Bursa Pagi: Asia Bergerak Menguat, Bullish IHSG Berpeluang Berlanjut Terbatas

Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (12/1) dibuka mixed cenderung menguat, berusaha keluar dari tekanan penurunan indeks acuan pada penutupn bursa saham utama Eropa dan Wall Street, di tengah lonjakan kasus infeksi virus korona di seluruh dunia. Indeks MSC Asia-Pasifik ex-Jepanng bergerak mendatar cenderung melemah.Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penguatan indeksASX 200, Australia sebesar 0,2%. Indeks berlanjut naik 0,37% (25,10 poin) menjadi 6.722,30 pada pukul 8:25 WIB.IndeksKospi, Korea Selatan dibuka turun 0,39%, dan berlanjut melemah tipis 0,09% di posisi 3.145,56.Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang berbalik melaju 0,51% (142,12 poin) ke level 28.281,15, setelah dibuka terpeleset 0,46%, dan Topix tergelincir 0,4%.IndeksHang Seng, Hongkong dibuka sedikit melemah 0,05% (-13,93 poin) di posisi 27.894,29 pada pukul 8:35 WIB. IndeksShanghai Composite, China turun 0,38% menjadi 3.518,01.Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan bursa saham global dan regional yang cenderung melemah, setelah berhasil melanjutkan tren bullish pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup meelejit 2% ke level 6.382. Namun harga ETF saham Indonesia(EIDO) di New York Stocks Exchange turun 0,57% menjadi USD24,38.Beberapa analis memperkirakan pergerakanIHSGhari ini masih berpeluang melanjutkan tren kenaikan, namun cenderung terbatas. Secara teknikal, sejumah indikator pergerakan indeks mengindikasikan adanya potensi bullish continuationyang berpeluang menjenuh memasuki area jenuh beli.Tim Riset Indo Premier berpendapat, pemberian izin darurat penggunaan vaksin Sinovac oleh BPOM , sehingga proses vaksinasi nasional dapat segera dimulai, diprediksi masih akan menjadi sentimen positif. Sementara itu, terkoreksinya indeks bursa global dan peluang terjadinya aksi ambil untung diprediksi akan menjadi sentimen negatif pasar.IHSGdiprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6,310 dan resistance di level 6,460.Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;[list][li]Saham:[url=]BBNI[/url](Buy). Support: Rp6,425, Resist: Rp6,625,[url=]BBTN[/url](Buy). Support: Rp1,850, Resist: Rp1,970, [url=]SMRA[/url](Buy). Support: Rp810, Resist: Rp850,[url=]ITMG[/url](Buy). Support: Rp13,775, Resist: Rp14,375. [/li][li]ETF:[url=]XILV[/url](Buy). Support: Rp115, Resist: Rp121,[url=]XIML[/url](Buy). Support: Rp265, Resist: Rp279, [url=]XPES[/url](Buy). Support: Rp420, Resist: Rp426. [/li][/list] Amerika Serikat dan EropaPerdagangan saham di bursaWall Streetpagi tadi berakhir melemah, investor menilai kembali valuasi saham dan prospek stimulus bantuan Covid-19 yang lebih banyak, bersama dengan gejolak politik yang sedang berlangsung. Reli di tengah pergolakan politik dan pandemi virus korona belakangan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa investor dinilai terlalu bersemangat. Saham Tesla, misalnya, meroket 25% pekan lalu dan 747% dalam 12 bulan terakhir, namun anjlok 7,8% pada penutupan Senin. Saham Facebook, Amazon, Netflix dan Alphabet berguguran,Ketegangan di Washington meningkat lagi. Kubu Demokrat di DPR AS memunculkan upaya pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump karena dinilai menghasut serangan massa di Capitol. Untuk saat ini, pasar tampaknya lebih memperhatikan kebutuhan akan stimulus besar lainnya yang diperkuat oleh hilangnya lapangan kerja secara tak terduga pada Desember. Penurunan jumlah lapangan kerja mencapai 140.000, penurunan bulanan pertama sejak April, karena pembatasan penguncian baru menghantam industri yang sensitif terhadap virus korona.[list][li]Dow Jones Industrial Average melemah 0,29% (89,28 poin) menjadi 31.008,69.[/li][li] [/li][li]SP 500 melorot 0,66% (-25,07 poin) ke posisi 3.799,61.[/li][li] [/li][li]Nasdaq Composite anjlok 1,25% (-165,54 poin) ke level 13.036,43.[/li][/list]Bursa saham utama Eropatadi malam ditutup di zona merah, lonjakan kasus virus korona di banyak negara besar membebani sentimen investor. Investor fokus pada lonjakan kasus virus korona secara global ketika sejumlah negara berlomba untuk memvaksinasi kelompok manula, anggota masyarakat yang paling rentan, dan pekerja perawatan kesehatan. Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengatakan vaksin Covid-19 Moderna akan tiba di Prancis pada Senin, saat negara itu meningkatkan upaya vaksinasi setelah awal yang lambat.IndeksSTOXX600melorot 0,67% menjadi 408,41, dipimpin kejatuhan harga saham sektor otomotif sebesar 1,7%, meskipun saham health care naik 0,6%. Saham operator travel Anglo-Jerman, Tui, rontok 6%, melanjutkan kerugian tajam minggu lalu setelah mengumumkan kenaikan modal. Tele2 Swedia melambung 4,7% setelah bermitra dengan raksasa Finlandia, Nokia, pada jaringan inti 5G di Swedia dan Baltik. Pengecer Inggris, JD Sports, melesat 3,8% setelah update perdagangan yang kuat.