Oso_Securities's Profile

Your Profile Pic

OSO Securities


Birth Date : -

Website : http://www.oso-securities.com/

Point : 1376

About me
OSO SECURITIES Cyber 2 Tower 22nd Floor Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 No. 13 Kuningan Jakarta 12950 Indonesia Tel. +62-21 2991 5300 Fax. +62-21 2902 1497

Badges

Citizen Journalist
PyoBie
Journalist
Paparazzi
PyoMe
PyoTastic

Articles

  • Trading Idea

    BRPT Harga membentuk pola bullish flag dengan konfirmasi stochastic golden cross. Harga sudah menyentuh support ...

    created on: 16 Aug 2017

    1 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review  Kemarin (15/08), IHSG ditutup menguat 0.58% ke level 5,835.04 ...

    created on: 16 Aug 2017

    1 comments

  • Trading Idea

    ADRO Harga bergerak uptrend dengan volume netral. Harga sudah menyentuh support dynamic di area moving ...

    created on: 15 Aug 2017

    1 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review  Kemarin (14/08), IHSG ditutup menguat 0.61% ke level 5,801.49 ...

    created on: 15 Aug 2017

    1 comments

  • Trading Idea

    BSDE Harga di dalam minor trend bergerak uptrend. Harga ditutup menguat dan mengalami break up ...

    created on: 11 Aug 2017

    1 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review  Pada perdagangan kemarin (10/08), IHSG  ditutup pada kenaikan terbatas 0.03% ke ...

    created on: 11 Aug 2017

    0 comments

  • Trading Idea

    ACES Harga di dalam medium trend bergerak Uptrend. Harga ditutup menguat dan mengalami false breakdown ...

    created on: 10 Aug 2017

    0 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review  Akhir perdagangan kemarin (09/08), IHSG ditutup menguat 0.23% ke level 5 ...

    created on: 10 Aug 2017

    0 comments

  • Trading Idea

    ASII Harga di dalam medium trend bergerak downtrend. Harga sudah membentuk swing. Stochastic dan RSI ...

    created on: 09 Aug 2017

    0 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review Akhir perdagangan kemarin (08/08), IHSG berhasil ditutup menguat 1.066% ke level ...

    created on: 09 Aug 2017

    3 comments

  • Trading Idea

    ASII Harga di dalam medium trend bergerak downtrend. Harga sudah membentuk swing dengan konfirmasi stochastic ...

    created on: 08 Aug 2017

    0 comments

  • Market Review And Prediction

    Market Review Akhir perdagangan kemarin (07/08), IHSG ditutup melemah 0.49% ke level 5 ...

    created on: 08 Aug 2017

    0 comments

Topics

Topic Posts Views Last post

Trading Idea

2 41 26 Nov, 2017 12:34

Market Review And Prediction

2 25 04 Sep, 2017 08:16

Trading Idea

2 41 17 Aug, 2017 07:56

Market Review And Prediction

2 26 17 Aug, 2017 07:57

Trading Idea

2 25 17 Aug, 2017 07:57

Market Review And Prediction

1 35 11 Aug, 2017 01:24

Trading Idea

1 22 10 Aug, 2017 01:30

Market Review And Prediction

1 15 10 Aug, 2017 01:28

Trading Idea

1 19 09 Aug, 2017 01:34

Market Review And Prediction

4 43 28 Aug, 2018 14:16

Trading Idea

1 19 08 Aug, 2017 01:22

Market Review And Prediction

1 16 08 Aug, 2017 01:21

Posts

18 Feb, 2015 03:57


Market Review

Kemarin (17/02) IHSG lebih cenderung bergerak sideways dan ditutup mengalami penguatan. IHSG menguat 0.22% atau naik 12.00 poin ke level 5,337.50. IHSG bergerak. Investor masih menanti keputusan hasil Rapat Dewan Gubernur BI terkait dengan BI rate yang di ekspektasi mengalami penurunan serta perkembangan dari Eropa di tengah kisruh politik dalam negeri. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp163 miliar.

Global Market

Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup menguat pasca libur President’s Day, dimana indeks Dow Jones menguat 0.16% ke level 18,047.58, indkes SP naik 0.16% ke level 2,100.34 dan indeks Nasdaq juga mengalami penguatan 0.11% ke level 4,899.27. Indeks bursa saham AS kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi yang dipimpin oleh saham berbasis teknologi dan reboundnya harga minyak dunia. Di samping itu, sinyal meredanya tensi antara Yunani dan pimpinan Eropa juga membuat bursa saham AS dapat mengalami kenaikan.

