Monex's Profile

Your Profile Pic

Monex


Birth Date : -

Website : -

Point : 358

About me
-

Badges

Citizen Journalist
PyoBie
Journalist
Paparazzi
PyoMe

Articles

Posts

Harga emas anjlok sekitar 2% ke posisi terendah sebulan pada hari Rabu, yang menjadi salah satu penurunan harian tertajam dalam setahun terakhir, setelah komentar hawkish beberapa petinggi Federal Reserve memicu rally Dollar AS. Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan bahwa bank sentral harus mempertimbangkan untuk kembali menaikkan suku bunga secepatnya pada bulan depan jika ekonomi AS terus menunjukkan perbaikan. Sementara Presiden Fed Chicago Charles Evans mengatakan jika dirinya mengharapkan 2 kali kenaikan suku bunga pada tahun ini. Suku bunga yang lebih tinggi dinilai akan mendorong penguatan Dollar AS dan sebaliknya menggerus daya tarik aset non-yield seperti bullion. Di sisi teknikal, pelemahan logam mulia ini masih mungkin berlanjut menyusul kejatuhan di bawah MA-200 pada grafik 4-jam. Dibutuhkan penembusan secara konsisten di bawah area $1216.35 untuk mendorong pergerakan bearish lebih lanjut menuju titik terendah sejak 23 Februari. Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? [/url][url=http://www.mifx.com/researchAA/demo]Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.
Volume perdagangan hari ini kemungkinan akan lebih rendah dari hari normal akibat pasar Eropa yang masih libur. Sementara dari Asia tidak ada data ekonomi penting yang akan dirilis. Namun volatilitas masih mungkin akan meningkat menyusul rilis data inflasi AS berdasarkan personal capital expenditure (PCE) yang dikabarkan menjadi acuan Federal Reserve. Data ini akan menjadi pembuka pekan ini, sebelum diakhir pekan dirilis data non-farm payrolls (NFP) Presiden Federal Reserve San Fransisco, John Williams, pagi tadi mengatakan inflasi masih menjadi data yang paling menjadi perhatian akibat target 2% belum tercapai dalam tiga setengah tahun terakhir. Beberapa data dari AS hari ini antara lain: [list][li]Inflasi inti PCE[/li][/list] Diperkirakan naik 0,2% di bulan Februari dari bulan sebelumnya yang naik 0,3%. Jika dirilis lebih tinggi dari perkiraan, maka ekspektasi kenaikan suku bunga di AS pada bulan depan akan semakin meningkat, dan dollar akan kembali menguat. [list][li]Belanja Personal[/li][/list] Data yang menunjukkan jumlah pengeluaran konsumen ini diperkirakan naik 0,2% di bulan Februari, yang juga bisa menjadi sentimen positif bagi dollar. [list][li]Pending Home Sales[/li][/list] Setelah menurun 2,5% di bulan Januari, data ini diperkirakan naik 1,2% di bulan Februari. Sekilas pergerakan pasar pagi ini: Bursa saham Asia menguat, Nikkei berada di zona positif terbantu oleh pelemahan yen. Emas melemah setelah data PDB AS hari Jumat semakin meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga. Minyak naik tipis setelah pada hari Jumat berakhir flat. Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di Calendar. Ringkasan serta data pergerakan pasar di perdagangan sebelumnya bisa dilihat di Daily Report. Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? [url=http://www.mifx.com/researchAA/demo]Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.[/url]
Menjelang Non Farm Payroll jumat minggu inivbanyak analis yang menyatakan dollar cenderung menguat terbatas
shinigamiduwi
saya butuh banget penjelasan lebih lanjut niihh
Banyak sekali informasi tentang oil, kenaikannya disebabkan sentimen bahwa oil sudah bottomed out di $26 dan trend teknikal pelemahan dollar.
tryajj
safe haven apaan sih?
Safe haven dalam kasus ini bisa diumpamakan sebagai tempat aman sementara penyimpanan modal apabila terjadi ketidakpastian politik/ekonomi/force major. Emas selama ini dianggap paling ideal karena tidak berdampak langsung ke ekonomi dan tahan terhadap gejolak harga.
