CFIN: Cari Fulus Ingin Nyungsep (2)

Jadi bung funda juga dah buy back lagi? smile ane nyangkut di 450 … belum jual dan belum tambah lagi smile sementara monitor dulu situasi di eurozone … sepertinya ada potensi meledak … smile) meledak kemana boz….atas ato bawah…. smile bawah :p :-$ Kalo u d bottom pm ya? … please … please …. :malu: :malu: :malu: :rofl: hoeeeeiiiiiiiii….yg meledak itu eurozone…bukan cfin…. smile smile smile smile Maka dari itu, kalo ez meledak kan CFIN nya nyungsep … makanya minta info langsung sama Bandar nya CFIN nih !! :malu: :malu: :hug:
Multi Quote Quote
Jadi bung funda juga dah buy back lagi? smile ane nyangkut di 450 … belum jual dan belum tambah lagi smile sementara monitor dulu situasi di eurozone … sepertinya ada potensi meledak … smile) meledak kemana boz….atas ato bawah…. smile bawah :p :-$ Kalo u d bottom pm ya? … please … please …. :malu: :malu: :malu: :rofl: kalau ane tau bottom, ngapain capek2 urus dagangan :evil :rofl:
Multi Quote Quote
Masih nyari bottom? kapan lagi punya saham dibawah harga beli bung Funda hahahaha
Multi Quote Quote
sdh waktu nya naik..tiap hari naik sepoin2 bisa kali om bandar.. [-o<
Multi Quote Quote
:-$ Kalo u d bottom pm ya? … please … please …. :malu: :malu: :malu: :rofl: kalau ane tau bottom, ngapain capek2 urus dagangan :evil :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: … Eh, dagang apa lagi tuh ? Banyak kang thau nih si koko Funda !! :rofl:
Multi Quote Quote
:-$ Kalo u d bottom pm ya? … please … please …. :malu: :malu: :malu: :rofl: kalau ane tau bottom, ngapain capek2 urus dagangan :evil :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: … Eh, dagang apa lagi tuh ? Banyak kang thau nih si koko Funda !! :rofl: dagang bapao dan siomay :rofl: :rofl:
Multi Quote Quote
:-$ Kalo u d bottom pm ya? … please … please …. :malu: :malu: :malu: :rofl: kalau ane tau bottom, ngapain capek2 urus dagangan :evil :rofl: :rofl: :rofl: :rofl: … Eh, dagang apa lagi tuh ? Banyak kang thau nih si koko Funda !! :rofl: dagang bapao dan siomay :rofl: :rofl: kangtao mah ada terus lah … :p
Multi Quote Quote
Psikology Series : Terlambat Stop Loss, Apa yang Harus Saya Lakukan?\r\n\r\nOleh : Ellen May - author dan contributor dari V-Trader''s Trading Academy™\r\n\r\nStop loss / cut loss merupakan sebuah topik hangat yang sering menjadi bahan diskusi dalam berbagai forum, chat room, dan seminar.\r\n\r\nKita semua tahu bahwa level stop loss harus ditetapkan sebelum kita membuka sebuah transaksi, yaitu ketika kita membuat trading plan yang mencakup level entry, money management, dan level exit (baik profit taking maupun stop loss).\r\n\r\nDemikian pula, banyak sekali diskusi dan perdebatan tentang berbagai strategi untuk menentukan level stop loss yang tepat, baik dipandang dari segi money management maupun teknikal. Saya mengakui bahwa banyak trader yang memiliki sistem dan strategi stop loss sangat baik.\r\n\r\nNamun benarkah mereka dapat melakukannya ? Jika memang demikian, mengapa hanya terdapat sekitar 10 % hingga 15 % trader yang berhasil ? Lalu apa yang terjadi dengan kelompok 85 % - 90 % tersebut ?\r\n\r\nSeringkali seorang trader merasa baik – baik saja dengan sedikit kerugian yang sudah menyentuh level stop loss yang sudah ia perhitungkan tersebut. Tidak jarang ia berharap supaya kerugian yang ada akan berbalik dan menguntungkan. Sesekali dilakukan, hal itu bekerja dengan baik. Trader menunda level stop loss nya dan harga membal, sehingga trader menutup transaksinya dengan posisi untung.\r\n\r\nSikap seperti ini akan memberikan sinyal yang salah (failure signal) terhadap alam bawah sadar Anda dan menciptakan sebuah pola pikir yang keliru. Sekali hal ini bekerja dengan baik, Anda akan mencoba untuk mengulanginya lagi sehingga Anda seringkali mengabaikan stop loss.\r\n\r\nHal ini sangat berbahaya karena tidak ada lagi proteksi terhadap uang Anda. Dengan bersikap pasif maka Anda sedang menempatkan diri Anda sebagai seorang penjudi, bukan seorang trader.