Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (2/smile, dibuka melemah, melanjutkan tren penurunan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, yang dihantui kekhawatiran akan meningkatnya perang dagang AS-China. Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan pelemahan indeksASX 200, Australia pada sesi awal perdagangan, tertekan oleh kejatuhan harga saham sektor pertambangan sebesar 1,24%. Penurunan indeks berlanjut 0,21% (-13,40 poin) menjadi 6.262,30 pada pukul 8:15 WIB. Pada jam yang sama indeksNikkei 225, Jepang bergerak melemah 0,08% (-19,09 poin) di posisi 22.727,61, setelah dibuka turun 0,21%. IndeksKospi,Korea Selatan juga dibuka melemah 0,14% dan berlanjut menyusut 0,09% menjadi 2.304,99. Melanjutkan tren penurunan global, indeksHang Seng, Hongkong dibuka anjlok 0,64%(-181.73 poin) ke level 28.159,01 pada pukul 8:35 WIB. IndeksShanghai Composite, China turun 0,33% ke posisi 2.815,34. Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan indeks di bursa saham global dan regional, setelah berhasil melawan tren penurunan global pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup melonjak 1,63 persen ke level 6.033. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan didukung sentimen positif rilis laporan keuangan emiten dancapital inflow.Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensibullish continuationmeski bergerak di area jenuh beli. Tim Riset Indo Premier berpendapat, tetap dipertahankanya suku bunga acuan the Fed di kisaran 1,75%-2,0%, sesuai dengan ekspektasi pasar, diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu kembali berlanjutnya kenaikan harga komoditas CPO dan batu bara akan menjadi tambahan sentimen positif di pasar. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan rentangsupportdi level 5.950 danresistancedi 6.115. Beberapa ekuitas yang layak diperhatikan : [list][li]Saham :[url=]UNVR[/url](Buy, Support: Rp43.650, Resist: Rp45.750),[url=]BBTN[/url](Buy, Support: Rp2.360, Resist: Rp2.560),[url=]INDF[/url](Buy, Support: Rp6.350, Resist: Rp6.500),[url=]JPFA[/url](Buy, Support: Rp2.090, Resist: Rp2.240).[/li][li] [/li][li]ETF :[url=]XBLQ[/url](Buy, Support: Rp471, Resist: Rp491),[url=]XISR[/url](Buy, Support: Rp349, Resist: Rp369),[url=][url=]XIIF[/url][/url](Buy, Support: Rp634, Resist: Rp662).[/li][/list] Amerika Serikat dan Eropa Perdagangan saham di bursaWall Streetpagi tadi berakhir cenderung melemah, Nasdaq menguat terangkat laporan keuangan Apple, sementara kekhawatiran perang dagang bebani pergerakan Dow dan SP. Saham Wall Street dibuka dengan momentum positif merespon rilis laporan keuangan Apple, dan data rekrutmen sektor swasta AS periode Juli yang bertambaah 219.000. Namun meredup setelah laporan rencana AS meningkatkan tarif impor terhadap barang-barang China. Pasar juga terpukul oleh kenaikan imbal hasil obligasi US Treasury 10-tahun ke atas level psikologis 3%. Rapat Federal Reserve, sesuai ekspektasi, mempertahankan suku bunga acuan, dan mengisyaratkan kenaikan suku bunga tahun ini karena pertumbuhan ekonomi AS yang cukup "kuat". Apple melonjak 5,9%, namun saham Ferrari di Wall Street menukik 11,1%. Caesars Entertainment terpenggal 14,8% setelah mengatakan pemesanan paket wisata melemah. Las Vegas Sands dan MGM Resorts juga rontok. Dow Jones Industrial Average turun 0,32% (-81,37 poin) menjadi 25.333,82. StandardPoor's 500 melemah 0,1% (-2,93 poin) di posisi 2.813,41. Nasdaq Composite naik 0,46% (35,50 poin) ke level 7.707,29. Harga ETF saham Indonesia(EIDO)di New York Stocks Exchange naik 1,89% menjadi USD24,22. Bursa saham utamaEropatadi