Kematian dan Tujuan kita hidup di dunia

Multi Quote Quote
Statement of the Command of Mujahideen of Caucasus Emirate''s Dagestan Province in relation to events in Boston Publication time: 21 April 2013, 15:56 http://kavkazcenter.com/eng/content/2013/04/21/17679_1.jpg The official media outlet of the Mujahideen of the Caucasus Emirate Province of Dagestan, VDagestan, issued a statement of the Mujahideen of the Caucasus Emirate''s Province of Dagestan in connection with recent events in Boston, the US. http://imgs2.kavkazcenter.com/imgs/top1.jpg The statement says: - "After the events in Boston, the US, information has been distributed in the press saying that one of the Tsarnaev brothers spent 6 months in Dagestan in 2012. On this basis, there are speculative assumptions that he may have been associated with the Mujahideen of the Caucasus Emirate, in particular with the Mujahideen of Dagestan. The Command of the Province of Dagestan indicates in this regard that the Caucasian Mujahideen are not fighting against the United States of America. We are at war with Russia, which is not only responsible for the occupation of the Caucasus, but also for heinous crimes against Muslims. Also, remember that even in respect to the enemy state of Russia, which is fighting the Caucasus Emirate, there is an order by the Emir Dokku Umarov, which prohibits strikes on civilian targets. In this regard, the Command of the Mujahideen of the Province of Dagestan urges the media, primarily the American, to halt speculations and promotion of Russian propaganda. If the US government is really interested in establishing the true organizers of Boston bombings, and not in complicity with the Russian show, it should focus on the involvement of Russian security services in the events". Command of the Mujahideen of the Caucasus Emirate Province of Dagestan
Multi Quote Quote
Istri Tersangka Bom Boston Berubah Total Sejak Bertemu Suaminya Rita Uli Hutapea - detikNews foto: MailOnline Boston, - Katherine Russell, istri tersangka bom Boston yang tewas, Tamerlan Tsarnaev, disebut-sebut sebagai wanita asli Amerika yang telah dicuci otaknya oleh suaminya asal Chechnya itu. Menurut teman-teman dekat Katherine, wanita muda itu benar-benar diubah oleh Tsarnaev. Beberapa teman SMA-nya mengungkapkan bagaimana Katherine telah berubah total sejak bertemu suaminya. Semasa di SMA, wanita yang akrab disapa Katie itu, kerap mengungkapkan keinginannya untuk kuliah dan bergabung dengan Peace Corps. "Saya melihat dia beberapa bulan lalu dan dia berubah total. Dia bukan lagi orang yang sama," ujar seorang teman sekolah Katie yang enggan disebutkan namanya seperti dilansir MailOnline, Senin (22/4/2013). Hal senada disampaikan teman sekolah Katie lainnya. "Dia itu seperti gadis asli Amerika yang dicuci otaknya oleh suaminya yang super-religius. Tak ada yang tahu apa yang terjadi padanya," tuturnyanya. "Tak ada dari kami yang menyangka dia akan menikah begitu muda atau putus kuliah dan punya anak atau menjadi bagian dari apa yang telah terjadi," tandasnya. Katherine merupakan putri sulung dari tiga anak perempuan seorang dokter AS bernama Dr Warren Russell dan istrinya, Judith, perawat. Katherine kini tengah dalam penyelidikan otoritas AS untuk mengetahui sampai sejauh mana dia mengetahui aktivitas dan rencana-rencana suaminya, Tamerlan. Katherine merupakan mahasiswi di Sussex University, Boston, ketika dirinya berkenalan dengan Tsaraev, yang ketika itu merupakan seorang petinju dan atlet menjanjikan. Di masa-masa itulah Katherine berpindah keyakinan dan memeluk Islam. Katherine pun berhenti kuliah pada tahun 2010. Ketika itu hubungannya dengan