Pemikiran yg membuat anda PROFITABLE SELAMANYA !

Masih ngak ngertiiiiiiii ………. !! :cry: :cry: :cry: Yang ane tau saham itu basisnya memang bisnis real, tapi untuk berkecimpung di dunia saham musti pake ilmu nya si Chou Yun Fat alias ‘'King Gambler ’' …. smile( Aturannya cuma: Kalo pinjem istilah Biologi: ‘'Makan atau dimakan’'. smile( smile( smile :evil smile Hehehehe di saham terlalu besar ketidak pastiannya, kebanyakan owner/bandar rampok ! Masa emiten bisnisnya cuan gede sahamnya nempel gocap !, apa ga namanya pakai ilmu tilap tilep dll…….. Mungkin bisnis saham = bisnis menyan dan LPG nya bro gombal ? Tahun lalu gw pernah ditegor salah satu ponakan cewe yang sukses jadi wiraswasta, dia bertanya : Apa om mau berhenti dari menciptakan lapangan kerja yang berguna bagi orang lain, padahal masih bisa, sedangkan trading saham tidak berdampak memberikan lapangan kerja orang lain, blom lagi dampaknya bikin malas om sendiri, hehehehe ……….bener juga sih, jadi copet dampaknya bikin malas. :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
Jika kembali kejudulnya , bagaimana kita bisa profitable selamanya, ya apa yang gw tahu 1. Hiduplah didekat BEJ. sebagai sumbernya bisnis saham. 2. Kenali owner/bandar2 nya spy bisa dapat info apa yang mau digoreng. 3. Pelajari betul2 FA dan TA terus pilih yang managementnya bagus, tentunya perushnya juga perush bagus untuk kedepannya, siap buat tidur lama jika blom cuan (ini yang paling susah) padahal dapur harus ngebul terus, beda kalau duit banyak. :rofl: :peace:
Multi Quote Quote
kalo nurut ane…..jaman sudah berubah dulu org harus bin wajib ngantor misalnya sekarang ada kerjaan yg bisa dikerjakan dari rumah dengan bantuan teknologi internet….hal-2 lawas bin kaku mulai digantikan dgn yg lebih fleksibel contoh google tuch….karyawannya gak mesti ngantor….yg penting kerjaan mereka baik dan bisa diselesaikan tepat waktu…..boz-2 google gak ambil pusing para karyawannya mau ngantor atau tidak juga dgn toko….kalau dulu-dulu duluuuuuuuuu sekaleee perlu ada fisik toko sekarang…dgn internet….bisnis macam ebay n amazon laris manis…. jadi, be flexible deh….yg penting hepi aja cari duitnya…..
Multi Quote Quote
Masih ngak ngertiiiiiiii ………. !! :cry: :cry: :cry: Yang ane tau saham itu basisnya memang bisnis real, tapi untuk berkecimpung di dunia saham musti pake ilmu nya si Chou Yun Fat alias ‘'King Gambler ’' …. smile( Aturannya cuma: Kalo pinjem istilah Biologi: ‘'Makan atau dimakan’'. smile( smile( smile :evil smile chow yun fat gak cuman king boz doi itu god….tapi nyambi jadi artis macam kita-2 ini….kuli merangkap copet….. :rofl: :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
Jadi om Spec mao kasi info apalagi selain LCGP ?