[list][li]DAX 30 Jerman merosot 0,80% (-112,87 poin) ke posisi 13.936,66.[/li][li] [/li][li]FTSE 100 Inggris anjlok 1,09% (-74,78 poin) ke level 6.798,48.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Prancis melorot 0,78% (-44,45 poin) menjadi 5.662,43.[/li][/list] Nilai Tukar Dolar ASNilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, memperpanjang rebound dari level terendah hampir tiga tahun pada pekan lalu. Lonjakan imbal hasil US Treasury dan prospek dorongan pertumbuhan dari stimulus fiskal AS yang lebih tinggi mendongkrak dolar.Presiden terpilih AS, Joe Biden, yang akan menjabat pada 20 Januari, dan Partai Demokrat yang mampu mengendalikan kedua majelis Kongres, menjanjikan pengeluaran bantuan pandemi ekstra "triliunan" dolar. Imbal hasil surat utang pemerintah AS mencatat pergerakan besar dalam beberapa sesi terakhir, kurva yield US Treasury meningkat signifikan untuk obligasi bertenor lebih panjang.Imbal hasil US Treasury 10 tahun melesat ke level tertinggi 10-bulan, karena investor memperkirakan anggaran pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi di bawah pemerintahan Joe Biden. Dengan 99 basis poin, selisih antara imbal hasil US Treasury 2 tahun dan 10 tahun berada pada titik tertinggi sejak Juli 2017. Poundsterling melorot setelah pejabat kepala penasihat medis Inggris memperingatkan bahwa beberapa pekan ke depan pandemi akan menjadi yang terburuk. Euro dan yen juga melemah terhadap dolar AS. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs greenbackterhadap sekeranjang enam mata uang utama, menguat 0,2% menjadi 90,494. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.21580.0007+0.06%6:32 PMPoundsterling (GBP-USD)1.35190.0001+0.01%6:32 PMYen (USD-JPY)104.17-0.09-0.09%6:32 PMYuan (USD-CNY)6.48140.0068+0.10%10:29 AMRupiah (USD-IDR)14,125.00105.00+0.75%2:59 AM Sumber : Bloomberg.com, /2021 (ET) KomoditasHarga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges pagi tadi berakhir variatif. Penguncian virus korona yang ketat di seluruh dunia memperbarui kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar global. Apresiasi dolar AS, didukung harapan lebih banyak stimulus guna mendongkrak ekonomi AS, juga membebani harga. Janji Arab Saudi untuk memangkas output minyak secara sukarela sebesar 1 juta bph pada Februari dan Maret, menahan tekanan penurunan harga minyak.Pemotongan Saudi diperkirakan membawa pasar minyak ke dalam defisit untuk sebagian besar tahun 2021 meski penguncian menekan permintaan. Inggris menghadapi minggu-minggu terburuk pandemi, dan di Jerman kasus masih meningkat. China Daratan mengalami peningkatan infeksi Covid harian terbesar dalam lebih dari lima bulan. Kasus infeksi baru melonjak di Hebei, yang mengelilingi ibu kota, Beijing. Di Shijiazhuang, ibu kota provinsi tersebut orang dan kendaraan dilarang keluar dari wilayah tersebut.[list][li]Harga minyak mentah berjangka WTI naik 1 sen menjadi USD52,25 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah berjangka Brent turun 33 sen menjadi USD55,66 per barel.[/li][/list]Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga berakhir menguat, namun harga emas spot melemah karena tertekan apresiasi dolar dan kenaikan imbal hasil US Treasury di tengah harapan lebih banyak stimulus fiskal AS. Kendati emas secara umum dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang dapat dihasilkan dari stimulus yang meluas, namun pandangan tersebut berubah.Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi meningkatkan opportunity cost memegang bullion yang tidak memberikan bunga. Harga logam berharga lainnya; perak melorot 1,4% menjadi USD25,02 per ounce, platinum anjlok 2,6% menjadi USD1.037,50 per ounce, sementara paladium stabil di USD2.370,53 per ounce.[list][li]Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi USD1.846,61 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas berjangka naik 0,8% menjadi USD1.850,80 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters) #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Multi Quote Quote
Thank you for your post. This is excellent information. It is amazing and wonderful to visit your site. , Bifolding Doors Dubai Would also suggest you to check Kindly: Check Your Link
Multi Quote Quote
Thank you for your post. This is excellent information. It is amazing and wonderful to visit your site. , Bifolding Doors Dubai Would also suggest you to check Kindly: Check Your Link
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...