Bursa Pagi: Asia Dibuka Naik, IHSG Berpotensi Menguat Dekati Jenuh Jual

Ipotnews-Awali pekan ini, Senin (6/smile, bursa saham Asia dibuka menguat melanjutkan trend kenaikaln indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street akhir pekan lalu, kendati diwarnai pengumuman tarif balasan China terhadap impor produk AS. Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeksASX 200, Australia sebesar 0,44% dipimpin kenaikan tajam harga saham sektor pertambangan. Kenaikan indeks berlanjut 0,45% (28,10 poin) ke level 6.262,90 pada pukul 8:15 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang turun tipis 0,02% (-3,39 poin) ke posisi 22.521,79, setelah dibuka menguat 0,14% didukung kenaikan harga saham sektor utilitas yang diimbangi dengan penurunan di sektor perbankan dan pertambangan. IndeksKospi, Korea Selatan dibuka naik 0,44% dan berlanjut menguat 0,27% menjadi 2.293,76. Lanjutkan penguatan Asia, indeksHang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,76% (209,19 pin) ke level 27.885,51 pada pukul 8:35 WIB. Namun indeksShanghai Composite, China dibuka melemah 0,14% menjadi 2.736,53. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah gagal menghiri pekan lalu dengan mencatatkan angka positif, melemah 0,07% di posisi 6.007. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan akan berbalik menguat, didukung sentimen positif rilis data ekonomi RI dan berlanjutnyacapital inflow.Secara teknikal, beberapa indikator mengindikasikan adanya potensi penguatan mendekati area jenuh jual. Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursaWall Streetakhir pekan lalu ditutup menguat, didukung kenaikan harga saham sektor teknologi terutama Apple dan rilis sejumlah data ekonomi terbaru. Laju Wall Street juga tertolong oleh sikap para investor yang mengabaikan isu perang dagang Harga saham Apple naik 0,29% mencatatkan rekor kapitalisasi pasar, dan IBM melambung 3,32%. Namun Symantec Corp rontok 7,8% setelah mengumumkan pengurangan tenaga kerja. Rilis data lapangan kerja non-pertanian AS periode Juli naik 157.000 dan angka pengangguran merosot 0,1 poin persentase menjadi 3,9%. Sementara itu, indeks non-manufaktur AS periode Juli, versi Institute of Supply Management turun menjadi 55,7, dari 59,1 pada Juni lalu. Defisit neraca perdagangan AS naik 7,3% pada Juni lalu menjadi USD46,3 miliar, kenaikan tertinggi sejak Nopember 2016. Dow Jones Industrial Average melaju 0,54% (136,42 poin) ke level 25.462,58. StandardPoor's 500 naik 0,46% (13,13 poin) menjadi 2.840,35. Nasdaq Composite bertambah 0,12% (9,33 poin) di posisi 7.812,02. Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange naik 0,42% menjadi USD24,16. Bursa saham utamaEropaakhir pekan lalu, juga berlabuh teritori positif menyusul respon positif pemodal terhadap kinerja emiten, serta keberhasilan Apple menjadi emiten pertama yang meraihmarket valueUSD1 triliun. Indeks European-Stoxx 600 naik 0,65% menjadi 389,16, didorong kenaikan harga saham sektor teknologi memanfaatkan sentimen penguatan saham Apple. Saham Mondi melesat 7,9%, Royal Bank of Scotland naik 2,9% persen, dan Credit Agricole melonjak 6,4%. Namun saham Wlliam Hill longsor 8,14% setelah mengumukan kerugian semesater I. Riset Goldman Sachs menyatakan, secara keseluruhan profitabilitas sektor perbankan naik 2,2% (YoY) dan kualitas kredit membaik. Data perdagangan ritel Uni Eropa periode Juni naik 0,3% dibanding Mei lalu, dan 1,2% dibanding tahun lalu. FTSE 100 London melonjak 1,10% (83,17 poin) ke level 7.659. DAX 30 Frankfurt melaju 0,55% (69,43 poin) ke posisi 12.615. CAC 40 Paris naik 0,33% (18,00 poin) menjadi 5.478. Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pada akhir pekan lalu ditutup sedikit melemah karena rilis data ekonomi AS yang lebih rendah dari ekspektasi. Total penggajian (payroll) pekerja nonpertanian AS meningkat sebesar 157.000 pada Juli dan tingkat pengangguran turun tipis menjadi 3,9%, di bawah ekspektasi kenaikan sebesar 190.000 hingga 195.000. Indeks sektor nonmanufaktur AS periode Juli versi Institute of Supply Management hanya mencapai 55,7, turun dibanding Juni sebesar 59,1, gagal memenuhi konsensus sebesar 58,6. Indeks dolar AS, yang mengukur kursgreenbackterhadap enam mata uang negara mau melemah 0,01% menjadi 95,161. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.1568-0.0017-0.15%4:59 PMPoundsterling (GBP-USD)1.3001-0.0016-0.12%4:59 PMYen (USD-JPY)111.25-0.41-0.37%4:59 PMYuan (USD-CNY)6.8270-0.0158-0.23%11:29 AMRupiah (USD-IDR)14,497.5020.00+0.14%4:59 AM Sumber : Bloomberg.com, /2018 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges akhir pekan lalu bergerak turun dari penguatan yang terjadi pada sesi sebelumnya. Kekhawatiran perang dagang terhadap prospek permintaan membebani pasar. Harga minyak WTI membukukan penurunan mingguan kelima secara beruntun. Sementara jejak Brent melemah untuk keempat pekan. Kekhawatiran terhadap harga minyak mendorong pelemahan setelah perusahaan perminyakan China, Sinopec memangkas pembelian minyak AS. Anak usaha Sinopec, Unipec menghentikan impor kaeena meningkatnya perang dagang AS-China. Data output minyak Rusia pada Juli lalu naik 150.000 barel perhari, dari bulan sebelumnya, menjadi 11,21 juta bph. Output Aab Saudi juga naik menjadi sekitar 11 juta bph. Harga minyak mentah berjangka WTI turun 47 sen menjadi USD68,49. Harga minyak mentah berjangka Brent turun 31 sen menjadi USD73,14. Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange mengakhiri pekan lalu dengan naik moderat, terangkat oleh pelemahan dolar AS turun yang tertkan oleh rilis data pekerjaan yang lebih rendah dari ekspektasi. Total penggajian (payroll) pekerja nonpertanian AS naik sebesar 157.000 pada Juli, lebih sedikit dari ekspektasi penambahan 190.000 lapangan kerjadan tingkat pengangguran turun tipis menjadi 3,9%. Kenaikan harga emas juga didukung oleh pergerakan yuan yang berbalik menguat tajam setelah rasio kecukupan modal untuk risiko valas dinaikkan naik menjadi 20% dari 0%. Harga emas di pasar spot naik 0,49% menjadi USD1,213,49 per ounce. Harga emas untuk pengiriman Desember naik USD3,10 (0,25%) menjadi USD1.223,20 pwr ounce. (AFP, CNBC , Reuters)
Multi Quote Quote
Cool you inscribe, the info is really salubrious further fascinating, I'll give you a connect to my scene. 남자확대수술
Multi Quote Quote
Welcome to the party of my life here you will learn everything about me. 룸알바
Multi Quote Quote
Cool you write, the information is very good and interesting, I'll give you a link to my site. 카지노사이트
Multi Quote Quote
For many people this is the best solution here see how to do it. youtube to mp4
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...