JCI Prediction

Hari ini kami perkirakan IHSG bergerak variatif dengan berpeluang menguat seiring dengan penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia. Secara teknikal, IHSG berada di atas middle bollinger bands. Indikator MACD bergerak mendatar dengan histogram positif memendek dan indikator stochastic oscillator berada pada area overbought. Kami perkirakan IHSG akan berada pada kisaran support 5,280 dan resistance 5,374.


02 Mar, 2015 04:57


Liputan6.com,
Jakarta - Pemerintah akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10
persen kepada pengguna jasajalan tolsebesar 10 persen. Kebijakan
tersebut akan dibebankan kepada konsumen atau pengguna jasa jalan tol. Lalu
bagaimana dampaknya ke sektor logistik?








Ketua
Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Pratama menuturkan, kenaikan tarif tol
dengan tambahan PPN akan menambah biaya operasional perusahaan logistik. Meski
demikian, dampaknya kecil.



“Dampaknya
terhadap total biaya logistik sangat kecil dan juga tidak mengakibatkan
kenaikan tarif biaya transportasi,” kata Zaldy saat
dihubungiLiputan6.com
, yang ditulis Senin (2/3/2015).



Menurut
Zaldy, biaya logistik karena kemacetan di jalan tol masih lebih besar dari pada
PPN untuk tarif logistik. Oleh karena itu, ia menuturkan, pemerintah tidak
hanya membebankan PPN pada tarif tol tetapi juga berusaha mengurangi kemacetan
di jalan tol.



“Biaya
logistik gara-gara kemacetan bisa mencapai 15 persen dari biaya transport. Ini
jadi salah satu faktor utama tingginya biaya logistik di Indonesia,” kata
Zaldy.



Sekretaris
Perusahaan PT Jasa Marga Tbk, David Wijayanto menuturkan, tarif tol yang naik
akan sebesar PPN yang dikenakan. Saat ini tarif yang berlaku belum
memperhitungkan PPN. Dengan kebijakan ini, menurut David tidak berdampak
terhadap perseroan



“Bagi
Jasa Marga tidak masalah karena tidak mengurangi pendapatan dari tarif yang
ada,” ujar David, lewat pesan singkat yang diterimaLiputan6.com.



Sebelumnya
Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo menuturkan, langkah penerapan PPN terhadap
pengguna jasa jalan tol untuk mengejar target pendapatan negara dari sektor
pajak. Penerimaan pajak sekitar Rp 1.439 triliun dalam Anggaran Pendapatan
Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015.



“Kami
sudah berikan poin-poin untuk mencapai target penerimana pajak sesuai APBN-P
2015. Itu salah satunya kami ingin lakukan seperti itu (PPBN 10 persen jalan
tol-red),” kata Mardiasmo. (Ahm/)



Source:
http://bisnis.liputan6.com/read/2183792/tarif-tol-kena-ppn-ini-pinta-pengusaha-logistik



02 Mar, 2015 05:00
mantap!
03 Mar, 2015 02:47

Market Review



Pada awal pekan (02/03) IHSG ditutup menguat 0.51% di level 5,477.83. Penguatan IHSG karena sentimen positifnya rilis data ekonomi domestik seperti, data inflasi yang menunjukkan penurunan menjadi 6.29% YoY dari sebelumnya 6.96% YoY karena pada bulan Februari 2015 Indonesia mengalami deflasi sebesar 0.36% MoM. Selain itu, positifya data HSBC Manufacturing PMI China yang naik menjadi 50.7 ikut mendorong kenaikan IHSG di tengah data manufacturing Japan yang mengalami penurunan menjadi 51.6 dari sebelumnya 52.2. Hampir seluruh indeks sektoral ditutup menguat, penguatan dipimpin oleh sektor pertambangan yang naik 1.39%, Hanya sektor properti yang mengalami koreksi sebesar 0.64%. Investor asing mencatatkan net buy sebesar 629 miliar.


