Pemikiran yg membuat anda PROFITABLE SELAMANYA !

kok masuk thread ini ya? apa hubungannya dengan bikin profit :-? :-? Mungkin maksudnya ‘'Investasi’' anak, si Anggie sudah berbuah hasil, begitu !?! :-? :-? modalnya modal dengkul…. smile smile smile emang "dimasukin" pake dengkul trus bisa hamil gitu? :rofl: :rofl: :rofl: itu namanya nyikut om, klo nyikut pake dengkul yang terjadi memar kebiruan bukan nikmat yang didapat :-O :#-o kalau dengkul dimasukin rasanya gimana?
Multi Quote Quote
kok masuk thread ini ya? apa hubungannya dengan bikin profit :-? Biasalah… pemikiran bung new-zealand memang kreatif, bisa 5 langkah di depan kita smile)
Multi Quote Quote
ini bener MIU-MIU KSC…. :-? :-? :-? Kacamata ‘'Segi Lima’' Karya Miu Miu Jadi Favorit Selebriti http://img713.imageshack.us/img713/4857/miumiuk.jpg Jakarta - Kacamata hitam dengan bentuk mata kucing atau bulat ala John Lennon begitu digilai pada tahun 2011 hingga awal 2012. Tetapi kini para penggemar mode menginginkan tampilan kacamata yang lebih unik. Tak heran jika kacamata keluaran Miu Miu ini jadi idola baru. Kacamata yang diberi nama ‘'Culte’' itu merupakan aksesori dari koleksi Autumn/Winter 2012. Beberapa selebriti yang dikenal memiliki gaya berbusana menarik telah mengenakan kacamata yang satu ini. Mereka adalah Miranda Kerr, Rihanna dan bintang ‘'Glee’', Diana Agron. Miranda Kerr merupakan yang pertama yang mengenakan kacamata ‘'Culte’'. Saat itu, ia mengenakan jumpsuit hitam dan tas selempang berwarna merah keluaran brand Coach. Model Victoria''s Secret itu tampaknya begitu menyukai kacamata itu karena beberapa hari kemudian, ia pun ‘'kepergok’' mengenakan kacamata yang sama. Dua minggu kemudian, Diana Agron memaksimalkan penampilan retronya dengan kacamata buatan Miuccia Prada itu. Setelah Diana, kali ini giliran Rihanna. Pelantun ‘'We Found Love’' itu memadukan kacamata ‘'culte’' miliknya dengan pakaian renang dan body chain. Seperti yang dikutip dari People, kacamata hitam ‘'culte’' dijual dengan harga US$ 390 atau sekitar Rp 3,6 jutaan. Tersedia dalam berbagai warna, mulai dari hitam hingga glitter emas, kacamata ‘'culte’' hadir dalam berbagai warna lensa, hitam dan coklat. Tertarik untuk memilikinya?
Multi Quote Quote
5 Orang Ini Masih Hasilkan Uang Meski Sudah Meninggal 1. Michael Jackson Pria berjuluk "King of Pop" ini meninggal Juni 2009 di umur 50. Selama hidupnya berkarir di dunia hiburan, Jacko sudah mengasilkan US$ 500 juta (Rp 4,5 triliun) melalui musik, konser, video dan sponsor. Setelah ia meninggal, banyak kabar membahas soal kesehatan finansial Michael. Banyk sumber mengatakan bahwa sebelum meninggal, Michael sudah di ambang kebangkrutan. Entah kabar itu benar atau tidak, pendapatan Michael justru meroket setelah kematiannya. Dua tahun setelah kematiannya, film terakhirnya yang berjudul "This Is It" berhasil meraup omzet US$ 400 juta. Termasuk juga penjualan album, sponsor dan royalti. Selain itu, Jackson juga masih punya kepemilikan saham di perusahaan patungan Sony/ATV yang meluncurkan katalog musik dari artis terkenal seperti, The Beatles, Bob Dylan, Elvis Presley dan banyak lagi. Perusahaannya itu didirikan pada tahun 1985 dengan nilai investasi US$ 47,5 juta (Rp 427 miliar). Beberapa tahun setelah berdiri, Sony membeli setengah kepemilikan saham perusahaan itu senilai US$ 90 juta (Rp 810 miliar) menyisakan 50% untuk Michael. Perusahaan itu sampai saat ini masih menghasilkan laba. Michael bisa jadi menghasilkan uang lebih banyak setelah meninggal ketimbang masih hidup.