Tsaraev kian intens. http://images.detik.com/content/2013/04/22/1148/istriiiidlm.jpg Bahkan hubungan itu tetap kokoh meski setelah insiden penyerangan Katherine oleh Tsaraev tahun 2009. Tsaraev saat itu sempat ditangkap polisi atas dakwaan penganiayaan Katherine. Tidak jelas bagaimana insiden itu terjadi dan berapa lama Tsaraev ditahan. Namun menurut laporan Kepolisian Kota Cambridge, ketika ditanyai komentarnya mengenai Tsaraev, wanita itu menyebut Tsaraev sebagai "orang yang sangat baik." Katherine menikah dengan Tsaraev saat usianya 21 tahun dan memiliki seorang anak perempuan bernama Zahara, yang kini berumur tiga tahun. Paman Sebut Tamerlan Tsarnaev Dicuci Otak oleh Seorang Mualaf di Boston Novi Christiastuti Adiputri - detikNews Tamerlan Tsarnaev (ibtimes.com/Johannes Hirn) Boston - Tersangka bom Boston, Tamerlan Tsarnaev diyakini telah menjalani radikalisasi Islam di wilayah Boston, Amerika Serikat. Disebut-sebut, ada seseorang yang mempengaruhi dan mencuci otak Tamerlan. Sang paman Ruslan Tsarni yang tinggal di Maryland, AS seperti dilansir New York Times, Senin (22/4/2013), mengaku menyadari perubahan pada diri keponakannya pada tahun 2009. Tsarni kemudian meminta bantuan seorang kerabatnya untuk mencari tahu apa yang terjadi pada kakak Dzhokhar Tsarnaev, yang kini terbaring tak berdaya di rumah sakit. "Saya terkejut ketika mendengar kata-katanya (Tamerlan), ucapannya, setiap kata yang diucapkannya diawali dalam nama Tuhan. Saya menanyakan apa pekerjaan dia, dan dia mengklaim dirinya memasrahkan semuanya kepada takdir Tuhan. Itu menjadi perhatian besar bagi saya. … Itu bukanlah keyakinan, melainkan hal lain, yang bisa disebut radikalisasi. Saya tidak memahami apa yang dia bicarakan. Dia hanya berkata-kata dengan kata-kata yang dia tahu dan tidak memahami artinya," jelasnya. Menurut kerabat tersebut, seperti diceritakan Tsarni, proses radikalisasi terhadap Tamerlan berawal ketika pemuda berusia 26 tahun tersebut bertemu dengan seorang mualaf di wilayah Boston. Belakangan diketahui bahwa Tamerlan bertemu dengan orang yang mempengaruhinya tersebut pada tahun 2007 silam. Orang yang masih misterius itu, disebut-sebut berhasil mencuci otak Tamerlan. Sang paman mengungkapkan percakapannya dengan Tamerlan pada tahun 2009 silam. Saat itu, Tsarni melihat, keponakannya seperti kehilangan harapan hidup. http://images.detik.com/content/2013/04/22/1148/tamerlanibtimesdlm.jpg "Anak-anak muda semacam ini, yang tidak mampu mengatasi masalah pribadi mereka memang menjadi sasaran empuk," tutur Tsarni kepada media Inggris, Sunday Times, dan dilansir New York Post. "Dia (orang misterius-red) semacam mencuci otaknya," imbuh Tsarni yang berprofesi sebagai pengacara ini. Meski mengaku tidak mengetahui pasti siapa yang meradikalisasi Tamerlan, Tsarni menyebut orang tersebut berasal dari Armenia. "Saya ingin menekankan bahwa dia (kenalan) merupakan keturunan Armenia," ucapnya. Armenia termasuk dalam ras Kaukasia yang sebagian besar penduduknya penganut Kristen. http://kavkazcenter.com/eng/content/2012/05/19/16227.shtml Lebih lanjut, Tsarni menyebut, Tamerlan sengaja mempengaruhi dan mencuci otak Dzhokhar, sang adik. Tsarni bahkan sempat menyebut Tamerlan sebagai pengecut. "Dia (Dzhokhar) hanyalah korban dari kakaknya… Kakaknya membawanya ke situ. Dzhokhar hanya seorang anak yang ingin memiliki kakak yang menjadi panutan. Selain sebagai seorang pembunuh, Tamerlan sebenarnya kakak yang penyayang," ceritanya. "Jadi, yang disebut radikalisasi tersebut memang terjadi di sini (AS-red), tidak di Kaukasia, tidak di Rusia, tidak di Chechnya, yang sama sekali tidak ada kaitan dengan kasus ini," tandas Tsarni.
