Posisi dari harga minyak WTI yang turun dibawah level psikologis US$50 pada perdagangan semalam, telah membuat indeks Dow Jones Industrial (DJI) terkoreksi tipis 23,60 poin (-0,13 persen) sehingga ditutup pada level 18.116,84. Koreksi ini bukan merupakan signal negatif karena indeks DJI masih ditutup cukup jauh dari suport di level psikologis 18.000. Indeks dari bursa di kawasan Asia pagi ini bergerak bervariasi, dengan indeks Hang Seng dibuka dengan koreksi sebesar 0,24 persen, sedangkan indeks Strait Times naik sebesar 0,23 persen. Pelaku pasar terlihat dalam mode wait and see, menjelang testimoni dari Chairman The Fed, Janet Yellen yang sedianya akan dilaksanakan pada nanti malam.



Aksi wait and see ini, diperkirakan juga akan berlangsung pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. IHSG pada hari ini diperkirakan bakal bergerak bervariasi pada kisaran 5.380 – 5.450. Hanya penutupan dibawah suport 5.380 yang akan memberikan signal negatif bagi pergerakan IHSG selanjutnya.



IHSG semakin mendekati kisaran resisten di 5.450 – 5.600. Dengan IHSG dibawah resisten, pemodal hanya bisa melakukan hold atas posisi jangka menengah. Posisi-posisi spekulatif baru, sebaiknya hanya dilakukan dalam jumlah kecil, sehingga pemodal hanya mengalami kerugian yang minim jika menerapkan stoploss pendek. Exit atas posisi jangka menengah sebaiknya hanya dilakukan jika suport IHSG di 5.380 gagal bertahan.



Spec Buy: ROTI, UNVR.

Buy On Weakness: BBRI, ASII.


Multi Quote Quote