Herman_Sanjaya's Profile

Your Profile Pic

Herman_Sanjaya


Birth Date : -

Website : -

Point : 5969

About me
-

Badges

1500 Points
2000 Points
3000 Points

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

PT. Saranacentral Bajatama

pages: 1 2
20 369 03 Feb, 2012 08:30

PT. Erajaya Swasembada

pages: 1 2 3 4 ... 27
267 4498 30 Nov, 2022 14:55

PT. Greenwood Sejahtera

pages: 1 2 3 4 ... 38
372 6822 30 Dec, 2018 04:24

IPO PT. SOLUSI TUNAS PRATAMA, TBK

pages: 1 2
19 367 28 Sep, 2020 11:31

CPRO..... Menunggu Nasib tetap listing atau delisting?

 Closed pages: 1 2 3 4 ... 101
1002 18397 13 Jun, 2013 09:40

SIPD: SImpanan PeDesaan

pages: 1 2 3 4 ... 81
807 21049 20 Nov, 2022 17:30

PT. Midi Utama Indonesia

pages: 1 2 3 4 ... 29
290 6364 01 Aug, 2021 06:47

PT. Harum Energy, harumkah harga sahamnya?

pages: 1 2 3 4 ... 39
387 9972 14 Dec, 2012 04:29

PT. Tower Bersama

pages: 1 2 3 4 ... 25
247 5567 31 Oct, 2013 08:47

Posts

ini saham nggak akan lari ke mana2. uji support terdekat 1,810.
wakakaka kebun nya abis dipanen, dah digundulin sampe abis yach long iseng iseng mo nambang batubara nya ADRO, hati hati niat mo nambang BATUBARA, yang dapat ketimpuk BATU sampai hati memBARA ha ha ha Adaro besok ngak terbang..maka, Rusuh Makassar Mahasiswa dan Polisi Siap ‘'Perang’' di Jl Sultan Alaudin Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews Makassar - Suasana Kota Makassar akibat bentrokan antara polisi dan mahasiswa masih mencekam. Saat ini kedua belah pihak saling berhadapan dan siap ‘'perang’' di Jl Sultan Alaudin, Makassar. Pantauan detikcom, Kamis (4/3/2010), barikade mahasiswa dan polisi hanya dipisahkan jarak sekitar 100 meter. Ratusan mahasiswa terkosentrasi di depan kampus UIN Alaudin. Sementara polisi berada di dekat pertigaan antara Jl Sultan Alaudin dan Jl AP Pettarani. Situasi di tempat tersebut terasa mencekam. Mahasiswa dan polisi seolah siap perang. Para mahasiswa membekali diri dengan batu dan kayu. Sementara aparat kepolisian berbekal tameng, pemukul, dan pelontar gas air mata. Sebuah water cannon juga tampak disiagakan. Situasi ini juga otomatis membuat arus lalu lintas di Jl Alaudin lumpuh total. Arus lalu lintas kendaraan dialihkan ke jalur lain. Sejumlah dosen dari UIN Alaudin terlihat mencoba melakukan negosiasi dengan pimpinan polisi. Namun hingga kini belum ada hasil yang berarti. Bentrokan antara mahasiswa dan polisi ini terjadi sejak pagi tadi. Sebelumnya, para mahasiswa telah merusak dua pos polisi di Jl AP Pettarani dan Jl Sultan Alaudin. Aksi brutal itu dipicu tindakan sejumlah oknum polisi menganiaya aktivis HMI bernama Azhari pada Rabu (3/3/2010) malam ini kota anarkis banget ya rakyatnya? apa nggak kapok dulu dibantai sama westerling? :#-o
05 Mar, 2010 01:25
:yawn:
Ada investor Jepang yang berminat untuk membeli saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menjadi sinyal positfi bagi saham ELTY. Presiden Direktur Bakrieland Hiramsyah Thaib tidak pernah memberitahukan siapa investor Jepang itu. Nantinya saham yang akan dibeli adalah saham treasury stock dan juga saham yang dikuasai oleh pemegang saham lainnya. Sementara itu, pelepasan saham treasury stock kepada investor Jepang itu, masih menunggu proses buyback saham yang sedang dilakukan ELTY. "Untuk itu kami merekomendasikan buy untuk saham ELTY," kata analis pasar modal Sonny Jhon dalam risetnya seperti dikutip INILAH.COM.
05 Mar, 2010 01:56
