Apakah BI Rate ikut Fed turun?

YG saya Bingung kl banyak uang ASING masuk di INStrumen FINANSIAL seperti SBI milik BANK INDONESIA , Bukan Bank Komersial spt BCA, Uang itu di apakan Oleh BI supaya BI bisa bayar bunganya ?? Kok Nggak dilarang yah, dulu SBI ini kan untuk mengendalikan KURS rupiah yg COLLAPSE di tahnun 97-98 ?? Kl jadi utk Instrumen Investasi ASING, negara kita dijajah KOLONIALISME MODERN nih ?? BI jadi SAPI PERAH ASING ?? Hmmm Kasihan RAKYAT INDONESIA diperas pajak uang nya utkk bayar BUNGA SBI milik ASING ?? Tolong BRO REKANS kl ada yg bisa kasih penjelasan, Terima Kasih…
Multi Quote Quote
suku bunga sbi sekarang negatif (inflation adjusted) … jadi sebenarnya not a good investment …
Multi Quote Quote
Untuk saat ini lebih bae hindari saham perbankan… smile
Multi Quote Quote
3 atau 4 tahun dulu, kalau inflasi naik maka kemudian pemerintah akan menaikkan suku bunga. Atau sebaliknya, kalau inflasi turun, SBI juga akan diturunkan. Ini seperti paradigma ekonomi yg dipegang dimana saja. Akan tetapi, sekarang kok agak berbeda. Di US, inflasi jelas2 akan meningkat, tetapi kok the FED malah menurunkan bunga. Begitu juga di Indonesia. Apakah ada sensei (guru) yg bisa menjelaskan secara mudah, hubungan INFLASI dan SBI ini? cheers,
Multi Quote Quote
sorry kalo jawaban ane tidak tepat .. menurut ane kondisi di US sekrang dengan beberapa tahun yang lalu beda. Kalo dulu saat inflasi naik the Fed masih bisa naikin ratenya mengingat kenaikan yang terjadi diimbangi dengan naiknya harga aset2 lainnya .. eg. boom di sektor real estate (toh ini jg ekses dari suku bunga pinjaman yang sangat rendah). Sedangkan sekarang yg terjadi tidak demikian. Harga2 barang konsumsi meningkat (akibat dolar murah) sedangkan harga2 asetnya pada menurun. Jadi bs dikatakan untuk barang konsumsi terjadi inflasi, sedangkan asetnya mengalami deflasi. Masalahnya, spt yang telah diketahui, mayoritas masyarakat amrik membiayai hidupnya dengan hutang. So, menurut ane, yg sekarang terjadi bukan kekurangan likuiditas tapi malah kelebihan likuiditas, namun sayangnya hal ini dibayar dengan nilai mata uang yang makin jatuh. Ap kita mau kalo mata uang kita juga ikut turun nilainya? Wong biar BI ga nurunin rate SBI, mata uang kita makin hari juga makin nyungsep smile Kesimpulan ane sih, BI ga bakal nurunin rate SBI dlm waktu dekat. Yang kudu turun mah bukan SBI nya, tapi kredit komersial dan konsumen di Indo. Bayangin aja SBI 8%, kredit konsumennya rata2 masih diatas 16%. Credit card? Wuih lebih edan lagi bro, rata2 diatas 30% :nailbiting: Bandingin ama di amrik … riba bener :-t So buat BI, tahan aja ratenya, biar capital inflow makin gede. Ditambah turunin tuh bunga perbankan :palu: bagi sektor riil yang produktif (buat usaha, investasi dll), ok? Ga usah nahan kontraksi ekonomi lama2 kayak the Fed. Mo sampe nol juga masalahnya belum tentu bisa cepet diselesaikan. Lebih cepet resesi terjadi, lebih cepet lagi penyakitnya bisa diobati. Lain lagi klo pertimbangannya politik :evil Disclaimer on :peace:
Multi Quote Quote
….Walaupun angka inflasi MoM januari ini cukup tinggi di 1,7 % , tetap fullyear inflastion Indo akan terkendali di sekitar 5,5 +/- 1 % . Memang dt-tahun2 lalu selalu inflasi Jan. tinggi …. . Yang bagus saat ini : Rupiah telah menguat fantastis : hari ini sudah dibawah Rp. 9.200 . Beda Int Rate di USA = 3,00 % dengan BI Rate = 8,00 % adalah terlalu lebar , hingga terjadi Capital Inflow yg cukup besar ke Indo, dan JIKA TIDAK DIREM justeru akan tidak menguntungkan bagi para Exporters kita, krn Rupiah akan jadi sangat kuat …. . Pebdapat saya: justeru saat inilah seharusnya BI BERANI pada tgl. 6 Febr. nanti untuk juga Pangkas Bi ratenya sebesar 0,25 % , TAPI BERANIKAH BI LAKUKANNYA …. :-?
