Bursa Pagi:Global-Regional Memerah, Tekanan Koreksi IHSG Berlanjut

Ipotnews -Jelang akhir pekan, Jumat (13/11), bursa saham Asia pagi ini dibuka melemah, melanjutkan tren penurunan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang tertekan lonjakan kasus infeksi Covid-19, seiring memudarnya sentimen positif prospek vaksin virus korona. IndeksMSCI Asia-Pasifikex-Jepang turun 0,1%. Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan pelemahan indeksASX 200, Australia sebesar 0,2%. Indeks berlanjut turun 0,43% (-27,40 poin) menjadi 6.390,80 pada pukul 8:20 WIB. IndeksKospi, Korea Selatan juga dibuka turun 0,28%, dan berlanjut menyusut 0,22% ke posisi 2.470,54. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang bergerak merosot 0,76% (-194,13 poin) ke level 25.326,75, setelah dibuka turun 0,43% dan Topix melorot 0,7%. IndeksHang Seng, Hongkong dibuka melemah 0,21% (-54,78 poin) menjadi 26.114,60 pada pukul 8:35 WIB. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren tren penurunan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah tergerus aksi ambil untung pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,92% ke level 5.458. Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange anjlok 2,41% ke posisi USD21,10. Beberapa analis memperkirakan pergerakanIHSGhari ini akan kembali melemah dalam kondisi jenuh beli. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi reversal jangka pendek, dengan tekanan koreksi lanjutan di area jenuh beli. Tim riset Indo Premier berpendapat, terkoreksinya indeks bursa global seiring terus bertambahnya kasus harian baru Covid-19 di Amerika diprediksi akan menjadi sentimen negatif bagi indeks. Sementara itu posisi indeks yang sudah mengalami jenuh beli membuat aksi ambil untung lanjutan berpeluang kembali terjadi. IHSGdiprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan support di level 5,420 dan resistance di level 5,500. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain; [list][li]Saham:[url=]BMRI[/url](Buy on Weakness). Support: Rp6,025, Resist: Rp6,325,[url=]CTRA[/url](Buy on Weakness). Support: Rp840, Resist: Rp890,[url=]INCO[/url](Buy on Weakness). Support: Rp4,290, Resist: Rp4,520, [url=]BRPT[/url](Buy on Weakness). Support: Rp930, Resist: Rp980. [/li][li]ETF:[url=]XIJI[/url](Sell). Support: Rp592, Resist: Rp602,[url=]XIIC[/url](Sell). Support: Rp975, Resist: Rp993, [url=]XPES[/url](Sell). Support: Rp369, Resist: Rp375. [/li][/list] Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursa Wall Streetpagi tadi ditutup merosot karena meningkatnya jumlah kasus virus korona di AS menimbulkan kekhawatiran kesehatan ekonomi menuju akhir tahun. Indeks berbalik melemah tajam setelah Chairman Federal Reserve Jerome Powell mengatakan prospek ekonomi Amerika tetap tidak pasti bahkan setelah berita vaksin yang positif pekan ini. "Terlalu dini untuk menilai dengan keyakinan apa pun implikasi berita tersebut bagi ekonomi, terutama dalam jangka pendek," kata Powell. Jumlah kasus virus korona AS terus meningkat dengan lebih dari 10 juta kasus. Chicago mengeluarkan peringatan tinggal di rumah, Kamis, sementara New York memberlakukan jam malam di restoran, bar, dan pusat kebugaran. Rilis data awal klaim pengangguran mingguan AS mencatatkan penurunan, pekan lalu, menjadi 709.000 dari 757.000 di pekan sebelumnya. Saham travel dan perbankan berguguran. United Airlines terperosok lebih dari 4%, Carnival rontok 7,9%. JPMorgan Chase, Citigroup dan Wells Fargo turun lebih dari 1%. [list][li]Dow Jones Industrial Average anjlok 1,08% (-317,46 poin) ke level 29.080,17.[/li][li] [/li][li]SP 500 merosot 1,0% (-35,65 poin) ke posisi 3.537,01.[/li][li] [/li][li]Nasdaq Composite melorot 0,65% (-76,84 poin) menjadi 11.709,59.[/li][/list]Bursa saham utama Eropatadi malam juga berakhir di zona merah seiring memudarnya positif vaksin virus korona, di tengah meningkatnya kasus infeksi Covid-19. Jumlah total kasus di Prancis naik menjadi 1,86 juta pada Rabu. Italia melampaui angka 1 juta infeksi untuk pertama kalinya. Sedangkan Inggris menjadi negara pertama di Eropa yang mencatatkan lebih dari 50.000 kematian. Rilis data pendahuluan pertumbuhan ekonomi Inggris menunjukkan rekor 15,5% pada kuartal ketiga, sedikit lebih rendah dari prediksi ekspansi 15,8%. PDB Inggris tetap 9,7% di bawah level Desember 2019. IndeksSTOXX600melorot 0,88% menjadi 385,16, dipimpin kejatuhan harga saham perbankan sekitar 2%. Saham Burberry jatuh 2% meski membukukan laporan laba kuartal ketiga yang menjanjikan. Siemens anjlok 3% setelah menawarkan serangkaian laporan keuangan yang variatif dan panduan yang konservatif. Rolls-Royce rontok lebih dari 8% setelah menyelesaikan rights issue senilai USD2,6 miliar. [list][li]DAX 30 Jerman merosot 1,24% (-163,23 poin) ke posisi 13.052,95.