malam berakhir di zona merah, karena optimisme mengenai kinerja perusahaan gagal mengimbangi kekhawatiran pasar atas ketegangan perdagangan. Indeks European-Stoxx 600 turun 0,45% menjadi 389,84, dipimpin kejatuhan harga saham otomotif sebesar 2,37%, dan saham berbasis sumber daya alam merosot 1,61%, setelah laporan bahwa AS akan menerapkan tarif 25% barang impor China senilai USD200 miliar. Pertumbuhan manufaktur zona euro periode Julai naik tipis pada periode Juli. Indeks PMI Manufaktur IHS Markit di posisi 55,1, setelah mencapai 54,9 pada bulan sebelumnya. Saham Telenet Group melesat 6,61%, setelah mengusulkan dividen sekitar 5,2 euro per saham. Air France-KLM melambung 4,17% karena membukukan hasil di atas ekspektasi. Namun BBA Aviation tumbang 11,42% setelah melaporkan penurunan laba sebelum pajak sebesar 11%. FTSE 100 London terperosok 1,24% (-95,85 poin) ke level 7.652,91. CAC 40 Paris menyusut 0,24% (-12,93 poin) ke posisi 5.498,37. DAX 30 Jerman turun 0,53% (-68,45 poin) menjadi 12.737,05. Nilai Tukar Dolar AS Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat setelah The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan, tetapi mengisyaratkan kenaikan pada September mendatang untuk merespon pertumbuhan ekonomi yang kuat. The Fed memperkirakan dua kali lagi kenaikan suku bunga hingga akhir 2018. Kekhawatiran meningkatnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China, serta imbal hasil US Treasury yang lebih tinggi turut mendukunggreenback. Gedung Putih berencana mengusulkan tarif 25% terhadap impor China senilai USD200 miliar, naik dari 10 persen, untuk menekan Beijing agar membuat konsesi perdagangan. Indeks dolar AS yang mengukur kursgreenbackterhadap enam mata uang negara maju naik 0,11% menjadi 94.661. Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)Euro (EUR-USD)1.16640.0004+0.03%7:20 PMPoundsterling (GBP-USD)1.31280.0001+0.01%7:20 PMYen (USD-JPY)111.62-0.11-0.10%7:20 PMYuan (USD-CNY)6.8230.0063+0.09%11:29 AMRupiah (USD-IDR)14,440.0026.50+0.18%4:59 AM Sumber : Bloomberg.com, 1/8/2018 (ET) Komoditas Harga minyakmentahWest Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak turun, ditutup anjlok 2% , karena peningkatan stok AS dan kekhawatiran akan ketegangan perdagangan yang bisa menekan permintaan energi. Badan Informasi Energi AS menyebutkan, stok minyak mentah AS pekan lalu melonjak 3,8 juta barel, jauh di atas estimasi penurunan sebesar 2,8 juta barel. Sementara itu stok minyak mentah WTI di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, menyusut 1,3 juta barel. Beijing mengancam akan membalas jika Washington menerapkan pengenaan tarif impor 25% terhadap barang-barang China senilai USD200 miliar. SurveiReutersmengindikasikanproduksi OPEC mencapai level tertinggi 2018 pada Juni lalu. Harga minyak mentah berjangka Brent turun USD1,87 (-2,5%) menjadi USD72,34 per barel. Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,10 (-1,6%) menjadi USD67,66 per barel. Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi melayang di dekat posisi terendah satu tahun USD1.211,08 per ounce, setelah The Fed mengumumkan akan mempertahankan suku bunga acuan di posisi 1,75% hingga 2%. The Fed juga meng-upgradepenilaiannya terhadap ekonomi AS. Tekanan penguatan dolar membuat emas melemah. Dolar AS menguat, setelahberedar kabar bahwa Gedung Putih akan mengusulkan tarif impor yang lebih tinggi terhadap produk China Harga emas di pasar spot turun 0,47% menjadi USD1.217,67 per ounce. Harga emas untuk pengiriman Desember turun USD6 menjadi USD1.227,60 per ounce. (AFP, CNBC , Reuters)
Multi Quote Quote