Multi Quote Quote
2. Steve Jobs Dikenal sebagai revolusioner di industri teknologi, Steve Jobs sudah meninggalkan sebuah warisan yang terus hidup melalui berbagai produk Apple. Meski meninggal di usia yang relatif masih muda, 56 tahun, Jobs sudah dikenal dengan baik di industri teknologi dalam 30 tahun terakhir. Sebelum meninggal, ia sudah mengalihkan beberapa asetnya ke dalam sebuah trust fund. Aset tersebut termasuk properti, sekitar 5,5 juta saham Apple dan 138 juta saham Disney. Meski tidak diketahui dengan pasti, tapi dividen dari kedua saham itu memberikaan jutaan dolar setiap tahunnya. Dengan imbal hasil Disney 1,3% atau US$ 0,60 per lembar, maka saham milik Jobs itu menghasilkan US$ 83 juta (Rp 747 miliar) per tahun. Apalagi dividen Apple yang mencapai US$ 2,65 (Rp 23.850) per lembar.
Multi Quote Quote
3. Sam Walton Sam Walton adalah pendiri raksasa supermarket Walmart. Pada 1962, ia membuka toko Walmart pertamanya di Rogers, Ark. Ketika meninggal di 1992, ia sudah menjadi miliuner dengan harta melimpah. Walton punya perusahaan investasi bernama Walton Enterprises. Kepemilikan di perusahaan ini sudah diatur sehingga empat anaknya bisa mendapat jatah 20%, 10% dipegang istrinya, Helen Walton dan 10% sisanya untuk dia sendiri. The Walton Enterprise menguasai saham Walmart senilai US$ 1,68 miliar (Rp 15,12 triliun). Dengan harga US$ 67,53 (Rp 607.700) per lembar, nilai saham-saham itu mencapai lebih dari US$ 113 miliar (Rp 1.017 triliun). Setiap tahunnya, Walmart membagikan dividen rata-rata US$ 1,59 (Rp 17.100) per lembar, maka Walton Enterprise kebagian sekitar US$ 2,67 miliar (Rp 24,03 triliun).
Multi Quote Quote
4. Albert Einstein Meski sudah meninggal sejak tahun 1955, Einstein masih menjadi sosok yang dikenal banyak orang di seluruh dunia. Bahkan, banyak perusahaan yang ingin menggunakan nama maupun muka Einstein untuk berpromosi. Berdasarkan data Forbes, Einstein menghasilkan US$ 18 juta (Rp 162 miliar) melalui berbagai royalti di rentang waktu November 2006 sampai Oktober 2007. Uang tersebut didapat dari produk yang beragam pula, mulai dari gelas, kalender, figur aksi dan lini Baby Einstein dari Disney. Sayangnya, Einstein tidak punya keturunan yang bisa mengambil hak jutaan dolar tersebut. Untuk itu, seluruh uang yang dihasilkan almarhum langsung disumbangkan ke Universitas Hebrew University di Yerusalem atas nama Einstein.
Multi Quote Quote
5. Stieg Larsson Anda mungkin tidak akan terlalu familiar dengan nama tersebut, tapi mungkin pernah mendengar buku karangannya. Larsson adalah pengarang buku "Millennium Trilogy," atau lebih dikenal dengan "The Girl With The Dragon Tattoo," "The Girl Who Played With Fire" dan "The Girl Who Kicked The Hornets'' Nest." Larsson meninggal tiba-tiba di 2004 akibat serangan jantung, waktu itu ia baru berumur 50 tahun. Sejak kematiannya, buku Larsson langsung menjadi fenomena internasional dengan meraup lebih dari US$ 45 juta (Rp 405 miliar) hanya dari penjualan buku saja. Kekayaannya semakin bertambah dengan adanya film berdasarkan buku karangannya tersebut. Ia tidak sempat memilih ahli waris sehingga kekayaannya itu jatuh ke ayah dan adiknya. Hal tersebut sempat membuat ricuh antara keluarga Larsson dan Eva Gabrielsson, mitra kerja Larsson selama 30 tahun lamanya. Tapi berdasarkan hukum negara Swedia, Gabrielsson sama sekali tidak berhak mendapatkan harta warisan tersebut.
Multi Quote Quote
5 Kasus Kartel Terbesar di Indonesia 1. Kartel Penetapan Layanan Tarif Short Message Service (SMS) KPPU berhasil membongkar praktek kartel yang dilakukan enam perusahaan seluler selama 2004-2008 yang menetapkan persekongkolan harga tarif SMS Rp 350/SMS, konsumen dirugikan mencapai Rp 2,827 triliun. Keenam perusahaan operator seluler tersebut diantaranya PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL), PT Telkomsel, PT Telkom, PT Bakrie Telecom Tbk, PT Mobile-8 Telecom Tbk dan PT Smart Telecom yang telah dihukum denda oleh KPPU. Namun hingga sampai saat ini, kerugian konsumen yang mencapai Rp 2,827 triliun belum bisa ditemukan cara pengembalian ganti kerugiannya.
Multi Quote Quote
2. Kartel Garam Praktik kartel garam ini berhasil dibongkar KPPU. Praktik kartel garam pasokan garam di Sumatera Utara yang mulai terbongkar pada 2005. Praktik kartel garam itu terjadi hanya beberapa pemain saja yang melakukan pemasokan bahan baku garam di Sumatera.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...