Ipotnews -Perdagangan saham di bursa Asia pagi ini, Selasa (2/7), dibuka cenderung menguat berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan dan AS merespon kesepakatan AS-China untuk melanjutkan perundingan dagang . Mengawali perdagangan saham hari ini, indeksASX 200, dibuka naik 0,27% dengan mencatatkan hampir semua sektor di teritori positif, diwarnai kejatuhan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indeks naik 0,36% (24,20 poin) menjadi 6.672,30 pada pukul 8:15 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang beranjak 0,10% (21,07 poin) di posisi 21.751,04, setelah dibuka menguat 0,12%, dan indeksTopixbertambah 0,13%, di tengah penguatan indeks dolar AS. IndeksKospi, Korea Selatan dibuka tergelincir 0,4% dan berlanjut melemah 0,11% menjadi 2.127,49. Berusaha melanjutkan tren kenaikan global, indeksHang Seng, Hongkong dibuka melompat 1,27% (361,42 poin) ke level 28.904,04 pada pukul 8:40 WIB. Namun indeksShanghai Composite, China melemah 0,08% menjadi 3.042,58. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang cenderung menguat. Bursa saham Indonesia mengawali semester dua ini dengan mencatatkan kenaikanIHSG0,33% ke 6.379 pada sesi perdagangan kemarin. Investor asing membukukan pembelian bersih Rp761,92 triliun. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakanIHSGhari ini berpeluang untuk melanjutkan kenaikan, di tengah fluktuasi harga komoditas global, didukung derasnya capital inflow. Namun secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar di area jenuh beli. Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor terkait kesepakatan dagang antara AS dan China untuk tidak mengenakan tarif impor tambahan antara kedua belah pihak guna melanjutkan kembali negosiasi dagang, diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, timah dan batu bara juga diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif bagi indeks.IHSGdiprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan support di level 6.345 dan resistance di level 6.410. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan antara lain; [list][li]Saham:[url=]SSIA[/url](Buy, Support: 720, Resist: Rp750),[url=]LPKR[/url](Buy, Support: Rp264, Resist: Rp280),[/li][li] [url=]BBTN[/url](Buy, Support: Rp2.490, Resist: Rp2.550),[url=]MNCN[/url](Buy, Support: Rp1.050, Resist : Rp1.130). [/li][li]ETF:[url=]XISI[/url](Buy, Support: Rp367, Resist: Rp384),[url=]XISC[/url](Buy, Support: Rp791, Resist: Rp817), [url=]XISR[/url](Buy, Support: Rp414, Resist: Rp420). [/li][/list] Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursa Wall Streetpagi tadi berakhir menguat, merespon positif kesepakatan AS-China untuk memulai lagi negosiasi konflik dagang dan menangguhkan penerapan tarif impor baru. Indeks SP 500 membukukan rekor baru penutupan, setelah sempat menyentuh intraday tertinggi di level 2.977,33. Saham-saham pembuat chip menguat secara meluas, seiring penangguhan sanksi AS terhadap Huawei. Syworks Solutions melesat 6%, Micron Technology melonjak 3,9%, Qualcomm dan Broadcom masing-masing meningkat 1,9%dan 4,3%. Apple menguat 1,8%. Namun Morgan Stanley menggambarkan kesepakatan Washington-Beijing itu sebagai jeda yang tidak pasti karena pelaku pasar tidak memiliki kejelasan apakah ada kemajuan nyata yang telah berhasil dicapai pada pertemuan tersebut. Pernyataan Larry Kudlow, direktur Dewan Nasional Ekonomi AS menambah ketidakpastian hubungan dagang AS-China dengan mengatakan bahwa Trum tidak memberikan amnesti kepada Huawei. Data FactSet mengindikasikan, laba kuartal kedua emiten SP 500 akan melorot dibanding tahun lalu. [list][li]Dow Jones Industrial Average naik 0,44% (117,47 poin) menjai 26.717,43.[/li][li] [/li][li]SP 500 melaju 0,77% (22,57 poin) ke posisi 2.964,33.[/li][li] [/li][li]Nasdaq Composite melompat 1,1% (84,92 poin) ke level 8.091,16.[/li][/list]Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange naik 1,27% menjadi USD26,32. Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir dengan membukukan kenaikan, seiring ekspektasi bank sentral akan akomodatif untuk mengatasi dampak negatif perang dagang yang telah berlangsung berbulan-bulan. Indeks STOXX melaju 0,78% menjadi 387,87, membukukan kenaikan terbesar sejak 1998, ditopang kenaikan harga saham sektor teknologi. Saham-saham Infineon, Siltronic, STMicroelectronics, ASM International melonjak antara 3,7% hingga 5,6%. Tetapi para analis memperingatkan optimisme berlebihan tersebut karena tidak ada tenggat waktu yang ditetapkan dalam negosiasi konflik dagang AS-China, dan kedua pihak tetap berselisih mengenai bagian penting dari kesepakatan tersebut. Momentum laju indeks juga tertahan oleh rilis data kontraksi pabrikan zona euro pada periode Juni. Kontraksi aktivitas pabrikan di Jerman sudah berlangsung selama 6 bulan berturut-turut, dan 9 bulan di Italia. Sedangkan aktivitas pabrikan di Spanyol menyusut dengan kecepatan tertinggi dalam 6 tahun terakhir. Indeks PMI manufaktur Inggris turun ke level terendah sejak 2012. [list][li]DAX 30 Frankfurt melonjak 0,99% (122,58 poin) ke level 12.521,38.[/li][/list][list][li]FTSE 100 London melaju 0,97% (71,87 poin) ke posisi 7.497,50.[/li][li] [/li][li]CAC 40 Paris naik 0,52% (28,94 poin) menjadi 5.567,91.[/li][/list] Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat dengan menguat ke level tertinggi dua pekan. Investor melepas mata uang safe haven seiring meredanya ketegangan perdagangan pasca kesepakatan dimulainya kembali perundingan dagang AS-China. Meskipun tidak ada batas waktu penyelesaian sengketa yang disebutkan oleh kedua belah pihak, pasar keuangan optimistis akan melihat sesuatu pada musim gugur nanti. Dolar juga naik setelah rilis data indeks aktivitas manufaktur AS periode Juni versi Institute for Supply Management sedikit lebih tinggi dari yang diperkirakan menjadi 51,7. Namun, rincian laporan itu tidak begitu mengesankan, dengan indeks harga sebagai indikator inflasi, mencapai titik paling lambat sejak Februari 2016. Investor menunggu rilis data ekonomi penting AS,Jumat mendatang. Indeks dolar AS naik 0,74% menjadi 96,844. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.12870.0001+0.01%7:15 PMPoundsterling (GBP-USD)1.26460.0005+0.04%7:14 PMYen (USD-JPY)108.33-0.12-0.11%7:14 PMYuan (USD-CNY)6.8517-0.0151-0.22%11:29 AMRupiah (USD-IDR)14,112.50-13.80-0.10%4:59 AM Sumber : Bloomberg.com, 1/7/2019 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi berakhir melemah, memangkas kenaikan awal karena berlanjutnya kekhawatiran akan kelebihan pasokan. Data Badan Informasi Energi AS menunjukkan produksi minyak mentah AS pada April naik ke rekor bulanan baru 12,16 juta barel per hari. OPEC sepakat untuk memperpanjang pengurangan pasokan minyak hingga Maret 2020, di tengah melemahnya ekonomi global dan melonjaknya produksi minyak AS. Kesepakatan dalam pertemuan selama enam jam di Wina itu akan dilanjutkan dengan produsen minyak non- OPEC , hari ini. Iran - yabf berada dalam sanksi AS bersama Venezuela - bergabung dengan produsen utama Arab Saudi, Irak dan Rusia, mendukung perpanjangan pemangkasan pasokan. [list][li]Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman September naik 32 sen menjadi USD65,06 per barel.[/li][li] [/li][li]Harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Agustus naik 62 sen menjadi USD59,09 per barel.[/li][/list]Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup anjlok lebih dari 1,5%, karena kemerosotan permintaan terhadap aset-aset safe havenmenyusul perkembangan positif dalam perdagangan global. Apresiasi dolar dan bursa ekuitas global ikut menekan harga emas. Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar dunia turun 0,22% pada akhir pekan lalu. Sementara itu, harga perak melorot 1,3% menjadi USD15,11 per ounce, platinum naik 0,42% menjadi USD829,50, dan paladium naik 0,62% menjadi USD1.547,51. [list][li]Harga emas di pasar spot merosot 1,7% menjadi USD1.384,24 per ounce.[/li][li] [/li][li]Harga emas berjangka melorot 1,8% menjadi USD1.387,4 per ounce.[/li][/list] (AFP, CNBC , Reuters)
Multi Quote Quote