Uang Sejati - EMAS

Denger 2 minggu depan ini ada bond mau dikeluarin dichicago dan kayak yg anda bilang bahwa ada isue ecb mau nurunin bunga. so kemungkinan dolar akan naik lagi. Kalo mas Imam sendiri gak suka deposito jadi sukanya apa dong. maklumlah pak, saya masih baru didunia investasi jadi mohon pencerahannya Thank q Frank
Multi Quote Quote
Oom Frank, ECB memang diperkirakan akan menurunkan nilai euro dgn menurunkan suku bunganya. Karena tekanan resesi di Jerman Itali dan Spanyol. Tapi Rp…., belum tahu. Dari banyak orang yang saya tanya, opini mereka BI baru akan bereaksi kalau $ menyentuh Rp 7500. But don''t count on that. Semua dalam investasi sifatnya probabilistic, karena prilaku pengendali moneter dan pelaku ekonomi sewaktu-waktu bisa berubah. Untuk masalah investasi, saya anjurkan untuk memperdalam masalah makro ekomii dan investasi. Dalam business cycle, masing-masing phase instrument investasinya berbeda. Saat ekonomi picking up, saham yang disukai. Karena business mulai growing. Tentu dimulai dgn komodity sektor, kemudian diikuti manufakturing. Di masa economic peaknya, inflasi biasanya tinggi, maka emas pilihannya. Dan Economic downward orang biasanya ambil bond. Anyway…., sebaiknya anda baca2 ttg investasi dan business cycle. Kalau anda mau jadi investor. Kalau anda mau jadi trader…. Ooom PT dan Bram jagonya KSC. Imam S.
Multi Quote Quote
. Jangan percaya sektor properti akan melejit. Ikut gorengan boleh. Tapi tetap waspada. Dengan pengangguran yang tinggi dan harga rumah yang cenderung stabil dan turun…., jumlah rumah kosong masih banyak, orang akan mikir untuk membangun rumah….. Just hati2…., Imam S. Anda tidak sependapat dengan saya? smile smile he he he wajar saja. Karena setiap orang bertindak, menganalisa, dan berprediksi berdasarkan apa yang dipelajarinya,pengalamannya dan kesimpulannya masing-masing. Dan berdasarkan analisa saya, saya berkeyakinan bahwa saham properti akan bangkit seperti yang saya tulis. Tulisan saya berdasarkan pekerjaan saya dulu yang berhubungan dengan property, siklusnya menunjukkan sudah waktunya bangkit dan terutama (vital sign) adalah suku bunga yg rendah dan masih mungkin turun. Kemudian mengenai analisa pasar berdasarkan pelajaran yang saya dapatkan sebagai investor dan pelaku pasar sejak tahun 97. Kalau ada orang yang mempercayai saya silakan, tidak percaya juga tidak apa-apa karena ini adalah forum independent dan saya tidak mendapatkan imbalan apa-apa. Bagi yang mau beli propertynya langsung juga adalah investasi yang menarik saat ini, saya dengar di Singapore boleh tuh apartment lagi murah Ngga beda dgn di market, justru waktu murah beli. Saudara saya membeli properti di hk sewaktu booming dan waktu turun2 harga pasarnya tinggal 40%. Pengangguran selalu ada,, growth 4% masih lebih bagus dari eropa/jepang. Kalau ada yang curiga saya penyebar rumor/mau buang barang juga boleh-boleh saja memang banyak tukang kompor/antek bandar. Namun saya katakan saat ini saya 100%pengamat tidak ada posisi long/short, tidak ada kepentingan lain. Seperti pernyataan saya, rekomendasi saya tulis untuk investor jangka panjang bukan buat trader. Jangan berharap saya rekomendasi terus berharap minggu depan naik. Jangka waktunya saya katakan jangka panjang,prediksi saya di sekitar 6 bulan ke depan (akhir tahun) baru bisa dilihat hasilnya. Nilai maksimumnya sudah saya tulis maksimum 1000. Kalau terlalu muluk anggap saja 500. Kalau dari 200 ke 500 berarti sudah gain 100%-an. Saham yang pantas dilirik seperti duti, smra, ctra, ctrs, jihd, jrpt. Buat trading harian tanyakan saja sama yang lebih pakar misalnya bung PT. Insya Allah. Kita nantikan saja. Bagaimanapun saya menghargai kebebasan anda menyampaikan pendapat.smile Cheers, Analis Amatir
Multi Quote Quote
Dengan suku bunga yang rendah Konsumen property dan automotif akan diuntungkan mereka membeli dengan kredit harga lebih terjangkau. Saham property dan automotif akan menuju nilai wajarnya Kedua sektor itu tidak bisa diabaikan begitu saja dalam mununjang index menuju……600 - 700
