Market
Review



Mengawali pekan
ini, IHSG akhirnya IHSG ditutup tekoreksi tipis pasca menguat 24,87 poin. IHSG
mengalami koreksi sebesar 0,11% ke level 5.437,09. Penguatan nilai tukar rupiah
terhadap dolar AS tampaknya tidak menarik hasrat pelaku pasar untuk masuk ke
pasar. Pelaku pasar cenderung wait see sambil menunggu rilisnya data
perumahan AS dan data manufaktur China yang akan dirilis besok. Tercatat pelaku
pasar asing melakukan nett sell sebanyak Rp394 miliar.


Global Market



Sementara itu, awal pekan ini bursa Wall Street rata-rata ditutup di teritori negatif. Indeks
DJIA ditutup melemah 11,61 poin ke level 18.116,04 dan indeks SP 500 ditutup turun 3,68poin ke level 2.104,42. Pelemahan
pada bursa Wall Street di tengah rilisnya data penjualan rumah yang naik
sebesar 1.2% menjadi 4.88 juta dari sebelumnya 4.82 juta. Investor melakukan
aksi profit taking seiring dengan The Fed yang mengatakan kenaikan tingkat suku
bunga akan direncanakan sebelum akhir tahun ini.


JCI Prediction



Hari ini kami
perkirakan IHSG akan cenderung melemah. Secara teknikal, indikator slow
stochastic oscillator masih berada di dekat area over sold dan telah membentuk
pola golden cross. Namun demikian, indicator MTM dan RSI masih terlihat melemah.
Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.400 – 5.465.


Highlight News



·
UNTR Siap Tender
Offer Acset Rp 516,7 M



·
Itochu Beli 33%
Saham Anak Usaha RAJA



·
IMJS Incar Dana Rp
3,61 T



·
Solusi SUPR Jajaki
Pinjaman US$ 350 Juta



·
GIAA Kantongi Lagi
Pinjaman Rp 2,3 T



·
APOL Menangkan
Gugatan Wanprestasi



·
Laba SSMS naik 24.7
YoY



·
SRIL Revisi Target
Pertumbuhan Pendapatan


Multi Quote Quote