DPNS Rp. 2200...

Senin, 12 September 2011 | 07:00 oleh Veri Nurhansyah Tragistina AKSI KORPORASI DPNSOktober, DPNS siap garap batubara JAKARTA. Rencana diversifikasi usaha PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) bakal segera terealisasi. Produsen lem kayu ini bakal segera melakukan eksplorasi tambang batubara miliknya yang berada di Provinsi Jambi. Siang Hadi Widjaja, Direktur Utama DPNS, menuturkan, perusahaan yang dipimpinnya tersebut saat ini sudah menyelesaikan tahap pengambilan foto udara. Selanjutnya perseroan ini akan melaporkan hasil studi kepada otoritas terkait guna memperoleh izin eksplorasi. Pihak DPNS berharap izin eksplorasi bisa terbit tahun ini. "Kemungkinan, dalam 1-2 bulan izinnya bisa keluar," tutur Hadi kepada KONTAN, Jumat (9/9) lalu. Dus, emiten ini bisa mulai melakukan eksplorasi tambang di Oktober atau November. Untuk melakukan eksplorasi, DPNS membutuhkan dana Rp 100 miliar-Rp 150 miliar. Dana ini juga dialokasikan untuk memenuhi biaya pembangunan infrastruktur pendukung pertambangan, terutama jalan. Perseroan ini tengah menggodok berbagai opsi untuk memperoleh dana tersebut. Hadi merencanakan, pendanaan bakal berasal dari kas internal dan pinjaman beberapa pihak. Saat ini, DPNS masih menjajaki para calon kreditur itu. Proses eksplorasi diperkirakan selesai dalam tempo 9 bulan-12 bulan. Hal ini tergantung kondisi lapangan tambang saat eksplorasi. Dengan demikian, DPNS kemungkinan baru bisa memproduksi batubara mulai akhir 2012 atau awal 2013. "Itu tergantung pada eksplorasi, kalau bisa lebih cepat, kami bisa produksi lebih cepat juga," jelas Hadi. DPNS sudah mematok target produksi batubara 500.000-750.000 ton per tahun di tahun pertama beroperasi. Hadi menuturkan, langkah diversifikasi usaha mutlak perlu. Pasalnya, DPNS tidak bisa menaikkan produksi lem kayu akibat permintaan pasar yang sudah maksimal. Meski begitu, DPNS optimistis bisa mencetak penjualan Rp 107 miliar di akhir tahun, lebih tinggi 10% dari realisasi pendapatan di 2010 lalu. Sedang laba bersih ditargetkan tumbuh 10% mencapai Rp 14,7 miliar. Hadi bilang, target itu tidak sulit tercapai. Pasalnya, volume penjualan dan harga jual rata-rata masih bisa naik tahun ini. "Sekarang tergantung permintaan, bisa bagus atau tidak," tandas dia. Di semester I-2011, DPNS meraih penjualan Rp 56,03 miliar dan laba bersih sebesar Rp 10 miliar.
