tahun 2007 TLKM selesai lakukan BUY BACK

KAYAKNYA TLKM Nggak Sejelek PGAS, TLKM sebagian pemegang saham dimiliki SINGTEL . yah setidaknya manajemennya masih lebih baik TLKM…!
Multi Quote Quote
wah kalau soal TLKM yang penuh borok sih tidak… seperti itu.. TLKM kan tidak ada MSOP.. yang ada MSOP adalah BMRI dan BBRI. Tapi sentimen PGAS kalau ngak cepat dibereskan.. dan dicegah di kemudian hari.. bukalah suatu hal yang tidak mungkin kalau saham BUMN yang bikin MSOP bakalan babak belur. FYI MSOP BMRI banyak yang dilepas di sekitar 2800-2900.. abis itu ML downgrade banking di indo… let''s saya sih juga pingin tahu kelanjutannya
Multi Quote Quote
Jadi apa agenda RUPSLB TLKM tanggal 28 Pebruari 2007 nanti, kenapa tiba2 diundur dari jadwal tanggal 26 Januari 2007????? :-O
Multi Quote Quote
Calon direksi baru belum selesai digodog barangkali
Multi Quote Quote
untuk menaekkan indeks hajar dulu tlkm kmdn pgas dan saham2 yg mempunyai kapitalisasinya besar :$-)
Multi Quote Quote
wah kalo udah urusan pergantian direksi sama mentri sugiharto urusannya cape , lebih banyak kepentingan partai … korban yg udah pasti PTBA & PGAS
Multi Quote Quote
untuk menaekkan indeks hajar dulu tlkm kmdn pgas dan saham2 yg mempunyai kapitalisasinya besar :$-) Emangnya indeks harus dinaekan? Untuk menurunkan index juga dilakukan hal yang sama tapi kebalikannya smile. Sudah dimulai dengan PGAS
Multi Quote Quote
lumayan bisa beli tlkm di 9950 …
Multi Quote Quote
ALTIMO, suatu perusahaan investasi terkemuka di Rusia, CIS dan Turkey, dengan focus pada bisnis telepon seluler dan telepon tetap, belum mengajukan kerja sama kemitraan dgn operator telekom local termasuk Indosat dan Sinar Mas. Proses kerja sama tsb masih dalam tahap appraisal (penilaian) pada operator yang existing juga operator baru. Saat ini ALTIMO masih lebih focus pada pendekatan dgn pemerintah karena Altimo juga ingin berkontribusi bagi pembangunan masyarakat Indonesia.
Multi Quote Quote
Perusahaan investasi asal Rusia, Altimo, berencana menanamkan dananya di Indonesia sebesar 2 miliar dollar AS. Investasi itu dalam bentuk kepemilikan saham di beberapa perusahaan telekomunikasi di Indonesia. "Strategi bisnis kami memang investasi portofolio. Kami melihat potensial pasar telekomunikasi di Indonesia sangat besar. Karena itu, kami telah memutuskan untuk menanamkan investasi di Indonesia," kata Vice President Altimo Andrei Zemnitsky, Rabu (20/12) di Jakarta. Menurut Andrei, pihaknya sudah membidik beberapa perusahaan telekomunikasi Indonesia. Investasi akan dilakukan pada tahun 2007 dengan membeli 20 persen hingga 30 persen saham perusahaan telekomunikasi. "Kami belum bisa menyebutkan nama perusahaan yang sahamnya kami incar," kata Andrei Zemnitsky. Namun, Andrei mengisyaratkan, pihaknya lebih memilih perusahaan telekomunikasi yang bergerak dalam bisnis telekomunikasi berbasis teknologi GSM. "Pasar telekomunikasi tetap memang cukup besar, tetapi kami lebih tertarik pada pengembangan bisnis telekomunikasi bergerak, khususnya GSM," ujar Andrei lebih lanjut. Selain di Rusia, Altimo juga sudah mengembangkan investasi di beberapa negara tetangganya, seperti Ukraina, Kazakhstan, Uzbekistan, Georgia, dan Turki. "Kalau ditotal, jumlah pelanggan telepon bergerak di perusahaan-perusahaan yang investasinya kami tanam sebanyak 130 juta pelanggan," kata Andrei. Altimo sudah mengakuisisi 13,2 persen saham Turkcell, perusahaan operator telepon bergerak terbesar di Turki. Akuisisi itu merupakan investasi luar negeri terbesar yang dilakukan perusahaan dari Rusia. Pada tahun 2007 Altimo tetap fokus untuk pengembangan investasi di sektor telekomunikasi dengan memperluas pasarnya di wilayah Eropa dan Asia. "Kami terus mencari peluang investasi di beberapa perusahaan operator telepon GSM di sejumlah negara. Target kami adalah negara-negara berpopulasi penduduk tinggi, yang penetrasi telepon bergeraknya masih sangat rendah. Jadi, selain Indonesia, India dan Vietnam merupakan tujuan kami," ujar Andrei. US $ 2 milyar dollar :party:
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...