ADA APA DENGAN BURSA KITA??????? INI JAWAB-NYA

Javier Saviola wrote: satu udah sesuai…kita tunggu yg lainnya…. lets see bro… om Javier……sampai kapan akan turun terus begini yahh…….? SD Emangnya oom JV DEWA, yang bisa tau besok naek or turun cuma YM Kuasa. maksudnya YM Kuasa itu siapa? bandar?
Multi Quote Quote
Bursa sengaja diancurin???? Kagaklah, ini rasioanl, kok! Masa Kampanye Pemilu sudah dimulai, duit yang dititipkan di Bursa Saham sudah mulai diperlukan mnaka Saham2 HARUS dijual untuk dana kampanye, karena ada penjualan masif otomatis Harga2 Saham turun dan malahan akan dibiarin turun terus sampai semurah mungkin agar Saham2 yang tadinya sudah terjual bisa diambil kembali BUY-BACK jadi Dana Kampanye sudah terkumpul (= Sumbangan paksa dari anda2 semua) tapi Harta berupa Saham di kantong tidak jadi hilang atau berkurang, lain kalau pak Lurah untuk biaya memenangkan PILKADES harus jual tanahnya ya tanah tersebut akan hilang selamanya atau selama jadi lurah baru bisa berupaya balikin modalnya. Jadi JANGAN BERUSAHA MENANGKAP PISAU JATUH !!!!, BIARKAN TERGELETAK DI LANTAI DULU BARU DIPUNGUT :peace:
Multi Quote Quote
Bursa sengaja diancurin???? Kagaklah, ini rasioanl, kok! Masa Kampanye Pemilu sudah dimulai, duit yang dititipkan di Bursa Saham sudah mulai diperlukan mnaka Saham2 HARUS dijual untuk dana kampanye, karena ada penjualan masif otomatis Harga2 Saham turun dan malahan akan dibiarin turun terus sampai semurah mungkin agar Saham2 yang tadinya sudah terjual bisa diambil kembali BUY-BACK jadi Dana Kampanye sudah terkumpul (= Sumbangan paksa dari anda2 semua) tapi Harta berupa Saham di kantong tidak jadi hilang atau berkurang, lain kalau pak Lurah untuk biaya memenangkan PILKADES harus jual tanahnya ya tanah tersebut akan hilang selamanya atau selama jadi lurah baru bisa berupaya balikin modalnya. Jadi JANGAN BERUSAHA MENANGKAP PISAU JATUH !!!!, BIARKAN TERGELETAK DI LANTAI DULU BARU DIPUNGUT :peace: memang benar kemarin dana kampanye sdh diambil, tetapi Bung BOZOO harus ingat, yg kampanye ada banyak partai dan masa kampanyenya sekarang 9 bulan, belum lagi nanti pas pemilu, butuh dana lagi. Selain itu pemerintah yg sekarang juga harus menjaga namanya di mata para investor, Bursa saham mencerminkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Biar bagaimanapun th ini pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak negatif, makanya Indeks harus ditutup diatas closing akhir tahun kemarin. G rasa kalau sdh sampai di 1800 an, pasti akan naik lagi keatas. di 1800 an kan ada gap yg belum tertutup. akhir tahun ini target IHSG minimal 3000. Sekarang harga minyak turun, nanti kalau USA masuk musim dingin lagi, apa harga minyak tidak bisa naik lagi? di BURSA, semuanya bisa saja terjadi. kalau bursa kita mau naik, maka semua sektor harus ikut naik, jangan spt kemarin hanya sektor mining, coal, energy dan agri yg naik, jadi kalau ke 4 sektor itu turun IHSG bisa babak belur. Analisa saya bisa benar, bisa pula salah, waktu yg akan membuktikan. Disclaimer on (kalau anda ragu dg analisa saya, jangan ikuti saya). kalau anda percaya, siapkan uang anda. untung rugi anda yg dapat, jadi pikirkan masak2x sebelum membeli Kalau untung, tidak usah traktir siapa2x, kalau kalah jangan salahkan siapa2x juga. :peace: :peace: :peace:
Multi Quote Quote
top dah bung wongdesa
Multi Quote Quote
Yah, intinya jangan keburu nafsu " Pungut Pisau setelah tergeletak di lantai" - Momentum TURUN lebih kuat dan Cepat daripada NAIK - jadi kalau nggak keburu nafsu pasti nggak akan terlambat tapi selamat
Multi Quote Quote
Analisa bung Wongdesa maupun bung Bozoo sama2 ada betulnya, sama2 top banget! Bung Bozoo menganalisa kondisi apa yg terjadi sekarang ini, bung Wongdesa menganalisa apa yg akan terjadi ! Tapi kalo menilik kondisi yg terjadi dengan turunnya harga minyak secara drastis( meskipun ada membalnya sedikit2, tapi arahnya jelas downtrend), itu jelas akan menyehatkan perekonomian dunia secara umum dan perekonomian Indonesia secara khusus) Dengan penurunan harga minyak, praktir kondisi keuangan negara akan jauh lebih sehat, demikian pula kondisi fundamental perusahaan akan jauh lebih baik!! Harga minyak yg terus menurun akan berdampak pada turunnya biaya beban perusahaan dan turunnya biaya hidup rakyat,sehingga kondisi perusahaan jauh lebih baik dan daya-beli masyarakatpun membaik, dan semuanya itu akan berimbas ke pasar modal!! Yg terjadi saat ini adalah para bandar menanamkan uangnya habis2an ke saham2 komoditas padahal sebenarnya merekapun tahu bahwa kenaikan harga minyak maupun komoditas adalah spekulasi belaka bukan karena faktor fundamental( US resesi, Jepang juga, China slow-down) Sehingga ketika mereka malihat harga minyak mulai turun ,mereka ramai2 jual saham habis2an karena ketakutan! Memang ada dua faktor yg selalu ada dipasar-modal yaitu TAMAK DAN TAKUT! Index pasti pulih kembali, karena secara fundamental, penurunan harga minyak adalah faktir positif, disamping faktor politis(pemeriontah harus jaga index sebagai indikator perekonomian supaya dapat terpilih lagi), dan juga bursa adalah cara paling cepat mnegembangbiakkan uang untuk kepentingan kampanye, dan tidak semua pihak telah memanfaatkan itu dengan baik!! Contoh nyata : TLKM yg sekarang di kisaran 7000, kalo beli senilai 700 milyar, kemudian ditarik ke 10000, udah cuan 300 milyar :$-) Kalo kita lihat selama ini ,ANTM, TLKM,BMRI, PGAS masih sangat under-value,ada apa ini?
