[b]Apa manfaat main saham selain buat kita sendiri?[/b]

Walaupun saya sudah beberapa waktu main saham, saya ingin pendapat rekan-rekan KSC, mengingat saya juga baru saja register. Saya ingin lempar topik ini: APA MANFAAT NAIKNYA HARGA SAHAM BAGI EMITEN ITU SENDIRI? KALAU IPO KAN JELAS, ADA UANG MASUK. TAPI KALAU PERDAGANGAN DI PASAR REGULER KAN NGGAK ADA UANG MASUK ke PERUSAHAAN TSB? BENARKAH KALAU KITA MAIN SAHAM DAN MENANG, ITU JUGA HASIL KEKALAHAN PEMAIN LAIN, DENGAN KATA LAIN, SEPERTI JUDI. WIN-LOSE, BUKAN WIN-WIN. Saya harap rekan-rekan bisa kasih opini. Thanks
Multi Quote Quote
seperti judi? tergantung mas. Tergantung dari waktu melihatnya. COba lihat RIGS sewaktu ipo harganya cuman 500 sekarang sudah 3000 an jumlah yang menang dan kalah jauh lebih banyak yang menang.
Multi Quote Quote
Kalo Index ya… Zero Sum Game. Anda menang 1 orang lain kalah satu. Kalau saham..jauh kalo harga naik terus yg pegang semua ++++ ngak ada yang minus. Saham itu bukan ZERO SUM GAME Bung. Misal, Anda jual ke saya TLKM harga 4500 (Anda beli Rp 4000) kemudian saya jual harga saham itu RP 5000. (Saya untung Anda untung). Lho ngak ada yg rugi?, kalo harga saham itu tetap Rp 5000 di pasar ya tetap ngak ada yg rugi. Kalo drop ke 4000. Ya yg akhir yg rugi, kenapa ngak jualan toh? resiko tanggung sendiri.
Multi Quote Quote
Hmm.. terus kalau manfaat kenaikan harga saham untuk emiten sendiri bagaimana? Ada manfaat ekonomisnya nggak? Apa hanya untuk mendongkrak image?
Multi Quote Quote
tahu nggak kenapa Bill Gates sempat jadi orang terkaya di dunia ?? itu karena harga saham nya naik gila gila an…. dia kaya bukan karena punya duit cash / aset sebesar milyaran dollar, tapi karena nilai saham yang dia punya naik…
Multi Quote Quote
Bagi emiten nyaris tidak ada, cuma image aja. Pasar modal adalah sumber dana paling murah bagi perusahaan dan paling kecil risikonya. Juga bisa buat maling……Coba lihat emiten-emiten bandit yang meraup banyak uang hasil IPO, kemudian menggoreng sahamnya ke langit, dump barang milik pendiri, kemudian ditinggalin deh sahamnya sampai hancur ke lima perak…..hehe…
Multi Quote Quote
tahu nggak kenapa Bill Gates sempat jadi orang terkaya di dunia ?? Lho, bukannya Om Bill masih the world wealthest… Apa udah disalip sama Bung PT yach… smile Zero Sum Game? Tergantung… kalo short sell atau day trading sih menurut saya nyerempet-nyerempet ke arah situ… gorengan juga sich… selain itu, nggak selama emiten masih bisa menaikkan nilainya… Adanya uang masuk ke atau keluar dari emiten, kalo emiten tsb bener, akan keliatan dari harga sahamnya… kalo dibalik, itu baru yang namanya dandan mo acting…
Multi Quote Quote
Bagi emiten nyaris tidak ada, cuma image aja. Pasar modal adalah sumber dana paling murah bagi perusahaan dan paling kecil risikonya. Juga bisa buat maling……Coba lihat emiten-emiten bandit yang meraup banyak uang hasil IPO, kemudian menggoreng sahamnya ke langit, dump barang milik pendiri, kemudian ditinggalin deh sahamnya sampai hancur ke lima perak…..hehe… SANGAT TIDAK SETUJU……. Mungkin perilaku di atas hanya untuk sejumlah emiten yang coba2 hit & run, Setelah IPO langsung cabut. TIDAK BISA dipakai asumsi ini untuk semua emiten. bagaimana dengan emiten2 Blue Chip, macam TLKM misalnya, kalo management cuek dengan pasar sekunder, ngapain kebakaran jenggot saat TLK disuspen di Wall Street???!!!! Mengapa HMSP dan INDF perlu melakukan buy back saham??? kalo nga'' ada pengaruh dari pasar sekunder terhadap emiten? Pasar modal adalah sarana untuk emiten memperoleh dana disamping melalui instrument lain macam obligasi. 1. IPO suatu emiten berhasil, keuntungan yang akan didapat Duit –> udah pasti 2. Image bakal terdongkrak–> betul juga. Macam Bank Mandiri yang pasang baliho gede-gedean mau IPO. 3. Nah ini yang jarang dimengerti orang…….perbaikan fundamental emiten A akan berpengaruh positif buat harga saham emiten A, tapi kalau dibalik apakah kenaikan harga saham emiten A bakal berpengaruh positif terhadap fundamantal emiten A ?…jawabannya TIDAK. Jadi apa dong tujuannya pasar sekunder?…….untuk jangka panjang apabila emiten memerlukan dana tambahan dapat melakukan right issue misalnya (contoh ASII). Coba bandingkan dengan emiten model hit&run bila mau right issue saham pasar sudah cuekin ngga'' ada yang mau beli. 4. Bank Mandiri issue saham di pasar sekunder sebagian kecil saham dulu kalo gak salah 30% (?) dulu, bila pasar sekunder bagus untuk Bank Mandiri, emiten ini bisa release saham lebih banyak lagi. 5. Emiten bila mau release obligasi pun selalu menyadarkan pada performa pasar saham sekunder. Intinya misalnya saham Emiten A saja dicuekin, mau release obligasi pasar obligasi kemungkinan bakal cuek juga….itulah mengapa emiten A mau release obligasi, harga saham emiten A ikut gerak. yang lain boleh nambahin…..
Multi Quote Quote
6. Sharing resiko. Harga saham kan (base on fundamentalist) ditentukan oleh proyeksi pendapatannya ke depan. Jadi emiten share risk sebagian ke publik apabila kenyataannya proyeksinya meleset. 7. Good governance. Dengan go public maka pengelolaan perusahaan harus benar2 transparan. 8. Cash advance. Ini yg sering disalahgunakan oleh sebagian emiten kucing kurap. Ini mungkin yg dimaksud bung Alfa. Yg penting emiten go public cuma mikirin buat dapat duit di awal, urusan kinerja perusahaan ke depan masa bodohlah.
Multi Quote Quote
9…. udah ah cape mikirnya.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...