3-Pointers's Profile

Your Profile Pic

3-Pointers


Birth Date : -

Website : -

Point : 0

About me
-

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

Posts

03 Mar, 2008 06:47
banyak rongga bertebaran antara 1600 - 2700 yang mana yg kuat??? [-o<
11 Mar, 2008 13:25
Secara teknikal, IHSG hari ini sudah menembus dan ditutup di bawah Lower band Weekly Bolinger Band, ini merupakan sebuah signal awal yang cukup kuat dari sebuah pembalikan arah trend. Konfirnasi signal adalah apabila IHSG penutupan minggu ini ditutup di bawah 2.525. Konfirmasi pembalikan arah trend ditentukan pada perdagangan minggu depan, jika market masih optimis, maka minggu depan IHSG harus sudah berada pada level 2.600 - 2700 agar arah trend tetap terjaga. Bila market tidak mampu mempertahankan IHSG di atas 2.525, kemungkinan upaya menguji area support di level 2.100-2.200 menjadi terbuka. Penutupan IHSG di area 2.100-2.200 menjadi alat konfirmasi pembalikan arah trend ke level 1.500 - 1.700. Panic selling diperkirakan terjadi pada saat IHSG menembus level 2.000. Sebagai informasi tambahan, penutupan IHSG hari ini juga merupakan konfirmasi ke-3 adanya Bearish Divergence pada Weekly RSI (14,9) dari sejak IHSG mencapai level 1.800 pada januari 2007. Keputusannya terserah anda, it''s your money. If it''s not yours, balikin aja deh.
Jual semua, terus short, lalu bobok sampai tahun 2009 atau pertengahan 2010 :siul: "SSSSSSSETTTTTTUJJJUUUUUUUUUUUUUUUUUU!!!!!!!!!!!"
Tapi kalo bobok terus sih gak laaa, saya mo ikutan kursus masak aja ah…….
11 Mar, 2008 13:41
["Secara capital, Bank Indonesia tidak melihat bahwa dampak suprime mortgage menyebabkan bank-bank di Indonesia menjadi buruk kondisinya. Sampai sekarang NPL 4,8 persen, CAR 19,3 persen, pertumbuhan kredit 24 persen, NIM masih tinggi, dari sisi capital masih oke, tapi dari sisi trade channel itu berbahaya," ujarnya. (hen/ddn) Namanya penyakit itu menular, dan yang ditulari itu kebanyakan yang sehat2……. Kalo semuanya udah pada tertular dan jadi sakit, yang sehat sih tinggal tunggu giliran jadi sakit juga!
11 Mar, 2008 19:08
Kalo investor bertanya; hari ini harga berapa?, besok harga naek apa turun?, harga berapa saya harus beli? harga berapa saya harus jual? apakah besok harga masih turun? apakah besok harga masih naik? apakah besok harga tetap? Broker X jual banyak, apakah saya jual atau beli? Broker Y beli banyak, apakah saya beli atau justru jual?. Investor asing net buy, apakah saya jual atau beli? Investor Asing net sel, apakah saya jual/beli? Hari ini indeks regional naik, apakah besok indeks naik juga? indeks regional plus, apakah saya harus beli atau justru harus jual?. Margin saya 3 hari lagi harus square, apakah sekarang saya jual atau menunggu 3 hari lagi? Rasio margin saya mendekati limit, apakah saya harus menjual untuk memperbaiki rasio atau saya bertahan menunggu harga lebih baik sehingga rasio saya membaik juga? Jika investor mengamati perkembangan harga sebagai alat pengambilan keputusan bertransaksi di market, maka investor itu termasuk golongan teknikalis ( golongan investor yang mengambil keputusan berdasarkan teknis transaksi yang terjadi di bursa/market), tak peduli apakah investor tsb menggunakan alat analisis trend ( trend follower/ contrarian keduanya juga menggunakan trend sebagai acuan, analisis indikator, analisis volume transaksi, analisis buyer besar, analisis buyer asing/lokal, analisis indikator psikologis, selama seorang investor mengamati teknis transaksi sehari-hari di