Emas berakhir menguat tipis pada hari Senin seiring pelemahan dollar AS pasca data inflasi AS yang dilaporkan lebih rendah dibandingkan ekspektasi. Namun emas berada dekat dengan level terendah sebulan dalam kewaspadaan investor pada pidato para pejabat dan data tenaga kerja yang berdampak signifikan, yang dapat memberikan petunjuk peluang kenaikan suku bunga. Pekan lalu, pasar menaikkan ekspektasinya terkait kenaikan suku bunga Fed yang berpotensi secepatnya dicanangkan pada bulan April. Kenaikan suku bunga cenderung mendukung dollar sebaliknya melemahkan emas. Likuiditas perdagangan tipis karena pasar London dan lainnya ditutup menyambut hari libur Senin Paskah. Perhatian selanjutnya tertuju pada Gubernur Fed Janet Yellen, yang akan berpidato pada hari Selasa, untuk mencari tahu angka dan waktu kenaikan suku bunga di tahun ini. Harga emas ditutup di level $1220.20per troy ons pada perdagangan hari Senin (28/3) atau naik 0,28% dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Perdagangan emas berpotensi bullish untuk jangka pendek, resisten terdekat terlihat di kisaran 1228 sementara support terdekat di area 1214. Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? [url=http://www.mifx.com/researchAA/demo]Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.[/url]
Emas menguat tajam setelah Gubernur Federal Reserve menegaskan bank sentral akan berhati-hati dalam menetapkan kebijakan suku bunga. Gubernur Janet Yellen juga mengatakan bank sentral AS akan meluncurkan stimulus lebih melalui pembelian obligasi dan swap jika perekonomian terganggu. Para analis menganggap komentar Yellen sebagai dovish, atau kecenderungan pada kebijakan moneter longgar, sehingga melukai dollar AS sementara produk komoditas yang diperdangkan dalam dollar AS seperti emas terdongkrak. Selanjutnya, pasar emas akan menantikan laporan tenaga kerja ADP untuk bulan Maret, yang jika dilaporkan lebih baik dari ekspektasi berpotensi mendongkrak valuasi dollar AS dan sebaliknya menekan valuasi emas. Harga emas ditutup di level $1242.35 per troy ons pada perdagangan hari Selasa (29/3) atau naik 1,81% dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Perdagangan emas berpotensi bearish untuk jangka pendek, support terdekat di area 1235 sementara resisten terdekat terlihat di kisaran 1250. Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? [url=http://www.mifx.com/researchAA/demo]Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.[/url]
Pasar minyak mentah melemah setelah pemerintah AS melaporkan suplai minyak mentah mingguan yang masih bertumbuh. Pemerintah AS melalui lembaga Energy Information Administration (EIA) mengonfirmasi data institusi swasta yaitu adanya kenaikan suplai minyak mentah AS sebesar 2,3 juta barel menjadi total 534,8 juta barel untuk sepekan yang berakhir tanggal 25 Maret. Penumpukan suplai ini menjadi kenaikan selama 7-pekan beruntun. Kenaikan suplai berada di bawah ekspektasi sehingga harga sempat rally ke level tertinggi harian $39.85 per barel lalu perlahan menurun. Pelemahan dolar AS sendiri bantu mengurangi tekanan dalam perdagangan minyak mentah. Harga minyak mentah ditutup di level $38.30 per barel pada perdagangan hari Rabu (30/3) atau turun 0,49% dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Bias bearish untuk jangka pendek dengan support terdekat di area 37.30 sementara resisten di kisaran 39.10. Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? [url=http://www.mifx.com/researchAA/demo]Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.[/url]
Dolar Australia berakhir melemah tipis terhadap dolar AS pada sesi perdagangan hari Kamis (31/3), namun berhasil mencatatkan penguatan tajam untuk periode bulan Maret. Valuasi pasangan AUDUSD ditutup di level 0.7657 pada akhir bulan Maret atau naik sekitar 7,3% dibandingkan sebulan sebelumnya. Beberapa faktor pendukung penguatan tajam aussie terhadap dolar AS diantaranya: pemulihan harga komoditas, peralihan sentimen pasar pada aset berisiko, penurunan volatilitas pasar, serta penurunan peluang kenaikan suku bunga AS untuk tahun ini. Pada awal bulan April ini, pasangan AUDUSD akan mencari petunjuk perdagangan baru dari data PMI manufaktur China pada sesi Asia serta laporan tenaga kerja AS nanti malam. Data yang positif dari China biasanya menjadi berita baik untuk Aussie. Pada hari Jumat (1/4), AUDUSD dibuka di level 0.7655 dengan bias perdagangan netral dalam rentang area 0.7650 - 0.7680. Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? [url=http://www.mifx.com/researchAA/demo]Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.[/url]
