Mengakhiri perdagangan saham hari pertama perdagangan pekan ini (24/4),Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berhasil mencetak rekor barunya setelah 2 pekan lalu berhasil melewati kisaran 5600. Rekor baru yang dicapai IHSG hari ini mendapat support dari masuknya modal investor asing hingga ditutup dengan penguatan 0,3 persen pada posisi 5680,80. Indeks JII +0,05% ke 740 poin. IDX30 +0,25% ke level 512 poin. Indeks Sri Kehati +0,14% ke posisi 338 poin. Indeks SM Infra18 +0,23% ke level 372 Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah: BABP, SRIL, TLKM, MDRN, ASII, BBCA, VINS, BBNI, PWON dan BBRI. Di akhir sesi kedua terpantau 135 saham menguat dan 98 saham melemah. Tercatat transaksi yang terjadi sebesar Rp8,3 triliun dari 9 miliar lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 340.220 kali. Dukungan modal asing hari ini mencetak net buy Rp1,3 triliun lebih. Rekor baru IHSG juga mendapat sumbangan kuat dari kekuatan saham-saham unggulan dengan indeks LQ45 naik 0,3% ke posisi 941. Kekuatan IHSG hari ini ditopang oleh penguatan 7 sektor yangdipimpin oleh sektor industri dasar dan infrastruktur dengan penguatan indeks 1% dan 0,9% masing-masing. Saham-saham unggulan yang paling kuat mengangkat kedua sektor seperti saham SMGR, CPIN, INTP, EXCL, PGAS dan TBIG. Untuk 3 sektor yang melemah terpantau paling anjlok sektor aneka industri, kemudian disusul oleh sektor perdagangan dan juga sektor agri. Adapun Saham-saham unggulan yang paling kuat menekan ketiga sektor seperti saham UNTR, BMTR, dan ASII.
Multi Quote Quote