Pada perdagangan Selasa 3/1/2017, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 20,74 poin (0,39%) dan ditutup pada level 5.275.97. Pelemahan terbesar oleh Sektor Perkebunan melemah 1,15%, Sektor Aneka Industri melemah 0.98% dan Sektor Perdagangan melemah 0.82%. Investor asing melakukan net sell sebesar Rp 74 miliar. Bursa saham AS ditutup menguat di awal perdagangan 2017. Penguatan saham teknologi antara lain alphabet, facebook, dan saham verizon communications mendorong indeks saham acuan. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 119,16 poin (0,60%) ditutup pada level 19.881,76, Indeks SP 500 menguat 19,00 poin (0,85%) ditutup pada level 2.257,83 dan Indeks Nasdaq Composite menguat 45,97 poin (0,85%) ditutup pada level 5.429,09. Penguatan bursa saham AS terjadi seiring investor masih membutuhkan waktu untuk melihat hasil kinerja presiden terpilih AS Donald Trump. Bursa saham AS menguat dalam dua bulan ini lantaran ada harapan Donald Trump akan mendorong stimulus ekonomi dengan pangkas pajak, menambah belanja infrastruktur dan memangkas regulasi di sektor keuangan. Ada pun sentimen yang pengaruhi bursa saham AS antara lain harga minyak berbalik arah negatif usai sentuh level tertinggi dalam 18 bulan. Hal itu membuat indeks saham sektor energi di SP 500 menguat 0,53%. Penguatan indeks saham juga didorong saham Kinder Morgan menguat 3,6%. IHSG hari ini kemungkinan akan bergerak menguat dengan rentang Support 5.235-5.255 dan resistance 5.295-5.315. (Disclm.On)
Multi Quote Quote