PTBA = 20.000 di tahun 2011 !!

sip min smile
Multi Quote Quote
Eit kasih bocorannya ke daku dunks :hug:
Multi Quote Quote
Detik.com: Jakarta - PT Perusahaan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) memiliki kas siap sebanyak Rp 2,8 triliun. Sebagian dari dana tersebut akan digunakan untuk melakukan program pembelian saham kembali alias buy back. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PTBA Sukrisno, di sela-sela halal bihalal bersama Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil, di Gedung Garuda, Jakarta, Senin (13/10/200smile "Kami punya duit siap sebanyak Rp 2,8 triliun, sebagian akan kami pakai untuk program buy back tapi nilai pastinya tidak bisa saya sebutkan," katanya. Ia mengatakan, hari ini perseroan sudah melakukan program buy back tersebut tapi sejauh ini ia belum mendapat laporan apa-apa. "Seharusnya hari ini sudah dilakukan, tapi saya belum mendapat laporan," ucapnya. Sayangnya, dia enggan menyebutkan berapa banyak persentase saham yang akan dibeli kembali. Ia menambahkan, perseroan tidak memiliki target di harga saham berapa buy back akan dilakukan. "Pokoknya kita akan lakukan buy back, jika sampai akhir tahun harga sahamnya naik menjadi Rp 12.000 tetap akan dilakukan," imbuhnya.(ang/ddn)
Multi Quote Quote
giliran AR kanan dong :rofl:
Multi Quote Quote
giliran AR kanan dong :rofl: udah tuh… antm ma pgas
Multi Quote Quote
6300-6400 soon….
Multi Quote Quote
Selasa, 14/10/2008 07:05 WIB Krisis Diselamatkan, Harga Minyak Langsung Melonjak Nurul Qomariyah - detikFinance Foto: Reuters New-York - Upaya penyelamatan krisis finansial bernilai ratusan miliar dolar AS membuat harga minyak mentah dunia kembali melonjak. Rencana penyelamatan diharapkan bisa menghindarkan dunia dari resesi, sehingga permintaan minyak akan kembali menguat. Pada perdagangan Senin (13/10/200smile di New York, kontrak utama minyak jenis light pengiriman November melonjak hingga 3,49 dolar ke level US$ 81,19 per barel, sekaligus pulih dari level harga terendah dalam 1 tahun terakhir yang dicetak akhir pekan lalu. Di London, minyak jenis Brent pengiriman November menguat 3,37 dolar ke level US$ 77,46 per barel. "Harga minyak kembali naik setelah para pemimpin dunia bergegas membuat rencana pada akhir pekan lalu untuk membantu menstabilkan sistem perbankannya," ujar Nimit Khamar, analis dari Sucden seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/10/200smile. "Pengumuman sepanjang akhir pekan lalu telah membantu mengangkat sentimen dan meredam kekhawatiran tentang resesi global, yang memicu harga minyak lagi setelah penurunan tajam pekan lalu," imbuhnya. Eropa secara bersama meluncurkan ‘'serangan’' terhadap krisis finansial dengan menyetujui pinjaman hingga lebih dari US$ 1 triliun. Paket langkah penyelamatan itu diluncurkan setelah pada pertemuan di Paris, akhir pekan lalu, Eropa sepakat untuk menjamin pinjaman antara bank dan dan membuat ‘'State Fund’' yang memungkinkan untuk membeli saham perbankan. Paket yang diumumkan pemerintah Jerman sendiri meliputi 400 miliar euro (US$ 545 miliar) untuk jaminan utang dan 80 miliar euro dalam bentuk modal baru. Sementara Prancis akan menjamin hingga 320 miliar euro untuk pinjaman antar bank hingga akhir Desember. Pada Jumat, 10 Oktober lalu, harga minyak merosot tajam seiring merosotnya bursa-bursa saham. Kontrak New York untuk minyak jenis light bahkan anjlok hingga 9 dolar ke level terendahnya sejak Oktober 2007 menjadi US$ 77,70 per barel. "Sepertinya kurangnya kepercayaan yang terjadi pada Jumat lalu sudah digantikan oleh sejumlah kecil kepercayaan," jelas John Kilduff, analis dari MF Global. (qom/qom)
Multi Quote Quote
:getar: PTBA Boleh Diburu Lagi Jakarta - Setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka kembali perdagangannya, Senin (13/10), saham PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menjadi salah satu saham yang mendorong penguatan indeks. Hal itu terkait dengan program buyback perseroan yang sudah dieksekusi sejak kemarin. Sementara terkait dengan program investasi jangka panjangnya, perseroan menyatakan siap mengkaji ulang semua proyek investasinya menyusul memburuknya kondisi keuangan global serta pasar saham di Indonesia. Direktur Utama PTBA Sukrisno mengatakan di Jakarta, Senin (13/10), bahwa manajemen perseroan akan meninjau terutama proyek yang pendanaannya menggunakan valuta asing. Selain itu, PTBA memperkirakan investasi perusahaan tidak akan mencapai target hingga akhir tahun, dan realisasinya mungkin hanya sedikit di atas 50%. Namun, perseroan akan tetap melanjutkan uji tuntas tambang-tambang yang akan diakuisisi. Meski kondisi ekonomi masih lesu tapi Trimegah Securities yakin perseroan memiliki kinerja apik dan untuk itu perusahaan sekuritas ini menargetkan harga PTBA Rp 15.000 per saham. :getar:
Multi Quote Quote
:getar: PTBA Boleh Diburu Lagi Jakarta - Setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka kembali perdagangannya, Senin (13/10), saham PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menjadi salah satu saham yang mendorong penguatan indeks. Hal itu terkait dengan program buyback perseroan yang sudah dieksekusi sejak kemarin. Sementara terkait dengan program investasi jangka panjangnya, perseroan menyatakan siap mengkaji ulang semua proyek investasinya menyusul memburuknya kondisi keuangan global serta pasar saham di Indonesia. Direktur Utama PTBA Sukrisno mengatakan di Jakarta, Senin (13/10), bahwa manajemen perseroan akan meninjau terutama proyek yang pendanaannya menggunakan valuta asing. Selain itu, PTBA memperkirakan investasi perusahaan tidak akan mencapai target hingga akhir tahun, dan realisasinya mungkin hanya sedikit di atas 50%. Namun, perseroan akan tetap melanjutkan uji tuntas tambang-tambang yang akan diakuisisi. Meski kondisi ekonomi masih lesu tapi Trimegah Securities yakin perseroan memiliki kinerja apik dan untuk itu perusahaan sekuritas ini menargetkan harga PTBA Rp 15.000 per saham. :getar: 15.000 ? wah, bisa 10 X AR kanan ya smilesmile
Multi Quote Quote
berarti 10 hari donk
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...