Multi Quote Quote
investasi saham adalah investasi kepemilikan di suatu bisnis .. dari sisi value investing tentunya. beda nya yah kalau kita jalanin bisnis kan kebanyakan kita ownernya … kalau saham yah kita owner minoritas (susah mempengaruhi keputusan managemen perusahaan) … kecuali eyang warren kali yah .. dan beda yg lain yah kalau jalanin bisnis sendiri ibarat beli saham di pbv 1x .. kalau di pasar saham yah macam2 .. pbv nya macam2 bisa 1x, 0.5x, 2x, 3x … beda yang lain yah pemegang saham ngak melakukan day-to-day operational decision making …. semua diserahkan ke management. Lebih santai tentunya .. intinya cuma terima laporan dari management. jadi memang ada beda dan kesamaannya … kesamaan yang paling kentara yah soal pentingnya management/tata kelola yg baik … kalau owner bisnis reputasi baik dan balance sheet ok dengan roe yang reasonably di ok .. banyak yg antri mau kongsian dagang … di pasar saham fenomena seperti ini tercermin dari pbv yg tinggi … kesamaan lain adalah unsur spekulatifnya .. higher risk higher reward … you are putting your money into somewhere riskier than say, putting your money at bank BRI, but hopefully the return on investment would be better too. Begitu juga dengan saham … if you use fundamental investing … also high risk high reward … before buying a stock, analyse the company from multiple angles: pbv, per, historical dividen payout, ROE, management (are they honest? reputasi nya gimana? lapkeu suka sulap? suka RI dengan rasio yang gila2an? ), produk mereka popular ngak di pasar No fixed rules really in stock market investing .. for example, you can average up, average down, average sideway, reduce, add position, take profit … apa aja .. depending on the current situation .. u can even cut loss if you mis-analyse a company (e.g. ternyata lapkeu nya bodong, atau ternyata mau RI gila2an ) … orang china bilang: zhou yi bu, kan yi bu (i.e. you can''t really 100% decide what to do say, next year, lihat situasi aja. e.g. mau tambah saham di perusahaan A tahun depan, ternyata tahun depan kita analisa lagi produknya udah ngak gitu laku di pasar atau saingan terlalu banyak). Ada saat2 dimana pasar lumayan friendly terhadap investasi saham … i.e. ketika saham2 rata2 PBV dan PE rendah, dan div yield tinggi (e.g. BEJ tahun 2003, amrik tahun 70an, pe 6-7x, div yield 7% ) … dan dimana value investor susah sekali nyari saham2 yang memenuhi kriteria nya (e.g. bursa amrik tahun 2000, shanghai composite thn 2007 .. pe 50x - 100x ), ketika rata2 perusahaan bagus yang dia nyari ternyata PE nya tinggi sekali (e.g. PE 30-50x) .. mau ngak mau dia sideline dan alokasi sebagian duit ke investasi lain (e.g. ke property, dagang riil, franchise). Saat2 dimana pasar lumayan friendly yah juga saat2 yg berbahaya .. walau semua unsur PE PBV ROE div yield bagus, biasanya itu saat2 ekonomi lagi gonjang ganjing (e.g. 1970an amrik high inflation, 2003 masih banyak yg trauma invest di indo) … jadi yah judi atau taruhan lah (istilah halusnya spekulasi smile ) .. very high risk, very high reward … tuh russia skrg katanya PE 5x … tapi lagi gonjang ganjing politik … ntar kembali ke communism gimana … so .. yes .. agree .. saham adalah salah satu bisnis … tapi kalau kangtao di sana udah dikit .. nyari di bidang2 lain juga ok juga .. don''t have to be in stock market all the time :p intinya ….. di dunia ini ngak ada metode investing yang pasti cuan, but we do our best in researching and hopefully, make some money. smile my 2 c
Multi Quote Quote
