IPO Adaro

http://www.idx.co.id/Portals/0/Emiten/200902/CEEE1663-01EC-4D44-95B4-6AA6400A2AEB.PDF Coba bumi jelas kayak gini kan u juga jadi salah satu DIREKSI BUMI. lihat saja avatar u smile smile smile
Multi Quote Quote
http://www.idx.co.id/Portals/0/Emiten/200902/CEEE1663-01EC-4D44-95B4-6AA6400A2AEB.PDF Coba bumi jelas kayak gini kan u juga jadi salah satu DIREKSI BUMI. lihat saja avatar u smile smile smile Saya harus nurut sama boss.. smile( smile( Tapi udah ada tawaran jadi direksi di smcb, makanya tawaran moderator gue tolak :rofl: :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
haha ayo adro kau bisa… 1700 lagi donk,, i miss u,, dasar serakah…smilesmile
Multi Quote Quote
kenapa bumi nggak bisa naik seperti adro, byan, indy?
Multi Quote Quote
BUY ADRO
Multi Quote Quote
:getar: Adaro Jual 41,1 Juta Ton Batubara di 2008 Jakarta - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menjual 41,1 juta ton batubara sepanjang tahun 2008 yang naik 9% dibanding tahun 2007. Dari jumlah tersebut batubara yang berasal dari anak usahanya PT Adaro Indonesia mencapai 39,8 juta ton sedangkan 1,3 juta ton batubara dari pihak ketiga. Sementara total produksi di tahun 2008 naik sebesar 7% menjadi 38,5 juta ton. Kapasitas produksi perseroan saat ini sebesar 45 juta ton batubara. Perusahaan saat ini memiliki sekitar 2,8 miliar ton cadangan dan sumber daya batubara dan terintegrasi untuk eksplorasi hingga pemasaran. Adaro berencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya hingga 80 juta ton per tahun pada 2013. "Kami bergembira atas pencapaian target produksi dan penjualan kami di tahun 2008, walaupun terdapat sejumlah kesulitan dan tantangan, seperti cuaca buruk di awal tahun 2008 dan memburuknya kondisi ekonomi dunia pada akhir tahun 2008. Kami akan berusaha dengan sebaik-baiknya untuk mencapai kembali target kami di tahun 2009 ini," kata Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir dalam siaran pers, Kamis (5/2/2009). Kondisi krisis saat ini menurut Garibaldi, telah mengurangi tekanan pertumbuhan tahunan untuk ‘'Tumbuh Secepatnya’' dan bergerak menuju pertumbuhan yang terukur. Oleh karenanya, dengan target internal yang tetap sama, Adaro Indonesa mungkin tidak akan mencapai batas atas target penjualannya yang sebesar 42 hingga 45 juta ton. Adaro Energy tidak merevisi target harga untuk tahun 2008 dan 2009. Lebih dari 95% penjualan perusahaan dilakukan berdasarkan negosiasi harga tahunan, dan sisanya ditetapkan berdasarkan suatu indeks. Hampir 70% dari seluruh pengiriman untuk tahun 2009 telah ditetapkan harganya. Harga rata-rata penjualan untuk Envirocoal tahun 2009 diprediksi akan lebih tinggi dibandingkan tahun 2008. Mempertimbangkan tingginya harga batubara di tahun 2008, Pemerintah Indonesia telah meminta Adaro untuk menaikkan harga jualnya di tahun 2009 terhadap sejumlah kontrak. Target produksi dan penjualan jangka menengah Adaro Energy adalah tetap 80 juta ton per tahun pada akhir tahun 2013. Namun, dengan adanya perubahan kondisi ekonomi global, Adaro Energy melakukan sejumlah penyesuaian untuk pencapaian target pertumbuhan ini, dengan tujuan meningkatkan nilai perusahaan bagi pemegang saham dan meminimalkan risiko. :getar:
Multi Quote Quote
http://www.idx.co.id/Portals/0/Emiten/200902/CEEE1663-01EC-4D44-95B4-6AA6400A2AEB.PDF Coba bumi jelas kayak gini bung kalong , untuk emiten lain nya , gimana carinya ?? saya cari menu - menunya kok nggak dapet yak …. [-o<
Multi Quote Quote
BAh,, kalo 80jt ton pertahun bisa 8000 kyk bumi kmrn ini,,,, mantap kali,,, woi bandar tarik lagi donk…
Multi Quote Quote
hehehe………. slonong boy nih, dah dibilang bagus EPS bisa naik, harga penjualan naik smile
Multi Quote Quote
Adaro Hentikan Suplai Batubara untuk PLTU di Jawa 09/02/2009 18:16:03 WIB BANJARMASIN, investorindonesia.com Perusahaan pertambangan, PTAdaro Indonesia Kalimantan Selatan, terpaksa menghentikan pasokan (suplai) batubara ke sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa karena buruknya cuaca di perairan Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Manajer produksi Adaro, Priyadi, seperti dilansir Antara, Senin mengatakan, otoritas pelayaran sementara tidak mengeluarkan ijin pelayaran mengingat gelombang laut sedang tinggi dan berbahaya bagi pelayaran. Pengiriman batubara oleh Adaro untuk sejumlah PLTU di Pulau Jawa terhenti hampir seminggu terakhir. Menurut Priyadi, pengiriman batubara sebenarnya bisa dilakukan dengan kapal besar, namun tetap tidak bisa melakukan bongkarmuat di pelabuhan tujuan apabila gelombang tinggi terjadi. "Sebenarnya pengiriman bisa dilakukan dengan kapal besar, tapi di Jawa tidak akan bisa dilakukan pembongkaran, karena gelombang yang cukup besar," katanya. Kendati sudah hampir satu minggu tidak melakukan pengiriman, namun hingga kini belum ada surat atau komplain dari pelanggan. "Kita tidak tahu secara pasti bagaimana kondisi stok batubara PLTU di Jawa, yang pasti kita tetap komitmen untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan hasil pertemuan bulanan, yaitu antara 450 hingga 600 ribu ton per bulan," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan Ali Mazanie mengungkapkan, hingga kini pihaknya juga belum mendapatkan informasi tentang persediaan batubara asal Kalsel di PLTU Jawa. "Biasanya kalau ada masalah terkait stok batu bara perusahaan listrik di Jawa akan langsung berhubungan dengan perusahaan pengirim batu bara, tidak ke dinas pertambangan," kata Ali. Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Banjarmasin, Capt. Sufrisman Djaffar mengungkapkan, sejak tanggal 3 Februari lalu belum ada tongkang batubara yang berani berlayar. "Hari ini diperkirakan gelombang Laut Jawa masih mencapai enam meter, sehingga belum ada kapal yang berani melakukan pelayaran," katanya. Diperkirakan, gelombang akan mulai mereda setelah tanggal 12 Februari, itu pun diperkirakan masih setinggi sekitar 3 meter, sementara normalnya hanya 1,5 hingga 2 meter.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...