Helmibudiman's Profile

Your Profile Pic

Helmibudiman


Birth Date : -

Website : -

Point : 0

About me
-

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

Posts

03 Dec, 2011 11:37
disini gak ada yang membahas yang mau ipo…saham abm ya?? saya lagi mencari
harga sudah 6 jt sekilo
31 Dec, 2011 09:55
antm ambruk :#-o
kok tahun ini keberanian aku semakin berkurang yah :nailbiting: coba tengok menu sarapannya bonku… mungkin perlu diganti dgn yg lebih "hot"…. smile smile smile kayak ane juga….bulan lalu mestinya bisa cuan 30-35% berhubung takut-2…jadinya cuma dapat 12%…. smile( smile( smile( :cry: :cry: :cry: smile smile smile bisnis saham emang paling cuan kalau hokinya lagi dapat. 12% per bulan is more than average, jauh di atas bisnis penyewaan property yang katanya kadang2 bisa 10% per tahun. yang bisa mengimbangi cuan dari saham cuma bisnis real. nggak usah buka pabrik, cukup jadi distributor barang2 consumers, sekitar 10% netto bisa didapat tiap bulan, bukan tiap tahun lho. smile smile smile Bisnis riil pun kalau bukan bakatnya, apalagi belum hokinya juga bangkrut, contohnya banyak, kalau semua mudah entar banyak orang kaya…………ga da yang mau jadi karyawan, semua mau jadi boss……..hehehehehe just sharing dari pengalaman yang saya tahu…distributor barang consumer apa dulu, kalau snack memang bisa 10%, kalau distributor susu kayak sgm,vitalac(grup sari husada), morinaga…cuan 5% bruto..distributor.batu batere abc dari grup orang tua 5% bruto…..intinya main di omzet dan mendistribusikan barang yang memang laku di pasaran……kalau cuan di saham tapi mainnya cuma dibawah 500 juta, susah ngalahin distributor yang omzetnya 6 miliar ke atas
smile smile smile anyway, "bekerja" yang benar itu sebenarnya adalah menjadi karyawan atau pengusaha. saham hanyalah side income atau passive income dari upaya menginvestasikan dana lebih. tapi berhubung trading saham itu santai, nggak menyita waktu, nggak perlu bermacet ria di jalanan, akhirnya membuat investor terlena dan menjadikannya sebagai mata pencaharian utama tanpa mau lagi menjadi karyawan atau pengusaha. tapi sayangnya bursa nggak selalu bagus, ada kalanya jeblok. bermain saham di dalam bursa yang lagi jeblok sama aja bunuh diri, seperti yang terjadi tahun 2008. saat itu yang full job di bursa dan nggak punya penghasilan lain dari real business, entah sebagai karyawan atau pengusaha, banyak yang memproklamirkan diri sebagai o.m.b (orang miskin baru). resiko di bursa sangat tinggi, makanya statistik yang menyebutkan hanya 20% dari players yang terjun ke bursa itu untung, sisanya 80% rugi, membuktikan hal itu. oleh karenanya, terutama yang masih berada dalam periode umur produktif (under 40 years), hendaknya menomorsatukan bisnis real. kalau modal belum cukup, jadilah karyawan dulu. nanti kalau udah waktunya, beralihlah jadi pengusaha. main saham itu buat sampingan aja, memanfaatkan uang dingin yang bukan untuk membiayai hidup sehari2. buka bisnis itu kalau udah ketemu celahnya, jauh lebih profitable daripada trading saham. lihat tuh para pemilik konfeksi di jembatan lima bisa punya asset kios2 di tanah abang yang harganya 3 m per unit dan rumah hadap laut yang sedang dibangun di p.i.k seharga 9 m. yang penting fokus dan mau kerja keras, nggak bisa instant dengan hanya duduk2 aja di belakang monitor menatap running trade. smile smile smile nah ini aku setuju dengan pernyataan ini……bisnis real kalau sudah ketemu celahnya lebih profitable…….dan sahambuat sampingan
herman si penganut t3b….hehehe
Jam perdagangan baru BEI mulai berlaku tahun ini AKARTA. Realisasi jam perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang baru akan segera diberlakukan pada tahun ini. "Tahun ini bisa. Karena kami sudah berikan draf peraturannya ke Bapepam-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan)," kata Direktur Teknologi Informasi BEI Adikin Basirun saat ditemui di Jakarta, Jumat (2/3). BEI sendiri telah mengajukan perdagangan bursa diperpanjang hingga 45 menit, di mana perdagangan dibuka 30 menit lebih awal dibandingkan pembukaan saat ini. "Dan penambahan 15 menit lagi dilakukan pada penutupan perdagangan," jelas Adikin. Itu artinya, waktu pelaksanaan perdagangan akan dibuka mulai pukul 09.00 WIB, karena saat ini perdangan saham