Monexnews - AUDUSD langsung melemah pasca rilis data ekonomi Australia beberapa saat lalu, padahal sebelumnya masih terlihat kokoh dekat level tertinggi delapan bulan. Biro Statistic Australia melaporkan ijin membangun di bulan Februari naik 3,1% dari bulan Januari yang menunjukkan penurunan 7,5%, dan jauh lebih tinggi dari estimasi ekonom sebesar 2,1%. Volatilitas data ini memang cukup tinggi, sehingga tiap bulan kadang terjadi naik turun yang cukup signifikan. Namun yang memberikan tekanan bagi aussie adalah data penjualan ritel. Institusi yang sama melaporkan penjualan ritel bulan Februari flat atau 0%, dari bulan Januari yang menunjukkan kenaikan 0,3%, sementara para ekonom memprediksi sebesar 0,4%. AUDUSD diperdagangkan dikisaran 0.7643 pada pukul 8.53 WIB, dan berpotensi menguji support dikisaran 0.7625. Resisten: 0.7680, 0.7705 Support: 0.7625, 0.7590 Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? [url=http://www.mifx.com/researchAA/demo]Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.[/url]
Monexnews - Harga minyak mentah turun lebih dari 3% pada hari Senin seiring informasi produksi minyak terbaru yang membuat investor meragukan para produsen utama akan bersedia menyepakati perjanjian pembekuan produksi. Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan produsen minyak utama lain akan bertemu di Qatar tanggal 17 April untuk mendiskusikan rencana pembekuan produksi. Namun prospek kesepakatan berkurang setelah Rusia melaporkan produksi minyak bulan Maretnya mencapai level tinggi 30-tahun dan ekspor minyak Iran melebihi 2 juta barel per hari setelah sanksi internasionalnya dicabut. Hal ini dapat membuat Arab Saudi semakin enggan bekerja sama setelah kembali menegaskan hanya bersedia membekukan produksinya jika Iran dan produsen utama lain ikut melakukan yang sama. Harga minyak mentah ditutup di level $35.46 per barel pada perdagangan hari Senin (4/4) atau turun 3,19% dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Bias bullish untuk jangka pendek dengan resisten terdekat di area 36.25 sementara support di kisaran 34.70. Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.
Monexnews - Harga minyak mentah yang menguat pada Selasa kemarin bisa memberikan kestabilan pergerakan bursa hari ini, meski demikian rilis data stok minyak AS malam ini juga dapat membalikkan kinerja minyak. Dengan tidak adanya data ekonomi penting yang dirilis hari ini, fokus utama tertuju pada rilis notulensi atau minutes rapat moneter Federal Open Market Committee AS bulan Maret lalu. Dalam minutes tersebut akan tersedia detail kondisi ekonomi dan proyeksi suku bunga AS yang dibahas. Seperti diketahui sebelumnya, beberapa pejabat The Fed terlihat memiliki perbedaan pendapat. Mayoritas anggota pembuat kebijakan memberikan sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan ini, sementara sang pimpinan, Janet Yellen, justru menunjukkan sikap hati-hati untuk merubah kebijakan moneter. Rilis FOMC minutes nanti malam pukul 1.00 WIB diharapkan bisa memberikan gambaran lebih jelas tentang peluang kenaikan suku pada rapat moneter The Fed pada tanggal 26 sampai 27 waktu AS. Data stok minyak AS akan dirlis oleh EIA pukul 21.30 WIB, yang tidak hanya mempengaruhi pergerakan minyak, tapi juga bursa saham dan aset safe haven emas. API pada tadi melaporkan stok minyak AS turun 4,3 juta barel pada pekan lalu, jika EIA juga mengkonfirmasi penurunan tersebut minyak berpeluang melanjutkan kenaikan. Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di Calendar. Ringkasan serta data pergerakan pasar di perdagangan sebelumnya bisa dilihat di Daily Report. Butuh penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami? Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.

Comments