BTEL

Sebagai Smart Investor, Jenderal akan mencoba membimbing Investor Retail yang suka bermain di saham Third Liners atau disebut dengan saham lapis tiga. Saham Btel atau kita kenal Produknya yaitu Esia, setelah dipegang oleh Pa Erick Meyer, strategy Marketingnya sangat menakjubkan. Dengan Strategy Pa Erick ini, Jenderal yakin, Btel lewat Esianya akan mengambil alih Pangsa Pasar Flexi yang dipegang oleh PT TLKM. Jika ingin menjadi pemenang di Pasar Saham, belilah saham ini, sebelum harga sahamnya naik berlipat-lipat. Diperkirakan dengan Strategy pa Erick ini, di akhir Tahun harga saham ini dengan mudah akan berada di atas Level Rp. 500, mungkin Rp.600. Perhatikan Strategy yang terus dilakukan oleh beliau, lalu perhatikan pertumbuhan Subscriber baru. Jenderal sudah memakai produk Esia ini, sejak Produk ini dijual ke Masyarakat luas. Perkembangan Teknologinya sudah tidak kalah dengan Telpon kita di rumah, cepat tersambung, jernih dan lebih murah. Perubahan ini saya rasakan dalam beberapa bulan belakangan ini. Ini bukan Promosi dari Esia, tapi sebagai konsumen yang sempat ingin memutuskan untuk tidak ingin berlangganan lagi, tapi akhirnya sangat puas dengan perbaikan yang begitu cepat. Kalo tidak percaya, sebelum membeli saham Btel ini, silahkan untuk memakai Produk Esia ini terlebih dulu. Anda jangan percaya kepada seorang Jenderal, jika apa yang saya bicarakan ini tidak benar. Selamat mencoba !!! Be a Smart Investor and be Logic !!! Good Stocks sometimes take time. Freedom !!!
Multi Quote Quote
Jenderal, kopral stockaholic ikut ambil bagian juga dech. Sejak suami Maudy pindah dari telkomsel ke Betel, stockaholic sudah mencium aroma sedap Maudy di Betel. Silakan jenderal ambil langkah, stockaholic persiapkan sektor2 penyerangan. salam
Multi Quote Quote
Jenderal sekarang sedang mencoba RoadShow ke Investor Lokal dulu, kalo memang perlu ke Luar Negri, Jenderal akan lakukan, untuk mencari bantuan Amunisi. Jenderal ingin tahu bahwa kekuatan Investor Lokal kalo memang diberi pengertian dan pengetahuan, tidak akan kalah dahsyatnya dengan Investor Asing. Tidak percaya? Akan kita buktikan di saham Btel ini. Tapi dengan catatan, Emiten tidak bodoh2x amat menekan sahamnya yang akan diminati oleh Investor Lokal. Karena kalo Emitennya bodoh, mereka biasanya akan melepas saham yang mereka miliki, sehingga harga sahamnya susah naik. Jika kita menghadapi Emiten seperti ini, strategy kita adalah melakukan Diversifikasi, sehingga kita tidak perlu menjual rugi, kita jadikan saham Btel ini seperti kita membeli tanah yang akan kita jual 5 - 10 tahun kemudian. Siapa yang rugi? Emiten bodoh seperti inilah yang akan kita lihat, seperti yang terjadi dengan Emiten2x seperti Inkp dan Tkim. Semoga kita tidak menemukan Management Bodoh di dalam Emiten Btel ini…. Kita hanya bisa berdoa, supaya kita dijauhkan dari Mafia Berkerah Putih. Selamat mencoba !!! May God Bless Us All !!! Freedom !!!
Multi Quote Quote
Kira kira kapan dimulai perangnya Jenderal?
Multi Quote Quote
Jenderal sekarang sedang mencoba RoadShow ke Investor Lokal dulu, kalo memang perlu ke Luar Negri, Jenderal akan lakukan, untuk mencari bantuan Amunisi. Jenderal ingin tahu bahwa kekuatan Investor Lokal kalo memang diberi pengertian dan pengetahuan, tidak akan kalah dahsyatnya dengan Investor Asing. Tidak percaya? Akan kita buktikan di saham Btel ini. Tapi dengan catatan, Emiten tidak bodoh2x amat menekan sahamnya yang akan diminati oleh Investor Lokal. Karena kalo Emitennya bodoh, mereka biasanya akan melepas saham yang mereka miliki, sehingga harga sahamnya susah naik. Jika kita menghadapi Emiten seperti ini, strategy kita adalah melakukan Diversifikasi, sehingga kita tidak perlu menjual rugi, kita jadikan saham Btel ini seperti kita membeli tanah yang akan kita jual 5 - 10 tahun kemudian. Siapa yang rugi? Emiten bodoh seperti inilah yang akan kita lihat, seperti yang terjadi dengan Emiten2x seperti Inkp dan Tkim. Semoga kita tidak menemukan Management Bodoh di dalam Emiten Btel ini…. Kita hanya bisa berdoa, supaya kita dijauhkan dari Mafia Berkerah Putih. Selamat mencoba !!! May God Bless Us All !!! Freedom !!! Wah ngeri banget kalo jualnya 5 tahun kemudian, paling berani seumur oom ical menjabat jadi menko doang
Multi Quote Quote
judul topiknya bombastis banget :-O
Multi Quote Quote
Kita harus belajar seperti Uncle Warren Buffet, belilah Value Stocks, bukan Growth Stocks. BTEL, diperkirakan akan berada di level Rp.600 an minimal, di awal tahun 2008…. Jadilah Investor Sejati, jangan jadi Investor yang berspekulasi. Selamat Berjuang !!! Freedom !!!
Multi Quote Quote
Apakah tidak tertarik dengan Btel? Kenapa harus beli saham Tlkm, yang kenaikannya cuma 10-20%, sedangkan Btel bisa di atas 50%, kalo memang hasil jerih payah pa Erick Meyer berhasil. Percayalah dengan beliau, karena sudah terbukti dengan produk Telkomselnya… Freedom !!!
Multi Quote Quote
Be a Smart Investor and be Logic !!! Maksudnya SMART Tbk? atau BTEL? smile (j/k) Jadilah Investor Sejati, jangan jadi Investor yang berspekulasi. sedangkan Btel bisa di atas 50%, kalo memang hasil jerih payah pa Erick Meyer berhasil. :-O
Multi Quote Quote
apa sih hebatnya si meyer? boleh tahu apa langkah2 yg telah dilakukannya setelah masuk btel? kok rasanya ngak ada ya. ayo jenderal, coba berikan bukti…. klu hanya suara jernih, dll, itu mah krn jumlah BTS nya jauh lebih cepat berkembang dibanding pelanggannya. coba klu kapasitas BTS nya sdh 40%? jgn2 sdh jebol duluan tuh BTEL, dan klu hanya nambah BTS tdk perlu meyer gabung lah. coba berikan strategi meyer di marketing yg mana setelah gabung BTEL….rasanya masih NOL besar…
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...