Pada perdagangan akhir pekan, Jumat 16/12/2016, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 22,71 poin (0,43%) dan ditutup pada level 5.231.65. Pelemahan terbesar oleh Sektor Aneka Industri melemah 1,96%, Sektor Infrastruktur melemah 1,54% dan Sektor Pertambangan melemah 0,51%. Investor asing melakukan net sell sebesar Rp 1,2 triliun Bursa saham AS ditutup melemah, tertekan oleh saham Oracle yang melemah lebih dari 4%, sementara saham real estate dan utilitas membukukan penguatan terbesar. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 8,83 poin (0,04%) ditutup pada level 19.843,41, Indeks SP 500 melemah 3,96 poin (0,18%) ditutup pada level 2.258,07 dan Indeks Nasdaq Composite melemah 19,69 poin (0,36%) ditutup pada level 5.437,16. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat untuk minggu keenam berturut-turut, namun Indeks SP 500 dan Nasdaq membukukan penurunan mingguan. Investor cemas dan berpaling ke saham defensif serta obligasi setelah laporan bahwa kapal perang Angkatan Laut Cina menyita drone selam AS pada hari Kamis di perairan internasional di Laut Cina Selatan. Bursa saham AS telah menguat sejak pemilihan presiden 8 November, dengan SP menguat 5,5% di tengah spekulasi bahwa kebijakan deregulasi dan pengeluaran infrastruktur Presiden terpilih Donald Trump akan meningkatkan perekonomian. IHSG hari ini kemungkinan akan bergerak melemah dengan rentang Support 5.190-5.211 dan resistance 5.251-5.271. (Disclm.On)
Multi Quote Quote