Ipotnews -Jelang akhir pekan, Jumat (17/1), bursa saham Asia dibuka cenderung menguat, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham Wall Street didukung rilis sejumlah data ekonomi AS yang solid, setelah bergerak variatif di bursa saham utama Eropa. Investor menunggu rilis data kuartal keempat PDB, produksi industri dan penjualan ritel China. Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeksASX 200, Australia sebesar 0,54%, ditopang kenaikan harga saham sektor pertambangan. Rio Tinto melesat 2%, BHP Group melonjak 1%. Indeks berlanjut naik 0,51% (35,90 poin) ke level 7.077,70 pada pukul 8:20 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang bergerak menguat 0,49% (118,04 poin) ke posisi 24.051,17, setelah dibuka meningkat 0,61%, dan Topix naik 0,39%. IndeksKospi, Korea Selatan dibuka melompat 0,92%, saham Samsung dan SK Hynix melejit 1,81% dan 2,32%, dan berlanjut bertambah 0,11% menjadi 2.250,48. Lanjutkan penguatan Asia, indeksHang Seng, Hongkong dibuka naik, bertambah 36% (105,12 poin) ke posisi 28.999,16 pada pukul 8:40 WIB. IndeksShanghai Composite, China menguat 0,24% menjadi 3.081,46. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham AS dan Asia, setelah berhasil keluar dari tekanan pelemahan pada sesi perdagangan kemarin, ditutup menguat tipis 0,04% di posisi 6.286. Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange naik 1,15% menjadi USD26,39. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakanIHSGhari ini berpeluang melanjutkan proses penguatan meskipun masih memancarkan sinyal bearish. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan lanjutan namun bergerak cenderung variatif dengan laju yang tertahan jelang akhir pekan. Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global yang didukung positifnya data weekly jobless claimsAS serta solidnya kinerja keuangan dari beberapa emiten, diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu reboundnilai tukar rupiah serta naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah dan timah juga diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif di pasar. IHSGdiprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan supportdi level 6.255 dan resistancedi level 6.310. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain; [list][li]Saham:[url=]SIMP[/url](Buy, Support: Rp410, Resist: Rp42smile,[url=]TINS[/url](Buy, Support: Rp855, Resist: Rp905), [url=]INDF[/url](Buy, Support: Rp8.050, Resist: Rp8.300),[url=]BBNI[/url](Buy, Support: Rp7.600, Resist: Rp7.800). [/li][li]ETF:[url=]XISI[/url](Buy, Support: Rp337, Resist: Rp341),[url=]XMTS[/url](Buy, Support: Rp507, Resist: Rp512), [url=]XPES[/url](Buy, Support: Rp429, Resist: Rp436). [/li][/list] Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursaWall Streetpagi tadi berakhir menguat ke rekor tertinggi baru setelah Morgan Stanley melaporkan angka kuartalan yang melampaui ekspektasi analis. Investor juga merespon positif data ekonomi Amerika yang solid. Data Klaim pengangguran mingguan secara tak terduga turun 10.000 menjadi 204.000, jauh di bawah perkiraan sebesar 216.000. Data penjualan ritel naik 0,3% pada Desember, sesuai ekspektasi. Indeks bisnis Federal Reserve Philadelphia juga melonjak menjadi 17 pada Januari dari 2,4 di Desember. Indeks SP 500 untuk pertama kalinya menembus 3.300, dan kapitalisasi Alphabet, menembus USD1 triliun. Saham Morgan Stanely melesat lebih dari 6,5%. Saham-saham sektor keuangan, termasuk Goldman Sachs dan J.P. Morgan Chase, mengikuti kenaikan Morgan Stanley. [list][li]SP 500 meningkat 0,84% (27,52 poin) menjadi 3.316,81, menembus 3.300 untuk pertama kalinya.[/li][li] [/li][li]Dow Jones Industrial Average melaju 0,92% (268 poin) ke posisi 29.297,64.[/li][li] [/li][li]Nasdaq Composite melonjak 1,06% (98,44 poin) ke level 9.357,13.[/li][/list]Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup mixed, pelaku pasar bereaksi beragam terhadap penandatanganan kesepakatan perdagangan parsial AS-China. IndeksSTOXX 600menguat 0,22% menjadi 420,54, dipimpin kenaikan harga saham sektor utilitas sebesr 0,9%, sementara sektor otomotif tergelincir 0,9%. Saham Tullow Oil melonjak 11%, pulih dari penurunan tajam sebelumnya setelah mengumumkanwrite down USD1,5 miliar pada prospek harga minyaknya. Saham John Wood Group melonjak hampir 8% setelah update perdagangan yang kuat. Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan perdagangan "fase pertama" dengan China, akan menurunkan beberapa tarif impor barang dan meningkatkan pembelian produk-produk AS oleh China. Namun demikian masih banyak masalah struktural tetap tidak terselesaikan ketika memasuki "fase kedua." Sementara itu, China dan Belanda terjerumus dalam konflik perdagangan, tersulut peringatan duta besar Beijing agar pemerintah Belanda mencegah pemasok peralatan semikonduktor Belanda ASML mengirim produk-produk terbarunya ke China. [list][li]FTSE 100 London turun 0,43% (-32,99 poin) ke posisi 7.609,81.[/li][li] [/li][li]DAX 30 Frankfurt melemah 0,22% (-2,87 poin) menjadi 13.429,43.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Paris naik 0,11% (6,42 poin) ke level 6.039,03.[/li][/list] Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, setelah rilis sejumlah data ekonomi yang menggambaran ekonomi AS yang positif. Penjualan ritel AS pada Desember meningkat, memasuki bulan ketiga berturut-turut. Sektor rumah tangga meningkatkan pembelian barang meskipun mengurangi pembelian kendaraan bermotor. Indeks aktivitas manufaktur di wilayah Atlantik Tengah, menurut Federal Reserve Bank of Philadelphia, rebound pada Januari, ke level tertinggi dalam delapan bulan. Permintaan tunjangan pengangguran pekan lalu turun lebih dari perkiraan. Indeks dolar AS naik 0,09% menjadi 97,32. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.11370.000.00%6:41 PMPoundsterling (GBP-USD)1.3077-0.0003-0.02%6:41 PMYen (USD-JPY)110.220.06+0.05%6:41 PMYuan (USD-CNY)6.8815-0.0104-0.15%10:29 AMRupiah (USD-IDR)13,642.50-52.50-0.38%3:56 AM Sumber : Bloomberg.com, 16/1/2020 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat, melonjak sekitar 1%. Kesepakatan perdagangan AS mendorong optimisme bahwa permintaan energi akan tumbuh pada 2020. Senat Amerika menyetujui pembenahan Perjanjian Perdagangan Bebas AS-Meksiko-Kanada sehari setelah penandatanganan perjanjian perdagangan Fase 1 AS-China. China akan membeli lebih dari USD50 miliar minyak, gas alam cair, dan produk energi AS lainnya selama dua tahun, namun analis mengatakan Beijing akan kesulitan memenuhi kesepakatan tersebut. Kenaikan harga agak tertahan di awal sesi setelah Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan produksi minyak akan melebihi permintaan, bahkan jika OPEC + mematuhi sepenuhnya kesepakatan untuk mengurangi ouput. Produksi minyak dari negara-negara non- OPEC dan stok global yang melimpah akan membantu pasar jika terjadi guncangan politik seperti ketegangan AS-Iran. [list][li]Harga minyak mentah berjangka Brent naik 62 sen (1%) menjadi USD64,62 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah berjangka WTI naik 71 sen (1,2%) menjadi USD58,52 per barel.[/li][/list]Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir melemah, terbebani rilis data makro AS yang optimistis yang mendorong kenaikan indeks saham Wall Street. Saham dunia mencatat rekor baru, sementara indeks dolar menghapus kerugian sebelumnya setelah beberapa rilis data melukiskan gambaran ekonomi AS yang positif. Penjualan ritel AS naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada Desember dan indeks aktivitas manufaktur Mid-Atlantic AS bangkit kembali ke level tertinggi dalam delapan bulan. Penjualan barang selama musim liburan di AS melonjak 4,1% (yoy) pada Desember lalu , karena upah yang stabil dan pertumbuhan lapangan kerja mendorong pembeli untuk berbelanja bahan makanan, minuman, dan furnitur, kata Federasi Ritel Nasional. Harga logam lainnya; palladium melesat 1% menjadi USD2.286,43 per ounce, platinum anjlok 1,9% menjadi USD1.001,12 , dan perak turun 0,3% menjadi USD17,94. [list][li]Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.551,53 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas berjangka turun 0,2% menjadi USD1.550,50 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters) #YukNabungETF #IPOTKaryaAnakBangsa #BanggaPakeIPOT #IPOTPionner
Multi Quote Quote