PT. TOBA BARA SEJAHTRA, TBK

Sector : Coal Mining Kisaran Harga : IDR 1,850-2,400 /saham Kisaran PER : 7.55x - 9.79x PER Sector : 10.71x Underwriter : PT Mandiri Sekuritas PT Morgan Stanley Asia Indonesia PT CLSA Indonesia Sekilas Emiten  Perseroan merupakan perusahaan induk dari PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN), Indomining dan PT Trisensa Mineral Utama (TMU), yang bergerak di bidang pertambangan batubara.  Saat ini, hampir seluruh batubara yang diproduksi dijual ke perusahaan-perusahaan perdagangan batubara yang pada umumnya memasok batubara ke perusahaan-perusahaan pembangkit listrik di Korea Selatan dan Taiwan.  Perseroan juga melakukan penjualan tambahan ke negaranegara lain di Asia seperti China, India dan Malaysia. Kantor Pusat Wisma Bakrie 2, 16th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-2 Jakarta 12920 www.tobabara.com Jadwal Penawaran Umum: (tentative) Book Building : 11 - 19 Juni 2012 Pernyataan efektif : 25 Juni 2012 Penawaran : 27-29 Juni 2012 Penjatahan : 02 Juli 2012 Distribusi Saham Elektronik : 04 Juli 2012 Refund : 04 Juli 2012 Pencatatan di BEI : 05 Juli 2012 Penawaran Umum PT Toba Bara Sejahtra Tbk melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak-banyaknya sejumlah 317.966.500 saham biasa atau 15,00% dari total modal ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal Rp200 setiap lembar saham dengan harga penawaran Rp 1,850 -Rp 2,400 per lembar saham. Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana, yang seluruhnya terdiri dari saham baru dimana sebanyak-banyaknya sebesar 3.00% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana atau sebanyak-banyaknya sejumlah 65.560.500 saham akan dialokasikan kepada program Management and Employee Stock Option (MESOP). Adapun rencana penggunaan dana hasil penawaran umum ini adalah sebagai berikut: 1. Sebesar 15,00% akan digunakan untuk membayar fasilitas pinjaman kepada BNP Paribas. 2. Sebesar 5,00% akan digunakan untuk membiayai belanja modal berkaitan dengan kegiatan pertambangan, infrastruktur, dan pengembangan fasilitas penunjang di area konsesi Perseroan di ABN, Indomining dan TMU. 3. Sekitar 35,00% akan digunakan untuk  Membiayai akuisisi konsesi pertambangan batubara tambahan dan/atau peningkatan kepemilikan pada Entitas Anak dan usaha yang berhubungan dengan pertambangan.  Membiayai modal kerja Perseroan dan Entitas Anak lainnya.  Mendanai kegiatan eksplorasi pada ketiga area konsesi Perseroan. Dewan Komisaris dan Direksi  Dewan Komisaris: Komisaris Utama : Jusman Syafil Djamal Komisaris Independen : Bacelius Ruru Komisaris Independen : Farid Harianto  Dewan Direksi: Direktur Utama/Direktur TIdak Terafiiliasi : Justarina Sinta Marisi Naiborhu Direktur : Pandu Patria Syahrir Direktur : Catherine Warouw Direktur : Arthur M.E. Simatupang Kegiatan Usaha Perseroan merupakan perusahaan induk dari PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN), Indomining dan PT Trisensa Mineral Utama (TMU), yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Area konsesi perseroan terletak berdekatan di Sanga-Sanga, Loa Janan dan Muara Jawa di Propinsi Kalimantan Timur. Saat ini, Perseroan memproduksi batubara termal. Indomining memulai produksi dalam bulan Agustus 2007, ABN memulai produksi dalam September 2008 dan TMU memulai produksi dalam bulan Oktober 2011. Berdasarkan Australian Joint Ore Reserves Committee (JORC) Report, estimasi jumlah cadangan batubara terbukti di area-area konsesi perseroan adalah sekitar 86 juta ton, cadangan batubara terkira perseroan diperkirakan sekitar 61 juta ton dan sumber daya batubara yang ada sekitar 236 juta ton. Nilai kalori batubara di area konsesi Perseroan memiliki kadar adb dengan reantang 5,200 kcal/kg sampai dengan 6,250 kcal/kg. Saat ini, hampir seluruh batubara yang diproduksi perseroan dijual ke perusahaan-perusahaan perdagangan batubara yang pada umumnya memasok batubara ke perusahaan-perusahaan pembangkit listrik di Korea Selatan dan Taiwan. Perseroan juga melakukan penjualan tambahan ke negara-negara lain di Asia seperti China, India dan Malaysia. Pada tahun 2009, 2010 dan 2011, total produksi batubara Perseroan masing-masing sebesar 2.0 juta ton, 3.9 juta ton dan 5.2 juta ton. Total volume penjualan batubara masing-masing sebesar 1.9 juta ton, 4.2 juta ton dan 5.3 juta ton. Obligasi Tukar PT Toba Sejahtra telah menandatangani perjanjian untuk menerbitkan obligasi yang akan ditukar dengan saham Perseroan kepada Bintang Bara B.V yang merupakan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Baring Private Equity Asia V Holding Cooperatief U.A. Berdasarkan harga penawaran, jumlah saham yang ditawarkan yang terjual dalam penawaran umum, dan pilihan-pilihan yang dibuat oleh PT Toba Sejahtra atau Pemegang