Ambassador's Profile

Your Profile Pic

Ambassador


Birth Date : -

Website : -

Point : 4157

About me
-

Badges

1500 Points
2000 Points
3000 Points
PyoBie
PyoMe
PyoTastic

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

MA -> MACD -> BOLLINGER

pages: 1 2
17 839 16 Dec, 2003 02:33

K I J A

pages: 1 2 3 4 ... 6
58 2562 17 Oct, 2005 15:46

Bisa spt Warren Buffet???

pages: 1 2
12 603 03 Feb, 2006 14:13

Pengalaman Pribadi

pages: 1 2 3 4 ... 7
67 4560 26 Jan, 2010 01:06

Posts

Penjaga indeks…. PE ratio 18x
Sayang seribu sayang sektornya lagi lesu… target 38K bilamana sektornya booming. Padahal kinerja aali sih baguuus. Jadi targetnya wes - ewes 28K sajalah dulu…. windres ceria.
Diluar dugaan banyak analis, hasil 3Q14 asii masih bisa berada di atas level ekspektasi. Harga saham 7050 membuat PE masih di bawah 15x. Bandingkan dengan TLKM deh - sebagai sama-sama penjaga indeks - tlkm harga 2750 memiliki PE nya 18x. Nah, coba hitung andaikata market maker mau menaikkan IHSG dengan menaikkan harga saham asii sehingga bisa ber-PE 18x spt tlkm sekarang…. 8500 bro!
Investor mah ngga terlalu pusing soal likuiditas market. Yang penting PE-rendah dengan cashflow lancar. Lebih bagus lagi kalo rajin bagi dividen dengan yield yg tinggi smile
balikin ke 750 hehe… Wah mantap sudah kena tuh bro….. :applause: 5 7 0
12 Nov, 2014 04:01
batubara juga smile Ciyus dong broh…. Namanya Inovisi Infracom. Katanya sektor infrastructure, sub-sektor telekomunikasi Apa ada back door listing? Atau apa an sih…. mudeng nih gue utk invs.
12 Nov, 2014 04:07
INOVISI INFRACOM BUKUKAN PENURUNAN LABA PER SEPTEMBER 2014. IQPlus (04/11) - PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) membukukan penurunan laba periode berjalan Rp229,6 miliar hingga September 2014, dari periode setahun sebelumnya Rp266,8 miliar. Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dilansir di Jakarta, Selasa, pendapatan perseroan hingga September 2014 mencapai Rp1,42 triliun, naik dari peroide setahun sebelumnya Rp1,2 triliun. Beban pokok pendapatan perseroan pada periode 9 bulan pertama 2014 juga meningkat menjadi Rp1,14 triliun, dari setahun sebelumnya Rp916,35 miliar. Kenaikan tersebut menggerus laba bruto menjadi Rp276,04 miliar dari sebelumnya Rp288,26 miliar. Sementara beban usaha untuk periode Januari-September 2014 mencatatkan kenaikan hampir 2 kali lipat yaitu menjadi Rp41,93 miliar dari sebelumnya Rp27,6 miliar, sehingga mendorong laba usaha turun menjadi Rp234,11 miliar dari setahun sebelumnya Rp260,66 miliar. Beban lain-lain yang dibukukan perseroan per September 2014 naik menjadi Rp38,35 miliar dari setahun sebelumnya Rp21,79 miliar. Laba sebelum pajak tercatat turun menjadi Rp229,93 miliar dari Rp266,84 miliar setahun sebelumnya, dan laba periode berjalan per September 2014 mencapai Rp229,6 miliar atau turun dari Rp266,8 miliar setahun sebelumnya. Jumlah aset yang dibukukan perseroan per September 2014 mencapai Rp4,96 triliun atau naik dari Rp4,59 triliun per Desember 2013. Sedangkan liabilitas untuk periode yang sama mencapai Rp1,25 triliun, turun dari posisi per Desember 2013 yang sebesar Rp1,48 triliun. (End/ms)
Wuih balik lg nih adhi… :hug: :* :siul: Jangan sampai adhi jebol di bawah 2500 lagi….. Lebih alert batas bawah daripada batas atas (3000)
Bie-bie masih acih dong broh… kan sebelumnya menjabat wapres secara resmi. Ibaratnya Ahok sekarang yg jadi gubernur DKI, dari sebelumnya sbg wagub. Acih nggak…??? smile
12 Nov, 2014 04:29
Jumlah sahamnya masih sedikit… gampang digorengnya. Kalo bandarnya kere… jangan2 tinggal waktunya distribusi nih… Secara fundamentalman sih masih mahal ini saham. Kena sentimen maritim kelautan aja….
12 Nov, 2014 04:30
Asbun bandar srsn toh… smile
12 Nov, 2014 04:31
Jangan sampai jebol utk level 315-323. Klo jebol yah goodbye dah….

Comments