Multi Quote Quote
Ustad Uje meninggal Dunia, karena Kecelakaan Moge
Multi Quote Quote
Ustad Uje meninggal Dunia, karena Kecelakaan Moge setiap orang yg lahir akan meninggal/mati pada saatnya, pencerahan oleh budha gautama sungguh indah dan memiliki makna yang luar biasa, lahir dan mati adalah proses karma kita yang telah kita perbuat dan kita kumpul untuk reinkarnasi selanjutnya.. :x
Multi Quote Quote
Uje di Mata Ahok\r\nhttp://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/64/Basuki_Tjahaja_Purnama_closeup.jpg\r\nKepergian Ustad Jefri Al Buchori atau yang biasa disapa Uje untuk selamanya membuat banyak orang terkejut. Tak terkecuali Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Sebab, orang nomor dua di Pemprov DKI Jakarta itu sangat mengagumi Ustad Uje karena memiliki pandangan luas mengenai agama Islam. “Saya menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” kata Basuki di Balaikota, seperti dilansir situs beritajakarta.\r\n\r\n Basuki mengaku sangat mengagumi sepak terjang Uje saat berdakwah ketika masih menjabat sebagai Bupati Belitung Timur. “Saya pernah undang beliau ke Belitung Timur. Tepatnya kapan, saya lupa. Saya undang beliau karena suka banget khotbahnya yang enak didengar. Pokoknya, Uje keren banget saat menyampaikan ceramah,” ujarnya. \r\nhttp://kabarkampus.com/wp-content/uploads/2013/04/uje.jpg\r\nKepergian Uje untuk selamanya bagi Basuki merupakan kehilangan seluruh rakyat Indonesia. "Negara ini telah kehilangan satu pemuda dan tokoh agama terbaik dan luar biasa," jelasnya. Menurut Basuki, Uje merupakan sosok yang mampu memberikan kesejukan dan pencerahan hati bagi masyarakat. “Uje merupakan ustad yang kharismatik,” ungkapnya. \r\n\r\nBayangin aja ustad teroris abubakar basyir yang sudah memerintahkan hukum jihadnya…\r\ndengan\r\nustad muda teladan, modern dan baik hati ustad uje,…\r\nsungguh jika uje bisa mencerahkan semua teroris tidak perlu lagi teroris membunuh orang.
Multi Quote Quote
1001 satu bisa ketemu ustad muda penuh dengan kebaikan… tidak nakal seperti habib riziq, tidak menghasut dan mendoktrin menfatwa agar pendengarnya berbuat jahat, bilangin orang kafir, ….siapa yg tdk tahu hukum buat kafir itu mati…astafirullah…. ngapain sih ustadz abubakar basyir keturunan arab ini pernah mau mengebom Candi Borobudur saat masih muda sampai tua, sampai2 ikut kelompok al qaeda, sempat mau diburu Suharto saat merencanakan peledakan Candi Borobudur peninggalan nenek moyang Indonesia. Lihat ustad Uje Jefri, meski nabi punya istri banyak dia tdk tertarik… Meski hidup dialam Indonesia yg penuh orang sakit jiwa dan fanatik&munafik tapi ustadz ini bisa menghargai wanita SPG yang kalau oleh FPI kali udah di pukulin dan diperkosa oleh gerombolan islam jahat FPI dengan mengedepankan ayat mereka. Kalau 1 provinsi saja berhasil ustad uje cetak generasi ustadz baik agar mendoktrin orang hidup bijaksana dan baik hati, mungkin tidak perlu lagi polisi dan tentara menghadapi gerombolan anarkis FPI dan FBR, tapi kedua penjahat islam ini sudah berhasil di hapus oleh Jokowi Ahok dengan bantuan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya yang profesional berkat didikan SBY tentunya dan peranan Menkopolkom Djoko Suyanto. Sibuk Kerja, Agnes Baru Bisa Ziarah ke Makam Uje di Hari ke-4 Sebelum peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawanya, Ustad Jeffry duduk-duduk ngopi bersama empat temannya di Black Canyon Coffee, La Codefin, Kemang, Jakarta Selatan. Kala itu, Uje juga menolong dua orang SPG rokok dari usiran satpam. Salah seorang SPG tersebut belakangan diketahui bernama Agnes. Merasa pernah mendapat rezeki dari Uje, ia pun berziarah ke makam sang ustad di Karet Tengsin, Jakarta Pusat. "Orang-orang yang belum pernah ketemu langsung aja ramai-ramai datang berziarah ke makamnya. Sementara saya sama teman saya Yeyen yang menerima rezeki dari dia, masa nggak berziarah?" ujar Agnes saat berbincang melalui telepon, Rabu (1/5/2013). http://images.detik.com/content/2013/05/01/230/185009_ujedalem.jpg Agnes menuturkan, dirinya baru bisa berziarah hari ini, tepatnya hari ke-4 setelah meninggalnya Uje, karena padatnya jadwal kerja. "Saya baru sempat karena baru hari ini saya libur," tuturnya. Meski baru bertemu langsung dengan Uje malam itu, Agnes menilai sang ustad gaul itu sebagai sosok yang baik. "Dia orangnya nggak pernah memandang sebelah mata. Nggak pernah men-judge seseorang, dan tak merasa suci, masih meminta didoakan," ujarnya.