investasi saham adalah investasi kepemilikan di suatu bisnis .. dari sisi value investing tentunya. beda nya yah kalau kita jalanin bisnis kan kebanyakan kita ownernya … kalau saham yah kita owner minoritas (susah mempengaruhi keputusan managemen perusahaan) … kecuali eyang warren kali yah .. dan beda yg lain yah kalau jalanin bisnis sendiri ibarat beli saham di pbv 1x .. kalau di pasar saham yah macam2 .. pbv nya macam2 bisa 1x, 0.5x, 2x, 3x … beda yang lain yah pemegang saham ngak melakukan day-to-day operational decision making …. semua diserahkan ke management. Lebih santai tentunya .. intinya cuma terima laporan dari management. jadi memang ada beda dan kesamaannya … kesamaan yang paling kentara yah soal pentingnya management/tata kelola yg baik … kalau owner bisnis reputasi baik dan balance sheet ok dengan roe yang reasonably di ok .. banyak yg antri mau kongsian dagang … di pasar saham fenomena seperti ini tercermin dari pbv yg tinggi … kesamaan lain adalah unsur spekulatifnya .. higher risk higher reward … you are putting your money into somewhere riskier than say, putting your money at bank BRI, but hopefully the return on investment would be better too. Begitu juga dengan saham … if you use fundamental investing … also high risk high reward … before buying a stock, analyse the company from multiple angles: pbv, per, historical dividen payout, ROE, management (are they honest? reputasi nya gimana? lapkeu suka sulap? suka RI dengan rasio yang gila2an? ), produk mereka popular ngak di pasar No fixed rules really in stock market investing .. for example, you can average up, average down, average sideway, reduce, add position, take profit … apa aja .. depending on the current situation .. u can even cut loss if you mis-analyse a company (e.g. ternyata lapkeu nya bodong, atau ternyata mau RI gila2an ) … orang china bilang: zhou yi bu, kan yi bu (i.e. you can''t really 100% decide what to do say, next year, lihat situasi aja. e.g. mau tambah saham di perusahaan A tahun depan, ternyata tahun depan kita analisa lagi produknya udah ngak gitu laku di pasar atau saingan terlalu banyak). Ada saat2 dimana pasar lumayan friendly terhadap investasi saham … i.e. ketika saham2 rata2 PBV dan PE rendah, dan div yield tinggi (e.g. BEJ tahun 2003, amrik tahun 70an, pe 6-7x, div yield 7% ) … dan dimana value investor susah sekali nyari saham2 yang memenuhi kriteria nya (e.g. bursa amrik tahun 2000, shanghai composite thn 2007 .. pe 50x - 100x ), ketika rata2 perusahaan bagus yang dia nyari ternyata PE nya tinggi sekali (e.g. PE 30-50x) .. mau ngak mau dia sideline dan alokasi sebagian duit ke investasi lain (e.g. ke property, dagang riil, franchise). Saat2 dimana pasar lumayan friendly yah juga saat2 yg berbahaya .. walau semua unsur PE PBV ROE div yield bagus, biasanya itu saat2 ekonomi lagi gonjang ganjing (e.g. 1970an amrik high inflation, 2003 masih banyak yg trauma invest di indo) … jadi yah judi atau taruhan lah (istilah halusnya spekulasi smile ) .. very high risk, very high reward … tuh russia skrg katanya PE 5x … tapi lagi gonjang ganjing politik … ntar kembali ke communism gimana … so .. yes .. agree .. saham adalah salah satu bisnis … tapi kalau kangtao di sana udah dikit .. nyari di bidang2 lain juga ok juga .. don''t have to be in stock market all the time :p intinya ….. di dunia ini ngak ada metode investing yang pasti cuan, but we do our best in researching and hopefully, make some money. smile my 2 c ulasannya bagus sekali om… btw bisa kasih bbrp contoh kira2 bisnis riil apa yg cocok utk kondisi skrg ya om?
