Bursa Siang: Profit Taking di Market Regional, IHSG Juga Terkoreksi

Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi pada perdagangan sesi pagi hari Jumat (8/11). Indeks terpangkas -4 poin (-0,06 persen) ke level 6.162. Indeks LQ45 -0,15% ke 976. Indeks IDX30 -0,11% ke level 531. Indeks IDX80 -0,11% ke 138. Indeks JII -0,12% ke posisi 685. Indeks Kompas100 +0,02% ke 1.239. Indeks Sri Kehati -0,28 persen ke 385. Indeks SMInfra18 +0,55 persen ke level 322. Saham-saham teraktif:[url=]WOWS[/url],[url=]SWAT[/url],[url=]INKP[/url],[url=]ITMG[/url],[url=]PURE[/url],[url=]JPFA[/url],[url=]SLIS[/url] Saham-saham top gainers LQ45:[url=]PTBA[/url],[url=]UNTR[/url],[url=]ERAA[/url],[url=]ICBP[/url],[url=]ITMG[/url],[url=]JSMR[/url],[url=]INDY[/url] Saham-saham top losers LQ45:[url=]BBCA[/url],[url=]KLBF[/url],[url=]INDF[/url],[url=]BBNI[/url],[url=]BMRI[/url],[url=]SMGR[/url],[url=]UNVR[/url] Nilai transaksi mencapai Rp3,04 triliun. Volume trading sebanyak 41,23 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp261,19 miliar. Nilai tukar rupiah drop -0,11 persen ke level Rp14.005 terhadap USD (11.30 am). Bursa Asia Market saham Asia terkoreksi di sesi pagi pada perdagangan hari Jumat (8/11) seiring ketidakpastian apakah dan kapan AS dan China mencapai kata sepakat untuk mengakhiri konflik perdagangan. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) terkoreksi turun -0,27 persen. Pasar saham global rally tadi malam di tengah kabar AS-China sepakat untuk menunda tarif impor terhadap masing-masing produk impor kedua negara sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan fase 1. Seperti dikutip Reuters, market ke arah profit taking di sepanjang perdagangan di market Asia di tengah kekhawatiran pakta kesepakatan tersebut bisa berantakan ketika penasehat presiden AS Donald Trump mengatakan tidak ada kesepakatan khusus untuk kenaikan tarif impor secara bertahap. "Meskipun tidak ada detil dan jadwal yang konkret untuk penandatanganan kesepakatan perdagangan sementara, kemajuan setidaknya telah dibuat. Seperti biasa ada warning di sini yaitu sifat Gedung Putih yang tidak terduga," kata Analis Senior di OANDA, Jeffery Halley. Market saham China menguat saat sesi pagi. Indeks Shenzhen Component melaju 0,86 persen. Indeks Shenzhen Composite naik 0,467 persen. IndeksHang Sengdi bursa Hong Kong juga melemah. Data ekspor China turun 0,9 persen sementara impor juga melemah 6,4 persen (YoY). Namun pelemahan ini lebih rendah dari perkiraan konsensus para analis.Di pasar saham Jepang, IndeksNikkei 225melaju positif saat sesi siang masih berlangsung. Saham kapitalisasi besar Softbank Group naik 2,96 persen. Sementara Indeks Topix juga menguat sebesar 0,1 persen.Di bursa saham Korsel, Indeks Kospi melemah -0,17 persen. Saham unggulan di bursa Korsel, SK Hynix turun -1 persen. Sementara Indeks SP/ASX 200 (Australia) melemah, 0,25 persen.Indeks dolar AS melaju ke level 98,115 dibanding sesi sebelumnya pada level 97,6.Nilai tukar yen ke posisi 109,23 terhadap USD atau melemah dibanding posisi sesi kemarin di 109 yen. Dolar Australia ke level $0,6882 atau melemah dibanding sesi pekan kemarin di level $0,6906.Indeks Nikkei (Jepang) +0,11% ke level 23.356. (11.30 am)Indeks Shanghai (China) +0,35% ke posisi 2.989. (break).IndeksHang Seng(Hong Kong) -0,44% pada level 27.726. (break)Indeks STI (Singapura) -0,79% ke level 3.259 (11.30 am). OilHarga minyak melemah tipis pada sesi pagi perdagangan hari Jumat (8/11) di tengah ketidakpastian yang berlarut apakah dan kapan AS dan China akan mencapai kata sepakat perdagangan yang ditunggu sejak lama untuk mengakhiri perang dagang. Selain itu kesuraman pasar komoditas ini diperburuk oleh meningkatnya persediaan minyak di AS.Minyak Brent melemah 16 sen ke harga USD62,13 per barel (02:59 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 23 sen ke level USD56,92 per barel. (cnbc/reuters/awj/idx) Sumber : admin#YukNabungETF#IPOTKaryaAnakBangsa#BanggaPakeIPOT#IPOTPionner
Multi Quote Quote
The first thing to learn is checking the range. The instructor checks the range to which a learner can hit the ball. The learner should learn to hit the ball at short distances and later on increase the distance. Besides increasing the distance, speed should also be increased CLIK HERE.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...