Multi Quote Quote
Saya hanya mengatakan bahwa emas bukan created growth value asset, tapi hanya penyimpan nilai yg stabil…..ini juga yg di pakai oleh sistem moneter global bagi instrumen equilibrium, yang saat ini juga kadang-kadang dikaitkan dengan harga minyak (dan ini salah satunya alasan kenapa AS Hajar Irak). Berkaitan dengan property, mungkin kita hanya kuatir akan kondisi pengangguran dalam negeri yang bisa memukul sektor property, tetapi kita lupa globalisasi akan merambah Jakarta dan Pekan Baru (kota ruko), dan kota2 besar lain. Artinya, banyak asset2 yang lebih bertumbuh nilainya dari saat ini dan lebih likuid (walau dgn diskon lumayan) yang akan di kejar. Dengan fluktuasi harga emas yang sekitar 10-12% biasnya, maka orang akan kejar asset property. Variabel suku bunga, nilai tukar, inflasi akan berpengaruh terhadap potensi sektor property. Tetatpi jangan lupa variabel non ekonomi juga cukup berpengaruh thd sektor ini. Seperti keamanan, perilaku menabung, letak geografis serta usia. Belakangan Asean telah mempelopori Asian Bond Fund, ingin menyatakan bahwa ini awal kebangkitan Asia (diluar Jepang), dan akan banyak negara2 ke Asia, termasuk RI, dan akhirnya termasuk Jepang. Property tentu dibutuhkan. Lalu dana pensiun AS terbesar serta tim investasi Jerman telah datang ke RI dan akan berinvestasi juga ke RI. Apakah ini juga bukan pertanda baik, termasuk ke sektor property. Berdasarkan market intelligence, harga jual property dalam US$ telah naik 12%…..
Multi Quote Quote
DON''T FIGHT THE FED Kalau ECB menurunkan suku bunga, the Fed juga. Para central bankers sudah bertekad untuk memerangi deflasi dgn meng-inflate (baca cetak uang). Yuan di-pegged ke $. China sebentar lagi melegalkan kepemilikan emas batangan. Akibatnya bisa tebak. Bayangkan…… orang cina yang suka menabung, punya positif trade balance???? We are dealing with global gold bull!! Imam S.
Multi Quote Quote
mas is, saya berencana mo beli emas nih … buat diversifikasi portfolio … tapi saya masih ada ganjalan mengenai capital gain (emas in $) en exchange rate risk (Rp vs $) spreadnya antara capital gain vs exchange rate risk masih OK gak mas ?
Multi Quote Quote
Harga emas juga bergantung atas currency major saat ini US$, Euro, Yen. Jadi fluktuasi ketiga mata uang ini akan membuat emas juga berfluktuasi. Penurunan suku bunga bukan merupakan indikator bagi pemulihan ekonomi global. Penurunan suku bunga saat deflasi terjadi akan memicu liquidity trap (contoh Jepang). Akhirnya, penurunan suku bunga akan terus dan tidak membawa hasil. Saat ini perekonomian global sedang menuju pada penurunan aggregate. Pokok masalah adalah peningkatan daya beli dan penciptaan lapangan kerja. Angka pengangguran AS meningkat menyebabkan Euro naik dan Emas naik di Eropa. Sehingga sulit bagi ketiga mata uang tersebut saling menjatuhkan, yang artinya Emas saya rasa sulit akan menguat signfikan jangka panjang. Prediksi saya fluktuasi emas setinggi-tingginya US$420 per troy ounce, sementara kurs mata uang dunia saat ini masih mencari equilibrium baru. Jadi wajar saja emas berfluktuasi. Jangan pernah bermimpi emas US$700 per troy ounce. Karena pada saat itu akan terjadi sistem barter dan banyak yang kelaparan dan perang.
Multi Quote Quote
IN GOLD WE TRUST IN STOCK WE FLY GOLD USD 366 / Onz GOLD RP 97,000 / Gr. IHSG 492 USD / IDR 8,200. END 2003 ? ? :oops: :oops: :oops: :?: USD 366, dgn rate Rp 8200, equivalent dgn Rp 255,000 per troy ounze. Sedangkan 1 troy ounze = 31,10348 gram, jadi pasaran di luar indonesia = Rp 8,200 per gram emas ??????? Dimana salah hitung nya ?? :twisted: :twisted: :twisted: :roll:
Multi Quote Quote
Kok hitungan ku jadinya Rp 96.490,81067561…….. per gram yach ? Mungkin kalkulatornya beda…. smile
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...