ADA UANG DI APEX

. Ada kabar baik untuk peminat saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX). Kemarin, harga Apexindo menguat Rp 50 ke kisaran Rp 2.075 per saham. Meskipun tipis, M. Alfatih, analis PT BNI Securities berpendapat, hal itu memberikan sinyal potensi penguatan saham Apexindo di masa mendatang. "Sepertinya, saham ini ingin menguji level tertinggi Rp 2.250," katanya. Kebetulan, peningkatan harga saham bersimbol APEX itu memang ada dasarnya. Baru-baru ini, anak perusahaan Medco Energi International ini mengumumkan akan membeli lima rig pengeboran minyak baru di kawasan Asia senilai US$ 50 juta. Manajemen APEX berharap, pembelian lima rig tersebut akan mampu menopang pertumbuhan pendapatan perusahaan pada 2008. Pembelian itu akan menambah koleksi rig APEX yang saat ini meliputi delapan rig darat dan enam rig lepas pantai. Kepala Riset Grup Batavia Prosperindo Suherman Santikno berpendapat, rencana ekspansi tersebut akan membuat kinerja fundamental APEX semakin solid. Apalagi, Apexindo telah mengantongi cukup banyak kontrak pengeboran minyak, gas, dan panas bumi. Menurut Suherman, APEX patut bersyukur karena nyaris tidak memiliki pesaing sepadan di Indonesia. "Pesaingnya mungkin hanya PT Radiant Utama Interinsco Tbk. Itu pun bisnis intinya bukan di jasa penyewaan rig," ujar Suherman. Kini, APEX telah mengantongi empat kontrak pengeboran baru dan perpanjangan kontrak lama dengan total nilai proyek US$ 22,5 juta. Apexindo mendapat perpanjangan kontrak US$ 13,9 juta untuk pengeboran di Kalimantan Timur dari VICO. Ia juga mendapat kontrak dari Pearoil (Tungkal) Limited senilai US$ 2,6 juta, dari Lundin Blora BV senilai US$ 2,5 juta, dan dari Pertamina-Medco Tomori senilai US$ 3,5 juta. APEX juga memperoleh perpanjangan kontrak untuk rig Maera dari Total E&P Indonesie (Total). Perpanjangan kontrak ini untuk periode lima tahun dengan nilai sekitar US$ 146 juta. Harganya sudah mahal Menurut Suherman, berdasar skenario harga jual minyak di kisaran US$ 50-US$ 60 per barel, APEX bakal mengantongi marjin kotor dan margin operasi masing-masing 30% dan antara 23%-25% hingga akhir tahun ini. Suherman menghitung pendapatan APEX akan mencapai Rp 1,8 triliun tahun ini atau tumbuh 28,57% dibandingkan Rp 1,4 triliun pada 2006. Prediksi ini hampir setara dengan pertumbuhan yang dipatok manajemen APEX sendiri yakni sebesar 30%. Target ini mungkin akan tercapai. Sebab, kuartal I 2007 lalu, APEX telah mencetak rekor laba bersih tertinggi sepanjang sejarah; yaitu Rp 380,8 miliar. Sebelumnya, ia merugi Rp 43, 1 miliar pada kuartal I 2007. Pada periode itu, penjualan APEX juga naik 26,5% menjadi Rp 1,4 triliun dari sebelumnya Rp 1,1 triliun. Pemicunya karena pendapatan segmen rig darat naik 88,6% menjadi Rp 529,5 miliar dari semula Rp 280,8 miliar. Adapun, pendapatan segmen rig laut hanya naik naik 6%. Sayangnya, menurut Suherman, harga saham APEX sudah terlalu mahal. Dalam hitungan dia, rasio harga terhadap laba per saham atau price to earning ratio (PE) APEX telah mencapai 30 kali. Karenanya, dia merekomendasikan jual dengan target harga 12 bulan sebesar Rp 1.700-Rp 1.800 per saham. Namun, Alfatih berpendapat lain. Ia masih rekomendasikan beli dengan target harga hingga akhir tahun sebesar Rp 2.700 per saham. Dalam jangka pendek, dia memperkirakan harga APEX akan bergerak di kisaran Rp 1.950 per saham hingga Rp 2.200 per saham.
Multi Quote Quote
Ada tuh Uang… sudah masuk rekening kok minggu lalu ha.ha
Multi Quote Quote
suherman sekolah di mana yah? kok bilang PE 2007 30x? q1 pe 25x itu kan memang karena naiknya sewa rig baru direfleksikan di second half, begitu juga pendapatan offshore rig … waduh .. parah juga analis indonesia … :brokenheart:
Multi Quote Quote
Ada tuh Uang… sudah masuk rekening kok minggu lalu ha.ha udah dibayar ya … sampai lupa smile)
Multi Quote Quote
ingat!! ada uang juga diruis
Multi Quote Quote
siap2 berhitung lagi dgn apex. buy buy buy… tunggu lapkeu juni keluar
Multi Quote Quote
Masih ada yg main APEX ya? ini saham tidak gerak2 sama sekali 2000-an mulu..belum pada bosan?
Multi Quote Quote
ini saham hanya cocok untuk disimpan jangka menengah
Multi Quote Quote
Induk usahanya si Medco ada kabar apa niiih? Koq melempem seperti kue apem yang sudah maseeem smile smile
Multi Quote Quote
lumayan lah .. 1 tahun terakhir kan naiknya ok .. dipegang buat pensiun kan enak
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...