Obligasi, jumlah dari Saham Tukar tersebut diperkirakan antara 5.0% hingga 20.0% dari saham yang ditempatkan dan disetor perseroan pada tanggal pencatatan. Risiko Usaha Perseroan menghadapi risiko usaha, antara lain adalah:  Harga batubara yang memiliki siklus dan dapat berfluktuasi secara signifikan serta kelebihan produksi batubara di masa mendatang dapat berdampak negatif pada profibilitas perseroan  Terdapat kemungkinan adanya hak memanfaatkan lahan dan sumber daya lainnya yang tumpang tindih, dalam sengketa atau saling bertentangan di area-area konsesi perseroan  Risiko batubara yang sangat kompetitif dan dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar kendali perseroan  Perseroan menghadapi risiko terkait rencana ekspansinya  Perseroan selama ini bergantung pada perusahaan perdagangan batubara untuk penjualan batubara dengan jumlah yang substantial bagi pendapatan  Kegiatan perseroan dalam jangka panjang dapat dipengaruhi secara negatif apabila sumber daya tambahan batubara tidak dapat diperoleh  Perseroan menghadapai risiko operasional dan infrastruktur, kondisi cuaca yang merugikan dan bencana alam lainnya  Perseroan menghadapi kemungkinan tidak memperoleh manfaat skala ekonomis dari kerja sama antara pada Entitas Anak, yang dapat berdampak pada kinerja keuangan Perseroan di masa mendatang Strategi Perseroan Kunci utama dalam strategi usaha Perseroan adalah sebagai berikut: 1. Meningkatkan integrasi antara ABN, Indomining dan TMU untuk memaksimalkan efisiensi dan menekan biaya 2. Mencapai pertumbuhan yang berkesinambungan dalam memproduksi batubara 3. Terus meningkatkan cadangan dan sumber daya batubara melalui kegiatan eksplorasi dan potensi akuisisi 4. Memperkuat hubungan dengan pelanggan yang ada dan mengembangkan hubungan dengan pelanggan baru 5. Terus fokus pada kesehatan dan keselamatan, track record yang baik dalam lingkungan hidup dan komitmen terhadap corporate social responsibility Keunggulan Kompetitif Perseroan meyakini memiliki keunggulan kompetitif sebagai berikut:  Berada dalam posisi yang tepat untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan yang menarik di pasar batubara termal internasional maupun domestik  Kinerja operasi yang solid dan pertumbuhan pendapatan yang realistis melalui perluasan produksi yang signifikan  Salah satu produsen batubara dengan biaya kompetitif di Indonesia  Cadangan substantial dan sumber daya untuk mendukung ekspansi produksi signifikan  Berbagai tingkat kualitas batubara untuk memenuhi kebutuhan pelanggan  Hubungan erat dengan pelanggan multinasional  Dukungan yang kuat dari pemegang saham Valuasi Sesuai dengan paparan public expose dan due dilligent bahwa harga penawaran saham perseroan berkisar antara Rp 1,850 - Rp 2,400 pe lembar sahamnya. Dengan EPS sebesar Rp 245 per saham maka diperkirakan PER berkisar antara 7.55x - 9.79x masih dibawah rata-rata PER sektoral sebesar 10.71x.
Multi Quote Quote
smile smile smile silakan dipelajari prospektus di atas. ane nggak akan ikut b.b karena: saham2 coal lagi downtrend, underwriternya ada plat merah (mansec). smile smile smile
Multi Quote Quote
Coal lagi ancur-ancur an gini masih berani IPO?? mencurigakan ?? :-? :bringiton :nailbiting: :nailbiting: :nailbiting:
Multi Quote Quote
smile smile smile silakan dipelajari prospektus di atas. ane nggak akan ikut b.b karena: saham2 coal lagi downtrend, underwriternya ada plat merah (mansec). smile smile smile gak usah dibeli biar bandar kocok sendiri! biasanya gak ada yg beli naik smile kocok sendiri aja hingga puas. :siul:
Multi Quote Quote
Kantor Pusatnya di Wisma Bakrie, serem ah smile
Multi Quote Quote
smile smile smile silakan dipelajari prospektus di atas. ane nggak akan ikut b.b karena: saham2 coal lagi downtrend, underwriternya ada plat merah (mansec). smile smile smile Nanti nasibnya kaya BRAU atau BORN ….. Kalo coal mending ITMG …..
Multi Quote Quote
strongly avoid
Multi Quote Quote
strongly avoid memangnya ada info apa bro ?
Multi Quote Quote
strongly avoid memangnya ada info apa bro ? smile smile smile valuasi lumayan murah, saham yang ditawarkan juga nggak banyak. itu sisi positifnya. tapi segi negatifnya lebih seram… lihat aja saham2 coal yang ada nasibnya, ditambah lagi ada mansec sebagai penjamin emisi. smile smile smile
Multi Quote Quote
strongly avoid memangnya ada info apa bro ? smile smile smile valuasi lumayan murah, saham yang ditawarkan juga nggak banyak. itu sisi positifnya. tapi segi negatifnya lebih seram… lihat aja saham2 coal yang ada nasibnya, ditambah lagi ada mansec sebagai penjamin emisi. smile smile smile sektor coal lagi jatuh tp rata2 PER 8x, kalau TOBA dpt 6x kan lbh murah. kalau alasan underwriter mgkn kurang relevan ya
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...