\r\n\r\nSikap seperti inilah yang menjelaskan mengapa sebagian besar trader (sekitar 85 % - 90 %) mengakhiri karir tradingnya dengan rasa kecewa dan mengkambinghitamkan trading sebagai arena perjudian. Hanya 10 % - 15 % saja yang berhasil. Anda tidak dapat mengendalikan market. Yang dapat Anda lakukan adalah mengendalikan diri Anda sendiri ! Musuh yang terbesar dalam trading adalah diri anda sendiri, bukan orang lain.\r\n\r\nBeberapa waktu yang lalu, dalam forum groupV-Trader''s Trading Academy™, saya menerima sebuah pertanyaan yang menggelitik mengenai stop loss yang bunyinya kira – kira seperti ini,\r\n\r\n”Bagaimana jika market dibuka dengan kondisi gap down, sehingga harga jatuh sangat dalam SEBELUM SAYA SEMPAT MEMASANG STOP LOSS sehingga kerugian jauh lebih besar dari yang sudah saya perhitungkan. Apa yang harus saya lakukan ? Apakah saya harus tetap menutup transaksi dengan kerugian yang sangat dalam, atau membiarkan transaksi tersebut berada dalam posisi ‘nyangkut’ ? ”\r\n\r\nSungguh pertanyaan yang cerdas. Saya akan menjawab pertanyaan tersebut lebih dari sudut pandang psikologis trader daripada dari segi teknikal.\r\n\r\nPertama – tama, yang harus anda sadari ketika terjadi gap down dan kerugian begitu besar, trader akan merasa panik, terkejut, dan kecewa. Sadar atau tidak, bahkan rasa panik tersebut mempengaruhi perubahan fisik trader, seperti jantung berdebar, tangan dingin, dan perasaan gelisah. Apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh Anda ?\r\n\r\nKetika Anda panik dan adrenalin terpacu, maka aliran darah yang seharusnya menuju korteks (bagian otak yang berguna sebagai eksekutor untuk mengambil keputusan), berpindah ke area motorik (bagian otak yang berfungsi sebagai penggerak tubuh). Hal ini mengakibatkan trader lebih cepat bergerak / bertindak daripada berpikir.\r\n\r\nHal ini lah yang menjelaskan mengapa orang seringkali bertindak “bodoh” ketika mereka sedang dalam keadaan emosi negatif yaitu marah, terpukul, takut, ataupun kecewa. Ketika trader sedang mengalami fase tersebut, sudah pasti trader tidak dapat berpikir dengan jernih dan mengambil keputusan yang bijaksana. Jika trader gegabah, salah – salah trader akan “ilang barang” karena ternyata market sedang berada pada suport kuat.\r\n\r\nDemikian pula, jika trader menuruti keinginan hatinya dan berharap market dapat berbalik, salah – salah market dapat bergerak turun semakin dalam dan kerugian yang terjadi semakin besar. Lalu pertanyaannya, apa yang harus Anda lakukan ?\r\n\r\nSederhana saja. Yang perlu Anda lakukan saat itu adalah menetralisir emosi Anda. Tinggalkan monitor untuk sesaat, tarik napas dalam – dalam dan biarkan tubuh Anda rileks untuk sesaat. Setelah itu, barulah Anda kembali membuka layar Anda untuk melakukan analisa teknikal sehingga Anda lebih objektif dalam mengambil keputusan, entah itu mengeksekusi transaksi, merencanakan buy back, dan lain sebagainya.\r\n\r\nTrader yang sudah memiliki pengalaman ribuan kali dalam trading, akan dapat menetralisir emosinya dengan lebih cepat daripada trader pemula. Anda tidak akan bisa membedakan raut wajah mereka ketika mereka memperoleh keuntungan spektakuler ataupun kerugian yang sangat menyakitkan. Oleh karena itu, banyaklah berlatih dan belajar.\r\n\r\nPractices makes perfect.\r\n\r\nSelamat mencoba, dan salam KISS, “Keep it simple selalu”.\r\n\r\nEllen May.
Multi Quote Quote
slow but sure smile
Multi Quote Quote
slow but sure smile Nyesel banget niy, dl bl 235 lepas 255 tauny naikny sampe segini. Mst bljr byk dr bung funda niy, biar bs lbh max lg keuntungannya. Kl ykin shm bgs hrsny bs lbh sabar ktmbg loncat ga jelas yg untungny cuma sdkt2. Bung funda kl ada brg jualan lg sharing2 y and thanks in advance.
Multi Quote Quote
Sign up or Sign in to create a reply.

Recent Updates


Loading...