TRUB ---> SIAP BERJAYA KEMBALI...!

Loyo lagiiii ~x(
Multi Quote Quote
Loyo lagiiii ~x( ha ha, kurang Viagra….. smile
Multi Quote Quote
tutup di 125 aja dah bagus, smile
Multi Quote Quote
Kasian lu, kebanyakan jerohan dan gorengan bisa kolestrol tinggi
Multi Quote Quote
tutup di 125 aja dah bagus, smile masih lumayan main-main di TOTL yang naik 50% dalam 2 hari. TRUB naik 5% saja ngos ngosan
Multi Quote Quote
CL …
Multi Quote Quote
Jgn CL… tunggu RI di 900 an…. smile
Multi Quote Quote
Kamis, 15/04/2010 13:58 WIB PLN Siapkan PLTU 2.000MW di Jateng Senilai US$ 3 Miliar Nurul Qomariyah - detikFinance Jakarta - PT PLN (Persero) sedang menyiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uapa (PLTU) 2.000 MW senilai US$ 3 miliar di Jawa Tengah untuk mengantisipasi peningkatan permintaan listrik daerah tersebut beberapa tahun mendatang. Proyek ini menggunakan skema Public Private Partnership (PPP) yaitu partisipasi swasta dalam penyediaan infrastruktur publik yang dicanangkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Infrastructure Summit 2006. "Kami sudah melaksanakan proses pemilihan partner dan telah menjaring tujuh calon investor. Pemenang nantinya akan menandatangani kerjasama dengan PLN selama 25 tahun," kata Direktur Bisnis Dan Manajemen Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin. Hal itu disampaikan Murtawi usai bertemu Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo untuk menjelaskan perkembangan proyek tersebut di Kantor Gubernur Jateng, seperti dikutip dari siaran pers PLN, Kamis (15/4/2010). PLN akan menetapkan pemenangnya pada September 2010 dan pembangkit batubara tersebut diharapkan dapat beroperasi komersial pada Mei 2015. Dia menjelaskan, pemenang tender harus mempersiapkan, membiayai, melaksanakan konstruksi dan operasional pembangkit listrik tersebut. Semua fasilitas ini nantinya akan ditransfer kepemilikannya kepada PLN. "Proyek ini akan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja selama masa konstruksi dan sekitar 300 orang pada saat beroperasi nanti. Efek berantai dari keberadaan proyek ini kami harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi," ujarnya. Kehadiran pembangkit degan pola build-own-operation-transfer (BOOT) tersebut akan mampu meningkatkan rasio elektrifikasi Jawa Tengah yang sekarang ini masih sekitar 70,2%. Penambahan kapasitas baru yang diperkirakan dapat beroperasi penuh sekitar Mei 2015 itu juga diyakini akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah tersebut. Murtaqi merujuk studi yang dilakukan International Finance Corporation (IFC) dan Bank Dunia yang menunjukkan bahwa economic internal rate of return (EIRR) proyek ini tergolong tinggi, yakni mencapai 27,14% dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi sampai 6%. EIRR adalah rasio yang dipakai untuk mengukur output ekonomi yang diperoleh masyarakat atas suatu proyek. Semakin besar EIRR semakin tinggi tingkat manfaat proyek tersebut bagi masyarakat. Menurutnya PLN berkepentingan memperkuat struktur kelistrikan Jawa Tengah mengingat pertumbuhan permintaan listrik daerah tersebut akan mencapai 6,5% tahun ini. Mulai 2011 dan seterusnya permintaan diperkirakan akan naik rata-rata menjadi 7-8% per tahun seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang cenderung meningkat. Beberapa pembangkit yang ada di Jawa Tengah saat ini, seperti Tanjung Jati, Rembang, Cilacap dan Tambak Lorok masih dianggap belum mampu mendukung permintaan di sistem kelistrikan Jawa saat ini. "Agar pembangunan PLTU Jawa Tengah ini dapat berjalan dengan lancar, PLN membutuhkan dukungan kuat dari jajaran Pemda Jateng, terutama untuk penetapan lokasi, proses perijinan dan AMDAL, berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten serta mensosialisasikan proyek ini kepada masyarakat," ujarnya. PLN saat ini PLN sudah menetapkan lima opsi lokasi pembangkit yang dianggap potensial, yakni di sepanjang pesisir Tegal sampai dengan Kendal, Provinsi Jawa Tengah. Murtaqi memaparkan, PLTU Jawa Tengah tersebut nantinya akan menggunakan teknologi pembakaran batubara yang bersih dan ramah lingkungan, yaitu supercritical boiler atau ultra-supercritical boiler. Teknologi serupa telah dipakai di beberapa negara seperti Jepang dan negara-negara Eropa. yang terbukti menghasilkan karbon lebih sedikit dibanding pembangkit lain yang menggunakan teknologi berbeda. Untuk keperluan penyediaan energi primer bagi pembangkit tersebut, PLN akan membeli batu bara dari Kalimantan dengan spesifikasi 4.500 -5.500 kal. (qom/dnl)
Multi Quote Quote
dengan melihat sektor infrastruktur yang PBV-nya semua dah mencapai > 1.5 x such as adhi, wika, totl , jsmr, maka target trub adalah sebesar 130 ( BV ) x 1.5 = 195.
Multi Quote Quote
Laga-laganya besok TRUB anteng smile … jurus ala BIPI
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...