Global Market



Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan awal pekan ditutup menguat, di mana Indeks Dow Jones naik 0.86% ke level 18,288.63 indeks SP naik 0.61% menjadi 2,117.39 dan indeks Nasdaq naik 0.90% menjadi 5,008.10. Bursa saham AS berhasil mencetak rekor penutupan tertinggi seiring dengan positifnya kinerja indeks manufaktur AS yang berhasil mengalami kenaikan menjadi 55.1 dari sebelumnya 53.9 atau berada di atas estimasi 53.4. Di samping itu, kabar dari Asia yakni kebijakan PBOC yang memangkas tingkat suku bunga acuan sebesar 25 basis point turut memberikan sentimen positif bagi pergerakan mayoritas bursa saham Global.



JCI Prediction



Hari ini kami perkirakan IHSG bergerak menguat terbatas dimana secara teknikal, IHSG membentuk candle menyerupai white marubozu, walaupun indikator stochastic baru membentuk dead cross. Kami perkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 5450-5500.


Highlight News



· Tahun Ini, BNLI Target Kredit 10%



· Laba Bersih WSKT Melejit 36.26% YoY pada 2014



· BTEL akan Konversi Utang



· TBIG Segera Eksekusi Saham Mitratel



· Laba SMGR 2014 Naik 3.64% YoY



· ICBP akan Sertakan Saham di JC Comsa



· PJAA Segera Bangun Dufan Sea di Pulau K, Teluk Jakarta



· PT Kharisma Putra Lepas Saham SUPR Rp 1.18 Triliun



04 Mar, 2015 01:52


Market
Review



Kemarin (03/03) IHSG ditutup melemah tipis0.05% di level 5,474.61. IHSG terkena aksi profit taking
pasca mencetak rekor terbarunya pada perdagangan sebelumnya di tengah
positifnya sentimen dari domestik serta eksternal dimana PBOC yang menurunkan
tingkat suku bunga acuannya. Investor asing kembali mencatatkan net buy sebesar 289 miliar.


Global Market



Indeks di bursa Wall Street pada
perdagangan kemarin ditutup melemah di mana Indeks Dow Jones turun 0.47% ke level 18,203.3, indeks SP turun 0.45% menjadi 2,107.8 dan indeks Nasdaq turun 0.56% menjadi 4,979.9. Penurunan ini seiring dengan penurunan
saham health-care dan technology.
Perusahaan health-care turun 0.9%, Grup Alibaba turun ke level terendah sejak
mulai diperdagangkan September lalu, dan Ford Motor Co turun 2.4% setelah
terjadi penurunan penjualan kendaraan di Februari. Selain itu, investor masih
menunggu detil dari program debt-purchase ECB pada Kamis ini.


JCI Prediction



Hari ini kami
perkirakan IHSG bergerak melemah terbatas dimana secara teknikal, indikator ROC mulai bergerak
melemah dan stochastic baru membentuk dead cross, walaupun MACD masih bergerak
sideways. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di rentang 5450-5480.


Highlight News



·
Laba Bersih PTBA Rp
2.02 Triliun pada 2014



·
PTPP Targetkan
Pendapatan 2015 Naik 52.86% YoY



·
Utang TBIG di Akhir
2014 Capai Rp 14.84 Triliun



·
LEAD Berencana Buyback 32.5 Juta Saham



·
CKRA Siapkan Saham
Baru US$ 100 Juta



·
INDY Pinjami Anak
Usaha US$ 65 Juta



·
ROTI Upsize Obligasi
Jadi Rp 500 Miliar



·
Rencana IPO
Indosmelt Tertunda Lagi


09 Mar, 2015 02:18
Market
Review



Akhir pekan kemarin, IHSG kembali menembus rekor terbarunya dan berhasil menembus level 5.500
meski sempat sideways di sesi pertama. IHSG ditutup menguat 1,17% ke level
5.514,79. Psitifnya data cadangan devisa yang mengalami
kenaikan menjadi US$115 milar serta penguatan rupiah sebesar 0,11% ke level 12.976 menjadi katalis penguatan IHSG. Di samping itu,
harapan rilisnya data ketenagakerjaan AS juga turut menjadi pendorong penguatan
IHSG. Tercatat pelaku pasar asing melakukan transaksi beli bersih sebesar Rp165,76 miliar.


