emiten pada kuartal I. Mayoritas emiten yang sudah mealaporkan kinerja kuartal I membukukan pertumbuhan laba. Sehingga kami optimis bahwa pasar saham Indonesia masih berpotensi untuk kembali menembus level tertinggi baru pada tahun ini. Hingga akhir tahun 2017, kami perkirakan IHSG akan menyentuh level 5,900. Saham-saham yang masih menarik untuk dicermati yaitu, sektor perbankan, konsumsi, konstruksi dan infrastruktur. Beberapa data ekonomi Indonesia yang akan rilis pada hari ini yaitu, rilisnya BI 7 Days Reverse Repo Rate dan Investasi Asing Langsung (FDI) pada kuartal I 2017. Global Market Akhir perdagangan semalam, indeks utama bursa Wall Street bergerak mixed dengan mayoritas ditutup terkoreksi. Indeks Dow Jones melemah 0.58% ke level 20,404.49, SP 500 turun 0.17% ke level 2,338.17. Sementara itu, indeks Nasdaq menguat 0.23% ke level 5,863.03.Koreksi yang terjadi pada indeks Dow Jones dan SP 500 disebabkan oleh penurunan harga minyak yang membebani sektor energi. Selain itu rilisnya kinerja emiten yang dibawah ekspektasi juga menjadi salah satu faktor pemberat indeks. Sektor energi turun 1.4% inline dengan data AS yang menunjukkaan bahwa persediaan bensi berada dibawah US$ 52 per barrel. Dari kinerja keuangan, Saham IBM (IBM.N) anjlok 4.9% pasca rilisnya melaporkan penurunan pendapatan yang terendah dalam lima kuartal terahir. Adapun dari Bursa Eropa, semalam rilis data inflasi bulan Maret yang tumbuh sebesar 0.8% (MoM), dari sebelumnya 0.4% (MoM) pada bulan Februari. Selain itu, neraca perdagang Eropa bulan Febrauri tercatat surplus sebesar 17.8 miliar euro dari sebelumnya defisit 600 juta euro. JCI Prediction Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak menguat mengingat pelaksanaan Pilkada berjalan dengan kondusif. Selain itu kedatangan Mike Pence, selaku Wakil Presiden AS pada hari ini kami perkirakan dapat menjadi salah satu sentimen positif terhadap pergerakan indeks mengingat akan ada kerjasama bilateral antara Indonesia dan AS. Secara teknikal, terbentuknya inverted hammer pada perdagangan sebelumnya mengindikasikan potensi pembalikan arah, hal tersebut didukung oleh indikator RSI yang kuat. Namun, indikator stochastic oscillator bearish dan histogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dikisaran 5,577-5,653. Highlight News Economic Industry News · Defisit Anggaran Capai 0,77% Pdb · Belanja Pemerintah Pusat-K/L Capai Rp 92,4 Triliun · Ekstensifikasi Cukai Harus Segera Dilaksanakan · Bunga Kartu Kredit Turun, Transaksi Naik · Ekspor Kayu Ke Inggris Diharapkan Membaik · Prospek Ekonomi IMF Menopang Tembaga Corporates News · Penjualan ACES Kuartal I 2017 Naik 10% · ACES ekspansi gerai ketiga di 2017 · JSMR Berencana Menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif Sebesar Maksimal Rp 2 Triliun Pada Semester II · SKBM Targetkan Kenaikan Penjualan Hingga 60% · Pendapatan AALI kuartal I Meningkat 48,80% Menjadi Rp 4.49 Triliun · POWR Saat ini Sedang Melakukan Ekspasi Ke Babelan, Bekasi · SGRO bidik produksi CPO naik 20%-30% · Felda tuntaskan transaksi saham BWPT Rp 6,7 Melalui Transaksi Tutup Sendiri · INTP bikin anak usaha sektor perdagangan · BKSL Belum Kembangkan Lahan Baru Seluas 273 Hektare Tahun Ini, Yang diakuisisi Dari hasil Right Isue · MBSS Raih Pinjaman Antarperusahaan Sebesar US$41,7 Juta dari INDY · Laba Bersih ACST Kuartal I Naik 59% Menjadi Rp 30.6 Miliar

Comments