[/li][li] [/li][li]FTSE 100 Inggris turun 0,68% (-43,16 poin) menjadi 6.338,94.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Prancis anjlok 1,52% (-82,64 poin) ke level 5.362,57.[/li][li] [/li][/list] Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup relatif stabil.Investor berhati-hati terhadap ekspektasi vaksin Covid-19 yang tidak mungkin mencegah musim dingin yang suram di AS dan Eropa karena gelombang peningkatan pandemi. Pasar tidak menemukan arah yang baru dari pernyataan gubernur bank sentral AS, Eropa dan Inggris. Mereka menyambut baik hasil yang menggembirakan dalam uji coba vaksin tetapi menekankan bahwa prospek ekonomi tetap tidak pasti. Laporan klaim pengangguran mingguan AS tidak mempengaruhi pergerakan dolar meskipun terjadi penurunan klaim menjadi 709.000 dari 757.000 pada pekan sebelumnya, lebih rendah dari perkiraan 735.000 klaim. Imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun turun dari awal pekan ini menjadi 0,885%, sejalan dengan Eropa, terbebani kenaikan kasus virus korona di seluruh dunia dan data yang menunjukkan tidak ada perbaikan angka inflasi di AS. Eropa bergulat dengan infeksi yang melonjak dan pembatasan Covid-19 terbaru, dengan penasihat ekonomi Jerman memangkas prospek pertumbuhan tahun depan. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran kurs greenback terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju tutun tipis 0,09% menjadi 92,96. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.18070.0001+0.01%6:36 PMPoundsterling (GBP-USD)1.31230.0005+0.04%6:36 PMYen (USD-JPY)105.11-0.02-0.02%6:36 PMYuan (USD-CNY)6.613-0.018-0.27%10:29 AMRupiah (USD-IDR)14,170.0085.00+0.60%2:58 AM Sumber : Bloomberg.com, 12/11/2020 (ET) Komoditas Harga minyakmentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melemah, terbebani lonjakan kasus virus korona bersamaan dengan kenaikan tak terduga stok minyak mentah AS. Persediaan minyak mentah AS naik 4,3 juta barel pekan lalu, berlawanan dengan perkiraan penurunan 913.000 barel. Eropa bergulat dengan lonjakan infeksi dan pembatasan sosial baru.Kasus baru di AS melampaui 100.000 per hari selama beberapa hari, dan lebih dari selusin negara bagian melipatgandakan jumlah kasus dalam dua pekan terakhir. Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan permintaan minyak global tidak mungkin meningkat secara signifikan hingga 2021, meskipun vaksin Covid-19 berhasil diproduksi. OPEC menurunkan perkiraan permintaan, dan mengatakan konsumsi di 2021 akan pulih lebih lambat dari ekspektasi sebelumnya. OPEC + diperkirakan akan menunda kenaikan pasokan yang dijadwalkan pada Januari. [list][li]Harga minyak mentah berjangka Brent turun 27 sen menjadi USD43,53 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah berjangka WTI turun 33 sen menjadi USD41,12 per barel.[/li][/list]Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat seiring menguatnya kesangsian terhadap kemampuan logistik saat peluncuran vaksin Covid-19, di tengah lonjakan kasus di AS. Harapan lebih banyak stimulus fiskal dan moneter mendukung emas sebagai safe-haven. Data klaim awal tunjangan pengangguran AS menunjukkan penurunan jumlah pengajukan klaim baru, namun laju penurunannya melambat. Harga logam mulia lainnya; perak naik 0,1% menjadi USD24,28 per ounce, patinum melesat 1,8% menjadi USD881,31, dan paladium melonjak 1,2% menjadi USD2.343,31. [list][li]Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.877,36 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas berjangka menguat 0,6% menjadi USD1.873,30 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters) #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Multi Quote Quote
It is really difficult for free service to run for a long time and you must find the best profit model for yourself. Emu Oil
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...