BEI selalu dimulai pukul 09.30. Sedangkan penutupan pasar akan dilakukan pada pukul 16.15 WIB. Adikin menyebutkan, alasan dimajukannya transaksi perdagangan tersebut untuk mendekatkan waktu pembukaan perdagangan dengan bursa-bursa di kawasan regional, terutama Singapura dan Hongkong. Selain itu, BEI pun tidak dapat mengusulkan waktu lebih lama karena terganjal peraturan lainnya, yang sudah lebih dulu diaplikasikan. "Kalau lebih dari jam 09.00 kan susah, karena ada peraturan lainnya, seperti pelaporan MKBD di jam 08.30," jelasnya. Sementara di penutupan baru yang sedang direncanakan, akan ada sistem penutupan perdangangan (pre-closing) dan post-trading. Panambahan waktu pre closing dilakukan guna meminimalisir terjadinya pembentukan harga semu menjelang penutupan (marking the close). Sebab, lewat sistem ini, harga akan dibentuk sepuluh menit sebelum pre closing. Setelah perdagangan ditutup pukul 16.00 WIB, akan ada jeda lima menit. Setelah itu, post trading berjalan selama 10 menit dengan menggunakan harga yang sama dengan pre closing. Sistem post trading ini bertujuan untuk memperpanjang fasilitas investor untuk melakukan penyelesaian trasaksi (netting). Sehingga, jika investor kekurangan barang (efek), bisa menambah ketika post trading. "Di waktu tersebut, investor masih bisa melakukan trading di harga penutupan yang sebelumnya telah ditetapkan," ungkap Adikin. Sistem ini mamang tergolong baru karena saat ini BEI tidak menerapkan sistem tersebut. Jadi CLOSE tidak bisa ditentukan pakai colek 1 lot saja lagi, yang disebut Harga Close Semu. Terkait waktu perdagangan ini, "Saat ini kami sudah finalisasi di Bapepam," pungkasnya. smile smile smile yang penting jam istirahat hari jum''at mesti dikurangi. cuma satu2nya di dunia yang istirahatnya dari jam 11.30 sampai 14.00 (2,5 jam). mau sholat atau bobo2 siang? smile smile smile ini bener2 lucu pernyataannya…mau sholat atau bobo siang hahaha
Bakalan ada Sarijaya Jilid II… Rumornya begitu… boleh tahu kode sekuritasnya apa?
07 Mar, 2012 05:10
"Herman_Sanjaya"
ARTUB wrote: Jadi lempar koin-nya mau naik atau mau turun ? tanya abang hoki…. radiasi wrote: Secara tidak langsung, suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju, kesal atau tidak kesal, jengkel atau tidak jengkel. KITA HARUS AKUI, KITA INI MANUSIA, TIDAK BISA MELIHAT KEJADIAN YG AKAN DATANG. HANYA TUHAN YG TAHU APA YG AKAN TERJADI. MANUSIA HANYA BERUSAHA ACTING LIKE GOD ROFL ROFL ROFL ROFL ROFL Since we are acting, we are not GOD. Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Laughing Tapi sayang, manusia lebih banyak yang memilih untuk menjauh dari pada menjadi satu dengan TUHAN, padahal Tuhan telah memberikan kesempatan untuk menjadi satu dengan-NYA.. smile smile smile you got the core meaning! main saham itu sulit luar biasa, penuh ketidakpastian, dan suka2nya bandar. secanggih apapun ilmu pengetahuan kita, kalau nggak diberkati Tuhan, tetap nggak akan sukses di bursa. smile smile smile benar sekali
ayo balik lagi diatas rp 55000 smile smile smile Ok lah kalo begitu …………… :peace: smile smile smile tawar di bawah goban dong. smile smile smile dibawah 47000
smile smile smile @radiasi: kalau mau seperti om djoko, kita mesti jadi pengusaha, karena kalau karyawan mah penghasilannya terbatas. jadi bukan masalah takdir atau garis tangan, tapi berani nggak kita menempuh resiko menjadi pengusaha yang sewaktu2 bisa rugi. beda dengan karyawan yang nggak bisa kaya tapi terima gaji terus walaupun kondisi tempat kerjanya udah morat marit. smile smile smile Betul bos, jadi pengusaha. Tapi kata pengusaha itu berasal dari kata usaha. Nah, disini masalahnya. Usaha apa? smile) smile smile smile usaha selang aja, boss. selang…kangan. ane dari tahun 1990 adalah kuli kontrak. dan baru pada awal tahun 2011 memberanikan diri membuka usaha sendiri. smile smile smile bung herman sekarang sudah usia berapa kalau boleh tahu?
yang tadi pagi hajar kanan, pulangnya pasti benjol benjol smile smile smile yang lebih sakit lagi yang kemarin2 belanja dan bukannya profit taking. smile smile smile Kebanyakan emang suka LATAH , terlena dgn Euforia :siul: smile smile smile trading mode on. udah nggak zaman lagi inpes2 ketika indeks sedang di puncak bukit. smile smile smile setuju

Comments