Multi Quote Quote
http://www.bisnis.com/articles/duta-pertiwi-investasi-rp200-juta-untuk-batu-bara JAKARTA: Emiten produsen lem dan produk kimia PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (melalui PT Intitirta Prima Sakti) berniat menginvestasikan dana sebesar Rp200 miliar atau senilai US$23 juta untuk memproses eksplorasi cadangan batu bara yang baru mereka temukan. Hal itu disampaikan Direktur Utama Duta Pertiwi Nusantara Siang Hadi Widjaja, kutip Bloomberg hari ini setelah menunjukkan penemuan potensi cadangan batu bara sebanyak 150 juta-200 juta sebagai hasil survei dari areal seluas 500 hektare di Jambi. "Melalui PT Intitirta Prima Sakti, kami sedang mengembangkan ke bisnis batu bara karena pasar produk lem telah jenuh sedangkan permintaan energi tumbuh," ujar Wijaya oleh Bloomberg hari ini. Harga saham perseroan yang berkode DPNS terapresiasi Rp140 atau 24,56% ke level Rp710 sore ini. Harga itu membentuk kapitalisasi pasarnya Rp235,1 miliar dan rasio harga saham terhadap laba bersihnya (price to earnings ratio/PER) sebesar 14,97 kali. (sut)
Multi Quote Quote
http://www.bloomberg.com/news/2011-09-14/alam-sutera-capitalinc-duta-pertiwi-indonesia-equity-preview.html\r\n\r\nAlam Sutera, Capitalinc, Duta Pertiwi: Indonesia Equity Preview\r\nBy Berni Moestafa - Sep 14, 2011 8:36 AM GMT+0700 \r\n\r\nShares of the following companies may have unusual moves in Indonesian trading. Stock symbols are in parentheses, and share prices are as of the previous close. \r\n\r\nThe Jakarta Composite index (JCI) fell 0.6 percent to 3,874.78. \r\n\r\nPT Alam Sutera Realty (ASRI IJ): The property developer plans to increase the size of its bond sale to 2 trillion rupiah ($230 million) from 1 trillion rupiah as it seeks to acquire land and property assets early next month, Investor Daily Indonesia reported, citing Corporate Secretary Hendra Kurniawan. Alam Sutera was unchanged at 420 rupiah. \r\n\r\nPT Astra Agro Lestari (AALI IJ): The company’s crude palm- oil output rose 20 percent in January to August from a year ago to 807,720 tons, Indonesia’s biggest listed plantation company by market value said in a statement on its website. Astra Agro rose 0.9 percent to 21,750 rupiah. \r\n\r\nPT Capitalinc Investment (MTFN IJ): The oil and gas exploration company will sell its entire 25 percent stake in the Cimanggis-Cibitung toll road project in West Java province to a unit of PT Bakrie & Brothers (BNBR IJ), Investor Daily Indonesia reported. Capitalinc declined 5.9 percent to 400 rupiah and Bakrie & Brothers, an investment company, fell 1.6 percent to 62 rupiah. \r\n\r\nPT Dian Swastatika Sentosa (DSSA IJ): The company’s coal mining unit, PT Golden Energy Mines, aims to boost output by as much as 60 percent this year, Investor Daily Indonesia reported. The stock fell 8.4 percent to 16,300 rupiah. \r\n\r\nPT Duta Pertiwi Nusantara (DPNS IJ): The producer of glue and chemical products discovered potential coal reserves of 150 million to 200 million tons following a survey of a 500-hectare area in Jambi province, President Director Siang Hadi Widjaja said. Duta Pertiwi gained 25 percent to 710 rupiah. \r\n\r\nTo contact the reporter on this story: Berni Moestafa in Jakarta at bmoestafa@bloomberg.net \r\n\r\nTo contact the editor responsible for this story: Darren Boey at dboey@bloomberg.net
Multi Quote Quote
coba liat, kalo bener neh: Cadangan 150jt ton harga satu ton US$ 75 (Rp. 630.000) Berarti Nilai cadangan sekitar Rp. 95 Triliun Nilai real setelah dikurangi biaya explorasi dan macem2, asumsi 25%nya atau = Rp. 24 Trilun Kalo satu tahun bisa eksplorasi 1 juta ton saja, bisa dapet Rp. 160 miliar laba bersihnya. Jadi harga skrg jelas masih murah …
Multi Quote Quote
kan klo bener nih berita…saham setan sih :evil :evil :evil :evil
Multi Quote Quote
cabut dulu ah… tunggu kabar RI di berapa, baru ikutan lagi….
Multi Quote Quote
cadangan 150juta ton………….atau 15juta ton
Multi Quote Quote
hahahaha anggap 10 persen nya aja… 15 juta ton…. yang penasaran silahkan googling, keyword : "potential coal reserves" di mix dengan nama2 perusahaan/emiten lain di coal sector. Selamat menonton untuk yang memperhatikan…
Multi Quote Quote
laba bersih DPNS periode 2005 s/d 2010 ada yang punya data nya setahun berapa miliar ? per lembar saham berapa ?
Multi Quote Quote
800 toel2
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...