Niat PT Jasa Marga Tbk membentuk sayap bisnis properti ternyata bukan isapan jempol belaka. Jika tak ada aral melintang, Jasa Marga akan membentuk anak usaha khusus properti itu tahun ini. Jasa Marga tidak akan sendirian mendirikan perusahaan properti itu. Namun akan menggandeng dua partner lainnya. "Partner yang satu adalah BUMN di sektor properti, yakni PT Pembangunan Perumahan (PP), sedang satunya mungkin swasta, tapi belum bisa saya sebutkan sekarang," kata Direktur Operasional Jasa Marga Adityawarman, di Jakarta, Kamis (4/3). Porsi modal masing-masing perusahaan, kata Adityawarman, akan dibagi rata sekitar 33%. "Jumlah modal disetor kami tidak akan lebih dari Rp 50 miliar," katanya. Untuk tahap awal, anak usaha tersebut akan beroperasi di daerah Krian, Sidoarjo, Jawa Timur. Lokasinya di sekitar tol Surabaya-Mojokerto. "Kami targetkan anak usaha itu beroperasi bersamaan dengan beroperasinya Surabaya-Mojokerto," kata Adityawarman. Jasa Marga menargetkan tol sepanjang 36,5 kilometer itu beroperasi tahun ini. Saat ini, masih tahap konstruksi. Di sekitar tol Surabaya-Mojokerto itulah, anak usaha Jasa Marga akan membangun properti komersial. "Bentuknya mungkin klaster perumahan, lengkap dengan pusat bisnis dan fasilitas perbelanjaan," kata Adityawarman. Sebetulnya, kata Aditya, Jasa Marga telah lama tergiur menerjuni bisnis properti. Alasannya, selama ini jalan tol yang dibangun Jasa Marga selalu membuat nilai investasi tanah dan gedung di sekitarnya membumbung. Sayang, Jasa Marga tidak ikut mencicipi. Yang menikmati justru pengembang properti di daerah setempat. Itulah sebabnya, Jasa Marga berniat menjajal diversifikasi usaha ke bisnis properti. Direktur Operasional PT Pembangunan Perumahan Kismodarmawan menyatakan, kerjasama dengan Jasa Marga membentuk perusahaan properti itu belum matang. "Saat ini masih pada tataran ide," katanya. Tahun ini, Jasa Marga menargetkan pendapatan Rp 4,79 triliun dan laba bersih Rp 927 miliar. Jumlah ini naik masing-masing 35% dan 17% dari estimasi kinerja 2009.
Laba bersih PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di 2009 diproyeksikan akan berada di kisaran US$413 juta. Menurut analisa Samuel Securities yang dikutip INILAH.COM, Kamis (4/3), dijelaskan manajemen BUMI sebagai pemegang 70% kepemilikan di KPC dan Arutmin sedang mempertimbangkan untuk write off deferred stripping cost-nya dan dibukukan sebagai one time adjustment di tahun 2009. Biaya tersebut merupakan non cash item sehingga tidak berdampak terhadap cashflow BUMI. "Dengan mengacu pada beban yang dicatat Tata sebesar US$76 juta, maka kami memperkirakan potential one-time adjustment di level BUMI sebesar US$253 juta di 2009. Proyeksi laba bersih BUMI di 2009 kami adalah sebesar US$413 juta," ujar Samuel. Tata Power, yang memegang 30% kepemilikan di KPC dan Arutmin mencatat penurunan laba bersih sebesar 82% di 4Q09 sehubungan dengan adanya write off atas deferred stripping cost sebesar 3,7 miliar rupee atau US$76,1 juta di KPC dan Arutmin. Dijelaskan deferred stripping cost atau biaya pengupasan tangguhan merupakan biaya yang timbul apabila rasio aktual pengupasan tanah (stripping ratio) lebih tinggi dari rasio rata-rata yang diestimasi. Biaya pengupasan tangguhan ini akan dibebankan sebagai biaya produksi atau diamortiasi pada periode di mana rasio aktual lebih rendah dari rasio rata-rata yang diestimasi. Pencatatan one-time adjustment (net after tax dan minority interest) berpotensi menurunkan laba bersih 2009 hingga US$124 juta atau EPS Rp86,7/saham. Namun biaya tersebut merupakan tax deductible sehingga berpotensi menurunkan beban pajak. "Kami masih terus mengikuti progress sengketa pajak KPC dan Arutmin."
