Prediksi IHSG 12 Maret 2015






Pada perdagangan kemarin, Rabu 11/2/2015 IHSG turun ke level 5.419,57-43,36/(-0,79%). Pelemahan pada bursa global dan regional menyeret IHSG di zona merah selama perdagangan berlangsung. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar menambah sentimen negatif di pasar. Tercatat sektor Properti dan Mining menjadi kontributor utama penurunan indeks.



Bursa AS kembali melemah. Aksi jual mewarnai perdagangan ditengah menguatnya dolar. Turunnya indeks disebabkan jatuhnya sektor konsumsi dan teknologi. Indeks SP 500 turun 0,19% dan DJIA turun 0,16%, sedangkan Nasdaq turun 0,6%.



Bursa Asia dibuka menguat pada perdagangan pagi ini. Tercatat MSCI Asia Pacific Index naik 0,3%, Indeks Topix naik 0,6%. Data penjualan ritel AS yang akan diumumkan Kamis, akan menjadi salah satu acuan untuk pertemuan The Fed minggu depan. Dari dalam negeri, terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar memberikan dampak negatif bagi pasar. Jika rupiah melemah hari ini kemungkinan akan memberkan tekanan bagi pergerakan indeks. Kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat dalam kisaran support 5.410 dan resistance 5.486.(Disclm.on)





Multi Quote Quote
Bukan hanya Indonesia saja yang terkena imbas dari menguatnya mata uang dolar, tetapi juga negara lain misalnya, jepang. Tetapi dalam hal ini pemerintah juga harus mempunyai solusi yang tepat agar rupiah tidak terus-menerus melemah.
Multi Quote Quote
sebenarnya kondisi seperti ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekspor di indonesia.
Multi Quote Quote
semoga melemahnya rupiah ngga terusan ya.. karena dampaknya ga cuma pada saham aja tapi juga dikebutuhan masyarakat sehari-hari..harga kebutuhan jadi serba naik.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...