Multi Quote Quote
Tidak, sudah tidak sempat waktunya mepet dengan pemilihan gubernur bi, hmn… Mungkinkah aulia pohan menggantikan burhan ??? 60 percent chance menurut saya
Multi Quote Quote
Macroeconomic Update: Laju Inflasi Januari 2008 − Jauh lebih tinggi dari ekspektasi pasar : Inflasi Januari 2008 mencapai 1.77% MoM atau 7.36% YoY. Angka ini jauh lebih tinggi dari ekspektasi pasar (rata-rata: 1.07% MoM dan 6.65% YoY). Angka tersebut juga jauh lebih tinggi dari perkiraan DRI − Awal tahun yang kurang menggembirakan : Dibandingkan dengan laju inflasi Januari 2007, inflasi 2008 lebih tinggi untuk semua kelompok pengeluaran. Peningkatan yang paling signifikan terlihat pada kelompok perumahan dan makanan jadi. − Kenaikan inflasi makanan bersifat seasonal. Namun inflasi nonmakanan mengalami kenaikan yang signifikan. − Prospek Inflasi : Inflasi makanan yang bersifat seasonal akan hilang dalam 2-3 bulan mendatang (memasuki musim panen). Penurunan (penghapusan) bea masuk beberapa komoditi pangan yang diimpor, operasi pasar dan pemberian subsidi pangan akan membantu menurunkan harga bahan pokok. Untuk tahun 2008 inflasi diperkirakan akan mencapai 6.1%. Dalam jangka pendek BI diperkirakan belum menurunkan suku bunga, sehingga stimulus dari penurunan suku bunga belum bisa diharapkan paling tidak sampai dengan bulan April 2008.
Multi Quote Quote
kalo inflasi awal tahun udah 1,7 % ambil rata2 per bulan 1% —> setahun bakal 12% dunk smile tapi BI rate kan beda dengan FED rate FED rate naik/turun langsung Wallstreet langsung bereaksi… kali BI rate mau naik/turun —–> ga ngaruh coy! :evil
Multi Quote Quote
http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/02/tgl/04/time/161754/idnews/888950/idkanal/6 Dana asing angkat IHSG 54 point pada hari senin 04/02/2008 Perbedaan Suku bunga fed dan BI rate mencapai 5%, membuat asing berbondong2 memasukan dananya ke Indonesia… makanya saya ngeri lihat pergerakan index hari senin yang terlalu cepat… Inilah yang dinamakan ‘'capital inflow’' yang tidak bersifat investasi jangka panjang tetapi untuk mengeruk keuntungan short term… Jika BI rate tidak menurunkan ratenya… Dana asing yang bersifat temporary ini akan semakin banyak masuk ke indonesia… Ini sangat resiko bagi IHSG.. Karena Capital inflow ini akan masuk sedikit demi sedikit dan akan menjadi sangat banyak… Kenapa bisa sangat resiko? Karena yang kita khawatirkan adalah apabila terjadi sebaliknya… Tiba2 adanya gejolak di bursa saham… Capital Outflow akan keluar secara tiba-tiba dan mengakibatkan kejatuhan IHSG ke level yang tidak pernah kita bayangkan… So welcome big bear… Mudah2an saja prediksi saya salah… BI rate harus turun, jangan cuma lihat data inflasi yang menunjukan angka yang tidak akurat… BI rate harus turun, Lihatlah selisih Fed dan BI rate yang nyata… 5% Peace :peace:
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...