Perusahaan investasi asal Kanada, Mackenzie Cundill Investments Management Ltd, diam-diam aktif menjual saham PT Arpeni Pratama Ocean Lines Tbk (APOL) dan memborong saham PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR). Dalam laporannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dua hari lalu (3/3), Mackenzie menyatakan, menjual 10 juta saham APOL di harga Rp 146,02 - Rp 150,09 per saham pada periode 15-27 Januari lalu. Dari penjualan saham tersebut, Mackenzie mengantongi dana Rp 1,43 miliar. Setelah transaksi tersebut, Mackenzie masih memiliki 220,62 juta saham atau 7,36% saham APOL. "Transaksi itu untuk kepentingan nasabah kami," kata Amirla Hebrahim, Manager Financial Reporting & Analytics Mackenzie dalam suratnya kepada BEI. Sebelum menjual saham APOL, Mackenzie memborong saham BNBR. Pada 11 Januari 2010, mereka membeli 300 juta saham BNBR di harga Rp 93,88 per saham. Sehari kemudian, Mackenzie membeli 200 juta saham BNBR di harga Rp 93,34 per saham. Total nilai pembeliannya mencapai Rp 46,83 miliar. Setelah transaksi tersebut, Mackenzie menggenggam 5,87% saham BNBR.
05 Mar, 2010 02:17
encek gak mirip bernanke, lebih mirip si jari dewa smile Jari dewa tuh sapa? pepeng. yang dulu ada di acara tv "jari-jari". :rofl:
05 Mar, 2010 02:22
egp lah, mau sby ngomong apa, mau dpr ngomong apa, yang penting tahun ini harus bisa punya apartemen capital smile smile smile mendingan landed house, bozz. jualnya lebih gampang dan harganya cepet naik. smile by the way, trims atas confirmnya di fb. untuk member lain, please add or confirm me. :hug:
05 Mar, 2010 02:24
Pendemo Bayaran Puas Dibayar Rp 30 Ribu & Nasi Padang Jakarta - Sony68 (30), ikut mengepalkan dan mengacungkan tangannya. Demo kali ini adalah aksi pertamanya turun ke jalan. Warga Johar Baru, Jakarta Pusat ini mengaku butuh uang. Dia rela ikut demo. "Lumayan buat jajan," terang Sony68 sambil cengengesan di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3/2010). Berkaus kuning, celana selutut, dan sandal jepit Sony68 bersama rekan-rekannya mengaku hanya iseng saja ikut unjuk rasa ini. Dia mengaku sengaja bolos trading , agar bisa mendapat uang. "Lumayan Rp 30 ribu, cuma ikut-ikutan saja, biar ramai," terang Sony68 yang diiringi tawa teman-temannya. Sony68 mengaku tidak mengerti soal isu Century ini. Yang dia tahu, dia hanya diajak tetangganya untuk meramaikan aksi. "Nanti dikasih duit dan nasi padang," ujarnya malu-malu. Bukan hanya Sony68 yang ikut karena uang. Art (30) pun demikian. Warga Johar Baru ini mengaku memang sering ikut aksi unjuk rasa. Bahkan jadi semacam penghasilan tambahan untuknya. "Lumayan daripada diam di rumah," terang bapak satu anak ini. Ajakan ikut demo Century ini datang dari tetangganya pada Selasa (2/3/2010) kemarin. Dia hanya diberi tahu agar berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, untuk demo di depan DPR. "Pas sampai di lokasi kita diberi nasi padang, nanti kalau sudah selesai baru dikasih uang," ujar art polos. Apa tidak takut ditinggal kabur sama yang mengajak kalau pembayarannya selesai demo? "Sudah sering kok kaya gini. Gak pernah dibohongin," tuturnya. Sony68 dan art , pun dengan semangat berteriak. Dibawa oleh salah satu kelompok