MYRX membeli PT. P A U

Bang Napi siapa nich? Bang Napi… yg ada di RCTI itu lho. Takutnya ntar spt CNKO yg masuk kebatubara…. akhirnya investor cuma ketimpuk batu dan kecipratan baranya aja. ( spt kata xonxon )
Multi Quote Quote
hiks…. ini gak ada garansi nya yah ?? smile :brokenheart: batu bara = komoditi gak bisa di ekspor… karena hampir semua negara di dunia ini punya batu bara… jadi batu bara sih bukan barang bagus…. soalnya banyak yang punya…. bisa di substitusi sama minyak pula…. harapan satu satunya CNKO adalah… dari PTSSD !!! kalau PTSSD mau deal sama batubara… ada harapan harga akan naik… PTSSD = persatuan tukang sate seluruh dunia smile
Multi Quote Quote
emiten cukup jeli untuk ambil 50% saham PT PAU…
Multi Quote Quote
Apa kah ini,berarti MYRX akan RI ?ada yang punya info terahir ?
Multi Quote Quote
Ini dia alamat website PT. PAU….\r\nGak ada apa-apanya…\r\n\r\nhttp://www.pancaamarautama.com/\r\n\r\n\r\nWelcome to Panca Amara Utama, PT \r\nUse Yahoo! Small Business to develop a fully-featured web site. \r\n \r\nEmail • Domains • Web Hosting • Merchant Solutions \r\n \r\n \r\nPetrochemical Facilities in Sulawesi Indonesia \r\nPT Panca Amara Utama (PAU), 100% privately owned corporation was established in 2nd qtr 2004 with its main business focusing in petrochemical industry.\r\n\r\nPAU is supported by management which is highly experienced in running and developing petrochemical and fertilizer industries as well as financing and marketing its end product and having experiences spanning more than 20 years\r\n\r\nPAU partnering with several multinationals company is planning to build chemical plants in Sulawesi, Indonesia.\r\n\r\nProgress to secure feedstock for the product is still being pursued and as the current web-site is still under construction, updates will be presented in time and accordingly.\r\n\r\nThank You for your visit…\r\n \r\nContact Information \r\nEmail : \r\nandremh@yahoo.com \r\nPhone : \r\n+62 21 7195088 \r\nAddress : \r\nJl Kapt P Tendean 8, 2nd floor \r\nJakarta \r\n12730 \r\nIndonesia
Multi Quote Quote
Berita PT. PAU : http://www.kompas.com/kompas-cetak/0505/03/finansial/1725156.htm Medco Raih Kompensasi Sumur Jeruk Sebesar 190 Juta Dollar AS Jakarta, Kompas - PT Medco Energi Internasional Tbk memperoleh dana 190 juta dollar AS sebagai kompensasi dari Singapore Petroleum Company dan Cue Energy yang ingin mengambil kembali haknya atas Lapangan Jeruk di Sampang, Madura. Selain itu, Singapore Petroleum Company dan Cue Energy juga harus mengembalikan seluruh biaya yang telah dikeluarkan Medco, yaitu sebesar 30 juta dollar AS dalam tiga hari setelah mereka menyatakan akan mengambil haknya kembali. “Hari Jumat (29/4) lalu Medco sudah mendapat surat dari Singapore Petroleum Company dan Cue Energy bahwa mereka akan mengambil kembali, ” kata Presiden Direktur Medco Hilmi Panigoro di Jakarta, Senin (2/5). Pada tahun 2003 MedcoEnergi diundang Santos Limited untuk berpartisipasi dalam eksplorasi Sumur Jeruk di tahun 2003. Santos mengundang Medco karena kedua partnernya, yaitu Singapore Petroleum Company dan Cue Energy, menolak mendukung pengeboran. Dalam hal ini Medco terikat dalam perjanjian bahwa kedua partner Santos tersebut berhak untuk mengambil kembali hak atas lapangan tersebut, dengan syarat membayar semua biaya yang telah dikeluarkan Medco serta membayar denda sebesar 1.000 persen untuk sumur I, 50 persen untuk sumur II, dan 300 persen untuk sumur III. Total denda tersebut sebesar 190 juta dollar AS dan harus