Multi Quote Quote
Ibunda Masih Sering Lihat Bayangan Ustad Jeffry Umi Tatu ditinggal anak kesayangannya, Ustad Jeffry pada Jumat (26/4/2013) dini hari. Sehari setelah Uje meninggal, Umi Tatu pun masih sering melihat bayangan sang anak. http://images.detik.com/content/2013/04/29/230/ujedlm.jpg "Waktu hari pertama, semua udah pada tidur, Umi nggak bisa tidur. Umi bangun untuk salat dan tahajud. Datang angin yang bawa aroma minyak wangi yang biasa dipake Uje," ujarnya saat ditemui di Perum Bukit Mas Narmada, Bintaro, Tangerang, Sabtu (27/4/2013). "Terus suka ada bayangan Uje, turun dari tangga. Semua masih dapat Umi rasa waktu dia cium kening, semua wajah," tuturnya kemudian. Umi Tatu pun sepertinya tak akan pernah melupakan kenangannya bersama Uje. Dan, ia akan selalu bangga dengan apa pun yang pernah dilakukan Uje semasa hidupnya. "Ilmu dari beliau dengan gaya tersendiri. Ustad itu kalau Umi liat, sabar. Di dunia ini orang yang sukses banyak yang menyenangi dan membenci. Kalau kita membicarakan aib orang maka hancurlah amal ibadah kita. Dia mau meninggal cerah ceria, nggak keliatan sakit," ucapnya. Gua masih tidak percaya ustad Jefri Uje ini termasuk ustad baik hati, gak seperti ustad pendek yang suka muncul di tv pagi dan ustad yang suka memaki orang lain dengan sebutan kafir, dan segala sebutan jahat… Misal ustad teroris Abubakar Basyir mesti sudah tua masih tidak mau mati padahal dialah yang berperan sentral mendoktrin Amrozi, imam samudera, muklas dan murid islamicnya dari malaysia Dr. azhari ahli bom kimia, dan nordin Mgen totn Jarang bisa mendapat pencerahan dari ustad baik hati dan tidak munafik dan fanatik. benarkah bayangan dan bau parfum ustad uje yg tercium oleh ibundanya menandakan benar itu ada proses 49 hari setelah manusia meninggal masih berada disisi rumah tinggalnya…
Multi Quote Quote
Sungguh menakjubkan, gak ada lagi ustadz muda dan baik hati bahkan kepada pelacur pun ustad jefri baik, anaknya disuruh jadi orang baik, tidak seperti kelompok ustad penuh nyawa orang abubakar basyir yang lebih seru mereka bahkan memberikan anak perempuannya kepada teroris nordin m top dan sekalibernya sambil memuaskan hawa nafsu biologisnya sambil membunuh orang dengan doktrin jihad dan ayat gilanya… Walau sempat histeris dan tak percaya, atas kepergian sang ayah yang terkesan mendadak, kini anak-anak ustaz Jeffry Al Buchori atau Uje mulai ikhlas menerima kenyataan tersebut. Saat ditemui di kediamannya di kawasan Rempoa, Minggu, 28 April 2013, Adiba Khanza Az-Zahra, anak sulung Uje, bertekad akan membuat bangga almarhum ayahnya. "Abi ingin aku jadi orang yang lebih baik, membanggakan, dan berguna bagi orang lain. Maka dari itu, agar Abi bahagia, aku pasti akan bertanggung jawab dengan adik-adikku," kata Adiba berusaha tegar. Menurutnya, hal itu merupakan yang paling penting dan fokus utamanya saat ini. Sebagai anak sulung, ia pun berusaha keras untuk terus memberi semangat kepada sang bunda. "Semangat yang kuberikan pada Umi, hanya bisa dengan perkataan. Abi sudah tidak ada, jadi diikhlaskan saja, karena menangis terus menerus tak akan membuat Abi kembali," ujarnya dengan penuh rasa ikhlas. Meski demikian, baik Adiba atau Pipik tak menyangkal kalau suasana rumah menjadi lebih berbeda dari biasanya. Tak ada lagi senyum di wajah ustaz kondang ini. Canda dan tawa Uje hanya tinggal kenangan. Namun sepeninggal suami tercinta, Pipik juga berjanji akan membanggakan Uje. "Saya ingin membuktikan kepada suami bahwa dia bangga punya anak seperti Adiba, Abidzar, dan Ayla. Saya akan berusaha mendidik mereka dengan baik, tanpa paksaan. Lagipula beliau juga tak pernah memaksakan cita-cita anak. Semua mengalir," ujarnya.
Multi Quote Quote
Ini buat yang gak percaya setan itu ada smile http://www.eocommunity.com/showthread.php?tid=487
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...