Global Market



Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada
perdagangan akhir pekan ditutup melemah cukup
signifikan, di mana Indeks
Dow Jones turun 1.54% ke level 17,856.78, Indeks SP
mengalami pelemahan 1.42% menjadi 2,071.26 dan Indeks Nasdaq
mengalami pelemahan 1.11% menjadi 4,927.37.
Pelemahan di tengah rilisnya data non farm payrolls yang naik menjadi 295.000
dari sebelumnya 239.000 atau lebih baik dari estimasi 240.000. Investor tengah
menanti kinerja lapuran keuangan emiten serta keputusan tingkat suku bunga
acuan The Fed.


JCI Prediction



Hari ini kami
perkirakan IHSG melemah terbatas. Secara teknikal, IHSG berada pada area upper
Bollinger bands. Indikator MACD bergerak menguat dengan histogram positif
memanjang, indikator stochastic oscillator beberada pada area overbought. Kami
perkirakan IHSG akan berada pada kisaran support 5,478 dan resistance 5,550.


Highlight News







·
Wika Realty Incar
Penjualan Tumbuh 50%



·
2014, ANTM Merugi Rp
775,28 Miliar



·
AISA Bidik Dana di
Atas US$400 Juta



·
Juni, Big TV akan Go
Public



·
TINS Bidik Laba
Rp700 Miliar



·
CVC Kembali Lepas 4%
LPPF



·
Harga Batubara Masih
Dalam Fase Melemah



·
BBTN Akan Terbitkan
Surat Utang Pada Semester I 2015
12 Mar, 2015 02:45


Market
Review



Kemarin IHSG masih mengalami tekanan jual, di mana IHSG terkoreksi 0,79% ke level
5.419,56. Pelemahan rupiah yang sudah menyentuh hingga
level 13.200 membuat pelaku pasar
cukup panik, khususnya pelaku pasar asing serta data
ekonomi dari China yakni retail sales yang mengalami penurunan menjadi 10.7%
ikut di respon oleh para pelaku pasar. Disamping itu, sentimen audit utang Yunani oleh ECB juga sidikit banyak mempengaruhi psikologis
pelaku pasar. Pelaku pasar mencatat transaksi Jual bersih sebesar Rp 1 triliun.


Global Market



Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup kembali mengalami
pelemahan, di mana Indeks
Dow Jones turun 0.16% di level 17,635.39, Indeks SP
mengalami pelemahan 0.19% menjadi 2,040.24 dan Indeks Nasdaq
mengalami pelemahan 0.20% menjadi 4,849.94.Pelemahan bursa Wall Street seiring dengan
melemahnya bursa saham Global yang salah satunya disebabkan rilisnya data
produksi industry tiongkok yang mengalami penurunan menjadi 6.8% dari
sebelumnya 7.9% serta retail sales China yang juga mengalami penurunan turut
memberikan sentimen negatif bagi pergerakan bursa saham Global.


JCI Prediction



Hari ini kami
perkirakan IHSG bergerak dengan kecenderungan menguat terbatas. Secara
teknikal, IHSG berada di area middle Bollinger bands. Indikator MACD membentuk
golden cross dengan histogram negatif memanjang, indikator stochastic
oscillator bergerak melemah. Kami perkirakan IHSG akan berada pada kisaran
support 5,390 dan resistance 5,480.


Highlight News







·
JSMR Butuh Pinjaman
Rp2,8 triliun



·
Kimia Farma Mulai Bangun Pabrik Rp 1,3 T



·
BEST Raih Kredit
Rp1,3 Triliun



·
BJTM Rencanakan
Pembagian Dividen 50%



·
MNCN Garap Bisnis
Periklanan



·
Rating TRIO
Diturunkan Menjadi BBB+



·
UMR Naik, Laba Bersih SDPC Merosot 28,5% di 2014



·
ENRG
Genjot Produksi 21%


12 Mar, 2015 03:46




ASII Rp. 7850



Saham ini membentuk candle long black marubozu diikuti
dengan selling volume yang cukup besar. Di samping itu, indicator MACd maupun
stochastic bergerak melemah.


Recommendation: Sell



Sell untuk ASII dengan area support
di level 7725.









MPPA Rp. 4150



Saham ini diperdagangkan di atas MA 50 dengan volume
transaksi yang cukup besar. Indikator stochastic, ROC dan William%R hamper
membentuk golden cross.





Recommendation: Trading Buy



Buyuntuk MPPA target pricedi
level 4300. Support di level 4075 dan cutloss jika
break level 4000.