dibayarkan setelah Sumur Jeruk mulai berproduksi, yang diperkirakan sekitar tahun 2007-2008. Sementara itu, dalam kegiatan eksplorasi akhir 2004 Medco menguasai 9 blok eksplorasi di Indonesia dan 14 blok eksplorasi internasional. Seusai penemuan besar cadangan gas alam di Blok Senoro-Toili, Sulawesi Tengah, Medco terus mencari kesempatan menguangkan cadangan gasnya. Untuk itu, manajemen tengah melakukan studi bersama partner untuk menyuplai gas menjadi LNG, GTL, CNG, dan fasilitas petrokimia berbasis gas lainnya. Pada 31 Maret 2005 Medco telah menandatangani pokok- pokok perjanjian (HoA) dengan PT Panca Amara Utama untuk menyuplai sebesar 130 juta kubik kaki per hari (MMCFD) ke pabrik pupuk selama 20 tahun mulai tahun 2008. Selain itu, akhir tahun 2004 Medco juga berhasil mengaktifkan kembali sumur minyak di Blok Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam, dengan tingkat produksi yang sudah dites sebesar 4.500 barel minyak per hari (BOPD). Kinerja Tahun 2004 Medco membukukan laba bersih 70,121 juta dollar AS, naik 29,65 persen dibandingkan dengan laba bersih tahun 2003 yang 54,083 juta dollar AS. Menurut Hilmi, penyampaian laporan keuangan ini terlambat satu bulan dari ketentuan Bapepam, yakni akhir Maret, karena ini adalah untuk pertama kalinya Medco mengonsolidasikan puluhan anak perusahaan di tujuh negara. Tahun 2004 lalu Medco mengakuisisi Novus Petroleum Ltd yang memiliki portofolio di Australia, Indonesia, Filipina, Timur Tengah, dan Amerika Serikat. Akuisisi ini menambah perkiraan cadangan terbukti dan terkira (2P) Medco sebesar 70,3 juta barrel setara minyak. “Kalau laporan keuangan dari kelompok Medco di Indonesia sendiri, sudah selesai satu bulan sebelum batas akhir dari Bapepam,” katanya. Hilmi menjelaskan, peningkatan laba bersih ini diperoleh seiring naiknya pendapatan tahun 2004 yang sebesar 19,17 persen, menjadi 535,104 juta dollar AS dari tahun sebelumnya 448,989 juta dollar AS. Penjualan minyak dan gas memberikan kontribusi 69,5 persen dari total pendapatan, yaitu sebesar 352,356 juta dollar AS. Kontribusi sektor ini naik 17 persen dibandingkan tahun 2003 yang sebesar 301,073 juta dollar AS. Sementara itu, anak perusahaan sektor pengeboran (Apexindo) memberikan kontribusi 19,8 persen dari total pendapatan. Sisanya, 10,4 persen berasal dari pendapatan bisnis metanol dan 0,03 persen dari bisnis energi. Akuisisi Hilmi menegaskan, Medco akan terus mengincar untuk mengakuisisi perusahaan-perusahaan minyak dan gas bumi, baik lokal maupun asing. Saat ini Medco sedang mengkaji serius tiga perusahaan lokal dan asing untuk diakuisisi. “Saya belum bisa cerita detail. Kalau semua lancar, kami harapkan dua bulan lagi akuisisi sudah bisa dilaksanakan,” katanya. Sementara itu, berkaitan dengan program penawaran kedua saham kepada publik (secondary offering), manajemen Medco akan segera melakukan penjajakan pasar tanpa ikatan (non-deal roadshow) pada minggu ketiga Mei 2005 ke Hongkong dan Singapura. Saham yang dilepas ke pasar maksimal sampai dengan 40 persen, dan akan dicatatkan di bursa London. Adapun penjajakan pasar mengikat akan dilakukan bulan Juni ke Hongkong, Singapura, London, dan Amerika Serikat.(anv)
Multi Quote Quote
MEDCO dan PT.PAU , bagaimana dgn berita MYRX sendiri ?
Multi Quote Quote
PAU hanya akan dijadikan alasan buat RI. be carefull !!!
Multi Quote Quote
MYRX
Multi Quote Quote
hari ini tiba2 aktif tuh. setannya muncul. lagi mancing ato emank mau bagi2 rejeki?
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...