bursa yang membentuk sebuah tingkat harga, maka investor itu termasuk golongan teknikalis. Jika investor bertanya: dengan tingkat suku bunga, tingkat inflasi, nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi saat ini, apakah saya lebih baik berinvestasi pada saham, deposito, valas, property, komoditi, obligasi ? Dengan laporan keuangan beberapa tahun terakhir ini, apakah saya harus membeli saham perusahaan X? Dengan tingkat pengembalian investasi tahunan (deviden) beberapa tahun terakhir, apakah menguntungkan jika saya membeli saham perusahaan X sampai beberapa tahun kedepan? Perusahaan X memiliki rasio utang lebih besar dari Perusahaan Y, keduanya dalam sektor yang sama, apakah saya lebih baik membeli saham perusahaan X atau saham perusahaan Y? Perusahaan X adalah leader market pada sektornya, sedangkan perusahaan Y lebih kecil tapi memiliki potensi untuk tumbuh, apakah saya lebih baik membeli saham perusahaan X atau perusahaan Y? Perusahaan X memberikan laporan tahunan yang lebih baik dari perkiraan, mungkinkah prestasi tersebut berlanjut pada tahun2 berikutnya atau hanya untuk saat ini saja, apakah saya harus memperbesar portfolio atau justru mengurangi dengan memilih perusahaan2 yang memiliki potensi untuk tumbuh? Ancaman resesi melanda ekonomi regional, mungkinkah perusahaan X akan terkena dampaknya atau tidak terpengaruh sama sekali, apakah saya harus menjual saham X atau tetap bertahan meskipun beresiko mendapatkan tingkat deviden yang mungkin lebih kecil dari tingkat bunga deposito? atau kah saya beralih pada obligasi yang memiliki tingkat pengembalian tetap dan lebih besar dari bunga deposito? Jika Investor tersebut mengambil keputusan berdasarkan analisa terhadap aspek ekonomi, bisnis dan keuangan tanpa melihat perkembangan harga dimarket, maka investor itu termasuk golongan Fundamentalis. JIka seorang investor bertransaksi saham tidak berdasarkan pertanyaan2 dari kedua golongan diatas, maka investor itu termasuk golongan spekulan ( istilah gambler tidak dikenal di bursa saham, karena bursa bukan kasino). Dengan 3 kategori diatas, saya yakin semua yang bertransaksi saham adalah Teknikalis.
11 Mar, 2008 19:46
Ada sih persamaannya: sama-sama ada bandar smile) Dan saya 100% yakin, semua bandar Teknikalis. smile)
12 Mar, 2008 15:36
FA = Feeling Analysis… IDX Feeling Analysis: Feeling so good, signal bearish, orang2 pada senang kita siap2 jualan… Feeling so bad, signal bullish, orang2 pada stress kita siap2 kumpulin barang… Feeling in love, signal bearish, orang jatuh cinta mo kawin jual saham buat persiapan kawin, beli rumah, bla bla blaa… Feeling blue, bawaan bete mulu, bikin market sepi… Ada yang ingin menambahkan kah??
IHSG 300?? kenapa gak bisa ? toh sampai IHSG 2800 kan yg tumbuh cuma sektor pertambangan, infrastruktur dan agribisnis, sektor lainnya gak bnyk berubah dr th.98. Rata2 indeks sektoral kan berkisar antara 200 - 400, jadi kalo pertambangan, infrastruktur dan agribisnis berakhir masa jayanya, wajar aja klo kembali ke 300… Bung Imam kan bukan br sekarang wanti2 soal datangnya krisis. Sesuaikan aja gaya investasinya dengan investasi yg cocok dalam masa krisis. caranya?? hehehe… BELAJAR Ngeluarin duit 5jt buat belajar/ikut kursus aja susah, Sekarang terbukti kan, Ngeluarin biaya belajar 100-200jt ga ada artinya dibanding rugi milyaran.
Sekalian aja bikin aturan gak boleh buang kiri, yang melanggar didenda 2x harga Bid x volume yg dibuang, dijamin Indeks naek terus dan gak bakal ada Forced Sell..

Comments