Monexnews - Hargaminyak mentahmeroket hampir 6% pada hari Rabu untuk menyentuh level tertinggi tahunan yang baru pasca laporan penurunan tajamsuplaibensinmengindikasikan adanya kenaikan permintaan dari negara konsumen minyak mentah terbesar dunia. Sementara peningkatan suplai minyak di AS dapat menegaskan pentingnya kesepakatan antara produsen utama untuk menstabilkan produksi pada bulan ini. Laporan mingguan Energy Information Administration (EIA) menunjukkan penurunan suplai bensin AS tiga kali lebih ebsar dibandingkan ekspektasi untuk periode pekan lalu, mensiyalkan prospek permintaan untuk minyak mentah yang menjadi bahan utama produksinya. Di sisi lain, suplai minyak mentah meningkat 3,9 juta barel pada pekan lalu menjadi total 522 juta barel, sedikit lebih tinggi dibandingkan ekspektasi mayoritas analis. Perhatian pasar selanjutnya akan tertuju pada laporan inflasi tahunanChina, konsumen minyak mentah terbesar kedua dunia, yang dijadwalkan dirilis pada hari Kamis pagi. Harga minyak mentah ditutup di level $38.18 per barel pada perdagangan hari Rabu (9/3) atau 5,09% lebih tinggi dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Bias perdagangan masih bullish namun waspada dengan potensi koreksi dari indikator stochastic yang memasuki areaoverbought. Resisten terdekat perdagangan minyak mentah terlihat di kisaran 39.50 sementara support terdekat di area 37.00. (YS) Jika memerlukan penjelasan pengetahuan trading lebih lanjut atau berkonsultasi dengan tim riset dan edukasi kami. [/url][url=http://www.mifx.com/open-demo-account/WP049BMB1000][url=http://www.mifx.com/open-demo-account/WP049BMB1000]Silahkan klik tautan ini dan isi form tersedia untuk informasi selengkapnya.[/url]
Multi Quote Quote