Ipotnews- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah setelah pekan lalu mencatatkan penguatan yang cukup masif.IHSGmelemah 0,25 persen menjadi 5.997. Indeks bergerak di level 5.982 - 6.036 sepanjang perdagangan hari ini hingga penutupan sesi I, Senin (19/11). Sebanyak tiga sektor bergerak menguat dan tujuh sektor lainnya melemah. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor properti sebesar 0,54 persen ke level 423, keuangan sebesar 0,23 persen menjadi 1.141, sektor perkebunan menguat 0,07 persen menjadi 1.446. Sementara sektor yang mendorong pelemahanIHSGdipimpin oleh sektor infrastruktur yang terkoreksi 0,83 persen menjadi 1.083, konsumer melemah 0,74 persen menjadi 2.330, perdagangan melemah 0,52 persen menjadi 806. Selain manufaktur melemah 0,49 persen menjadi 1.503, sektor pertambangan melemah 0,48 persen menjadi 1.855, aneka industri melemah 0,38 persen menjadi 1.413 dan industri dasar melemah 0,03 persen menjadi 792. Dari Indeks Kompas100, lima emiten yang menjadi top gainers yaitu[url=]LINK[/url](5,48 persen),[url=]PNBN[/url](4,50 persen),[url=]ERAA[/url](4,08 persen),[url=]ASRI[/url](3,33 persen) dan[url=]BMTR[/url](3,31 persen). Sementara emiten dengan nilai saham stagnan yaitu[url=]BKSL[/url],[url=]SRIL[/url],[url=]HOKI[/url],[url=]TINS[/url]dan[url=]MNCN[/url]. Sedangkan emiten yang terkoreksi paling dalam yaitu[url=]SCMA[/url](-3,96 persen),[url=]DOID[/url](-3,36 persen),[url=]INDY[/url](-3,14 persen),[url=]INKP[/url](-2,94 persen) dan[url=]INCO[/url](-2,44 persen). Sebanyak 183 emiten bergerak menguat, 164 melemah dan 131 bergerak stagnan. Sementara itu emiten yang teraktif yaitu[url=]BBCA[/url]mencatatkan pembukuan sebesar Rp209,69 miliar,[url=]BMRI[/url] Rp94,18 miliar, [url=]BBNI[/url]Rp57,10 miliar,[url=]SSMS[/url]Rp51,08 miliar dan[url=]UNTR[/url]sebesar Rp48,24 miliar. Dari catatan market statistik, investor asing dominan melakukan aksi beli bersih sebesar Rp152,65 miliar dengan volume transaksi sebanyak 239.518. (Marjudin) Sumber : admin
Multi Quote Quote