DPNS Rp. 2200...

Ayuk….bekkk kita hajar sama2 hari esok . . . jangan kasi ampon . . . . :tembak: :$-) :tembak: :$-) :tembak: :$-)
Multi Quote Quote
T Duta Pertiwi Nusantara Tbk, perusahaan lem yang kini memasuki bisnis tambang batubara, kini gencar bereksplorasi. Guna memuluskan aktivitasnya perseroan kini mencari pinjaman US$ 100 juta dari bank asing. Konsultan keuangan Merrill Lynch pun menyambutnya. Menurut Presdir Duta Pertiwi Nusantara Siang Hadi Widjaja, pinjaman dari bank asing itu ditempuh karena prosedur yang lebih mudah dibandingkan mencari utang dari bank lokal. Perusahaan tersebut merupakan patungan (joint venture) antara Duta Pertiwi Nusantara yang menguasai 60% saham dan PT Peta Airus yang terafiliasi dengan PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk yang memiliki saham selebihnya. Sebagai syarat untuk mendapatkan pinjaman, perseroan merampungkan joint ore reserves committee (JORC). JORC akan selesai sekitar enam-sembilan bulan ke depan. Tambang batubara itu berlokasi di Muara Berlian, Jambi dengan cadangan 100 juta-200 juta ton. Batubara yang ada di area pertambangan itu memiliki kalori sekitar 5.000-5.500. Usaha pertambangan akan dijalankan oleh anak usaha perseroan, PT Intitirta Primasakti. Perseroan menargetkan bisa mulai mengeksplorasi wilayah pertambangan pada pertengahan tahun depan dan diperkirakan mulai berproduksi pada 2010. Pertambangan batubara yang akan dibangun itu akan memberi kontribusi kepada perseroan hingga 90% pada 2011 karena besarnya potensi bisnis batubara.
Multi Quote Quote
Weleh kenapa bawa2 si APOL ya
Multi Quote Quote
EPS Q1 berapa ya
Multi Quote Quote
turun nih….siapa mau pungut ? smile
Multi Quote Quote
wah ane sendirian di DPNS…kalo ada sesama yang punya tolong message yah
Multi Quote Quote
wah ane sendirian di DPNS…kalo ada sesama yang punya tolong message yah absent juga… Nunggu oom gober tarik…..
Multi Quote Quote
wah ane sendirian di DPNS…kalo ada sesama yang punya tolong message yah absent juga… Nunggu oom gober tarik….. smile cuma berduaan nih Oom ? Gober sinting mana smile
Multi Quote Quote
wah ane sendirian di DPNS…kalo ada sesama yang punya tolong message yah absent juga… Nunggu oom gober tarik….. smile cuma berduaan nih Oom ? Gober sinting mana smile Iseng2 berhadiah….
Multi Quote Quote
JAKARTA: Produsen kimia PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk menargetkan perolehan pendapatan sampai dengan akhir tahun mencapai Rp100 miliar atau naik 2,8% dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp97,28 miliar. Dalam keterbukaan informasi kepada otoritas bursa, kemarin, perseroan menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp16,48 miliar atau naik 9,8% dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya Rp15,00 miliar. Laba kotor perseroan diproyeksikan akan tumbuh 6,3% menjadi Rp27 miliar dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya Rp25,39 miliar. Adapun laba usaha diproyeksikan tumbuh 12,3% menjadi Rp11,65 miliar dibandingkan posisi 2010 sebesar Rp10,37 miliar. Sampai dengan kuartal I/2011, perseroan telah membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 29,08% menjadi Rp4,99 miliar dibandingkan dengan periode sama 2010 sebesar Rp387 miliar. Sejalan dengan itu, laba bersih per saham perseroan naik sebesar 28,76% menjadi Rp15,58 dibandingkan periode sama 2010 sebesar Rp12,10. Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 31 Maret 2011, kenaikan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan penjualan bersih sebesar 4,15% menjadi Rp24,85 miliar dibandingkan dengan periode sama 2010 sebesar Rp23,86 miliar. Beban pokok penjualan emiten berkode DPNS itu dilaporkan naik tipis 4,09% menjadi Rp18,17 miliar dibandingkan periode sama 2010 sebesar Rp17,45 miliar. Sejalan dengan itu, laba kotor perseroan juga naik tipis 4,29% menjadi Rp6,69 miliar dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya Rp6,41 miliar. Kendati demikian, laba usaha perseroan dilaporkan turun 17,68% menjadi Rp2,42 miliar dibandingkan dengan periode sama 2010 sebesar Rp2,94 miliar. Hal itu terjadi karena peningkatan beban usaha yang cukup signifikan yaitu sebesar 22,92% menjadi Rp4,26 miliar dibandingkan dengan periode sama 2010 sebesar Rp3,47 miliar. Pada perdagangan Rabu, harga saham emiten berkode DPNS itu ditutup stagnan di level Rp500. Harga tersebut membentuk kapitalisasi pasarnya sebesar Rp165,57 miliar.(faa)
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...