3-Pointers's Profile

Your Profile Pic

3-Pointers


Birth Date : -

Website : -

Point : 0

About me
-

Articles

No article yet.

Topics

Topic Posts Views Last post

Posts

19 Jan, 2007 11:49
Kalo gitu saya pake metode kancing baju aja… Mulai dari kancing di tengah dada, kalo hari ini harga turun, kancingnya turun.. besok turun, kancingnya turun lagi, sampe kancing paling bawah …. BUY Turun sampe kancing celana… CUT LOSS tunggu sampe ke resleting mentok…. STRONG BUY!! Harga bolak-balik di tengah dada … HOLD Harga di atas kancing dada…SELL Harga naik pada kancing di leher… STRONG SELL syaratnya pake kemeja + celana… Mau coba???? :rofl: Sori… becanda, jgn dimasukin ke hati ya…. Saya suka diskusi di KSC, dari yg ringan2 smp yg serius…. Saya tidak pernah kuliah di UI, jd AN/IJA bukan dosen saya & mereka jg gak kenal saya, tp menurut saya mereka orang2 intelek yg memberi sumbangan besar utk perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia, dan tentunya ada banyak lagi orang2 spt mereka di Indonesia. Teori ekonomi, ekonometrika, statistika, matematika, psikometri, sosiometri, FA,TA, Fengshui, Mystical, Astrologi, dll cuma alat untuk menganalisa, agar dapat menjelaskan fenomena atau kejadian yang terjadi apakah logis/tdk logis, rasional/irasional. Awalnya saya kan cuma mau mengatakan bahwa ada hubungan antara pergerakan IHSG dg pergerakan Harga Minyak. Bgmn mengukurnya? saya pake ekonometrika…. ternyata korelasinya kuat… itu saja… OK? Saya apresiasi semua kritikan teman2 KSC. Thx.
19 Jan, 2007 12:07
Hebatnya PGAS… semua orang dibikin bingung…. Pemerintah bingung, Direksi bingung, Analis bingung, investor bingung…. Cuma PGAS yang bisa bikin orang research sekuritas kerja keras…. Cerita, fakta dan asumsinya masih ituu-itu saja, tapi target harganya semua analis pada bingung…. revisi terusss.. Mungkin jumlah revisi research PGAS dari para analis bisa masuk MURI …tuh. Konon para analis sudah berkumpul untuk menganalisis PGAS bersama-sama, saking bingungnya… Coba kita lihat… apakah pake keroyokan para analis itu jadi nggak bingung, ato malah makin bingung??? HAHAHA…. PGAS…PGAS..!!
19 Jan, 2007 18:50
USD 49/barrel Udah Oversold… menyentuh 200 weeks Moving Average, RSI-14 Bulish signaling… Kalo tembus next target USD 45 and USD 40. Kayaknya mantul deh.. tembus USD 80 langsung ke USD 100…
19 Jan, 2007 19:22
Ada juga yang member yang punya nick lebih dari satu… spy lebih rame provokasinya.
20 Jan, 2007 10:34
49 liat dimana yah bukannya hari ini rebound ampir ke 52.lowestnya aja belom tembus 50 Betul.. Sori…Memang belum tembus, lowest jumat USD50.12 Weekly MA-200 = USD49.86, maksud saya harga skr udh oversold, jika tembus USD49 …..
20 Jan, 2007 11:35
Dari kacamata lain…… another conspiracy theory.. Mungkin saja akal-akalan pemegang saham terbesar c.q. Kementerian BUMN+Bandar yg nampung divestasi, Knp? Penjualan saham pemerintah/asset pemerintah (divestasi) kan harus disetujui DPR, sehingga ada muatan politis di dalamnya. Dengan turunnya harga PGAS, Meneg BUMN + pemerintahan SBY pamornya naik, karena proses divestasi berlangsung sukses dilakukan pada harga yang relatif tinggi (DPR + lawan2 politik gak bisa protes). Siapa antek2nya??? ya.. pasti bandar-bandar yang beli PGAS di 11.300 lah.. dgn catatan pemerintah c.q. Bapepam tidak perlu turun tangan jika setelah divestasi, saham PGAS diguyur ke bawah…. sehingga mereka yang beli di 11.300 bisa ngumpulin lebih banyak lagi saham di harga rata-rata 8000. Jika target harga tahun 2007 PGAS 12500, maka bandar-bandar itu akan berusaha mengumpulkan saham di bawah 8500 agar average price mereka di bawah 10.000. Dengan ini maka pemerintah diuntungkan, SBY naek pamor dan Bandar2 bisa untung lebih banyak….. Jadi persoalan kelambatan proyek ini itu, biaya ini itu membengkak cuma cerita aja…. biar rame… Analis semua pada downgrade spy yg punya barang cut loss….. intinya Bandar mau ngumpulin barang….. Yang nyangkut di atas tidak perlu cut loss, tapi tektok2 di harga bawah supaya nilai porfolionya naik lagi. Kalo yang pake margin sih… no comment…. soalnya bandar-bandarnya kayaknya pada laper dan rakus2 jadi mau ngumpulin minimal 2X volume divestasi….. so waktunya agak lama…. Selamat TEK-TOK…
Volumenya hampir sama dengan waktu guyur-guyuran dulu…. Buy Back???
20 Jan, 2007 16:42
Ingat Kasus INDOSAT pd waktu didivestasi , STT beli di 12.950 , market pd saat itu di 8.400 dan terus di tekan sampai terendah Rp 6.750,- terus harga stagnan di 8.500 sekitar 4 bulanan , setelah persis 1 thn berapa harga nya ? 16.750 ,- and then stok split menjadi 5 kalau dihitung sekarang harganya sudah menjadi Rp 30.000,- sepanjang fundamentalnya bagus nggak perlu takut megangnya ,keep for long invesment . SETUJU..JU..JU..JUUUUUUUUUU!!
23 Jan, 2007 08:10
Penilaian WAJAR jelas bersifat kualitatif sehingga ukurannya menjadi subyektif dan relatif. Bagaimana agar Penilaian WAJAR menjadi Kuantitatif, obyektif dan berlaku umum??…Jawabannya gunakan Statistik.
25 Jan, 2007 11:09
Sampe koreksi ke brp Index masuk kategori bearish??… 1650?, 1450?, 1300? 1200? 1000? 850?…..750?..550?…350???
:getar: january effect biasanya sampai maret bukan? :getar: …maksaaaa…
20 Feb, 2007 10:40
ikutin ML aja … enak…

Comments