massa, keduanya meneriakan kata-kata lantang. "Turun turun," teriak keduanya. Sementara sayup-sayup suara sang orator di bawah langit yang mendung terus bersuara keras. "Negara memanggil kita untuk perubahan. Ayo kita bersama-sama melakukan perubahan…" teriak orator. smile smile smile smile smile smile Harus di-quoted nih… ‘'PENCEMARAN NAMA BAIK’' smile ctt. nama yg di-bold merah sih… ngga perlu dikasih duit dan nasi padang pun, tetap rela tuh berdemo gratiiiiiiiis smile) Wartawan detik memang keterlaluan :ogah: :ogah: :ogah: Masa boss sony68 dan boss art dibilang joki pendemo ? :ogah: :ogah: :ogah: mbak eva sundari doyan bercanda ya? :rofl: i.d fbnya opo, mbak? :p smile
tiap hari ada saja yg posting disini :whew: :whew: :whew: kapan mo naiknya wong tiap hari ada aja yg comment :whew: :whew: :whew: coba teman2 skalian puasa posting dulu - 2 hari aja - liat bagaimana reaksi saham ini smile smile smile kalo tidak ada yang posting lagi berarti saham ini mau bobo :p :yawn: :yawn: :yawn:
05 Mar, 2010 02:53
Pendemo Bayaran Puas Dibayar Rp 30 Ribu & Nasi Padang Jakarta - Sony68 (30), ikut mengepalkan dan mengacungkan tangannya. Demo kali ini adalah aksi pertamanya turun ke jalan. Warga Johar Baru, Jakarta Pusat ini mengaku butuh uang. Dia rela ikut demo. "Lumayan buat jajan," terang Sony68 sambil cengengesan di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3/2010). Berkaus kuning, celana selutut, dan sandal jepit Sony68 bersama rekan-rekannya mengaku hanya iseng saja ikut unjuk rasa ini. Dia mengaku sengaja bolos trading , agar bisa mendapat uang. "Lumayan Rp 30 ribu, cuma ikut-ikutan saja, biar ramai," terang Sony68 yang diiringi tawa teman-temannya. Sony68 mengaku tidak mengerti soal isu Century ini. Yang dia tahu, dia hanya diajak tetangganya untuk meramaikan aksi. "Nanti dikasih duit dan nasi padang," ujarnya malu-malu. Bukan hanya Sony68 yang ikut karena uang. Art (30) pun demikian. Warga Johar Baru ini mengaku memang sering ikut aksi unjuk rasa. Bahkan jadi semacam penghasilan tambahan untuknya. "Lumayan daripada diam di rumah," terang bapak satu anak ini. Ajakan ikut demo Century ini datang dari tetangganya pada Selasa (2/3/2010) kemarin. Dia hanya diberi tahu agar berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, untuk demo di depan DPR. "Pas sampai di lokasi kita diberi nasi padang, nanti kalau sudah selesai baru dikasih uang," ujar art polos. Apa tidak takut ditinggal kabur sama yang mengajak kalau pembayarannya selesai demo? "Sudah sering kok kaya gini. Gak pernah dibohongin," tuturnya. Sony68 dan art , pun dengan semangat berteriak. Dibawa oleh salah satu kelompok massa, keduanya meneriakan kata-kata lantang. "Turun turun," teriak keduanya. Sementara sayup-sayup suara sang orator di bawah langit yang mendung terus bersuara keras. "Negara memanggil kita untuk perubahan. Ayo kita bersama-sama melakukan perubahan…" teriak orator. smile smile smile smile smile smile Harus di-quoted nih… ‘'PENCEMARAN NAMA BAIK’' smile ctt. nama yg di-bold merah sih… ngga perlu dikasih duit dan nasi padang pun, tetap rela tuh berdemo gratiiiiiiiis smile) Wartawan detik memang keterlaluan :ogah: :ogah: :ogah: Masa boss sony68 dan boss art dibilang joki pendemo ? :ogah: :ogah: :ogah: mbak eva sundari doyan bercanda ya? :rofl: i.d fbnya opo, mbak? :p smile Kita buka warung gado2 yuk ? smile smile lebih menguntungkan warung remang2. dan mbak eva yang jadi penjaganya ya? :x smile)

Comments