Multi Quote Quote
Yah, intinya jangan keburu nafsu " Pungut Pisau setelah tergeletak di lantai" - Momentum TURUN lebih kuat dan Cepat daripada NAIK - jadi kalau nggak keburu nafsu pasti nggak akan terlambat tapi selamat masalahnya tuh pisau ga nyampe2 juga ke lantai.. jangan2 lantainya yang turun terus smile)
Multi Quote Quote
Bursa sengaja diancurin???? Kagaklah, ini rasioanl, kok! Masa Kampanye Pemilu sudah dimulai, duit yang dititipkan di Bursa Saham sudah mulai diperlukan mnaka Saham2 HARUS dijual untuk dana kampanye, karena ada penjualan masif otomatis Harga2 Saham turun dan malahan akan dibiarin turun terus sampai semurah mungkin agar Saham2 yang tadinya sudah terjual bisa diambil kembali BUY-BACK jadi Dana Kampanye sudah terkumpul (= Sumbangan paksa dari anda2 semua) tapi Harta berupa Saham di kantong tidak jadi hilang atau berkurang, lain kalau pak Lurah untuk biaya memenangkan PILKADES harus jual tanahnya ya tanah tersebut akan hilang selamanya atau selama jadi lurah baru bisa berupaya balikin modalnya. Jadi JANGAN BERUSAHA MENANGKAP PISAU JATUH !!!!, BIARKAN TERGELETAK DI LANTAI DULU BARU DIPUNGUT :peace: Kapan kita tahu pisau nya sudah tergeletak di lantai Pak Bozzo..? cara tahunya bagaimana ya?
Multi Quote Quote
Lah ya kalau sudak gak turun lagi harganya ! ( Monitor Chartnya - Technical Analysis ada banyak macam indikator - gartisan juga banyak, kok!)
Multi Quote Quote
Analisa bung Wongdesa maupun bung Bozoo sama2 ada betulnya, sama2 top banget! Bung Bozoo menganalisa kondisi apa yg terjadi sekarang ini, bung Wongdesa menganalisa apa yg akan terjadi ! Tapi kalo menilik kondisi yg terjadi dengan turunnya harga minyak secara drastis( meskipun ada membalnya sedikit2, tapi arahnya jelas downtrend), itu jelas akan menyehatkan perekonomian dunia secara umum dan perekonomian Indonesia secara khusus) Dengan penurunan harga minyak, praktir kondisi keuangan negara akan jauh lebih sehat, demikian pula kondisi fundamental perusahaan akan jauh lebih baik!! Harga minyak yg terus menurun akan berdampak pada turunnya biaya beban perusahaan dan turunnya biaya hidup rakyat,sehingga kondisi perusahaan jauh lebih baik dan daya-beli masyarakatpun membaik, dan semuanya itu akan berimbas ke pasar modal!! Yg terjadi saat ini adalah para bandar menanamkan uangnya habis2an ke saham2 komoditas padahal sebenarnya merekapun tahu bahwa kenaikan harga minyak maupun komoditas adalah spekulasi belaka bukan karena faktor fundamental( US resesi, Jepang juga, China slow-down) Sehingga ketika mereka malihat harga minyak mulai turun ,mereka ramai2 jual saham habis2an karena ketakutan! Memang ada dua faktor yg selalu ada dipasar-modal yaitu TAMAK DAN TAKUT! Index pasti pulih kembali, karena secara fundamental, penurunan harga minyak adalah faktir positif, disamping faktor politis(pemeriontah harus jaga index sebagai indikator perekonomian supaya dapat terpilih lagi), dan juga bursa adalah cara paling cepat mnegembangbiakkan uang untuk kepentingan kampanye, dan tidak semua pihak telah memanfaatkan itu dengan baik!! Contoh nyata : TLKM yg sekarang di kisaran 7000, kalo beli senilai 700 milyar, kemudian ditarik ke 10000, udah cuan 300 milyar :$-) Kalo kita lihat selama ini ,ANTM, TLKM,BMRI, PGAS masih sangat under-value,ada apa ini? Bung Trisakti95, dan Bung Alex 0312, saya hanyalah retail kecil dan wongdeso, mana bisa kasih analisa yg bagus. Kalau benar IHSG nanti bisa naik kencang, saya rasa saham2x BUMN lah yg bisa naik kencang, sekarang harganya pada di bawah kan. BD bisa saja memakai alasan2x lap keu bagus lah dsb. Wait and see sajalah. :peace: :peace: :peace:
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...