Multi Quote Quote
bisnis doorsmeer mobil dan motor smile smile profitnya lumayan lho smile
Multi Quote Quote
investasi saham adalah investasi kepemilikan di suatu bisnis .. dari sisi value investing tentunya. beda nya yah kalau kita jalanin bisnis kan kebanyakan kita ownernya … kalau saham yah kita owner minoritas (susah mempengaruhi keputusan managemen perusahaan) … kecuali eyang warren kali yah .. dan beda yg lain yah kalau jalanin bisnis sendiri ibarat beli saham di pbv 1x .. kalau di pasar saham yah macam2 .. pbv nya macam2 bisa 1x, 0.5x, 2x, 3x … beda yang lain yah pemegang saham ngak melakukan day-to-day operational decision making …. semua diserahkan ke management. Lebih santai tentunya .. intinya cuma terima laporan dari management. jadi memang ada beda dan kesamaannya … kesamaan yang paling kentara yah soal pentingnya management/tata kelola yg baik … kalau owner bisnis reputasi baik dan balance sheet ok dengan roe yang reasonably di ok .. banyak yg antri mau kongsian dagang … di pasar saham fenomena seperti ini tercermin dari pbv yg tinggi … kesamaan lain adalah unsur spekulatifnya .. higher risk higher reward … you are putting your money into somewhere riskier than say, putting your money at bank BRI, but hopefully the return on investment would be better too. Begitu juga dengan saham … if you use fundamental investing … also high risk high reward … before buying a stock, analyse the company from multiple angles: pbv, per, historical dividen payout, ROE, management (are they honest? reputasi nya gimana? lapkeu suka sulap? suka RI dengan rasio yang gila2an? ), produk mereka popular ngak di pasar No fixed rules really in stock market investing .. for example, you can average up, average down, average sideway, reduce, add position, take profit … apa aja .. depending on the current situation .. u can even cut loss if you mis-analyse a company (e.g. ternyata lapkeu nya bodong, atau ternyata mau RI gila2an ) … orang china bilang: zhou yi bu, kan yi bu (i.e. you can''t really 100% decide what to do say, next year, lihat situasi aja. e.g. mau tambah saham di perusahaan A tahun depan, ternyata tahun depan kita analisa lagi produknya udah ngak gitu laku di pasar atau saingan terlalu banyak). Ada saat2 dimana pasar lumayan friendly terhadap investasi saham … i.e. ketika saham2 rata2 PBV dan PE rendah, dan div yield tinggi (e.g. BEJ tahun 2003, amrik tahun 70an, pe 6-7x, div yield 7% ) … dan dimana value investor susah sekali nyari saham2 yang memenuhi kriteria nya (e.g. bursa amrik tahun 2000, shanghai composite thn 2007 .. pe 50x - 100x ), ketika rata2 perusahaan bagus yang dia nyari ternyata PE nya tinggi sekali (e.g. PE 30-50x) .. mau ngak mau dia sideline dan alokasi sebagian duit ke investasi lain (e.g. ke property, dagang riil, franchise). Saat2 dimana pasar lumayan friendly yah juga saat2 yg berbahaya .. walau semua unsur PE PBV ROE div yield bagus, biasanya itu saat2 ekonomi lagi gonjang ganjing (e.g. 1970an amrik high inflation, 2003 masih banyak yg trauma invest di indo) … jadi yah judi atau taruhan lah (istilah halusnya spekulasi smile ) .. very high risk, very high reward … tuh russia skrg katanya PE 5x … tapi lagi gonjang ganjing politik … ntar kembali ke communism gimana … so .. yes .. agree .. saham adalah salah satu bisnis … tapi kalau kangtao di sana udah dikit .. nyari di bidang2 lain juga ok juga .. don''t have to be in stock market all the time :p intinya ….. di dunia ini ngak ada metode investing yang pasti cuan, but we do our best in researching and hopefully, make some money. smile my 2 c ulasannya bagus sekali om… btw bisa kasih bbrp contoh kira2 bisnis riil apa yg cocok utk kondisi skrg ya om? wah susah kasih rekomendasi secara umum .. dunia bisnis itu luas … tergantung banyak faktor. e.g. modal, keahlian, kemampuan bahasa, kota, hobi masing2, dan risk profile masing2 smile tapi bos wandy udah kasih rekomendasi tuh … coba PM dia … siapa tau banyak kangtao dia :p :rofl:
Multi Quote Quote
setuju banget ama funda :$-)
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...