BMRI ke BERAPA??

Bung LB, Rp. 1300 udah ngga layak masuk ?. Kualitas Aset produktifnya BMRI makin OK loh bung LB. Kalo ane sih masih liat BMRI dari beberapa indikator masih OK loh. Ane sih yakin harga BMRI masih menjanjikan, tetapi ini berlaku bagi INVESTOR….. Bung myoong, BNGA ok, pbv nya dan pernya masih murah….target ane Rp. 75.
Multi Quote Quote
Lupakan dulu adanya wacana BMRI mengakuisisi BBNI, apalagi merger. BMRI saat ini masih dalam tahap konsolidasi secara fundamental, dan posisinya tidak sedang bersimbiosa mutualisma dengan BBNI. Karenanya, hasil merger tidak akan baik. Kalau pun harus mengakuisisi listed bank yang akan didivestasi, memang baiknya mengakuisisi BNGA saja. Bagaimana, Pak Binhadi..?? smile Pak Bin khan sudah tahu “isi perut” kedua listed banks tersebut…
Multi Quote Quote
Mohon pendapatnya ….. apakah data dibawah ini cukup relevan buy BMRI di Rp. 1500 Kondisi dengan harga Rp 1500 ; -masih memiliki Per Saham blue chip bank paling murah -ROE cukup stabil 2 tahun ini bahkan top 5 -PBV diantara saham bank unggulan paling kecil… -Banyak pemain besar…. Mohon tambahan informasi, koreksi dari para senior… smile Berapa target nya nih ???
Multi Quote Quote
< 1500 Sih sedang dipertimbangkan untuk buy lagi…10000x masalah target, bisa jadi 1900 smile smile) PNP ya.
Multi Quote Quote
BMRI udah 1425 nih… gimana….. udah bisa buy lagi blm ?? kondisi dekat kampanye ini gimana ya…. ??? mohon pendapat dan informasi seputar berita terakhir BMRI
Multi Quote Quote
Uhhhuuiiii….makin deket saja sama target rumor Metro TV …1800-1900…..PNP…Percaya Ndak Percaya….. versi religiusnya…..PLUG N PRAY…….he he he Asing bakal borong 60% saham Mandiri JAKARTA (Bisnis): Investor asing diperkirakan bakal menyerap sekitar 60% dari dua miliar lembar saham pemerintah di Bank Mandiri yang kini dalam proses dijual langsung ke pasar saham, sementara investor lokal meminta alokasi lebih besar. “Tampaknya pemerintah berusaha menarik lebih banyak investor institusi dalam placement, baik lokal maupun asing untuk menjaga stabilitas harga saham Bank Mandiri. Kami perkirakan asing bakal men-dapat alokasi 60%, sebagian besar investor institusi,” ujar seorang pejabat Kantor Menneg BUMN kemarin. Penjualan langsung (placement) 10% saham Bank Mandiri itu merupakan yang terbesar dalam sejarah pasar modal di tanah air dengan perkiraan nilai Rp3 triliun, lebih besar dari penawaran umum perdana (IPO) 20% saham Bank Mandiri tahun lalu (Rp2,7 triliun). Dalam penjualan 10% saham Bank Mandiri, pemerintah telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas dan UBS. Tidak diketahui jadwal pasti dari placement itu. Namun diperkirakan akan dilangsungkan sebelum kampanye pemilihan umum yang dimulai 11 Maret 2004. Belum dilaporkan Namun direktur BEJ MS Sembiring menegaskan belum menerima surat pemberitahuan mengenai placement tersebut. "Pasti hal itu akan dilaporkan. Tapi bisa jadi hal itu baru tahap rencana ,“ katanya Jika placement dilakukan dalam jumlah besar sehingga diperkirakan akan mempengaruhi pasar, sementara informasinya tidak jelas, BEJ akan melakukan suspensi. BEJ tidak mutlak melakukan suspensi saat ada laporan akan dilakukan placement, kata Sembiring, karena yang menjadi dasar penghentian sementara perdagangan satu saham adalah informasi yang dinilai tidak jelas. ”Jadi bukan placementnya, tetapi informasinya harus clear." Jika mengacu pada harga penutupan perdagangan kemarin (Rp1.500 per saham), pemerintah akan meraih Rp3 triliun dari penjualan 10% saham Bank Mandiri. Jika digabungkan dengan penjualan 20% saham Bank Mandiri melalui penawaran umum perdana (IPO) tahun lalu, maka sisa saham pemerintah di bank BUMN itu menjadi 70%.
Multi Quote Quote
1. Bahwa book building Private Placement dalam rangka divestasi 10% sahamnya berada pada kisaran harga Rp. 1400 - 1475, dengan mayoritas bid pada harga Rp. 1450. Artinya jika harga pasar saat ini Rp. 1500, diskonnya tidak besar. Hal ini wajar, karena pembelian yang besar memang seharusnya mendapat diskon. Padahal diskonnya tidak banyak. Kemungkinan investor ritel yang tidak mendapatkannya akan memburu di pasar reguler. 2. Dari profit tahun 2003 sebesar Rp. 4,6 trilion, 50%nya akan dibagikan sebagai dividen. Atau sekitar Rp. 115 per saham. Pada harga Rp. 1500, berarti menghasilkan yield 7,7%. Namun dividen tersebut, sebagian, yaitu Rp. 50 sudah dibagikan sebagai dividen interim dan yield untuk dividen final sebesar 4,3% (masih lumayan cukup besar). Jika profit tahun 2004, diproyeksikan naik dengan moderat sekitar 10%, maka dividen yang mungkin dibagikan untuk tahun 2004, sebesar Rp. 126.5 per saham. Artinya akan menghasilkan yield sebesar 8,4%. Ini mungkin akan menimbulkan spekulasi harga pasar pada kisaran indikator yield 8,4% - 6% atau setara dengan harga Rp. 1500 - 2108 per saham, dengan potensial upside sekitar 40,6%, jika harga Rp. 2108 tercapai. 3. Rata2 saham perbankan diperdagankan pada P/BV hampir 1,8x. Sedangkan BMRI pada P/BV 1,37x. Dari valuasi ini memungkinkan harga BMRI menjadi Rp. 1970. Jadi dari ketiga point tersebut, cukup menjadi alasan jika sepatutnya kita mengcollect saham BMRI ini.
Multi Quote Quote
BMRI bisa buy di 1500 dgn target terdekat di 1650-1675!
Multi Quote Quote
Dengar2 PPnya jadi di harga Rp.1400,- Cuman jangan terlalu berharap cepat bullish man, kondisi saat ini tidak sama dengan ketika BMRI IPO pertengahan 2003 lalu.
Multi Quote Quote
Hari ini bursa anjilok besar besaran apa dong pengaruhnya ke BMRI ?
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...