PGAS Rp. 5200



Saham ini berada pada area bottom line dengan
membentuk candle doji yang mengindikasikan pola reversal. Indikator ROC hamper
membentul golden cross pada area oversold. Di samping itu, indicator RSI
berpotensi menguat.


Recommendation: Speculative Buy



Buyuntuk PGAS target pricedi
level 5350. Support di level 5100 dan cutloss jika
break level 5050.



16 Mar, 2015 01:41


Market
Review



Akhir pekan lalu IHSG mengalami
pelemahan seiring dengan pelemahan Rupiah yang mencapai level 13,200, di mana IHSG melemah 0,24% ke level 5.426,46. Investor masih menanti
sentiment positif dari internal yang dapat menahan pelemahan IHSG dan Rupiah.
Di samping itu, investor masih menanti hasil dari pertemuan atau FOMC meeting yang
akan dilangsungkan mulai tanggal 17 Maret 2015 ini.. Pelaku pasar mencatat net sell sebesar Rp138miliar.


Global Market



Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan ditutup melemah, di mana Indeks Dow Jones turun 0.82% di level 17,749.31, Indeks SP
mengalami pelemahan 0.61% menjadi 2,053.40 dan Indeks Nasdaq
mengalami pelemahan 0.44% menjadi 4,871.76.
Pelemahan seiring dengan rilisnya data PPI yang mengalami perlambatan -0.5% MoM
dari sebelumnya -0.1% MoM. Di samping itu, nilai tukar dollar yang terus
mengalami penguatan akan membebani perusahaan bahan baku dan industri.


JCI Prediction



Hari ini kami
perkirakan IHSG bergerak variatif. Inestor menunggu data neraca perdagangan
dalam Negeri yang akan rilis hari ini. Secara teknikal, IHSG berada di middle
Bollinger bands. Indikator MACD bergerak menurun dengan histogram negatif
memanjang, indikator stochastic oscillator bergerak melemah. Kami perkirakan
IHSG akan berada pada kisaran support 5,400 dan resistance 5,465.


Highlight News



·
MPPA
Genjot Ekspansi



·
Delta
Royal Beli Saham BULL



·
MBAP
Raih Utang US$40 Juta



·
Lautan
Luas Masuk ke Industri Glukosa



·
Ciputra
Property Danai Anak Usaha Rp500 Miliar



·
BBTN
akan menambah 370 mesin ATM baru



·
MEDC
Akan Mengembangkan Biodiesel



·
Grup
Saratoga Incar 21,5% Saham PT Benakat Oil


17 Mar, 2015 02:25


Market
Review



Awal pekan ini IHSG mengalami
penguatan tipis di tengah Rupiah yang terus mengalami pelemahan, di mana IHSG menguat 0,16% ke level 5.435,27. Penguatan IHSG seiring data
ekonomi Indonesia yakni neraca perdagangan pada bulan Februari mengalami
surplus sebesar US$738 juta dari sebelumnya US$709 juta.Disamping itu, perseroan menanti rilisnya data
BI rate pada pekan ini. Pelaku
pasar mencatat net sell sebesar Rp765miliar.


Global Market



Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada perdagangan awal pekan berhasil rebound, di mana Indeks Dow Jones naik 1.29% di level 17,977.42, Indeks SP
mengalami penguatan 1.35% menjadi 2,081.19 dan Indeks Nasdaq mengalami penguatan 1.19% menjadi 4,929.51.
Rata-rata bursa saham Wall Street ditutup menguat lebih dari 1%, investor wait and see terhadap pertemuan yang
akan digelar oleh The Fed yag akan membahas proyeksi ekonomi AS serta keputusan
tingkat suku bunga acuan AS pada hari rabu esok.


JCI Prediction



Hari ini kami
perkirakan IHSG bergerak menguat. Secara teknikal, IHSG berada di middle
Bollinger bands dengan membentuk candle white belt hold. Indikator MACD
bergerak menurun dengan histogram negatif memanjang, indikator stochastic
oscillator berpotensi membentuk golden
cross. Kami perkirakan IHSG akan berada pada kisaran support 5,416 dan
resistance 5,478.


