Ipotnews-IHSGmelemah pada finis perdagangan hari Selasa (24/3), gagal mengikuti rebound di pasar saham regional. Indeks di pasar domestik turun -1,30 persen (-52 poin) ke level 3.937. Spekulasi investor terhadap kebijakan pembelian aset (quantitative easing) tanpa batas menopang rebound pasar saham regional. SementaraIHSGmasih belum mampu bangkit dari pelemahan seiring pandemik corona yang terus meningkat. Indeks LQ45 -2,84% ke 566. Indeks IDX30 -2,95% ke 311. Indeks IDX80 -2,68% ke 78. Jakarta Islamic Indes (JII) -2,16% ke 393. Indeks Kompas100 -1,91% ke 731. Indeks Sri Kehati -3,09% ke 231. Indeks SM Infra18 -2,26% ke 168. Saham Teraktif:[url=]BBRI[/url],[url=]BBCA[/url],[url=]TLKM[/url],[url=]MNCN[/url],[url=]BBNI[/url],[url=]BMRI[/url],[url=]ASII[/url] Saham Top Gainers LQ45:[url=]AKRA[/url],[url=]INCO[/url],[url=]ADRO[/url],[url=]PTBA[/url],[url=]TOWR[/url],[url=]SRIL[/url],[url=]ACES[/url] Saham Top Loser LQ45:[url=]ICBP[/url],[url=]GGRM[/url],[url=]UNVR[/url],[url=]TLKM[/url],[url=]CPIN[/url],[url=]MNCN[/url],[url=]INKP[/url] Nilai transaksi Rp7,77 triliun. Volume perdagangan sebanyak 65,61 juta lot saham. Investor asing net sell -Rp631,35 miliar. Nilai tukar rupiah menguat 0,6 persen ke level Rp16.450 terhadap USD (04.00 PM). Bursa Asia Pasar saham Asia menguat pada akhir perdagangan hari Selasa (24/3). Para investor di bursa regional berspekulasi janji stimulus the Fed tanpa batas akan mengurangi tekanan di pasar finansial bahkan sekalipun tidak dapat menghentikan pukulan terhadap perekonomian akibat wabah corona. Kepala Riset pada lembaga K2 Asset Management, George Boubouras menilai meskipun pasar ekuitas Asia menguat pada perdagangan hari Selasa, namun sentimen pasar keuangan tetap rapuh bahkan ketika stimulus terkoordinasi dilaksanakan di seluruh dunia. "Pemicu terbesar sentimen positif di market adalah penyebaran wabah virus corona yang merata," ujarnya seperti dikutip Reuters. Kata dia, bank sentral dan pemerintahan perlu menerapkan kebijakan moneter dan fiskal yang berani dan inovatif untuk mencegah krisis kredit yang merusak sistem keuangan global. "Ini bukan krisis kredit dan langkah-langkah likuiditas sangat penting untuk menghentikan itu," tambahnya. IndeksNikkei 225di bursa saham Tokyo menjadi lokomotif penguatan market Asia saat finis perdagangan.Nikkei 225naik 7,13 persen ke level 18.092. Saham-saham unggulan di bursa Tokyo di antaranya Fast Retailing dan Softbank Group menjadi penopang utama. Harga saham Fast Retailing naik 13,79 persen dan Softbank naik 18,95 persen. Sementara itu Indeks Topix naik 3,18 persen ke level 1.333.Di Korea Selatan, Indeks Kospi bangkit naik 8,6 persen ke 1.609. IndeksHang Seng(Hong KOng) melonjak 4,25 persen seiring kenaikan harga saham unggulan, Tencent yang melonjak 4,71 persen.Sementara itu di pasar saham china daratan, Indeks Shanghai naik 2,34 persen ke level 2.722. Indeks Shenzhen composite naik 2,105 persen ke 1.666. Pasar saham Australia juga berhasil bangkit setelah Indeks SP/ASX200 naik 4,17 persen ke level 4.735.Indeks benchmark pasar regional, Indeks MSci Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) naik 5,02 persen.The Fed mengumumkan program pembelian aset terbuka pada hari Senin awal pekan ini. The Fed menyatakan program tersebut akan berjalan dalam jumlah yang diperlukan guna menopang kelancaran fungsi pasar dan kebijakan moneter yang efektif.Indeks Dolar AS melemah ke level 101,547 dibanding sesi sebelumnya di posisi 102,213.Kurs Yen naik di 110,42 dari posisi sesi sebelumnya pada level 111,28.Dolar Australia naik ke posisi $0,596 dibanding sebelumnya di level $0,57. Bursa EropaMarket saham Eropa memantul naik saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (24/3) pagi waktu setempat seiring reaksi positif investor terhadap pengumuman the Fed membuka program pembelian aset tanpa batas. The Fed merilis program tersebut pada Senin awal pekan ini sebagai aksi untuk mempertahankan fungsi pasar.Indeks DAX (Jerman) +5,96% pada level 9.262.Indeks FTSE (Inggris) +3,60% di posisi 5.173.Indeks CAC (Perancis) +4,28% ke level 4.081. OilHarga minyak naik pada perdagangan hari Selasa (24/3) di sesi sore di tengah harapan bahwa US akan segera mencapai kesepakatan paket bantuan senilai USD2 triliun untuk mengatasi wabah virus corona.Harga minyak WTI naik 5,1 persen ke level USD24,56 per barel. Sedangkan minyak Brent naik 3,9 persen ke level USD28,08 per barel (07.32 GMT). (cnbc/reuters/idx) Sumber : admin #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Multi Quote Quote