Highlight News



·
Pemerintah Lelang
SUN Hari Ini



·
BULL Lunasi Utang
US$ 7,8 Juta



·
PGAS Bidik
Pertumbuhan 10%



·
Mitra Keluarga
Siapkan Rp 2,1 Triliun Bangun RS



·
KLBF Groundbreaking Pabrik Semester II



·
BKSL membidik
pendapatan Rp 1 triliun



·
Penjualan Semen SMGR
Melambat



·
Penurunan penjualan
ASII berlanjut


19 Mar, 2015 05:24


Market
Review



Kemarin IHSG mengalami
pelemahan, di mana IHSG melemah 0,47% ke level 5.413,15. Investor melakukan aksi profit taking karena masih menanti hasil rapat
FOMC The Fed terkait dengan kebijakan moneter AS. Hampir seluruh sektor
mengalami pelemahan, hanya sektor keuangan yang berada di zona positif. Pelaku pasar mencatat net sell sebesar Rp405miliar.


Global Market



Sementara itu, indeks di bursa Wall Street pada perdagangan semalam ditutup menguat, di mana Indeks Dow Jones naik 1.27% di level 18,076.19, Indeks SP
mengalami penguatan 1.22% menjadi 2,099.50 dan Indeks Nasdaq
mengalami penguatan 0.92% menjadi 4,982.83.
Penguatan seiring dengan keputusan The Fed yang menetapkan tingkat suku bunga
acuan pada level 0,25% untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi.


JCI Prediction



Hari ini kami
perkirakan IHSG bergerak variatif dengan kecenderungan menguat. Secara teknikal,
IHSG berada di bawah area middle Bollinger bands. Indikator MACD bergerak
menurun dengan histogram negatif memanjang, indikator stochastic oscillator
berada pada area oversold. Kami perkirakan IHSG akan berada pada kisaran
support 5,375 dan resistance 5,465.


Highlight News



·
BSDE akan Keluarkan
Saham Baru



·
MIKA Masuk Daftar
Efek Syariah



·
KRAS Usul PMN Tunai



·
PTPP Bangun Pabrik
Pracetak Rp 100 Miliar



·
JSMR akan Bagikan
Dividen Rp491,2 Miliar



·
DSNG Incar Pertumbuhan 20%



·
Deru Laba MPMX
Melambat



·
UNVR Siap Genjot Ekspor


24 Mar, 2015 02:05


Market
Review



Mengawali pekan
ini, IHSG akhirnya IHSG ditutup tekoreksi tipis pasca menguat 24,87 poin. IHSG
mengalami koreksi sebesar 0,11% ke level 5.437,09. Penguatan nilai tukar rupiah
terhadap dolar AS tampaknya tidak menarik hasrat pelaku pasar untuk masuk ke
pasar. Pelaku pasar cenderung wait see sambil menunggu rilisnya data
perumahan AS dan data manufaktur China yang akan dirilis besok. Tercatat pelaku
pasar asing melakukan nett sell sebanyak Rp394 miliar.


Global Market



Sementara itu, awal pekan ini bursa Wall Street rata-rata ditutup di teritori negatif. Indeks
DJIA ditutup melemah 11,61 poin ke level 18.116,04 dan indeks SP 500 ditutup turun 3,68poin ke level 2.104,42. Pelemahan
pada bursa Wall Street di tengah rilisnya data penjualan rumah yang naik
sebesar 1.2% menjadi 4.88 juta dari sebelumnya 4.82 juta. Investor melakukan
aksi profit taking seiring dengan The Fed yang mengatakan kenaikan tingkat suku
bunga akan direncanakan sebelum akhir tahun ini.


JCI Prediction



Hari ini kami
perkirakan IHSG akan cenderung melemah. Secara teknikal, indikator slow
stochastic oscillator masih berada di dekat area over sold dan telah membentuk
pola golden cross. Namun demikian, indicator MTM dan RSI masih terlihat melemah.
Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.400 – 5.465.


Highlight News



·
UNTR Siap Tender
Offer Acset Rp 516,7 M



·
Itochu Beli 33%
Saham Anak Usaha RAJA



·
IMJS Incar Dana Rp
3,61 T



·
Solusi SUPR Jajaki
Pinjaman US$ 350 Juta



·
GIAA Kantongi Lagi
Pinjaman Rp 2,3 T



·
APOL Menangkan
Gugatan Wanprestasi



·
Laba SSMS naik 24.7
YoY



·
SRIL Revisi Target
Pertumbuhan Pendapatan


Comments